EkonomiKotaPeristiwaUtama

Koordinasi Dengan Bulog dan Disperindag Kota Palu, Polresta Palu Himbau Pedagang Beras Agar Patuhi Regulasi

IPDA Ridho: Beras Kita Masih Melimpah

Ilong (detaknews.id) – Palu – Polresta Palu melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Unit V Polresta Palu berkoordinasi dengan Bulog dan Disperindag Kota Palu, bentuk realisasi satgas pangan, Selasa (02-12/2025).

Hal ini dilaksanakan berdasarkan SK Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia Nomor 375 Tahun 2025. Tentang Satuan Tugas Pengendalian Harga Beras tahun 2025.

Adapun dalam pelaksanaannya, kegiatan pengecekan harga jual beras tersebut dilakukan setiap dari dari pukul 10:00 – 16:00 WITA dengan menyasar pasar-pasar tradisional di wilayah hukum Polresta Palu.

Berdasarkan pelaporan pengecekan harga jual beras yang diperoleh dari Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail, SH, MH melalui Kanit Eksus IPDA Ridho mengatakan telah melakukan pengecekan harga jual beras di Pasar Tradisional Masomba Palu.

“Tadi kami telah melakukan pengecekan di beberapa toko pengecer di Pasar Masomba, dan salah satunya Toko Sinar Masomba, ungkap IPDA Ridho.

” Untuk harga jualnya sendiri, masih terbilang stabil sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang berlaku yaitu untuk beras premium seharga Rp. 14,900/kg, beras medium Rp. 13,500/kg dan beras SPHP Rp. 12,500/kg,” tutur Kanit Eksus itu.

Selain melakukan pengecekan harga jual, Ia juga mengatakan akan terus melakukan pengimbauan dan memberikan arahan kepada pedagang agar tetap mematuhi regulasi yang berlaku.

“Kami juga terus mengimbau kepada pedagang agar tidak berjualan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai ketetapan pemerintah, jika ada yang melanggar akan kami berikan sanksi,” tegas IPDA Ridho.

“Kepada pedagang juga segera mengurus izin berdagang dan juga izin pengemasan sesuai dengan regulasi yang ada,” tutur Kanit Eksus Polrsta Palu Itu.

Ia juga mengatakan untuk ketersediaan stok beras sendiri masih banyak sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

“Untuk stok berasnya, itu masih sangat melimpah. Sehingga dihimbau kepada masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan panik buying,” jelas IPDA Ridho dengan tegas sambil mengakhiri.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *