EkonomiKotaPeristiwaUtama

Satreskrim Polresta Palu Imbau Pedagang Beras Agar Patuhi Regulasi

IPDA Ridho: Harga Beras Sudah Stabil dan Stoknya Masih Melimpah

Ilong (detaknews.id) – Palu – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Unit V Polresta Palu lakukan pengecekan harga jual beras premium, medium dan SPHP di wilayah hukum Polresta Palu, Selasa (09-12/2025).

Kegiatan yang berkoordinasi dengan Bulog dan Disperindag Kota Palu itu dimulai pukul 10:00-16:00 WITA dengan menyasar Pasar Sentral Inpres Manonda Palu.

Hal ini dilakukan bertujuan untuk menjaga kestabilan harga jual beras serta ketersediaan stok beras di Kota Palu menjelang akhir tahun.

Berdasarkan laporan pengecekan harga jual beras yang diperoleh dari Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail, SH, MH melalui Kepala Unit Ekonomi Khusus (Kanit Eksus) IPDA Ridho mengatakan saat dilakukan pengecekan harga jual beras, telah sesuai dengan ketetapan pemerintah.

“Tadi kami melakukan agenda pengecekan harga jual beras harian di Pasar Sentral Inpres Manonda Palu, setelah kami berkeliling, alhamdulillah harga jualnya masih stabil sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET),” ungkap IPDA Ridho.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan agar harga jual beras tersebut bisa tetap stabil hingga tahun 2026 mendatang.

“Kami harapkan koordinasi pedagang beras bisa tetap di pertahankan kestabilan harga jualnya hingga tahun 2026 mendatang,” pungkasnya.

tak hanya itu Kanit Eksus Polresta Palu itu juga mengatakan akan terus melakukan pengimbauan kepada pedagang beras di wilayah hukum Polresta Palu agar menjual beras tidak melebihi ketetapan pemerintah.

“Kepada pedatang khusuanya pedagang beras kami mengimbau agar tidak melakukan penjualan di atas HETnya, karena jika kedapatan akan kami berikan sanksi,” tegas IPDA Ridho.

“Kami juga mengimbau kepada pedagang agar segera mengurus izin berdagangnya jika belum punya. serta mengurus izin pengemasan beras agar sesuai dengan regulasi yang berlalu,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk stok berasnya masih tersedia banyak dan melimpah sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait dengan masalah beras.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *