Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Dekatkan Diri Dengan Masyarakat, Gubernur Anwar Hafid Jadi Khatib Sholat Idul Fitri 1446 H

    Dekatkan Diri Dengan Masyarakat, Gubernur Anwar Hafid Jadi Khatib Sholat Idul Fitri 1446 H

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Ribuan jemaah memadati halaman Kantor Dinas ESDM Sulawesi Tengah sejak pukul 06.00 WITA untuk menunaikan Salat Idul Fitri 1446 H. Di tengah lautan umat yang khusyuk, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur Dr. Reny Lamadjido turut hadir, menegaskan kedekatan mereka dengan masyarakat dalam perayaan hari kemenangan ini, Senin (31/3/2025).

    Selain dihadiri oleh para pemimpin daerah, tampak pula Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, dan Ketua TP-PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan serta jajaran pejabat Forkopimda yang ikut serta dalam ibadah bersama. Suasana semakin khidmat saat Gubernur Anwar Hafid naik mimbar sebagai khatib, menyampaikan pesan-pesan spiritual yang mendalam.

    Dalam khutbahnya, Anwar Hafid mengajak umat Islam untuk mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan Allah.

    “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Hari ini, tepatnya 1 Syawal 1446 Hijriah, kita duduk bersimpuh di pelataran Rahman dan Rahim Allah sebagai jiwa-jiwa yang dahaga, berharap sentuhan-Nya. Melalui takbir, kita membesarkan nama-Nya, melalui tasbih kita mensucikan-Nya, dan melalui tahmid kita memuji-Nya,” ujar Anwar Hafid dalam khutbahnya.

    Ia juga menekankan pentingnya keberanian yang dilandasi ilmu dan tauhid dalam menghadapi tantangan kehidupan. Dengan merujuk pada sejarah perjuangan Islam, ia mengingatkan bahwa kemenangan sejati hanya bisa diraih oleh mereka yang memiliki keyakinan kokoh kepada Allah.

    “Keberanian yang berkualitas adalah keberanian yang memiliki ilmu dan tingkat keyakinan yang sempurna,” lanjutnya.

    Dalam khutbahnya, Anwar Hafid juga mengenang perjuangan Habib Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua, sosok ulama besar yang telah membawa cahaya Islam dan pendidikan ke Sulawesi Tengah.

    “Saksikanlah, bagaimana Guru Tua membangun peradaban keilmuan di negeri ini. Dengan keberanian, ilmu, dan keyakinan kepada Allah, beliau mampu mendidik generasi yang berakhlak dan membawa perubahan besar bagi umat,” ucapnya.

    Setelah pelaksanaan Salat Idul Fitri, Gubernur Anwar Hafid membagikan 6.000 paket sembako kepada para jemaah. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan.

    “Hari ini adalah hari kemenangan, dan kemenangan sejati adalah ketika kita bisa berbagi kebahagiaan dengan sesama,” ujarnya saat menyerahkan paket sembako.

    Salat Idul Fitri kali ini dipimpin oleh Dr. KH. M. Ibnu Quraisy, M.Si, Ph.D, yang juga merupakan Imam Besar Masjid Al-Bina Senayan, Jakarta. Usai pelaksanaan salat dan khutbah, Gubernur dan jajaran pemerintah berbaur dengan masyarakat, bersalam-salaman, dan saling mendoakan dalam suasana penuh kebersamaan.***

  • Satgas PKA Sulteng akan Libatkan Satgas PKH Bentukan Presiden Prabowo Imbas Konflik Agraria dan Dugaan Praktik Buruk

    Satgas PKA Sulteng akan Libatkan Satgas PKH Bentukan Presiden Prabowo Imbas Konflik Agraria dan Dugaan Praktik Buruk

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Konflik Agraria di Sulawesi Tengah terus terjadi dengan intensitas yang makin tinggi dan selalu berbuah kriminalisasi terhadap petani.

    Terbaru, Adhar Ompo alias Olong, petani asal desa Peluru, Morowali Utara (Morut), yang ditangkap paksa oleh aparat Kepolisian Resort Morut Sulawesi Tengah (Sulteng) berdasarkan laporan PT Sinergi Pekebunan Nusantara (SPN) dengan tuduhan mencuri buah sawit pada 20/3-2025 kemarin.

    Di pihak lain, Adhar alias Olong yang memiliki bukti kepemilikan berupa Surat Keterangan Usaha (SKUK) atas namanya, merasa haknya dilanggar oleh PT SPN yang telah menanam sawit di lahan termaksud, tanpa ganti rugi.

    PT SPN diduga menanam sawit di lahan yang status kepemilikannya belum tuntas secara keperdataan.

    Persoalan itu mendapatkan perhatian serius pemerintah provinsi Sulteng melalui Satgas Penyelesaian Konflik Agraria (PKA).

    Eva Bande sebagai Ketua Satgas menyatakan, bahwa seharusnya aparat kepolisian Morowali Utara dalam menangani konflik tidak serta merta menerapkan pendekatan pidana terhadap kasus-kasus konflik tenurial begini.

    Rakyat selalu jadi Korban intimidasi dan kriminalisasi oleh aparat kepolisian yang terkesan menjadi perpanjangan tangan korporasi sawit.

    Spirit “pengamanan” tidak boleh menggeser spirit perjuangan rakyat memperoleh keadilan dan mempertahankan haknya. Kami yang dimandatkan untuk menjalankan fungsi Satgas PKA berkomitmen untuk menjunjung tinggi prinsip keadilan berbasis HAM dalam menjalankan tugas.

    Praktik Buruk Korporasi Sawit yang menzolimi rakyat Sulawesi Tengah harus ditindak tegas melalui instrumen aparatus keamanan negara.

    Rakyat yang hak-haknya dirampas harus dilindungi oleh aparatur keamanan negara. Ini harus menjadi komitmen semua pihak, demikian tegas Eva Bande.

    Dia menambahkan, aparat kepolisian yang mengemban jargon Presisi yang merupakan akronim dari prediktif, responsibilitas dan transparansi berkeadilan, terlalu sering tercoreng.

    Karena pihak Kepolisian berdiri sebagai pengawal kepentingan Korporasi dan menjadikan rakyat sebagai kriminal.

    Sementara bukti-bukti keperdataan dan alas historinya dari rakyat tidak dianggap memiliki kekuatan hukum, bahkan dianggap tidak ada.

    Semua ini menjadi sebab kekecewaan rakyat dan memperburuk citra kepolisian di mata rakyat.

    “Ulah segelintir aparat kepolisian Morut yang menjadi penjaga kepentingan korporasi ketibang menjaga rakyat, justru makin mencoreng Institusi Kepolisian secara Nasional sedang dilanda krisis kepercayaan dari rakyat Indonesia,”tegas Eva.

    Lebih jauh lagi, kata Eva Bande, PT SPN telah banyak melakukan pelanggaran.

    Pelanggaran PT.SPN ini antara lain perkebunan sawit miliknya ini beroperasi di hutan lindung Desa Kasingoli dan Taman Buru Landusa Tomata di Desa Tabarano, Morowali Utara.

    “Di dua lokasi itu, beberapa aktivitas terjadi di dalam kawasan hutan, termasuk pemanenan dan pembukaan jalan kebun untuk kendaraan,”ujar putri purnawiran Polri itu.

    Dikutip dari pemberitaan Mongabay Indonesia, pada 8 Oktober 2022, Perusahaan pelat merah ini yang sebelumnya bernama PT Perkebunan Nusantara (PN) XIV memiliki 10 bidang HGU sekitar 15.903,12 hektar.

    Di kemudian hari terindakasi melakukan deforestasi dari operasinya untuk perluasan perkebunan sawit sekitar 7.616 hektar dalam dua 20 tahun dengan rata-rata 363 hektar per tahun.

    Ironisnya, 1.076,97 hektar sawit milik SPN terindikasi terdapat hutan primer, kawasan hutan, hingga konservasi.

    Secara persentase perkebunan sawit SPN yang masuk dalam hutan primer itu di areal seluas APL 8,87 hektar, kawasan hutan lindung 943,25 hektar, dan Taman Buru Landusa Tomata 68,43 hektar.

    Dari berbagai kecamuk masalah yang ditimbulkan oleh PT SPN sejak kehadirannya, Ketua Satgas, Eva Bande menandaskan, sebagai bentuk komitmen kami, konflik agraria yang telah menuai banyak masalah baik pelanggaran HAM dan kejahatan lingkungan.

    “Kami akan ditindaklanjuti secara serius dengan kordinasi intens bersama Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) bentukan Presiden Prabowo, di mana sejak Februari lalu sampai saat ini telah menindak tegas perusahaan-perusahaan yang beroperasi secara illegal menanam sawit di kawasan Hutan,” pungkasnya.

    Terkait komitmen tersebut, Eva Bande menambahkan, bahwa Tim nya telah menerima penugasan dari Gubernur Sulteng, Anwar Hafid berupa instruksi untuk segera memanggil perusahaan-perusahaan yang bermasalah seperti PT SPN, sehingga nantinya dapat ditindaklanjuti sebagaimana solusi yang didorong oleh satgas.***

  • Konflik Agraria Kembali Terjadi, Syarifuddin Hafid: Persoalan Ini Secepatnya Harus Mendapat Titik Terang

    Konflik Agraria Kembali Terjadi, Syarifuddin Hafid: Persoalan Ini Secepatnya Harus Mendapat Titik Terang

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Konflik agraria di Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali terjadi, kali ini di desa Peleru, kabupaten Morowali Utara.

    Konflik kali ini terjadi antara sengketa lahan masyarakat dan PT Sinergi Perkebunan Nusantara (SPN) yang mengakibatkan salah seorang warga tengah melakukan aktifitas panen sawit dalam perkebunan kemudian diperhadapkan dengan proses hukum di Polres Morowali Utara, pada Selasa (25/3- 2025).

    Atas keadaan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, SH, MM, menanggapi agar persoalan seperti ini bisa kemudian secepatnya mendapatkan titik terang penyelesaiannya, sehingga tidak ada lagi pihak yang terus berseteru dalam memperoleh status kepemilikan lahan.

    Syarifudin Hafid yang merupakan perwakilan masyarakat kabupaten Morowali dan Morowali Utara ini mendorong agar proses penyelesaian konflik agraria di Sulteng, terkhusus di wilayah konstituennya itu bisa segera berjalan menuju penyelesaian.

    “Untuk saat ini semua pihak baik perusahaan maupun masyarakat untuk bisa sama-sama turut andil dalam proses ini, kita tidak boleh lagi menyalahkan terkait proses yang berjalan dimasa lalu yang belum selesai, namun mari duduk bersama dan kemudian melibatkan pemerintah kabupaten dan provinsi bahkan kalau perlu melibatkan pemerintah pusat serta semua pihak yang terkait untuk mendudukan problem agraria serta solusinya,” ajaknya.

    Dalam kasus masyarakat dan PT SPN, sebenarnya telah dalam proses penyelesaian, misal pada 25 Januari 2025 lalu, pihak Pemprov Sulteng, telah mengeluarkan Surat Rekomendasi Penyelesaian Sengketa Pertanahan di Desa Peleru atas tindak lanjut mediasi yang sebelumnya dilakukan pada 22 Januari 2025.

    Dalam surat tersebut telah disepakati beberapa poin diantaranya Bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali Utara dan Badan Pertanahan Kabupaten Morowali Utara untuk segera melakukan pengukuran titik batas lokasi Hak Guna Usaha (HGU) PT SPN yang melibatkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara.

    Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Morowali Utara untuk segera menindaklanjuti kesepakatan pada tahun 2016 serta melakukan musyawarah kembali untuk mengetahui apa yang menjadi kendala dalam pelaksanaanya dan yang terkahir Masyarakat Desa Peleru dan PT SPN wajib menjaga keamanan dan ketertiban di lapangan dan tidak melakukan tindak diluar peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    “Perusahaan-perusahaan yang beroperasi saat ini sudah sepatutnya memberikan dampak postif terhadap ekonomi masyarakat setempat, toh kalau segala proses yang dijalankan mengedepankan musyawarah antar pihak-pihak pasti akan menemui titik temu, begitupun dengan masyarakat, jika memang hak-hak yang kemudian belum dipenuhi oleh perusahaan maka proses penyelesaiannya harus sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Syarifudin.

    Ia juga menekankan problem agraria yang terjadi di Morowali dan Morowali utara harus segera diselasaikan oleh pemerintah kabupaten dan provinsi saat ini.

    “Sebab dua kabupaten tersebut merupakan kabupaten penyumbang perekonomian tertinggi di Sulteng, dengan hadirnya investasi diberbagai sektor, sehingga harapannya semua investasi itu dapat berkontribusi terhadap ekonomi masyarakat setempat, hal tersebut merupakan kunci dari solusi situasi saat ini,” ungkapnya.

    Menurutnya kordinasi antar semua pihak merupakan strategi ampuh dalam proses penyelesaian ini.

    Ia menjelaskan pihak-pihak seperti Kapolda, Kejati, Kapolres, Kejari, Dandrem, Dandim dan pihak perusahaan agar dapat sama-sama untuk mengetahui duduk persoalan konflik itu.

    “Sehingga tidak ada gesekan-gesakan antar masyarakat dan perusahaan juga dengan aparat keamanan dilapangan,” harapnya.

    Ia juga mengharapkan Tim Satgas Penyelesaian Konflik Agraria bentukan Pemprov Sulteng untuk bekerja dengan baik.

    “Dn memberikan solusi yang terbaik bagi masyarakat dan perusahaan agar tidak ada yang dirugikan dalam prosesnya, dan kemudian bisa berkoordinasi untuk dapat memanggil pihak PT SPN,” tutupnya.***

  • Wagub Sulteng Gelar Bupber di Rujab, Anwar Hafid: Mari Manfaatkan Bulan Ramadhan

    Wagub Sulteng Gelar Bupber di Rujab, Anwar Hafid: Mari Manfaatkan Bulan Ramadhan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK,M.Kes, menyelenggarakan buka puasa bersama Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, MSi dan Ketua TP-PKK Ny. Ir. Sri Nurwanti Bahasoan, tokoh masyarakat Sulawesi Tengah di kediaman rumah jabatan jalan, Monginsidi Palu, pada hari Kamis, (27/3-2025).

    Adapun buka puasa yang diselenggarakan ini turut dihadiri oleh tokoh masyarakat diantaranya mantan wakil bupati Parigi Moutong bersama istri, Ketua DPRD Provinsi, Bupati Banggai Kepulauan, Anggota DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota Palu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Sulawesi Tengah, Pengurus DPD ICMI serta para realawan perempuan Berani, Pejabat Kepala OPD, Pengawas/Pelaksana dan tokoh agama.

    Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid, MSi memberikan Tauziah menjelang berbuka puasa terkait pentingnya mengendalikan nafsu.

    “Sebab hanya puasa yang dapat mengendalikan nafsu itu, sehingga puasa merupakan tarbiyah bagi kita untuk bisa mengendalikan diri kita dengan harapan kita menjadi manusia yang paripurna, manusia yang bermanfaat bagi orang lain, manusia yang terbaik adalah yang bermanfaat bagi sesama manusia,” ucapnya.

    Iapun, berpesan Ada 3 (Tiga) ibadah puasa seseorang tidak diterima walaupun puasanya bagus, Pertama anak durhaka kepada kedua orang tua.

    Kedua istri yang durhaka kepada suami tidak akan diterima amal ibadah puasanya, dan yang Ketiga orang yang memutuskan hubungan tali silaturahmi.

    Pada kesempatan itupula Gubernur menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para tamu undangan yang telah hadir.

    Seraya mengajak mari manfaatkan puasa ramadhan yang tingal beberapa hari ini, mengisi dengan meningkatkan kepedulian sosial dan mendoakan agar kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur dr. Reny. A. Lamadjido, Sp,PK,M.Kes, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah, melalui 9 (Sembilan) Program Berani.

    Acara buka puasa bersama ditutup dengan pelaksanaan sholat magrib secara berjama’ah dan makan malam bersama. Ro Adpim Pemprov Sulteng.***

  • Gubernur Sulteng dan Pemkab Touna Kolaborasi Bangun Instalasi Air Minum di Batudaka

    Gubernur Sulteng dan Pemkab Touna Kolaborasi Bangun Instalasi Air Minum di Batudaka

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah menerima audiensi jajaran Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati, Surya, S.Sos, di ruang kerjanya pada Kamis (27/3/2025).

    Pertemuan ini membahas rencana pembangunan instalasi air minum dan air bersih di Kecamatan Batudaka. Turut hadir dalam pertemuan tersebut anggota DPRD Tojo Una-Una serta Ali, selaku konsultan dalam proyek tersebut.

    Dalam audiensi tersebut, Gubernur Sulteng menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una guna mempercepat pembangunan fasilitas air minum di wilayah tersebut.

    Ia menegaskan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah mempersiapkan seluruh perencanaan, termasuk feasibility study, kajian kelayakan lingkungan, serta menyelesaikan potensi masalah lahan yang mungkin terdampak proyek.

    “Alhamdulillah, setelah berbincang panjang, kami sepakat pemerintah provinsi akan berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una. Tahun ini, kita mempersiapkan segala perencanaan, termasuk feasibility study, kajian kelayakan lingkungan, dan persoalan lahan di masyarakat. InsyaAllah, semua perencanaan kita selesaikan tahun ini dan pembangunan akan dimulai pada 2025-2026,” ujar Gubernur.

    Gubernur juga menyampaikan salam hangat kepada masyarakat Batudaka dan berharap proyek ini dapat segera mengatasi permasalahan air minum di wilayah tersebut.

    “InsyaAllah kami bekerja sebaik mungkin agar persoalan air minum ini bisa segera teratasi. Selalu Tojo Una-Una, mantap!” pungkasnya.

    Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Kabupaten Tojo Una-Una ini diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang bagi kebutuhan dasar masyarakat, terutama di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.***

  • Gubernur Anwar Hafid Hadiri Rapat Paripurna DPRD Prov Sulteng, Bahas Tentang LKPJ

    Gubernur Anwar Hafid Hadiri Rapat Paripurna DPRD Prov Sulteng, Bahas Tentang LKPJ

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Tengah pada Kamis (27/3/2025), untuk menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2024. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A Lamadjido, turut hadir dalam agenda penting ini bersama pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para kepala dinas dan biro di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

    Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa LKPJ merupakan instrumen penting dalam sistem pemerintahan daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepala daerah kepada masyarakat. “LKPJ bukan sekadar laporan administratif, tetapi juga dokumen strategis yang memberikan gambaran menyeluruh tentang kebijakan publik yang telah kami jalankan,” ujarnya.

    Gubernur menekankan bahwa penyusunan LKPJ harus mencakup capaian program kerja, penggunaan anggaran, serta tantangan yang dihadapi. “Kami berkomitmen untuk menyampaikan informasi yang jelas dan terperinci agar masyarakat dapat menilai langsung manfaat dari setiap kebijakan yang telah diambil,” tambahnya.

    Selain itu, Gubernur menginstruksikan seluruh pimpinan perangkat daerah untuk segera menindaklanjuti tanggapan dan rekomendasi DPRD. “Tanggapan DPRD menjadi masukan berharga bagi kami untuk menyusun kebijakan yang lebih relevan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.

    Bagi pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur yang baru, hasil rekomendasi DPRD menjadi pedoman dalam menyelaraskan visi pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah periode 2025-2029. “Kami ingin membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,” tutupnya.

    Acara diakhiri dengan doa serta harapan agar seluruh pemangku kepentingan terus berkolaborasi dalam membangun Sulawesi Tengah yang lebih maju.***

  • Giat Korpri BERANI Berbagi Di Gedung CIKASDA, Ruly Djanggola: Sasaran Utama Kegiatan Ini Pegawai ASN yang Membutuhkan Bantuan

    Giat Korpri BERANI Berbagi Di Gedung CIKASDA, Ruly Djanggola: Sasaran Utama Kegiatan Ini Pegawai ASN yang Membutuhkan Bantuan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Bertempat di aula lantai 1 Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulawesi Tengah, telah dilaksanakan kegiatan “Korpri Berani Berbagi”.

    Acara ini dihadiri oleh pejabat Eselon 3, Eselon 4, pejabat fungsional, serta seluruh staf Dinas CIKASDA.

    Kegiatan “Korpri Berani Berbagi” merupakan tindak lanjut dari arahan dan instruksi Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid, M.Si agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan kegiatan sosial ini.

    “Sasaran utama dari kegiatan ini adalah pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) golongan 1 dan golongan 2, maupun tenaga kontrak yang membutuhkan bantuan,” kata Kepala Dinas CIKASDA Sulteng Dr.Andi Ruly Djanggola, SE, M.Si.

    Dalam sambutannya, Kadis CIKASDA Andi Ruly Djanggola, menyampaikan rasa terima kasih kepada para pejabat dan staf Dinas CIKASDA yang telah menyisihkan dana untuk kegiatan ini.

    “Sumber dana Korpri Berani Berbagi ini berasal dari dana iuran korpri ASN Dinas CIKASDA, hal ini mencerminkan kepedulian ASN Dinas CIKASDA untuk berbagi. Selain itu, kegiatan ini juga mendapatkan Partisipasi atau dukungan CSR (Corporate Social Responsibility) dari IMIP,” ujar Andi Ruly

    Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa dana yang terkumpul dari kepedulian ASN Dinas CIKASDA dan CSR IMIP disalurkan dalam bentuk paket sembako yang diberikan kepada ASN golongan 1 berjumlah 1 orang, golongan 2 berjumlah 16 orang dan tenaga non-ASN di lingkungan Dinas CIKASDA yang berjumlah 178 orang.

    “Jadi total keseluruhan yang menerima bantuan paket sembako berjumlah 195 orang,” jelasnya.

    Menurutnya Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial di kalangan ASN terhadap rekan kerja yang membutuhkan bantuan.

    Andi Ruly menegaskan dengan adanya program “Kopri Berani Berbagi” diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi OPD lainnya dalam menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Pemerintah Sulawesi Tengah.***

  • Resmi Dilantik, Sry Nirwanti Jabat Ketua TP-PKK Sulteng Periode 2025-2030

    Resmi Dilantik, Sry Nirwanti Jabat Ketua TP-PKK Sulteng Periode 2025-2030

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, resmi melantik Sry Nirwanti Bahasoan sebagai Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi Sulawesi Tengah Masa Bakti 2025-2030 dalam acara yang berlangsung di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, pada Kamis (27/3/2025).

    Pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, serta Ketua TP-PKK periode 2021-2024, Vera Rompas Mastura, bersama sejumlah pejabat dan mitra kerja PKK.

    Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya peran PKK dalam mendukung program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang baru dapat bekerja secara optimal dan menjadi mitra strategis dalam menjalankan program prioritas daerah.

    “Saya percaya bahwa Ibu akan mampu melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya, disertai penuh rasa tanggung jawab, untuk meningkatkan peran serta PKK dalam menyukseskan pembangunan,” ujar Anwar Hafid.

    Sebagai Ketua TP-PKK yang baru, Sry Nirwanti Bahasoan menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah ini dengan dedikasi penuh. Ia menekankan bahwa PKK memiliki tanggung jawab besar dalam memberdayakan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sulawesi Tengah.

    “Momentum ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi tonggak baru dalam pengabdian kita untuk memberdayakan keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

    Sry Nirwanti menyoroti berbagai tantangan sosial yang perlu segera diatasi, termasuk tingginya angka stunting, kemiskinan, dan rendahnya derajat kesehatan ibu dan anak. Ia mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk mendukung program pemerintah melalui ASTA CITA dan sembilan program unggulan, seperti Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Menyala, Berani Sejahtera, dan Berani Makmur.

    Ia juga memberikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang telah berdedikasi membangun gerakan PKK di Sulawesi Tengah.

    “Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat dan kolaborasi, saya yakin kita bisa membuat PKK semakin maju dan berdampak luas,” tegasnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Sry Nirwanti juga dilantik sebagai Ketua Bunda Stunting, Bunda Literasi, dan Bunda Anti-Narkoba Sulawesi Tengah. Ia berkomitmen memperkuat peran Posyandu di seluruh tingkatan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas.

    Acara diakhiri dengan penandatanganan berita acara pelantikan oleh Sry Nirwanti Bahasoan dan Gubernur Anwar Hafid sebagai bentuk pengukuhan resmi kepengurusan TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Sulawesi Tengah masa bakti 2025-2030.***

  • Kaban Kesbangpol Hadiri Acara Buka Puasa bersama Unsur Forkopimda, TNI/Polri, Tokoh Agama Islam, Tokoh Masyarakat dan Pimpinan Media Massa Sulteng

    Kaban Kesbangpol Hadiri Acara Buka Puasa bersama Unsur Forkopimda, TNI/Polri, Tokoh Agama Islam, Tokoh Masyarakat dan Pimpinan Media Massa Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Kaban Kesbangpol Drs.Arfan,M.Si menghadiri Acara Buka Puasa bersama Unsur Forkopimda, TNI/Polri, Tokoh Agama Islam, Tokoh Masyarakat dan Pimpinan Media Massa Sulteng dalam rangka Peringatan Malam Nuzulul Qur’an Bulan Suci Ramadan 1446 H/2025 M.

    Mengusung tema “Mari Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT serta Kecintaan Terhadap Al Qur’an Untuk Mewujudkan Soliditas Menuju Indonesia Emas”, kegiatan ini berlangsung di Halaman Masjid Ar-Rahman Polda Sulawesi Tengah, pada Rabu (26/3/2025).

    Membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tengah, Kaban Kesbangpol Drs.Arfan,M.Si menyampaikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tengah saat ini berada dalam situasi yang aman, kondusif, dan damai, berkat peran besar TNI/Polri dalam menjaga stabilitas keamanan.

    Oleh karena itu, Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran TNI dan Polri yang telah berjuang menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat Sulawesi Tengah, terutama selama Bulan Suci Ramadan.

    Ia pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi bersama masyarakat dan memperkuat sinergitas kelembagaan.

    Lebih lanjut Ia mengajak untuk senantiasa menjaga persaudaraan dan persatuan di tengah berbagai tantangan yang ada saat ini, serta terus memperkuat Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah dan Ukhuwah Basyariyah.

    Terakhir Beliau berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Al qur’an dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga Sulawesi Tengah menjadi daerah yang aman, damai, dan penuh keberkahan dari Allah SWT.

    Sementara Kapolda Sulawesi Tengah Dr.Agus Nugroho,S.I.K,SH,MH menekankan pentingnya kerjasama antara jajaran Polda Sulawesi Tengah dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif di Sulawesi Tengah.

    Ia juga mengajak Forkopimda untuk berperan aktif dalam mendukung kebijakan nasional dan menciptakan iklim investasi yang kondusif dan stabilitas politik di daerah.***

  • Program BERANI Menyala Telah Berjalan, Listrik 250 KV Aliri Tentena Hingga Kolonodale

    Program BERANI Menyala Telah Berjalan, Listrik 250 KV Aliri Tentena Hingga Kolonodale

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Keluhan masyarakat terkait pemadan listrik tak menentu di Kolonedale (Kodal) Kabupaten Morowali Utara (Morut) terjawab sudah.

    Melalui program Gubernur Anwar Hafid dan wagub Reny A Lamadjido yakni Bersama Anwar – Reni/y atau Berani menyalah mulai hari ini transmisi jaringan listrik 250 KV mulai difungsikan dari Tentena ke Koldal.

    “Meneruskan penyampaian ucapan terima kasih dari PT PLN kepada Bpk Gubernur bahwa Transmisi 150 kV Tentena – Kolonodale hari ini Rabu 26 Maret 2025 sudah ‘Energize” atau lebih cepat 2 hari dari Jadwal semula yang disampaikan GM PLN Makassar bapak Wisnu saat audiensi di Kantor Bpk Gubernur beberapa waktu lalu di Palu,” kata perwakilan PLN Palu melalui chat di WhatsAppnya Selasa (26/3-2025) ke Gubernur Anwar Hafid yang diteruskan ke redaksi media ini.

    Gubernur Anwar Hafid mengapresiasi kinerja PLN yang cepat tanggap menyahuti program berani menyalah itu.

    “Kita sangat mengapresiasi dan berterima kasih ke manajemen PLN, baik Makassar, Palu, Poso, maupun Kolonodale. Hal ini berarti, Aliran listrik ke Kab Morowali Utara (Kolonodale) akan lancar dan diharapkan tidak terjadi pemadaman bergilir kembali,” kata Gubernur ke 12 Sulteng itu.

    Menurut Gubernur Sulteng Anwar Hafid, berdasarkan laporan yang diterimanya dari PLN, bahwa pihak PT. Poso Energy telah bersedia menyetujui untuk memberikan cantolan listrik dari PLTU Poso ke Jaringan baru PT PLN jalur Tentena – Kolonedale.

    “Setelah GM PT PLN Makassar Pak Wisnu audiensi dengan saya, beliau langsung tancap gas melakukan pertemuan dengan manajemen PT.Poso Energy untuk meminta cantolan jaringan listrik dari Tentena ke Kodal,” jelas Gubernur Anwar Hafid yang mantan Kades 7 tahun itu.

    Atas terlaksananya program berani menyalah itu, khususnya di kabupaten Morut, masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Berani (Bersama Anwar – Reni/y).

    Sebab berkat program berani menyalah Morut yang dulunya sangat sulit akses jaringan listrik atau mati hidup, kini sudah teratasi sesuai program kerja 100 hari.***