Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid,M.Si dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr.Reny A.Lamadjido,Sp.PK,M.Kes bersama Ketua TP PKK Ir.Hj.Sry Nirwanti Bahasoan Anwar melakukan ziarah ke makam para gubernur dan wakil gubernur periode sebelumnya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah, pada Minggu (13/4/2025).
Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa pemimpin sebelumnya.
Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dra.Novalina,MM beserta Para Staf Ahli Gubernur, Para Asisten dan Para Kepala Perangkat Daerah.
Ziarah diawali dari makam Gubernur Aminuddin Ponulele dan makam Wagub Kisman Abdullah yang berlokasi di Pekuburan Biromaru, Kabupaten Sigi.
Kemudian rombongan menuju ke makam Wagub H.Sudarto, SH, M.Hum di Taman Makam Pahlawan (TMP) Palu.
Selanjutnya, ziarah ke makam Gubernur H. Abdul Aziz Lamadjido, SH Bin Abdul Majid di Pekuburan Islam Pogego, dilanjutkan ke makam Gubernur Drs.H.Galib Lasahido di Pekuburan Islam Talise.
Kesempatan itu, Gubernur Dr.H.Anwar Hafid,M.Si mengungkapkan bahwa ziarah ke makam para gubernur dan wakil gubernur periode sebelumnya merupakan bentuk penghargaan atas jasa-jasa mereka yang telah memimpin Sulawesi Tengah dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab pada masa lalu.
“Atas pengabdian yang tulus dari para pemimpin terdahulu, maka sepatutnya kita sebagai penerus pembangunan wajib mendoakan dan menghormati jasa-jasa mereka,” pungkasnya.***
Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan harapannya agar Karnaval Budaya Sulawesi Tengah ke depan dapat dilaksanakan dalam skala nasional, melibatkan lebih banyak pelaku seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ke depannya, kita ingin Karnaval Budaya ini tidak hanya menjadi ajang lokal. Tapi menjadi panggung nasional, yang menghadirkan kekayaan budaya dari berbagai penjuru nusantara,” ujar Gubernur saat membuka Karnaval Budaya dalam rangka HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah di Kota Palu, Senin malam (14/4/2025).
Karnaval tahun ini digelar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, kegiatan ini dilaksanakan pada malam hari. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi cuaca Kota Palu yang cukup terik pada siang hari.
“Kalau siang, bisa-bisa make up peserta karnaval luntur semua,” ujar Gubernur disambut tawa hadirin.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut, khususnya Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah. Meski dilaksanakan dalam situasi efisiensi anggaran, karnaval tetap berlangsung meriah dan sarat makna.
“Ini adalah bentuk komitmen kita dalam melestarikan seni dan budaya daerah. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” ucapnya.
Karnaval Budaya yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah ini diikuti oleh 23 komunitas lintas etnis, berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), hingga perwakilan dari sektor perbankan daerah.
Gubernur Anwar Hafid hadir didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Novalina. Kehadiran para pimpinan ini turut menambah semarak perhelatan budaya yang menyatukan keberagaman dalam harmoni.***
Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si meyakini bahwa kemajuan suatu wilayah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam tetapi juga dari kedalaman iman dan ketangguhan budaya yang menopangnya.
Olehnya itu, Berani Berkah adalah salah satu program unggulan yang merajut benang emas antara kekuatan spiritual dan kearifan lokal yang hidup di Sulteng.
“Kekuatan religi dan kearifan lokal ibarat langit dan bumi kalau bumi dan langit menyatu, Sulawesi Tengah akan sejahtera,” tutur Gubernur Anwar Hafid dalam momentum HUT ke-61 Sulteng yang diselenggarakan pada Minggu (13/4) di halaman kantor gubernur.
Program BERANI Berkah dengan implementasi Sulteng berjamaah adalah upaya pemerintah mengajak umat beragama untuk konsisten meramaikan rumah-rumah ibadah sebagai pusat pembinaan mental spiritual.
“Berjamaah berarti bersama-sama,” urainya bahwa dalam konteks ibadah, berjamaah ialah aktivitas ibadah umat beragama secara bersama-sama.
Mengutip firman Allah SWT dalam Surat Al-A’raf Ayat 96 yang berbunyi “Andai penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami bukakan pintu berkah dari langit dan bumi” maka ayat ini dijadikan salah satu filosofi dalam pembangunan Sulteng ke depan.
“Kita mohon keberkahan supaya Sulawesi Tengah selalu dicukupkan kesejahteraan karena umat-umat (beragama) selalu meramaikan rumah-rumah ibadah,” imbuhnya mendorong masifnya gerakan ini di tengah-tengah umat beragama.
Lanjut gubernur lagi, ramainya rumah ibadah merupakan salah satu indikator kemajuan wilayah selain indikator lain seperti pasar sebagai pusat perekonomian dan lapangan atau ruang terbuka sebagai denyut kehidupan sosial masyarakat.
“Syaratnya cuma satu ramaikan rumah ibadah,” tegasnya mengulang pentingnya Sulteng Berjamaah untuk membuka pintu-pintu kesejahteraan dari bumi dan langit.
Selain itu, agar Sulteng terhindar dari bencana maka gubernur mengajak masyarakat untuk merawat Sulteng lewat tangan yang berdoa dan kaki yang berpijak pada budaya luhur.
“Sulawesi Tengah ini kaya raya tapi juga daerah disaster (rawan bencana),” pungkasnya agar iman dan kearifan lokal dijadikan benteng perlindungan dari bencana.***
Ilong (detaknews.id) – Palu – Di tengah Peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulteng Tahun 2025 di halaman kantor gubernur pada Minggu (13/4), Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si mengumumkan pelaksanaan Jobfit bagi seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemerintah Provinsi Sulteng.
Jobfit bertujuan mengisi kekosongan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di beberapa Perangkat Daerah (PD) provinsi yang hingga saat ini masih ditempati Pejabat Pelaksana Tugas (Plt).
Lewat mekanisme ini akan dilakukan penilaian kecocokan antara kompetensi dan jabatan yang diemban. Hasilnya akan menentukan apakah pejabat tadi tetap di posisinya atau mengalami rotasi lewat pelantikan.
Setelah pelantikan hasil jobfit baru kemudian dibuka seleksi terbuka untuk promosi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Berkenaan dengan itu, Gubernur Dr.H.Anwar Hafid,M.Si memastikan tidak ada jalur khusus bagi para calon, semuanya berpeluang dengan catatan mampu memberikan keyakinan kepada gubernur dalam mengakselerasi program-program BERANI sebagai kompas pembangunan Sulteng.
Sejumlah program BERANI yang diulas pada Peringatan HUT ke-61 antara lain: BERANI Cerdas untuk meningkatkan kualitas pendidikan; BERANI Sehat untuk meningkatkan derajat kesehatan;BERANI Lancar unttuk mewujudkan konektivitas dan infrastruktur merata; BERANI Sejahtera membantu masyarakat dalam pemenuhan bahan pokok terjangkau.
BERANI Menyala memastikan seluruh wilayah di Sulteng teraliri listrik selama 24 jam;’BERANI Berdering memastikan tidak ada lagi wilayah di Sulteng yang masuk blank spot atau tidak memiliki sinyal telepon dan internet;BERANI Panen Raya menargetkan swasembada pangan dan produksi padi hingga 6 Ton per hektar; BERANI Tangkap Banyak modernisasi peralatan nelayan untuk meningkatkan hasil tangkapan.
BERANI Berkah bertujuan mengintegrasikan aspek religiusitas dan kearifan lokal melalui gerakan berjamaah di tengah-tengah umat beragama dan BERANI Berintegritas untuk mempercepat Reformasi Birokrasi di Sulteng.
“Siapa yang bisa membawa program-program BERANI ini (maka) dia akan duduk di jabatan,” tegasnya mengungkap ‘kisi-kisi’ kriteria calon pejabat yang akan dipromosikan.
Selain itu, Ia mengimbau kepada ASN agar tetap menjaga ‘kemurnian niat’ sebagai pelayan rakyat dengan memberikan pelayanan berintegritas.
“Layani masyarakat dengan tulus ikhlas,” pungkasnya berharap mesin-mesin birokrasi makin cepat lajunya membawa Sulteng ke arah kesejahteraan.***
Ilong (detaknews.id) – Palu – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulawesi Tengah berlangsung dengan khidmat di halaman Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Minggu, 13 April 2025.
Pelaksanaan upacara diawali dengan sejumlah prosesi, termasuk penyambutan para pemangku dewan adat atau tokoh adat dari 13 kabupaten/kota di Sulawesi Tengah. Prosesi ini mencerminkan kekayaan budaya serta semangat persatuan masyarakat Sulteng dalam bingkai kearifan lokal.
Dalam amanatnya selaku inspektur upacara, Anwar Hafid mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap daerah Sulawesi Tengah.
“Mari kita tumbuhkan lagi cinta kita kepada Sulawesi Tengah yang telah memberi kita segalanya,” serunya dengan penuh semangat.
Ia menegaskan bahwa Sulawesi Tengah adalah tanah yang telah memberi kehidupan, kesempatan, dan masa depan bagi seluruh warganya.
Ia juga menyebut Sulawesi sebagai tanah yang memberi banyak hal, dan bahkan segalanya bagi rakyat Sulawesi Tengah.
Dengan pengakaran yang kuat akan rasa cinta terhadap daerah, Anwar Hafid berharap seluruh elemen masyarakat Sulawesi Tengah akan bersatu padu dalam membangun daerah sesuai dengan gerakan “Sulteng Nambaso” yang diusung dalam kepemimpinan Anwar Hafid dan Wakil Gubernur, Reny Lamadjido.
Mengusung semangat “Berani Membangun Sulawesi Tengah” dalam perayaan HUT ke-61 Sulteng, pemerintah provinsi secara resmi meluncurkankan tiga program unggulan sebagai kado HUT Sulteng ke-61 bagi seluruh masyarakat.
Program-program tersebut antara lain:
Berani Cerdas
Pemerintah meluncurkan program pembebasan seluruh biaya pendidikan melalui skema beasiswa yang dimulai pada hari ini, 13 April.
“Kita launching bantuan beasiswa hari ini tanggal 13,” ujar Anwar Hafid.
Skema utama program Berani Cerdas yakni program beasiswa bagi siswa-siswi berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Selain itu, Pemerintah Provinsi juga membebaskan seluruh bentuk pungutan di SMA dan SMK se-Sulawesi Tengah, termasuk biaya praktik kerja industri (prakerin) dan uji kompetensi di SMK.
“Teristimewa di SMK, pungutan uang prakering dan uji kompetensi semua kita bebaskan,” kata Anwar Hafid.
Berani Sehat
Program ini berfokus pada peningkatan layanan kesehatan dan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang berkualitas.
Lewat program Berani Sehat, Pemerintah Provinsi meneguhkan Sulawesi Tengah sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang menerapkan Universal Health Coverage (UHC) Prioritas.
Melalui program ini, masyarakat cukup menunjukkan KTP Sulawesi Tengah untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis di rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Saya tidak ingin seluruh masyarakat Sulawesi Tengah terkendala dalam pelayanan kesehatan lagi,” ujar Wakil Gubernur, dr. Reny Lamadjido, yang dipersilahkan oleh Gubernur memberi sedikit sambutan.
dr. Reny juga mengatakan bahwa RS Undata segera akan melaksanakan operasi jantung terbuka pada bulan Mei mendatang.
Juga penanganan terhadap penyakit kanker, dr. Reny menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta untuk penanganan penyakit, karena sepenuhnya akan dicover di RS Undata.
Program Pemutihan Pajak Kendaraan
Sebagai bentuk perhatian terhadap beban ekonomi masyarakat, pemerintah menghadirkan pemutihan pajak kendaraan bermotor.
Lewat program Berani Bebaskan Tunggakan PKB, pemerintah akan memberikan pemutihan atau keringanan bagi masyarakat yang menunggak pembayaran PKB sejak 2024 dan sebelumnya.
Program ini juga mencakup penghapusan denda 100% untuk Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II dan pajak progresif.
Masyarakat cukup membayar pajak tahun berjalan untuk memanfaatkan program ini, yang berlaku mulai 14 April hingga 14 Mei 2025.
Berbagai inisiatif tersebut menjadi simbol komitmen pemerintah daerah untuk terus membangun Sulawesi Tengah secara inklusif dan berkelanjutan, dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap daerah.***
Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menyerukan umat Islam untuk melanjutkan visi memajukan pendidikan sebagai pondasi kemajuan bangsa sebagaimana dirintis oleh sang ulama karismatik Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri atau Guru Tua.
“Beliau adalah seorang maha guru yang harus kita contoh,” ucapnya di hadapan ribuan peserta Haul Guru Tua ke-57 di komplek Perguruan Alkhairaat, Sabtu (12/4).
Gubernur Anwar Hafid mengagumi rekam jejak Guru Tua yang mampu mendirikan lebih 400 madrasah secara mandiri hingga akhir hayatnya selama berdakwah di Sulteng dan wilayah-wilayah Indonesia Timur.
“Ia pendidik sejati dengan segala kemandirian (mampu) melahirkan sekolah di mana-mana sampai akhir hayatnya 400 lebih madrasah berdiri tanpa APBD, (hanya) seorang diri membiayai sekolah sebanyak itu,” serunya kagum dan mendorong keberlanjutan misi mulia Guru Tua.
Sejalan dengan misi itu maka Gubernur Anwar Hafid mencetuskan program BERANI Cerdas dengan pemberian beasiswa kuliah gratis dan pembebasan segala biaya atau pungutan prakerin dan uji kompetensi di tingkat SMA/SMK.
Tidak sampai di situ saja, gubernur juga memastikan akan memberikan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) kepada SMA swasta sebagai wujud kesetaraan dengan SMA/SMK negeri.
“(Harapannya) Tidak ada alasan lagi orangtua yang tidak menyekolahkan anaknya di SMA/SMK,” tegasnya tentang manfaat program BERANI Cerdas yang peresmiannya dilaksanakan bertepatan dengan HUT Provinsi Sulteng ke-61.
Selain itu, ia juga mendorong pemangku kebijakan dan umat Islam untuk sama-sama menghidupkan madrasah-madrasah agar tidak semakin tertinggal dengan sekolah-sekolah negeri.
Menurutnya lembaga pendidikan madrasah dapat membantu anak-anak untuk lebih mendalami ilmu pelajaran agama.
Hal ini didorong pengalaman gubernur yang merasakan manfaat ilmu dan keberkahan setelah mengenyam pendidikan di Madrasah Diniyah Awaliyah Alkhairaat di desa Wosu, Morowali.
“Saya hanya sekolah di madrasah (Alkahiraat) bisa jadi gubernur,” ujar gubernur yang semasa kecil menimba ilmu dan adab dari para guru Alkhairaat yang dididik langsung Guru Tua.
Dengan jasa-jasanya yang sangat besar untuk kemajuan pendidikan dan bangsa tercinta maka diharapnya pemerintah pusat tidak ragu untuk segera menetapkan Guru Tua sebagai pahlawan nasional.
“Saya mendukung sepenuhnya dan mendorong pemerintah pusat menetapkan Habib Idrus (Guru Tua) sebagai pahlawan nasional,” tegasnya yang spontan diamini peserta haul.
Sementara terkait kasus penghinaan terhadap Guru Tua maka Gubernur Anwar Hafid mengimbau umat Islam untuk mempercayakan penyelesaian kasus ini ke aparat penegak hukum yang sudah gerak cepat memprosesnya.
“Mari kita bersatu padu untuk melanjutkan tongkat estafet yang sudah dirintis Guru Tua,” pungkasnya agar hubungan umat Islam dengan Guru Tua terus terjaga dengan melanjutkan cita-citanya.
Acara haul dihadiri ribuan orang termasuk menteri kabinet diantaranya Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Menteri Hukum Dr. Supratman Andi Agtas.
Lalu Anggota DPR dan DPD RI Dapil Sulteng, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si, Muhidin Mohamad Said, S.E., M.B.A, Abcandra Muhammad Akbar merangkap Wakil Ketua MPR RI.
Gubernur Kalimantan Utara turut hadir bersama sejumlah kepala daerah dari luar Sulteng serta tokoh-tokoh nasional termasuk pendakwah Gus Miftah, ketua Umum GP Ansor dan Ustad Fadlan Garamatan.***
Ilong (detaknews.id) – Donggala – Bencana Banjir di Kabupaten Donggala yang terjadi pada tanggal 01 April 2025 yang diguyur hujan deras dengan Intensitas Hujan Menengah berlangsung pada pukul 13.30 hingga pukul 15.30 Wita dibeberapa Wilayah kecamatan antara lain Kecamatan Banawa, Kecamatan Labuan dan kecamatan Sondue Tombusabora.
Jumlah wilayah yang terdampak sebanyak 10 Kelurahan/Desa yaitu wilayah Kecamatan Banawa (Kelurahan Kabonga Besar 50 unit rumah dan 192 jiwa, Kabonga Kecil 10 unit rumah dan 42 jiwa, maleni 18 unit rumah dan 63 jiwa, Tanjung Batu 24 unit rumah dan 104 Kos-kosan, Labuan Bajo 66 unit rumah dan 66 KK, Boya 31 unit rumah dan 146 jiwa dan Ganti 101 unit rumah dan 395 jiwa), rumah sakit Kabelota, wilayah Kecamatan Labuan (Desa Labuan 1 unit jembatan dan Labuan Kungguma 1 unit rumah dan 5 jiwa) serta Wilayah Kecamatan Sindue Tombusabora (Desa Batusuya 2 unit rumah, 1 pasar dan akes jalan terancam putus).
Bupati Donggala Vera Elena Laruni pada Tanggal 02 April 2025 menetapkan Status Tanggap Darurat selama 07 (tujuh) hari dan diperpanjang selama 21 (dua puluh satu) kalender terhitung tanggal 02 April 2025 s.d 28 april 2025.
Bupati Vera Elena Laruni sejak kejadian bencana tgl 01 April 2025 telah mengambil langkah-langkah penanganan darurat mulai evakuasi warga, pembersihan dan menurunkan alat excavator untuk melakukan normalisasi sungai dibeberapa tempat.
Namun dengan keterbatasan biaya, maka pada tanggal 08 april 2025 Bupati Donggala menyampaikan surat permohonan Nomor 466/0376/BPBD/2025 yang ditujukan kepada Gubernur Sulawesi Tengah Perihal permohonan Bantuan Darurat berupa bantuan bahan dan penanganan darurat.
Permohonan Bupati Donggala tersebut, mendapat tanggapan dan perhatian serius dari Gubernur Sulteng Anwar Hafid dengan memanggil dan memerintahkan kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah untuk memberikan masukan dan saran terkait bantuan apa yang dapat diberikan segera dalam penanganan darurat sehingga resiko yang yang ditimbulkan dapat diminimalisir jika banjir susulan terjadi.
Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Akris Fattah Yunus, yang juga mantan Kepala Dinas PU di Kabupaten Donggala memberikan masukan kepada Gubernur Anwar Hafid bahwa salah satu yang menjadi kebutuhan mendesak dalam jangka pendek di masa tanggap darurat adalah membuat tanggul pengaman sungai dengan konstruksi darurat yaitu pemasangan bronjong.
Atas masukan Kepala BPBD tersebut, maka Gubernur Sulteng menginstruksikan untuk segera memberikan Bantuan Keranjang Kawat Bronjong sebanyak 610 (enam ratus sepuluh) keranjang atau dengan nilai berdasarakan Standar Satuan Harga (SSH) tahun 2024 adalah sebesar Rp. 405.040.000 (empat ratus lima juta empat puluh ribu rupiah) kepada Pemerintah Kabupaten Donggala.
Pada hari Jumat, tanggal 11 April 2025 atas nama Gubernur Sulawesi Tengah Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Akris Fattah menyerahkan Bantuan Keranjang Kawat Bronjong sebanyak 610 (enam ratus sepuluh) buah keranjang kepada Pemerintah Kabupaten Donggala yang diterima oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Donggala Mardiana, di Kantor BPBD Provinsi Sulawesi Tengah Jalan MT. Haryono No 29 Palu.
Harapan Gubernur Anwar Hafid semoga bantuan Keranjang Kawat Bronjong dari Pemerintah Provinsi Sulteng tersebut dapat dipergunakan semestinya serta dapat membantu meringankan beban Pemerintah Kabupaten Donggala dalam menangani darurat yang saat ini masih berlangsung.***
Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dra.Novalina, MM hadiri Rapat Paripurna Istimewa Dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tengah Ke-61, Tahun 2025, bertempat diruang sidang utama DPRD, Jln.Moh.Yamin, pada kamis.(10/4/25).
Rapat Paripurna yang diawali dengan tarian tradisional mpontano dan pembacaan sejarah Sulawesi Tengah.
Selain itu Rapat Paripurna yang dipimpin langsung wakil ketua satu DPRD Sulawesi Tengah Aristan,S.Pt sekaligus membuka rapat Paripurna Istimewa tersebut.
Lanjut Aristan dalam sambutannya menyampaikan bahwa perjalanan 61 tahun Sulawesi Tengah penuh dengan ragam peristiwa dan catatan sejarah yang menjadi fondasi bagi kemajuan daerah, yang mana Berbagai pengalaman itu telah mempererat hubungan kita semua dan menjadi modal penting untuk membawa Sulawesi Tengah lebih maju.
“Semoga momentum ulang tahun ini menjadi titik tolak bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,”pungkasnya.
Kesempatan itu juga Sekprov Novalina dalam sambutannya menyampaikan bahwa HUT ke‑61 ini bukan sekadar perayaan, melainkan momen refleksi untuk mengevaluasi capaian di berbagai sektor, dimana Dalam enam dekade lebih perjalanan, Sulawesi Tengah telah menunjukkan kemajuan signifikan, terutama di bidang ekonomi.
“Ini semua berkat potensi sumber daya alam yang melimpah, industri pariwisata, dan peningkatan investasi”Ujar Sekprov.
Selain itu Sekprov Novalina juga menyampaikan Program 9 BERANI, yang merangkum sembilan agenda prioritas pembangunan daerah antara lain :
BERANI Cerdas
BERANI Sehat
BERANI Sejahtera
BERANI Lancar
BERANI Menyala
BERANI Makmur
BERANI Berkah
BERANI HARMONI
BERANI Berintegritas
Dari sembilan agenda prioritas tersebut, merupakan penjabaran akselerasi pencapain visi dan misi Pemerintah Sulawesi Tengah untuk berani mewujudkan Sulawesi Tengah sebagai wilayah pertanian dan industri yang maju dan berkelanjutan.
Lebih lanjut ia juga mengungkapkan dihari Ulang Tahun ini, Tiga program unggulan yang akan diluncurkan yaitu :
BERANI Cerdas: Memastikan pemenuhan layanan dan aksesibilitas pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERANI Sehat: Integrasi layanan kesehatan untuk menjamin akses layanan gratis dengan hanya menggunakan KTP Sulteng.
BERANI Bebas Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor: Pembebasan denda dan hanya mengenakan pokok pajak bagi wajib pajak yang memiliki tunggakan.
“Untuk itu semoga dengan adanya ketiga program ini bisa menjadi kado istimewa buat masyarakat Sulawesi Tengah, dan kepada seluruh lapisan Masyarakat untuk berpartisipasi aktif, karena keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh Pemerintah, tetapi juga oleh kontribusi Masyarakat demi kemajuan Sulawesi Tengah yang kita cintai,” tutup Sekprov Novalina.
Dan diakhir Rapat Sekprov Novalina Beserta Wakil Ketua Satu Dan Wakil Ketua Tiga DPRD meenyerahkan Berupa Bantuan Pendidikan Dan Modal Usaha Secara Simbolis.
Nampak hadir unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, para Kepala OPD Sulawesi Tengah, Para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah, dan Mitra Kerja serta Stekholder Terkait.***
Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa pembangunan tanggul permanen di sepanjang Sungai La’a dan Sungai Tambalako adalah solusi utama untuk menghentikan banjir tahunan yang terus menerjang wilayah Morowali Utara (Morut).
Dalam kunjungan langsung ke lokasi terdampak pada Rabu (9/4/2025), Anwar menyampaikan bahwa pemerintah provinsi akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan pusat untuk memastikan pembangunan tanggul ini segera diwujudkan.
“Salah satu solusi yang saya pikirkan dan akan kita dorong bersama adalah pembangunan tanggul di sepanjang pinggir Sungai La’a. Kalau ini dilakukan, saya kira banjir tidak akan lagi masuk ke permukiman warga,” tegas Gubernur Anwar di hadapan Morut, jajaran DPRD, tokoh masyarakat, serta warga terdampak.
Luapan dua sungai besar ini telah menjadi ancaman rutin bagi masyarakat, terutama saat musim hujan tiba. Gubernur Anwar, yang hadir bersama tim teknis lengkap dari Pemprov Sulawesi Tengah, memastikan langkah penanganan kali ini tidak akan bersifat sementara. Tim tersebut terdiri dari Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Sumber Daya Air, Kepala Balai Sungai, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), yang langsung mengkaji kondisi lapangan untuk perencanaan teknis pembangunan tanggul.
Gubernur juga meminta agar seluruh pihak mendukung penuh rencana ini, termasuk warga yang lahannya mungkin terdampak proyek. “Kalau kita ingin aman dari banjir, mari kita ikhlas bersama. Jangan sampai pembangunan ini terhambat karena persoalan pembebasan lahan. Ini untuk keselamatan kita semua,” ujarnya.
Anwar berencana membawa langsung usulan ini ke pemerintah pusat bersama Bupati Morut untuk mempercepat proses realisasi. Ia juga menyatakan siap menghadap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi agar pembangunan tanggul ini masuk dalam prioritas nasional.
“Saya tidak datang hanya meninjau, tapi membawa solusi. Kita harus hentikan siklus banjir lima tahunan ini sekarang,” tegasnya.**
Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur diwakili Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) dan Forum Komunikasi Perangkat Daerah 2025 lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Aula Nagana Bappeda Provinsi Sulteng, pada Rabu, (9/4/2025).
Rakortekrenbang dan Forum ini menjadi agenda penting dalam rangka memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi antar perangkat daerah guna mendorong efektivitas implementasi program-program pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Novalina, Wakil Ketua I DPRD Sulteng Aristan, Kepala Bappeda Christina Shandra Tobondo, para Ketua Komisi DPRD, Kepala Satuan Tugas Wilayah IV KPK RI, para kepala OPD, pejabat eselon, staf teknis, serta perwakilan dari lembaga terkait lainnya.
Mengawali sambutannya, dr. Reny menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah kabupaten/kota, DPRD, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun program pembangunan yang efektif dan terarah.
“Rakortekrenbang dan forum ini merupakan forum yang sangat strategis untuk menyelaraskan kebijakan, memastikan keterpaduan program dan kegiatan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota dengan melibatkan seluruh stakeholder yang ada, serta mendukung pencapaian sasaran prioritas nasional dan daerah” ujar Wagub
Lebih lanjut, wagub menyampaikan bahwa setiap kabupaten/kota dapat mengusulkan program prioritas sesuai dengan kewenangan provinsi, terutama mengacu pada 9 (sembilan) program prioritas utama yang telah ditetapkan. Selain itu, pokok-pokok pikiran DPRD juga diharapkan selaras dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah.
Menurutnya, forum ini dapat menjadi ruang diskusi interaktif antar perangkat daerah, di mana sejumlah isu strategis dibahas bersama, mulai dari penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kualitas perencanaan program, sinkronisasi data pembangunan, hingga optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi untuk tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
“Saya berharap forum ini tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga ruang produktif untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah, termasuk pengendalian inflasi dan permasalahan ekonomi lainnya,” tutup Wagub membacakan sambutan tertulis Gubernur.***
Sumber Rilis dan Foto : PPID Utama/Humas Pemprov. Sulteng