DaerahPolitik

Pilkades Serentak Di Sibalaya Utara, Dikawal Ketat Oleh Polres Sigi Agar Solid dan Kondusif

Foto Anggota Polres Sigi yang mengawal jalannya Pilkades Serentak. Foto dok group deadline-news.com/Nelwan

Nelwan (detaknews.id) – SigiSulteng  – Momen Pilkades serentak priode 2022 – 2028 di desa Sebalaya Utara Kec. Tanambulava, Kabupaten Sigi, dikawal ketat oleh aparat Kepolisian Resor (Polres) Sigi berlangsung solid dan kondusif pada Kamis, (17/11/2022).

Yang mana dalam sesi tahapan penyampaian visi dan misi yang saat itu digelar di lapangan Bola Kaki desa setempat, sempat terjadi insiden banting kursi oleh salah seorang tamu undangan akibat miss komunikasi, dan saling adu argumen dengan seorang panitia pemilihan kepala desa (P2KD) serentak.

Pantauan detaknews.id (group deadline-news.com), Hal itu dikatakan oleh salah seorang calon Kades Aan Wasiat nomor urut 4 pada Pilkades kali ini.

“Terkait soal pembatasan waktu jeda yang ditentukan oleh Panitia P2KD terlalu singkat untuk para calon Kades saat memparkan visi dan misinya,” pungkas Aan.

“Padahal menurut panitia, ketentuan kriteria itu telah diatur dalam materi eknis kerja panitia Pilkades dimana sesuai dengan UU Permendagri serta Perda dan Perbub Sigi,” tutur Aan sambil mengenang.

Hal senada juga ditegaskan oleh Kepala perwira pengendali dan pengamanan (Pepaden) Polres Sigi Kasat Tahti Khaidir, Adapun gesekan yang terjadi antara panitia pilkades dengan seorang tamu undangan pada saat pemaparan visi dan misi oleh para (5 orang) kandidat calon Kades, itu hanya insiden kecil namun tidak menimbulkan kegaduhan yang serius.

“Namun efektifitas dan atisipatif Pepaden Polres Sigi dalam penanganan pengamanan manakala terjadinya gejolak kekisruhan dalam momen pesta demokrasi pilkades serentak, walau hanya ditingkat pedesaan tetap harus ditingkatkan dan dikendalikan sefektif mungkin,” papar Khaidir.

Khaidir juga menambahkan, dalam hal meminimalisir terjadinya provokasi oleh oknum yang tidak bertangung jawab dalam Pilkades serentak tersebut, tetap harus dalam pegawasan yang ketat oleh pihak aparat kepolisian.

“Makanya pengamanan untuk desa Sibalaya Utara ini, untuk tiap-tiap tempat pemungutan suara (TPS), masih dianggap rawan dan sensitif,” terangnya.

“Sehingga dalam 3 TPS tersebut, masing-masing dikawal oleh aparat polisi yakni, aparat Banin Kantibmas Andi Yusuf, Babinsa Serda Harabi dan Noldyanto, demi suksesnya perhelatan momen Pilkades tersebut serta terjahanya stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Sigi akan terus berjalan aman dan kondusif,” tuturnya.

Hal lain juga diungkapkan Ketua P2KD Alam Raja, momentum pelaksaan pilkades serentak untuk tahun 2022 ini, telah terselenggara dan berjalan sesuai mekanisme dan regulasi demokratisasi politik dalam konteks Pilkades.

“Meski hanya bertaraf skop pedesaan, namun semua teknis dalam tahapan pelaksanaanya sesuai polarisasi perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Alam juga menjabarkan, totalitas jumlah daftar pemilih tetap (DPT) ialah sebanyak 1453 Orang untuk 3 TPS, dan sementara jumlah DPT di TPS 1 berjumlah 499, TPS 2 berjumlah 500 DPT, dan TPS 3 sejumlah 454 DPT.

“Dalam kanca persaingan konteks pesta demokrasi pilkades yang cukup ketat ini, amat kompetitif dan masing-masing calon punya kapabilitas dan kapsitas yang mumpuni jadi figur pemimpin 5 thn kedepan,” jelas Alam.

“Namun sudah menjadi konsekuensi dalam pertarungan, harus ada pemenangnya dan yang kalah tetap legowo. Dari ke 5 kandidat Kades, No urut 2 (Agdhal S. Pd) yang terpilih sebagai pemenang dalam pilkades serentak selaku pengemban tugas yang bermanfaat dan amanah, serta dapat membangun regulasi sistem pemerintahan yang inovatif dan mumpuni,” tandasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *