KotaPeristiwaRagamUtama

Gelar Diskusi Pengabdian Masyarakat, Dr. Abdul Kadir Patta Soroti Pengelolaan Sampah dan PBB

Ilong (detaknews.id) – Palu – Pemerintah Kelurahan Tondo bekerja sama dengan Universitas Tadulako (Untad) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Tondo menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat berbentuk diskusi interaktif bertajuk “Partisipasi Masyarakat dalam Penanganan Sampah di Kelurahan Tondo” di Gedung Serba Guna Kelurahan Tondo, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kelurahan Tondo, perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu, akademisi Universitas Tadulako, serta seluruh Ketua RW dan RT se-Kelurahan Tondo.

Diskusi dipandu langsung oleh akademisi Untad sekaligus pengamat sosial dan politik, Dr. Abdul Kadir Patta, M.Si., yang bertindak sebagai moderator. Dalam pengantarnya, ia memaparkan urgensi penyelesaian persoalan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pengelolaan limbah rumah tangga atau sampah di wilayah Tondo.

“Diskusi ini digelar untuk menyamakan persepsi antara pihak Kelurahan Tondo dan para Ketua RW/RT berkaitan dengan kewajiban pembayaran pajak serta pengelolaan dan pembayaran iuran sampah di wilayah Kelurahan Tondo,” ujar Dr. Abdul Kadir Patta.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan diskusi ini dirancang melalui tiga tahapan utama, yakni pembukaan dan pemetaan masalah, penyamaan persepsi antar pemangku kepentingan, serta perumusan langkah tindak lanjut bersama.

Di samping itu, perwakilan Bappeda Kota Palu yang hadir dalam forum tersebut turut menyoroti kendala teknis dalam sistem pembayaran retribusi sampah. Pihaknya mengakui bahwa hingga saat ini pengelolaan pembayaran iuran belum berjalan optimal akibat kendala integrasi sistem.

“Kami menyampaikan bahwa saat ini tim IT dari Bappeda Kota Palu dan pihak Bank BTN masih dalam proses koordinasi teknis dan belum sepenuhnya terintegrasi untuk mendukung mekanisme pembayaran iuran sampah secara digital,” ungkap perwakilan Bappeda Kota Palu dalam sesi diskusi.

Menanggapi berbagai dinamika tersebut, pihak Universitas Tadulako menyatakan kesiapannya untuk merancang kajian ilmiah guna memberikan solusi konkret bagi Pemerintah Kota Palu dan Kelurahan Tondo.

“Kami dari Universitas Tadulako siap melakukan penelitian mendalam di Kelurahan Tondo terkait permasalahan pelayanan publik, khususnya kepatuhan pembayaran PBB dan iuran sampah,” tambah Abdul Kadir yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Untad.

Ia menerangkan, penelitian ilmiah tersebut akan mencakup tiga aspek utama, yakni analisis kondisi faktual lingkungan, pemetaan perilaku masyarakat, serta tingkat partisipasi warga. Teknis pengumpulan data akan dibantu oleh tim akademisi dengan melibatkan jajaran RW dan RT setempat.

“Kuisioner penelitian nantinya kami bagikan melalui grup komunikasi Ketua RW/RT se-Kelurahan Tondo, dan teknis pengisiannya akan didampingi langsung oleh tim teknis kami,” pungkasnya.

Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah daerah, dan pengurus wilayah tingkat bawah ini, diharapkan lahir formula kebijakan yang efektif dalam mengurai benang kusut penanganan sampah serta optimalisasi penerimaan PBB di Kelurahan Tondo.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *