BisnisDaerahEkonomiKotaUtama

Gelar Workshop Media, BEI Sulteng Dorong Sinergi Informasi untuk Investor Cerdas

Ilong (detaknews.id) – Sigi – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tengah Menggelar kegiatan Media Gathering dan Workshop Media bertajuk “Sinergi Informasi Untuk Investor Cerdas”, Rabu, (30/09/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Bukit Indah Doda Hotel & Resorts, Jalan Totosi, Doda, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah tersebut digelar untuk memperkuat sinergi, mempererat silaturahmi, serta mengedukasi insan pers terkait perkembangan pasar modal di daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Wilayah Kantor Perwakilan BEI Sulawesi Tengah, Putri Irnawati mengapresiasi rekan-rekan jurnalis yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Terima kasih banyak kepada rekan-rekan jurnalis yang telah hadir dan membersamai kegiatan ini, saya sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan sekalian dalam mendukung kegiatan ekonomi khususnya perkembangan pasar modal di daerah”, ungkap Irnawati.

“Kegiatan kali ini kami adakan untuk mengedukasi serta menguatkan perkembangan pasar modal di daerah dengan mendatangkan langsung pemateri terkait investasi dari Jakarta, dengan harapan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya di daerah”, tuturnya.

Selaras dengan hal tersebut, Muhammad Yaser Arafat memberikan pemaparan terkait dengan Perlindungan Investor IDClear serta pemaparan dalam memberikan hak-hak pelaku pasar modal.

“Kali ini kami berbicara mengenai perlindungan bagi Investor ketika bertransaksi di lingkup pasar modal serta hak-hak apa saja yang harus dilakukan oleh Investor, khususnya bagi pelaku Investor saham”, ungkap Yaser.

“Kami juga selalu menyoroti terkait dengan alur keluar masuk Investor di bursa, dan semua datanya tercatat dengan sangat rinci. sehingga semua transaksi bisa dipastikan transparansinya”, ujarnya.

Selain Yasir Arafat pembicara dalam giat itu, juga Abdul Azis dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). KSEI adalah Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian (LPP) di pasar modal Indonesia yang menyediakan jasa penitipan efek serta penyelesaian transaksi yang aman dan efisien.

Kemudian ada Muh.Arif yang menjabat sebagai Kepala Divisi Operasional di Indonesia SIPF (PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Efek Indonesia.

Arif menerangkan apa itu SIPF? SIPF adalah lembaga yang menyelenggarakan Dana Perlindungan Pemodal (DPP) di pasar modal Indonesia di bawah pengawasan OJK.

Saat ini nilai investasi pasar modal Sulawesi Tengah laki-laki tercatat mencapat Rp, 2, 531 triliun dan perempuan mencapai Rp, 1,219 triliun.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *