Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Gubernur Sulteng Terima Audiensi PGRI, Dukung Program Go Public Fund Education

    Gubernur Sulteng Terima Audiensi PGRI, Dukung Program Go Public Fund Education

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menerima audiensi Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulawesi Tengah, Syam Zaini, S.Pd., M.Si., di ruang kerjanya, pada Senin (4/8/2025).

    Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Yudiawati Vidiana W., SKM., M.Kes.

    Dalam pertemuan itu, Ketua PGRI Sulteng Syam Zaini menyampaikan sejumlah agenda penting PGRI Sulawesi Tengah, termasuk rencana pelaksanaan kegiatan Go Public Fund Education yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Agustus 2025 di Kota Palu.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan nyata PGRI Sulteng terhadap Program BERANI Cerdas, yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendorong transformasi dan pemerataan pendidikan.

    Agenda tersebut rencananya akan dihadiri oleh Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof. Unifah Rosyidi. Selain menjabat sebagai ketua umum, Prof. Unifah juga merupakan anggota Dewan Eksekutif Education International, organisasi profesi guru tingkat dunia yang beranggotakan 181 negara.

    Ia pun berharap Gubernur Dr.Anwar Hafid dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi antara organisasi profesi guru dan pemerintah daerah.

    Menanggapi hal itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menyambut baik laporan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada jajaran PGRI Sulteng serta Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah atas sinergi yang terbangun dalam mendukung program strategis daerah.

    Ia pun menyatakan komitmennya untuk menghadiri langsung kegiatan tersebut dan berharap pelaksanaannya dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah.

    Biro Administrasi Pimpinan

  • Pemprov Sulteng dan Kemenag Sulteng Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Fokus Sinkronisasi Data dan Dukungan PPG Guru PAI

    Pemprov Sulteng dan Kemenag Sulteng Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Fokus Sinkronisasi Data dan Dukungan PPG Guru PAI

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, MM, melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (4/8) bertempat di Kantor Kanwil Kemenag Sulteng, Jl. Prof. Moh. Yamin, Palu.

    Audiensi ini membahas sejumlah isu strategis, salah satunya adalah minimnya sinkronisasi data siswa antara instansi pemerintah daerah dengan Kementerian Agama. Hal ini berdampak pada tidak terbacanya data siswa madrasah dan pesantren dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), terutama bagi siswa yang berpindah jalur dari SMA ke madrasah atau sebaliknya.

    “Kita akan agendakan kembali pertemuan lanjutan untuk mencari solusi lebih mendalam. Kami menduga, banyaknya data anak putus sekolah di Sulawesi Tengah disebabkan tidak sinkronnya data antar instansi,” jelas Sekda Novalina.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Sulteng juga menyampaikan dukungan nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan agama dengan membiayai Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi 124 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMA dan SMK. Program PPG ini dilaksanakan di UIN Datokarama Palu, dengan pembiayaan sepenuhnya oleh Pemprov Sulawesi Tengah.

    Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Muchlis, S.Ag., M.Pd., mengapresiasi tinggi komitmen Pemprov Sulteng dalam bidang pendidikan.

    “Kami sangat berterima kasih atas pembiayaan PPG untuk guru PAI. Ini sangat berarti karena sudah lama dinantikan oleh para guru. Selain itu kami siap berkolaborasi mendukung program Berani Cerdas yang dicanangkan oleh Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Muchlis.

    Ia menambahkan, kolaborasi ini penting untuk memastikan masa depan pendidikan di Sulawesi Tengah dan dapat menghasilkan investasi sumber daya manusia yang berkualitas.

    Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret dalam membangun integrasi data pendidikan dan peningkatan mutu guru agama, sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memajukan pendidikan di Sulawesi Tengah.***

  • Gubernur Anwar Hafid Pastikan Peluang Kerja untuk Anak Daerah saat Buka Job Fair Sulteng

    Gubernur Anwar Hafid Pastikan Peluang Kerja untuk Anak Daerah saat Buka Job Fair Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam menurunkan angka pengangguran melalui pelaksanaan Job Fair 2025 bertajuk “Berani Melangkah, Siap Kerja.” Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari di Auditorium Utama Universitas Tadulako (Untad) Palu, hasil kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, Resmi Grasi, dan pihak kampus.

    Sejak pagi, ribuan pencari kerja dari berbagai daerah memadati lokasi acara. Lebih dari 50 perusahaan nasional dan lokal hadir langsung membuka peluang kerja, menawarkan lebih dari dua ribu lowongan di berbagai sektor. Dunia pertambangan, perhotelan, keuangan, hingga teknologi informasi bertemu di satu titik dengan satu harapan, mempertemukan tenaga kerja Sulawesi Tengah dengan masa depan yang lebih pasti.

    Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, membuka acara secara langsung dan menyampaikan arahan yang tegas sekaligus membangun. Ia mengapresiasi perusahaan yang membuka ruang kerja bagi penyandang disabilitas dan mendorong semua pelaku usaha agar lebih serius memprioritaskan tenaga kerja lokal.

    “Saya tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi seremonial tahunan. Kalau dari hasil Job Fair ini, justru sebagian besar yang diterima bukan ber-KTP Sulawesi Tengah, maka tahun depan saya tidak akan hadir lagi. Kita harus pastikan rakyat kita sendiri yang merasakan manfaatnya,” tegas Gubernur.

    Ia mengingatkan bahwa Pemerintah Provinsi tidak akan ragu untuk mengevaluasi kegiatan semacam ini jika tidak memberi dampak nyata bagi warga lokal. “Kalau komposisinya masih 60 persen dari luar, saya anggap ini gagal. Tapi kalau 1.500 orang yang diterima itu berasal dari Sulawesi Tengah, saya akan dukung Job Fair ini setiap bulan,” ucapnya Gubernur.

    Menurut Gubernur, Sulawesi Tengah setiap tahun meluluskan sekitar 23 ribu siswa SMA/SMK. Dari data yang dihimpun, separuh dari mereka memilih langsung bekerja daripada melanjutkan pendidikan. Tak hanya itu, puluhan ribu sarjana juga lahir tiap tahun di daerah ini. Tantangan terbesar bagi pemerintah adalah memastikan mereka tidak hanya selesai sekolah, tapi juga mendapatkan akses ke pekerjaan yang layak dan berkeadilan.

    Gubernur menyoroti kawasan industri di Morowali dan Morowali Utara yang menyerap sekitar 300 ribu pekerja, tetapi mayoritas berasal dari luar Sulawesi Tengah. Begitu pula dengan rantai pasok kebutuhan pokok seperti beras, daging, dan telur yang masih bergantung pada pasokan dari luar daerah. Menurutnya, situasi ini tidak bisa terus dibiarkan.

    “Jangan sampai rakyat kita hanya jadi penonton di tanahnya sendiri. Tanah, air, dan kekayaan ini adalah milik mereka juga. Para pelaku usaha punya tanggung jawab moral untuk membuka ruang sebesar-besarnya bagi putra-putri Sulawesi Tengah,” kata Anwar Hafid.

    Gubernur juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi dalam meningkatkan kualitas SDM melalui program BERANI. Ia menyebut Berani Cerdas hadir untuk menjamin keberlanjutan pendidikan, dan Berani Bekerja hadir untuk membuka akses keterampilan dan lapangan kerja.

    “Mahasiswa yang tidak mampu bayar kuliah, bawa langsung ke Dinas Pendidikan. Pemerintah Provinsi yang jamin,” tegasnya.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Arnold Firdaus, menyampaikan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Sulawesi Tengah saat ini tercatat 3,02 persen, menjadikan daerah ini sebagai yang terendah ketiga secara nasional. Namun, ia menekankan bahwa angka ini harus terus ditekan lewat program yang tepat sasaran seperti Job Fair. Menurutnya, Job Fair bukan hanya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga membuka ruang pembelajaran, pengembangan karier, hingga perluasan jaringan profesional.

    Dalam rangka memperkuat ekosistem ketenagakerjaan, Pemerintah Provinsi juga meluncurkan aplikasi SIPEKERJA, sebuah sistem informasi berbasis digital yang menyajikan data lowongan kerja secara terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.

    Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Amar, menyambut hangat kolaborasi antara pemerintah, dunia industri, dan perguruan tinggi. Ia menilai Job Fair ini sebagai langkah konkret untuk membangun kesadaran karier di kalangan mahasiswa sejak masih duduk di bangku kuliah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis Untad ke-44 yang akan diperingati pada 14 Agustus mendatang.

    Melalui Unit Pengembangan Akademik (YUPA), kampus terus mendorong mahasiswa mengembangkan semangat kewirausahaan dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

    “Kami tidak ingin mahasiswa hanya tamat, tapi juga siap bekerja dan punya arah karier yang jelas,” ujar Rektor.

    Job Fair 2025 menjadi bukti bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tidak hanya membangun gedung dan jalan, tapi juga membuka masa depan, dengan memastikan warganya bisa bekerja, mandiri, dan sejahtera di tanahnya sendiri.***

  • Terima Audiensi Pengurus GMAHK Tatura Palu, Gubernur Sulteng Siap Berikan Dukungan Pembesaran Gereja

    Terima Audiensi Pengurus GMAHK Tatura Palu, Gubernur Sulteng Siap Berikan Dukungan Pembesaran Gereja

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi jajaran pengurus Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Jemaat Tatura Palu. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Gubernur Sulteng, Senin (4/8/2025).

    Rombongan yang hadir dipimpin oleh Gembala Jemaat, Pdt. Boby Nanariain, M.Th, bersama sejumlah pengurus inti lainnya. Mereka antara lain Ketua Jemaat Markus Ramba, Kornelius Thayeb, dan Eveline Lumowa, serta Sekretaris Jemaat John Lorry. Turut hadir juga Ketua Pembangunan Gereja Ever Refualu, Seksi Dana Pembangunan Gereja Bernadetha Parubak dan Ryrie Kondolele, serta Tim Seksi Proposal yang diwakili Jeis Montesori dan Stanly Lumowa.

    Dalam audiensi tersebut, para pengurus menyampaikan perkembangan jemaat GMAHK Tatura yang terus mengalami pertumbuhan signifikan. Kondisi ini mendorong perlunya pembesaran bangunan gereja agar kegiatan ibadah dan pelayanan dapat berjalan optimal. Mereka juga menyerahkan proposal pembangunan sebagai bentuk permohonan dukungan kepada pemerintah provinsi.

    Menanggapi hal itu, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas semangat pelayanan yang ditunjukkan jajaran pengurus GMAHK Tatura Palu. Ia menegaskan bahwa rumah ibadah harus menjadi tempat yang hidup dan ramai, sebagai pusat spiritualitas sekaligus kebersamaan umat.

    “Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program Berani Berjamaah mendorong agar seluruh rumah ibadah, baik masjid, gereja, pura, maupun wihara, menjadi tempat yang aktif dan makmur oleh kegiatan keagamaan. Karena itulah, pembangunan dan pemeliharaan rumah ibadah merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan sosial kita,” ujar Gubernur.

    Terkait permohonan pembesaran gereja, Gubernur menyatakan siap memberikan dukungan dan memastikan bahwa aspirasi tersebut akan diperjuangkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.

    Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat toleransi dan sinergi lintas agama yang menjadi fondasi pembangunan berkeadaban di Sulawesi Tengah.***

  • Dorong Kedisiplinan ASN, Gubernur Anwar Hafid Terapkan Absensi Digital Lewat Aplikasi B-Kin

    Dorong Kedisiplinan ASN, Gubernur Anwar Hafid Terapkan Absensi Digital Lewat Aplikasi B-Kin

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memperkuat komitmen terhadap reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penerapan absensi digital berbasis aplikasi Berani Berkinerja (B-Kin).

    Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, secara resmi menginstruksikan pemberlakuan sistem kehadiran digital mulai Agustus 2025, yang berlaku bagi seluruh ASN, baik organik maupun non-organik di lingkup Pemprov Sulteng.

    “Kinerja kita dimulai dari disiplin. Oleh karena itu, mulai Agustus ini, saya instruksikan seluruh ASN menggunakan sistem absensi digital. Ini bagian dari upaya kita membangun tata kelola yang baik, sekaligus mendukung Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK,” tegas Gubernur dalam rapat, Senin (4/8/2025).

    Aplikasi Berani Berkinerja (B-Kin) menjadi tulang punggung sistem pengawasan dan evaluasi berbasis teknologi yang dikembangkan untuk memastikan kinerja ASN dapat dimonitor secara real time dan objektif, termasuk kehadiran harian.

    Dalam rapat tersebut, Gubernur mengungkapkan bahwa Pemprov Sulteng memiliki banyak talenta ASN, terutama yang memiliki keahlian di bidang teknologi informasi (IT), namun belum diberdayakan optimal. Ia menyebut salah satu staf Pemprov non-job justru direkrut oleh dua kementerian pusat karena kemampuan IT-nya yang mumpuni.

    “Bayangkan, dua menteri pakai dia. Padahal dia staf kita yang tidak punya jabatan. Ini tamparan buat kita semua. Artinya banyak ASN hebat yang belum kita lihat,” ungkapnya.

    Gubernur meminta seluruh OPD segera memetakan dan mengaktivasi ASN berpotensi, khususnya yang menguasai bidang digitalisasi, agar tidak dibiarkan menganggur. Ia menegaskan pentingnya peran pimpinan dalam pembinaan SDM ASN, tidak hanya sekadar menjalankan rutinitas administratif.

    Sebagai bentuk apresiasi terhadap ASN yang menunjukkan kinerja unggul dan dedikasi tinggi, Gubernur mencanangkan program “ASN Emas” yang akan diumumkan pada HUT Provinsi Sulteng tahun 2026. ASN terpilih akan mendapatkan dukungan pengembangan karier, beasiswa pendidikan, serta promosi jabatan tanpa harus mengajukan permintaan sendiri.

    “Mulai sekarang amati mereka. ASN Emas ini yang kita siapkan masa depannya. Kalau dia mau sekolah, kita sekolahkan. Kalau dia layak promosi, kita bantu sampai ke tingkat pusat,” tegas Gubernur.***

  • Pimpin Langsung Apel Pagi, Gubernur Sulteng Dorong Penguatan Disiplin Satpol PP di Lingkup Pemerintahan

    Pimpin Langsung Apel Pagi, Gubernur Sulteng Dorong Penguatan Disiplin Satpol PP di Lingkup Pemerintahan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid memimpin langsung Apel Pengarahan dalam rangka Penguatan Pelaksanaan Tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), yang digelar di halaman Kantor Gubernur, Senin (4/8/2025).

    Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya keaktifan seluruh jajaran Satpol PP sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban, termasuk memastikan kebersihan lingkungan kantor serta menata parkiran dengan rapi dan teratur.

    “Satpol PP adalah wajah dari kedisiplinan dan ketertiban pemerintah daerah. Mulailah dari lingkungan kita sendiri. Pastikan halaman kantor gubernur bersih, rapi, dan parkiran tertata. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga mencerminkan wibawa institusi,” tegas Anwar Hafid di hadapan peserta apel.

    Ia juga menekankan bahwa tugas Satpol PP bukan semata menjalankan penertiban di luar, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan profesional di internal pemerintahan.

    Apel pengarahan ini merupakan bagian dari komitmen Gubernur Anwar Hafid dalam memperkuat etos kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab ASN, khususnya satuan penegak perda, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan tertib.***

  • Dua Pasien Bedah Jantung Terbuka di RSUD Undata, Operasinya Berjalan Lancar

    Dua Pasien Bedah Jantung Terbuka di RSUD Undata, Operasinya Berjalan Lancar

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Dua pasien bedah jantung terbuka sukses ditangani dokter ahli bedah jantung, adapun dua pasien tersebut ialah I MADE SULASTRA (62) warga Poso dan Ali Maksum, M.Ak (57), warga Palolo Sigi, Kamis (31/7-2025).

    “Operasi bedah jantung terbuka dua pasien ini mulai Pagi hingga malam dan Alhamdulillah sukses. Dan hari ini Jum’at diresmikan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin,”kata Direktur pelayanan RSUD Undata dr.Natsir menjawab media ini Jum’at (1/8-2025).

    Sementara itu ketua tim bedah jantung terbuka yang berlangsung di RSUD Undata, dr.Sugisman, SpBTKV, mengatakan dua pasien itu pada pintas coroner, ada tiga (3) pembuluhnya tersumbat, namun sudah sukses diatasi.

    “Sehingga resiko serangan jantung Insya Allah sudah minim,”jelasnya.

    Dokter Sugisman yang juga konsultan bedah Jantung Dewasa RS Jantung dan Pembuluh darah Harapan Kita Jakarta itu menjelaskan dari sisi fasilitas sumber daya manusia (SDM) dan peralat sudah cukup tersedia di RSUD Undata ini. Hanya saja SDMnya perlu dilatih terus agar makin mantap.

    “Apalagi didukung oleh tim dokter RS Harapan Kita Jakarta dan RS Wahidin Sudirohisodo Makassar,”ungkapnya.

    Ia mengatakan dua pasien bedah jantung terbuka di RSUD Undata itu ditangani oleh 8 orang, termasuk dokter ahli bedah, perawat dan teknisi. Dan sampai sekarang ada 100san orang pasien antri untuk operasi bay pas.

    Direktur RSUD drg.Herry Muliyadi, M.Kes yang dikonfirmasi soal pembiayaan dua pasien operasi bedah jantung terbuka itu, mengatakan masih ditanggung oleh negara. Dan berikutnya bekerjasama dengan BPJS.

    Sementara itu Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikit mengaku mengapresiasi Program Berani Sehat.

    “Insya Allah Bersama Anwar – Reni/y, semua masyarakat Sulteng sehat,”ungkap putra Ali Sadikin itu.

    Menkes Budi menyebut program Berani Sehat sebagai salah satu inovasi daerah yang patut menjadi contoh nasional.

    “Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan seluruh masyarakat Sulawesi Tengah. Program Berani Sehat ini adalah bentuk keberanian dan keberpihakan nyata dalam menjamin hak kesehatan seluruh rakyat. BERANI artinya bersama Anwar Reny, masyarakat Sulteng semua Sehat,” ujar Menkes.***

  • Menkes RI Tiba Di RSUD Undata, Resmikan Operasi Perdana Bedah Jantung Terbuka

    Menkes RI Tiba Di RSUD Undata, Resmikan Operasi Perdana Bedah Jantung Terbuka

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama rombongan tiba di RSUD Undata tepat pukul 7:45 wita Jum’at (1/8-2025).

    Menteri Budi disambut oleh Direktur RSUD Undata drg.Herry Muliyadi, M.Kes di depan pintu masuk poliklinik Undata Medical Centre (UMC) dengan dikalingi kain batik Donggala warna merah.

    Kunjungan Menteri Kesehatan Budi ini meresmikan perdana operasi jantung terbuka. Usai dikalungi kain batik merah, Menteri Budi langsung menuju lantai dua tempat operasi jantung terbuka perdana hari ini.

    Dan sejak peresmian perdana operasi jantung terbuka ini, maka pasien yang melakukan kemoterapi sudah menjadi tanggungan BPJS kesehatan.

    “Sejak hari ini Jum’at (1/8-2025), pasien yang melakukan KEMOTERAPI” sudah ditanggung BPJS Kesehatan,”kata Direktur RSUD Undata drg.Herry Muliyadi melalui Wadir Pelayanan dr.Nasir.

    Hadir menyertai Menteri Kesehatan Budi dalam peresmian perdana operasi jantung terbuka di RSUD Undata itu diantaranya Dirut RS Harapan Kita Jakarta dr. Ockti Palupi Rahayuningtyas, MPH, MH.Kes dan Prof. Dr. dr. Syafri Kamsul Arif, Sp.An, KIC, KAKV.

    Sampai berita ini naik tayang Menteri Kesehatan Budi bersama Rombongan dan Direktur RSUD Undata serta jajaran masih berada di ruangan operasi jantung terbuka.

    Dan pihak manajemen RSUD Undata tengah bersiap-siap melakukan press conference terkait perdana operasi jantung terbuka.***

  • Jangan Lewatkan Kesempatan Beli Beras Murah, GPM Mobile Akan Hadir di Halaman TVRI Palu

    Jangan Lewatkan Kesempatan Beli Beras Murah, GPM Mobile Akan Hadir di Halaman TVRI Palu

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gerakan Pangan Murah (GPM) Mobile yang digelar oleh kerjasama pemerintah pusat dan pemerintah daerah melalui Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah dan Bulog akan hadir di Halaman TVRI di sabtu 2 Agustus 2025 mendatang.

    Kegiatan yang sejalan dengan Berani Sejahtera tersebut merupakan langkah pemerintah dalam menekan harga kenaikan beras medium yang saat ini menembus harga Rp.14.500 – 15.000/kg-nya.

    Pemerintah Provinsi dalam menjaga kestabilan harga beras, melalui Dinas Pangan Provinsi dan Bulog akan kembali mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan menyalurkan beras SPHP dengan harga Rp. 12.000-12.500/kg-nya, Kamis (31-07/2025).

    Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Tengah, Rustam Arifuddin, S.Ag diwakili Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Huria Fatimah, S.Pi., M.Si mengatakan program GPM tersebut akan digelar di halaman TVRI dan terbuka untuk semua kalangan masyarakat.

    “Dengan modal KTP, masyarakat bisa membeli beras murah tersebut 5 sampai 10 kg per-rumah tangganya. Dengan tujuan, program ini dapat membantu mengatasi kenaikan harga beras medium di kalangan masyarakat,” tutur Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Provinsi itu.

    Huria juga menjelaskan bahwa beras SPHP yang dijual tersebut merupakan beras dengan kualitas medium dan bisa dibeli oleh semua orang.

    “GPM ini merupakan solusi bagi masyarakat yang terkendala dengan kenaikan harga beras, adapun beras SPHP yang ditawarkan pada program GPM ini ialah beras kualitas medium dengan rasa premium tetapi di jual dengan harga yang merakyat,” imbuhnya.

    “Karena ini berkaitan dengan harga pangan yang melambung tinggi, juga rasa dari beras tersebut,” papar Huria.

    Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Pangan Provinsi itu juga mengajak seluruh masyarakat untuk mampir di Halaman TVRI dan tidak melewatkan kesempatan membeli pangan (beras) dengan harga murah.

    “Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan beras kualitas medium dengan harga murah, jangan lupa hari sabtu tanggal 02 Agustus untuk datang ke Halaman TVRI dengan membawa KTP,” jelas Kabid itu sambil mengajak masyarakat.***

  • Audiensi Dengan Wagub Sulteng, Panitia Nasional Raker PWGT Tanyakan Kesediaan Wagub untuk Hadiri Raker

    Audiensi Dengan Wagub Sulteng, Panitia Nasional Raker PWGT Tanyakan Kesediaan Wagub untuk Hadiri Raker

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Panitia Nasional Rapat Kerja Persekutuan Wanitia Gereja Toraja (PWGT) menghadap (audience) ke Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Wagub Sulteng), dr. Randy A. Lamadjido, Sp. PK, M.Kes Kamis siang (31/7- 2025).

    Dalam pertemuan tersebut, Wagub menyambut gembira dan menyatakan bersedia untuk hadir dalam acara pembukaan Raker dimaksud.

    Bahkan ibu wagub sempat menyebut beberapa kawan lama yang berprofesi dokter dari Toraja, dan berharap bisa jumpa di acara Raker tersebut.

    Dalam kesempatan tersebut, ibu Wagub bercerita ke Panitia, tentang Bedah Jantung yang sudah bisa dilaksanakan di RSU Undata bekerjasama RS Harapan Kita Jakarta, yang baru diresmikan pagi harinya, sebelum bertemu dengan Panitia Raker.

    Raker tersebut akan dihadiri oleh perwakilan Wanita Gereja Toraja dari seluruh Indonesia, termasuk dari utusan Malaysia.

    Ketua Panitia Ir. Fidelia Allotodang didampingi Prof. Elimawaty Rombe, ketika ditanya wartawan mengapa tidak melapor ke Gubernur?

    “Dengan nada diplomatis menjawab bahwa ini kan Even Wanita. Wagub kita Wanita. Kan kamu paham emosi emansipasi to,”ujarnya.

    Kata Dia, jadi wajar kalau prioritas pertama kami adalah melapor ke Wagub. Kami juga tetap akan ke Gubernur. Kan acaranya masih satu bulan lebih.

    Rapat Kerja tersebut direncanakan akan berlangsung dari tanggal 18 – 19 September 2025 di Hotel Best Western Palu.

    Tutut hadir dalam pertemuan tersebut, Pdt. Sila Pasalli, Mth, dr. Agustinus Rante, Dr. Heriwanti dan Ibu Meriani Kumila, Msi.

    Di samping konsolidasi organisasi dan evaluasi program kerja, Panitia juga berencana menghadirkan Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, untuk membawakan materi Moderasi Beragama dan Toleransi Kekinian.***