Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Pemprov Sulteng Tunjukkan Kesiapan Hadapi Lonjakan Inflasi, Wagub: Pentingnya Koordinasi yang Erat Antara Pemerintah Pusat dan Daerah

    Pemprov Sulteng Tunjukkan Kesiapan Hadapi Lonjakan Inflasi, Wagub: Pentingnya Koordinasi yang Erat Antara Pemerintah Pusat dan Daerah

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menunjukkan kesiapsiagaannya dalam menghadapi potensi lonjakan inflasi serta bencana hidrometeorologi menjelang Hari Raya Idulfitri 2025. Komitmen ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Antisipasi Cuaca Ekstrem yang diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri).

    Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, mengikuti rapat tersebut melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (10/3/2025). Rapat ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulteng serta Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulteng.

    Dalam kesempatan itu, dr. Reny menekankan pentingnya koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama menjelang Idulfitri, di mana permintaan masyarakat cenderung meningkat. Selain itu, kesiapsiagaan terhadap cuaca ekstrem juga menjadi fokus utama, mengingat dampaknya yang bisa mengganggu distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat.

    “Kita harus memastikan stok pangan tetap aman dan harga-harga stabil menjelang Lebaran. Selain itu, perlu ada langkah antisipatif untuk menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem yang bisa memengaruhi distribusi logistik dan mobilitas warga,” ujar wagub.

    Melalui rapat ini, Pemprov Sulteng berharap dapat menyusun langkah-langkah strategis yang efektif dalam mengendalikan inflasi dan meminimalisir dampak cuaca ekstrem, sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman tanpa kendala berarti.***

  • Penuhi Undangan Iftar Bersama Anak Yatim Piatu, Gubernur Apresiasi Kegiatan Bukber Di Graha-Deadline-News

    Penuhi Undangan Iftar Bersama Anak Yatim Piatu, Gubernur Apresiasi Kegiatan Bukber Di Graha-Deadline-News

    Deadline News Penyambung Silaturahmi Dan Aspirasi

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulteng Dr. Anwar Hafid, M.Si memenuhi undangan iftar (buka puasa) bersama anak yatim piatu dari 7 panti asuhan dalam rangka peringatan HUT ke-16 media berita online Deadline-News.com di graha Deadline-News, BTN Teluk Palu Permai Blok A2/6 Kelurahan Tondo, Minggu (9/3).

    Kegiatan disertai pemberian paket sembako ke anak yatim piatu dari para donatur dan mitra kerja Deadline-News.

    Dalam sambutannya sekaligus kultum jelang buka puasa, Gubernur Anwar Hafid mengapresiasi kegiatan berbagi kasih menyambung silaturahmi oleh Deadline News.

    “Media itu mottonya menyambung yang terputus jadi kalau tidak bisa menyampaikan ke orang maka media (jadi) tempat kita menyebarkan pesan-pesan,” ujar gubernur tentang peranan media berita online seperti Deadline News.

    Teristimewa lagi karena acara ini tidak hanya terbatas untuk anak-anak yatim piatu dari 5 panti asuhan Islam saja, akan tetapi mereka yang berasal dari panti asuhan Bala Keselamatan dan Immanuel ikut merasakan kebahagiaan yang sama tanpa dibedakan.

    “Manusia terbaik (adalah) yang bisa hidup berdampingan tanpa membedakan siapa pun, dari suku dan agamanya,” jelasnya tentang prilaku harmonis yang harus dibangun dalam bingkai keberagaman.

    Gubernur mengakui bahwa hubungan persahabatan antara dirinya dengan pimpinan Deadline-News Andi Attas Abdullah sudah lama terjalin, jauh hari sebelum ia menjadi Bupati Morowali dan Gubernur Sulteng.

    Menurutnya, pimpinan Deadline-News adalah sosok jurnalis yang kritis dan tajam dalam menyampaikan kebenaran.

    Tak jarang kebijakan yang diambilnya sering mendapat sorotan dan kritikan dari sahabatnya, namun hal ini ditanggapinya wajar mengingat pers adalah salah satu pilar demokrasi yang bertugas menyeimbangkan informasi.

    “Selamat ulang tahun ke-16 Deadline News, terus berkarir, terus berjaya dan terus memberitakan penderitaan rakyat sehingga semua stakeholder bisa mendengar dan mengambil kebijakan. Jadilah penyambung lidah rakyat!” pungkasnya berharap Deadline News tetap berpihak ke rakyat dan makin profesional dalam pemberitaan.

    Nampak hadir di acara ini, Anggota DPRD Sulteng Hidayat Pakamundi dan Syarifudin Hafid, Kombespol Sirajudin Ramli mewakili Kapolda Sulteng, Ketua PWI Sulteng dan Kadin Sulteng.***

  • Pimpin Safari Ramadhan di Parimo, Gubernur: Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan

    Pimpin Safari Ramadhan di Parimo, Gubernur: Perkuat Silaturahmi dan Nilai Keagamaan

    Ilong (detaknews.id) – Parigi Moutong – Tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyambangi Masjid An-Nur, Desa Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), pada Sabtu malam (8/3/2025).

    Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, menyampaikan pesan-pesan keagamaan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

    Safari Ramadhan tahun ini telah digelar di 183 masjid yang tersebar di 13 kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. Kunjungan di Kabupaten Parimo menjadi penutup rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah berlangsung di Kota Palu, Sigi, dan Donggala.

    Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sekretaris Daerah Novalina, para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala OPD lingkup Provinsi Sulawesi Tengah, Pj. Bupati Parigi Moutong beserta Ketua TP-PKK dan jajaran, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW yang diyakini membawa keberkahan dalam kehidupan, termasuk dalam urusan jodoh dan kesehatan.

    Ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat toleransi serta menjaga persatuan, terutama setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

    “Pilkada sudah selesai. Tidak ada lagi perbedaan pendukung, tidak ada lagi Berani, Beramal, Sangganipa. Yang ada hanyalah kita, rakyat Sulawesi Tengah. Saya dan dr. Reny adalah Gubernur dan Wakil Sulawesi Tengah,” tegasnya.

    Sejalan dengan semangat BERANI Berkah, Gubernur menekankan pentingnya program Sulteng Mengaji dan Sulteng Berjamaah guna memperkuat nilai-nilai keagamaan dan membawa keberkahan bagi daerah Sulawesi Tengah.

    Ia juga menegaskan bahwa setiap kegiatan pemerintahan, termasuk rapat dan pertemuan, wajib dihentikan saat azan berkumandang agar dapat langsung melaksanakan ibadah.

    “Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat. Beri kami kesempatan untuk bekerja dan berbuat yang terbaik bagi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

    Selain itu, sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan sumber daya manusia, Gubernur mengumumkan program beasiswa bagi mahasiswa di Sulawesi Tengah, yang diharapkan dapat membuka peluang pendidikan lebih luas bagi generasi muda.

    Terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Parigi Moutong dan Banggai, Gubernur menyampaikan dukungan penuh terhadap proses demokrasi yang berlangsung.

    Sebagai wujud kepedulian terhadap penguatan nilai keagamaan, Gubernur dan Tim Safari Ramadhan menyerahkan bantuan Al-Qur’an kepada pengurus Masjid An-Nur, sebagai bentuk dukungan terhadap sarana ibadah di wilayah tersebut.***

  • Husin Alwi Sampaikan Pikirannya Tentang Fokus Gubernur yang Baru: Komitmen & Konsistensi Jadi Prioritas Utama Hilangkan Kemiskinan

    Husin Alwi Sampaikan Pikirannya Tentang Fokus Gubernur yang Baru: Komitmen & Konsistensi Jadi Prioritas Utama Hilangkan Kemiskinan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Husin Alwi, ST adalah praktisi pemberdayaan masyarakat dan juga mantan Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Tengah ke 14, Rusdy Mastura bidang pemberdayaan dan percepatan penanggulangan kemiskinan menyampaikan pokok – pokok pikirannya berkaitan dengan Fokus Gubernur yang baru Anwar Hafid (AH) dan Wagub Reny A Lamadjido pada percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Sulawesi Tengah.

    Husin Alwi yang juga penerima Pin Emas dari pemerintahan Presiden Jendral Purnawirawan TNI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkat gagasan dan pendampingannya dalam program Padat Karya dan Program Daerah Pemberdayaan Masyarakat (PDPM) Kota Palu dimasa walikota Rusdy Mastura mengatakan komitmen dan konsistensi menjadi hal yang prinsip harus dimiliki Pemimpin dan perangkatnya termasuk didalamnya organisasi perangkat daerahnya (OPD).

    “Keselarasan pada pro poor policy, pro poor budgeting dan pro poor programing kaan menjadi salah satu indikator utama dalam pengarusutamaan percepatan Penanggulangan kemiskinan hari ini,” kata Husin Alwi.

    Ia menegaskan bahwa Komitmen dan Konsistensi dalam meminimalisir bahkan menghilangkan Inclusion error dan Ekslusion Error, atau bahasa sederhananya “orang yang berhak tidak dapat dan orang yang dapat bukan orang yang berhak”.

    “Hal ini harus menjadi prioritas utama, maka taat pada pemutahiran data kemiskinan daerah menjadi hal yang paling dibutuhkan termasuk detail pada analisa dimensi kemiskinan daerah,”sarannya.

    Kata sekretaris KONI Sulteng itu pada Intervensi program percepatan penanggulangan kemiskinan, sulteng butuh program yang revolusioner dan bersifat “Direct attack Poverty”.

    “Tapi kalau masih bersifat rembesan maka mustahil tingkat kemiskinan sulteng akan turun signifikan dibawah 10 % kedepannya,”terang Husin.

    Menurutnya belajar panjang di kota palu tahun 2015 lewat gerakan 2015; Palu Zero Poverty” dengan program unggulan Padat Karya dan PDPM menjadi program revolusioner yang pertama kali dapat signifikan menurunkan tingkat kemiskinan sampai sekitar 7, 24 %.

    “Maka Ekstra Ordinary Program dimaksud diatas baiknya dimiliki oleh pemerintahan Sulawesi Tengah diperiode ini,”terangnya.

    Husin Alwi mengatakan tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) yang dibentuk sesuai amanah Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2015 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan yang diketuai oleh Wakil Gubernur dan Gubernur sendiri selaku penanggungjawab sebaiknya menjadi garda terdepan dalam percepatan Penanggulangan kemiskinan di sulteng.

    “Diantaranya melakukan penguatan TKPKD dan secepatnya melakukan review terhadap Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) sesuai visi, misi dan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur BERANI (BERSAMA ANWAR – RENI/Y),”ungkapnya.

    Husin menjelaskan bahwa pengarusutamaan RPKD yang berorientasi pada percepatan penanggulangan kemiskinan, terkhusus pada kemiskinan ekstrem akan menjadikan seluruh perencanaan, intervensi program dan targeting percepatan penanggulangan kemiskinan berjalan terpadu, terukur dan berkelanjutan.

    Lebih teknis agar intervensi program penanggulangan Kemiskinan Ekstrem berjalan efektif maka sebaiknya intervensi program memprioritaskan pada 3 hal yakni :

    1. Kurangi Beban Masyarakat.
    2. Naikkan pendapatan Masyarakat.
    3. Fokus pada kantong – kantong Kemiskinan.

    Husin menyarakan, pengarusutamaan percepatan penanggulangan kemiskinan periode pemerintahan Anwar- Reny di Sulteng, baiknya menghindari program rembesan dan mestinya program yang bersifat “direct attack Poverty”.

    Sementara itu Gubernur Anwar Hafid dalam setiap pidatonya menyapaikan dua program prioritas dan segera dilaksanakan untuk mengurani beban rakyat.

    Adalah program Berani Cerdas dimana anak – anak masyarakat Sulteng mulai tahun ajaran baru 2025 ini akan mendapatkan beasiswa dari pemerintah provinsi Sulteng dibawah nahkoda Berani (Bersama Anwar – Reni/y).

    “Mulai tahun ajaran 2025 ini, anak anak Sulteng yang akan masuk kuliah diberikan beasiswa dari Pemprov Sulteng,”kata Gubernur Anwar dengan nada menjanjikan.

    Kemudian berani sehat, dimana masyarakat Sulteng hanya dengan kartu tanda penduduk (KTP) dapat dilayani berobat gratis di RSUD Undata dan Madani.

    Kenapa RSUD Undata dan Madani? Karena pemerintahan Gubernur Berani ini ingin menjadikan kedua RSUD itu sebagai percontohan pelayanan dan penanganan berobat bagi masyarakat hanya dengan KTP.

    “Beban rakyat kita adalah ketika hendak menyekolahkan anak – anaknya. Karena tanahnya pun bisa melayang demi melanjutkan pendidikan anak – anaknya, sehingga kalau hal itu terjadi maka masyarakat kembali miskin. Olehnya cara mengurangi beban masyarakat adalah dengan pendidikan gratis sampai ke perguruan tinggi yakni anak miskin bisa sekolah atau Sulteng Nambaso, termasuk mengratiskan pengobatan masyarakat,”tegas Anwar Hafid.***

  • Gebrakan Baru Di Indonesia, Ini Gaya Spiritual Anwar Hafid

    Gebrakan Baru Di Indonesia, Ini Gaya Spiritual Anwar Hafid

    “PERGESERAN PARADIGMA KEPEMIMPINAN”

    Oleh : Dr. SYARIF MAKMUR, M.Si
    (Arsiparis Ahli Utama Kementerian Dalam Negeri)

    Ilong (detaknews.id) – Mungkin ini sebuah gebrakan baru di Indonesia yang berani dilontarkan oleh seorang Pemimpin Pemerintahan level Gubernur yang memerintahkan jajarannya untuk menghentikan aktivitas Pemerintahan 30 menit sebelum azan berkumandang.

    Sepengetahuan penulis belum ada di Indonesia pemimpin sekelas gubernur, Bupati dan walikota yang secara lantang dan berani memerintahkan jajarannya untuk menghentikan aktivitas kerja pemerintahan dikala azan berkumandang.

    Apalagi ditambah dengan ultimatum, apabila ada Kepala Dinas atau Kepala OPD yang tidak mengindahkan nya akan diberhentikan dari Jabatannya.

    Thomas Kuhn (1964) seorang ahli fisika diabad ke 19 telah mengumandangkan konsep Paradigma, yang menurutnya tidak ada satupun konsep, teori hingga dalil yang dapat bertahan dalam kurun waktu tertentu, dan konsep atau teori itu akan mengalami pasang surut yang disebutnya paradigma.

    Namun, para analis dan penulis buku dibidang sosiologi pemerintahan (Inu Kencana: 2000), Ary Ginanjar Agustian (2010), Danah Zohar dan Ian Marshall (2001) dan lain-lain berkeyakinan bahwa paradigma kepemimpinan yang dilatar belakangi ajaran dan konsep ilahiah (Quran) akan bertahan terus dan tidak akan mengalami anomaly apalagi krisis sebagaimana di prediksi oleh Thomas Kuhn.

    Normal sains, anomaly dan krisis serta revolusi pemikiran merupakan sebuah siklus yang kerap terjadi dalam semua aspek kehidupan termasuk Paradigma Kepemimpinan.

    Sebagai mantan Bupati dan seorang birokrat, Kepemimpinan Anwar Hafid banyak terilhami dari ajaran-ajaran Ilahiah yang sangat diyakininya banyak membawa perubahan mendasar.

    Gerakan Sholat berjamaah tidak saja berpengaruh dalam Pemerintahan, tetapi akan berdampak kepada rumah tangga para ASN dan menghilangkan mental korupsi dan perilaku penyimpangan lainnya terutama kejahatan jabatan.

    Publik di Sulteng menyebutnya sebuah keberanian Anwar Hafid, mengapa? karena Birokrasi di Sulawesi Tengah tidak hanya terdiri dari Kaum Muslimin, tetapi ada juga dari saudara kita nasrani, hindu bahkan Budha.

    Sejak gubernur Sulteng dipimpin Azis Lamadjido, HB. Paliudju, Aminudin Ponulele, Longki Danggola hingga Rusdy Mastura, sepengetahuan penulis belum ada satupun dari mereka yang mengumandangkan gerakan sholat berjamaah di masjid saat waktu-waktu kerja ASN.

    Sekalipun Kualitas Ke-Islaman para mantan Gubernur tidak di ragukan, tetapi keberanian mereka tidak pernah terungkapkan sebagaimana yang digagas oleh Anwar Hafid.

    Menurut AH bahwa Presiden Jokowi saja setuju dengan ide dan gagasan nya itu.

    Gerakan Sholat berjamaah di masjid bagi para ASN adalah desain dan rancangan baru AH yang akan membentuk birokrasi Sulawesi Tengah lebih mempertajam disiplin, loyalitas dan kinerja. Praktek-praktek jual beli jabatan, perilaku korupsi dan kejahatan jabatan lainnya yang banyak ditemukan di era kepemimpinan masa lalu akan terkubur dengan sendirinya melalui gerakan sholat berjamaah di masjid.

    Publik membaca pikiran dan hati Anwar Hafid adalah sebuah langkah maju yang sangat diyakini akan membawa rakyat Sulawesi Tengah lebih sejahtera, maju dan mandiri sebagaimana janji Allah dalam Alquran bahwa dengan Sholat akan kuselesaikan masalahmu.

    Kalimat yang dikumandangkan oleh Muadzin dalam adzan hayyalasholah dan hayyalalfalah adalah panggilan untuk menuju kemenangan, yang dimaknai akan kucukupkan rezekimu, akan kuselesaikan masalahmu, akan kutempatkan engkau dalam jabatan yang engkau inginkan, dan lain-lain.

    Dan lebih dari itu Anwar Hafid meyakini dan banyak yang berkeyakinan bahwa masaalah-masalah pemerintahan di Sulawesi Tengah akan dapat diselesaikan dengan baik dan benar melalui Sholat.

    DISIPLIN, LOYALITAS DAN KINERJA ✓

    Argumentasi mendasar dapat dikemukakan bahwa dalam birokrasi di semua tingkatan pemerintahan membutuhkan ASN yang disiplin.

    Hanya dengan disiplin dalam semua aspek, birokrasi dapat berjalan secara benar dan baik. Faktor disiplin menjadi kunci utama dalam birokrasi.

    Banyak faktor atau variabel yang mempengaruhi disiplin seseorang, tetapi hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh Kepemimpinan terhadap disiplin sangat besar sebagaimana hasil penelitian Marzuki ( 2003) dan hasil penelitian Sudirman ( 2008).

    45 % disiplin dipengaruhi oleh Kepemimpinan sebagaimana hasil penelitian diatas.

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal yang pertama kali dihisab pada seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya.

    Maka, jika shalatnya baik, sungguh ia telah beruntung dan berhasil.

    Dan jika shalatnya rusak, sungguh ia telah gagal dan rugi. Jika berkurang sedikit dari shalat wajibnya, maka Allah Ta’ala berfirman, ‘Lihatlah apakah hamba-Ku memiliki shalat sunnah.’

    Maka disempurnakanlah apa yang kurang dari shalat wajibnya. Kemudian begitu pula dengan seluruh amalnya.” (HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan).

    Namun keutamaan dalam menjalankan shalat adalah di awal waktu.

    Hendaknya kita selalu berusaha untuk selalu shalat di awal membiasakan diri shalat di awal waktu membentuk karakter kita menjadi disiplin.

    Sesuai dengan hadits yang menyatakan bahwa shalat di awal waktu itulah yang paling afdhol.

    Dari hadist diatas menunjukkan bahwa instruksi atau perintah gubernur Anawar Hafid sangat urgent dan relevan. Apalagi sangat diyakini bahwa sholat itu menghindari perbuatan keji dan munkar.

    ASN tidak hanya dituntut disiplinnya, tetapi juga Kinerja nya atau hasil kerja.

    Hasil penelitian Muhammad Zainal Abidin ( 2013) tentang Keterkaitan sholat dengan kinerja menunjukkan bahwa Pengaruh sholat terhadap kinerja adalah sebesar 67,5 % dan sisanya sebesar 32,5 % dipengaruhi oleh disiplin.

    Hal ini membuktikan bahwa dua variabel dependen yaitu kinerja dan disiplin sangat dipengaruhi oleh Sholatnya.

    Hasil penelitian Wahyu Bagja Supemi (2018) menunjukkan bahwa pengaruh sholat terhadap hasil belajar adalah sebesar 73,6 %.

    Di era kecerdasan buatan (AI) saat ini dimana kemajuan teknologi informasi yang sangat canggih, banyak manusia yang menghabiskan waktunya di depan komputer dan laptop bahkan waktunya habis bermain computer, laptop dan HP.

    Tidak hanya masyarakat biasa, tetapi juga para ASN dalam kesehariannya, tidak untuk kerja yang produktif tetapi dihabiskan dengan bercengkerama dengan kecanggihan teknologi informasi yang bernama HP.

    Anwar Hafid sebagai gubernur yang baru ingin merubah kebiasaan-kebiasaan buruk para ASN dengan menggagas gerakan sholat berjamaah dilingkungan pemerintahan di Sulawesi Tengah.

    PATUT DIIKUTI OLEH PARA BUPATI DAN WALIKOTA ✓

    Kapasitas AH sebagai Ketua MCMI (Masyarakat Cinta Masjid Indonesia) Sulteng dinilai sangat efektif dalam merubah mental birokrasi di Sulteng.

    Sekalipun para Bupati dan Walikota bukan bawahan Gubernur, tetapi bila ajakan kebenaran dan kebaikan melalui Gerakan sholat berjamaah di masjid ini dilakukan oleh semua Bupati dan Walikota serta jajarannya dapat di prediksi bahwa Birokrasi Pemerintahan di Sulawesi Tengah akan mendapatkan prestasi dan kinerja pemerintahan yang membanggakan.

    Selain prestasi yang membanggakan juga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat Sulawesi Tengah, sehingga gaya kepemimpinan AH tidak saja mempengaruhi para birokrat atau ASN tetapi akan berdampak kepada ummat Islam Sulawesi Tengah untuk memakmurkan masjid yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan.

    Para Bupati dan walikota se Sulteng yang ingin melakukan perubahan, kemajuan dan kesejahteraan rakyatnya, maka gagasan/ide yang dilakukan bapak Gubernur Sulteng perlu diikuti dan sangat diyakini, seluruh rakyat akan mendukung pemimpin nya yang menempatkan kecerdasan spiritual sebagai kecerdasan yang utama mengalahkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional.***

  • Matangkan RPJMD, Gubernur Sulteng Prioritaskan Kemiskinan, Pendidikan, dan Kesehatan

    Matangkan RPJMD, Gubernur Sulteng Prioritaskan Kemiskinan, Pendidikan, dan Kesehatan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, memimpin rapat penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di ruang rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Sabtu (8/3/2025). Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng, Novalina, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Christina Shandra Tobondo, turut hadir dalam pertemuan ini.

    Dalam rapat tersebut, Anwar Hafid menegaskan bahwa RPJMD harus menjadi pedoman nyata dalam pembangunan daerah, bukan sekadar dokumen teoritis. Ia menyoroti tantangan utama yang masih dihadapi Sulawesi Tengah, mulai dari angka kemiskinan yang tinggi, pengangguran yang belum tertangani secara optimal, hingga keterbatasan infrastruktur yang menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menurutnya, banyak anak masih putus sekolah karena keterbatasan ekonomi, sementara petani dan nelayan belum mendapatkan nilai tukar yang layak atas hasil produksinya.

    Gubernur menekankan bahwa RPJMD harus berorientasi pada solusi konkret yang dapat dijalankan dan diukur keberhasilannya. Ia ingin memastikan bahwa program yang dirancang tidak hanya menjadi visi di atas kertas, melainkan bisa diwujudkan dalam kebijakan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Ia mengusung visi “Sulteng Nambaso”, yang berarti daerah ini harus maju di segala bidang dengan program-program strategis yang bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

    Di sektor pendidikan, Anwar Hafid berkomitmen meningkatkan akses bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem melalui beasiswa, termasuk bagi siswa berprestasi yang membutuhkan dukungan finansial. Sementara itu, di bidang kesehatan, ia menegaskan bahwa masyarakat Sulawesi Tengah harus memiliki jaminan layanan medis yang lebih inklusif. Ia berjanji menerapkan sistem pelayanan kesehatan di mana masyarakat cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan perawatan tanpa terkendala administrasi BPJS. Menurutnya, tidak boleh ada lagi warga yang ditolak berobat hanya karena kartu kepesertaan BPJS mereka menunggak.

    Pemerintah juga akan fokus menekan angka inflasi dengan menstabilkan harga bahan pokok, terutama di daerah terpencil yang sering menghadapi lonjakan harga akibat distribusi yang tidak merata. Selain itu, penguatan nilai-nilai budaya dan tradisi lokal akan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah. Gubernur ingin memastikan bahwa nilai-nilai seperti simtumarus atau semangat persatuan bisa diintegrasikan ke dalam kebijakan daerah agar Sulawesi Tengah memiliki karakter kuat dalam tata kelola pemerintahan dan kehidupan sosial.

    Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido dalam rapat tersebut menekankan pentingnya peningkatan layanan kesehatan dan akses teknologi bagi masyarakat. Ia menyoroti masih banyaknya daerah yang kesulitan mendapatkan sinyal komunikasi, sehingga masyarakat di wilayah terpencil harus naik ke bukit hanya untuk sekadar berkomunikasi. Ia menegaskan bahwa kondisi ini harus segera diperbaiki agar seluruh wilayah memiliki akses telekomunikasi yang layak.

    Di sektor kesehatan, dr. Reny menyoroti pentingnya layanan medis yang lebih menjangkau masyarakat pelosok. Menurutnya, tidak boleh ada lagi ibu hamil yang tidak mendapatkan layanan persalinan yang aman hanya karena fasilitas kesehatan jauh dari jangkauan. Ia ingin memastikan bahwa dokter dan tenaga medis bisa lebih aktif menjangkau masyarakat melalui sistem layanan yang lebih efisien.

    Kepala Bappeda Sulawesi Tengah, Christina Shandra Tobondo, menyampaikan bahwa penyusunan RPJMD ini harus berbasis data dan kondisi riil di lapangan. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, serta stakeholder lainnya agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

    “Kami ingin memastikan bahwa setiap program dalam RPJMD ini memiliki indikator keberhasilan yang jelas, sehingga dapat diukur secara objektif dalam pelaksanaannya,” ujarnya.

    Anwar Hafid dan Reny Lamadjido menargetkan rancangan awal RPJMD dapat masuk ke DPRD pada 17 Maret 2025. Sebelum itu, pemerintah provinsi akan menggelar konsultasi publik untuk menyerap aspirasi masyarakat dan memastikan program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah. Gubernur menegaskan bahwa kebijakan yang diambil dalam RPJMD ini harus berbasis pada kenyataan yang terjadi di masyarakat, bukan sekadar wacana politik.***

  • Pemprov Sulteng Bersafari Ramadhan, Dijamu Bukber oleh Wakil Bupati, Gubernur: Mari Bersatu Membangun Daerah

    Pemprov Sulteng Bersafari Ramadhan, Dijamu Bukber oleh Wakil Bupati, Gubernur: Mari Bersatu Membangun Daerah

    Ilong (detaknews.id) – Donggala – Tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah ke Donggala yang dipimpin Gubernur Anwar Hafid bersama Wagub Reny A Lamadjido dijamu buka puasa bersama (Bukber) oleh Wakil Bupati Donggala Taufik Burhan Jum’at petang (7/3-2025).

    Usai bukber dan salat magrib berjamaah, tim Safari Ramadhan Pemprov Sulteng bergerak menuju Masjid Raya Donggala untuk melaksanakan salat Isa berjamaah.

    Setelah salat Isa berjamaah di Masjid Raya Donggala Gubernur Anwar menyampaikan sambutannya mengajak seluruh masyarakat kembali bersatu membangun Donggala dan Sulawesi Tengah.

    “Mari kita tinggalkan sekat-sekat beda pilihan saat Pilkada. Saatnya sekarang kita bergandengan tangan bersatu membenahi dan membangun daerah Sulteng ini termasul Donggala,”ajak Gubernur Anwar.

    Ia juga menyampaikan 9 program BERANI. Dua program diantaranya yang segera dilaksanakan yakni Berani Cerdas dan Berani Sehat.

    “Berani cerdas ini pemprov memberikan beasiswa bagi anak-anak yang masuk kuliah tahun 2025 ini,”jelas Gubernur Anwar.

    Kemudian kata Gubernur Anwar Hafid berani sehat dimana masyarakat hanya dengan kartu tanda penduduk (KTP) masyarakat yang sakit dapat dilayani berobat secara gratis.

    “Kalau ada masyarakat Donggala yang sakit, masuklah ke RSUD Undata berobat, saya sudah perintahkan Direkturnya melayani bapak dan ibu. Kalau bapak dan ibu tidak dilayani, telpon saya agar saya tegur Direkturnya,”tutur Gubernur Anwar.

    Selain berani cerdas dan sehat, juga berani berkah yakni menggalakkan salat berjamaah di rumah Allah SWT (Masjid).

    “Karena dengan salat berjamaah di rumah Allah, Insya Allah, Allah akan menurunkan berkah di daerah kita ini,”kata Gubernur Anwar dengan mengutip firman Allah yang artinya sekiranya penduduk suatu Negeri beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, maka akan aku turunkan Berkah dari langit dan bumi pada penduduk Negeri itu.

    Selain salat berjamaah juga ada program Sulteng mengaji. Sulteng mengaji ini bagian dari program berani Berkah.

    Diakhir sambutannya Gubernur Anwar Hafid menyerahkan Alquran sebagai simbol Donggala mengaji yang sudah lebih dahulu digalakkan di Pemprov Sulteng sejak Berani (Bersam Anwar – Reni/y) dilantik dan masuk mengawali tugasnya sejak Senin (3/3-2025).***

  • Pererat Tali Silaturahmi, Rombongan DPP Partai Perindo Temui Gub Sulteng

    Pererat Tali Silaturahmi, Rombongan DPP Partai Perindo Temui Gub Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Rombongan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo Temui Gubernur Sulawesi Tengah (Gub Sulteng) Dr.Anwar Hafid, M.Si di ruang kerjanya Jum’at sore (7/3-2025).

    Adalah Bendahara Umum DPP Partai Perindo, Michael Victor Sianipar yang memimpin rombongam DPP Perindo itu.

    Ia didampingi Wakil Ketua Umum IV DPP Partai Perindo, Manik Marganamahendra dan serta Norcholis Mahendra saat melakukan kunjungan Silaturrahim dengan Gubernur Anwar Hafid.

    Dalam rombongan tersebut juga turut hadir anggota Dewan dari DPW Perindo Sulteng, Mahfud Masuara, Marchelinus, dan anggota DPRD Parimo Arnol.

    Gubernur Anwar Hafid menyambut baik kunjungan DPP Perindo.

    “Kunjungan ini dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi antara partai politik dan pemerintah daerah, serta membahas berbagai program yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomin dan pembangunan Provinsi Sulteng.

    Gubernur Anwar Hafid dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan Perindo adalah salah satu wujud kebersamaan antar partai politik yang selalu solid, yang tentunya akan memberi dampak positif bagi pembangunan daerah.

    Sementara itu, Michael Victor Sianipar, Bendahara Umum DPP Partai Perindo, mengungkapkan bahwa kunjungan ini adalah bentuk silaturahmi dengan Gubernur terpilih dan komitmen Partai Perindo untuk mendukung Sulawesi Tengah agar dapat berkembang sejajar dengan provinsi-provinsi maju lainnya di Indonesia.***

  • Safari Ramadhan di Sigi, Anwar-Reny Komitmen Sektor Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Prioritas

    Safari Ramadhan di Sigi, Anwar-Reny Komitmen Sektor Pendidikan dan Kesehatan Menjadi Prioritas

    Ilong (detaknews.id) – Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido dan Sekretaris Daerah Novalina, menghadiri Safari Ramadhan 1446 H di Masjid Al-Ikhlas, Desa Mpanau, Kecamatan Biromaru, pada Kamis malam (6/3/2025)

    Safari ramadhan ini juga turut dihadiri para Asisten, Staf Ahli Gubernur, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi Sulteng, Bupati Sigi dan jajarannya, tokoh agama, tokoh masyarakat, penceramah serta para jamaah.

    Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmen Pemprov. Sulteng dalam mewujudkan daerah yang maju dan berkelanjutan, dengan mengedepankan nilai religius, kebersamaan, dan keadilan sosial.

    Menurut Anwar, melalui program Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji pemerintah ingin menyeimbangkan pembangunan fisik dengan pembinaan moral dan spiritual masyarakat.

    “Bulan Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat silaturahmi,” ujarnya

    Ditegaskannya juga, dirinya bersama dr. Reny berkomitmen akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu.

    Ia juga menyoroti efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa meskipun pemangkasan anggaran, sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama dalam pemerintahannya.

    “Sudah satu minggu ini, saya rapat terus dengan seluruh perangkat daerah dan stakeholder karena ada efisiensi anggaran dari pusat. Tapi saya bilang, kalau di pusat dipangkas, maka saya juga akan memangkas di daerah. Namun, yang terpenting pendidikan dan kesehatan harus tetap berjalan,” ujar Anwar Hafid dihadapan para jamaah

    Terakhir, Anwar meminta doa dan dukungan kepada masyarakat Sulawesi Tengah agar dirinya dan kepala perangkat daerah yang baru dilantik dapat menepati janji kampanye pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

    Usai sholat tarwih, Gubernur dan perangkat daerah menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Al-Ikhlas, Desa Mpanau, Kecamatan Biromaru sebagai wujud kepedulian Pemprov Sulteng dalam mendukung sarana ibadah.***

  • Gubernur Sulteng Pastikan Jaringan Listrik di Morut Terkoneksi di Akhir Maret

    Gubernur Sulteng Pastikan Jaringan Listrik di Morut Terkoneksi di Akhir Maret

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menggelar audiensi dengan General Manager PLN Induk Pembangunan Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, di ruang kerjanya pada Kamis (5/3/2025). Pertemuan ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat Morowali Utara yang selama ini mengalami pemadaman listrik berkepanjangan.

    Dalam pertemuan tersebut, pihak PLN menyampaikan bahwa pembangunan jaringan listrik di wilayah itu masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung pada 28 Maret. Setelah jaringan selesai, Poso Energi akan langsung menyalurkan listrik ke daerah tersebut.

    Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa dirinya akan memastikan proses ini berjalan sesuai rencana. “Saya mengundang langsung GM PLN untuk berdiskusi secara khusus mengenai permasalahan jaringan di Morowali Utara. Beliau telah menjelaskan kendala yang ada, dan saat ini mereka masih membutuhkan waktu hingga 28 Maret untuk menyelesaikan pembangunan jaringan,” ujar Anwar Hafid.

    Gubernur juga menekankan pentingnya percepatan penyambungan listrik setelah jaringan selesai dibangun.

    “Saya akan berjuang semaksimal mungkin agar setelah jaringan selesai, Poso Energi segera mengalirkan listrik ke sana. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga menyangkut kehidupan masyarakat. Kita tidak bisa membiarkan mereka terus-menerus mengalami krisis listrik,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Gubernur Anwar Hafid memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal proses ini hingga tuntas.

    “Kami akan terus berkoordinasi dengan PLN dan Poso Energi agar tidak ada lagi kendala yang menghambat penyambungan listrik di Morowali Utara. Masyarakat berhak mendapatkan akses listrik yang stabil, dan kami akan memastikan itu segera terwujud,” pungkasnya.***