Daerah

Rujab Bupati Buol Diselimuti Semak Belukar

Foto Rujab Bupati yang terbengkalai dan diselimuti semak belukar./Foto dok group deadline-news.com – Sudirman Sija

Sudirman Sija (detaknews.id) – Buol – Dua periode dr. Amiruddin Rauf, S.Pog memimpin Kabupaten Buol dan akan mengakhiri masa jabatannya pada  16 Oktober 2022 mendatang, dengan meninggalkan Rumah Jabatan (Rujab) yang terbengkalai dan diselimuti semak belukar.

Berakhirnya masa jabatan dr. Amiruddin tersebut, meninggalkan banyak proyek pembangunan yang belum tuntas dan akan ditinggalkan lelaki yang akrab disapa dr.Rudy itu.

Mulai dari proyek sejumlah ruas jalan dalam kota Buol sampai pembangunan rumah jabatan (Rujab) Bupati Buol yang terkesan terbengkalai sampai saat ini.

Terbengkalainya proyek rujab Bupati Buol itu akibat pengerjaannya tidak tuntas. Awalnya dikerjakan proyek tersebut  pada tahun anggaran 2019, dengan  pagu anggaran sejumlah Rp. 4.973.927.000. (Miliar)

Adapun PT. Jedri Putra Mandiri yang dipercayakan oleh  pemerintah kabupaten Buol dalam mengerjakan proyek Rujab Bupati tersebut, Namun sayangnya tidak tuntas. Kini  kondisi rujab bupati itu sudah ditumbuhi semak belukar.

Kepala dinas pekerjaan umum  dan perumah rakyat (PUPR)  kabupten Buol  Friesa Agusfard, ST menjawab konfirmasi group deadline-news.com (detaknews.id) di ruang kerjanya pada rabu (21/09/2022) menjelaskan, proyek pembangunan rujab bupati Buol itu memang belum selesai pembangunannya.

“Karena kondisi anggaran kita, tidak mencukupi, makanya kami menganggarkan kembali pada tahun 2020, 2021 dan 2022,” ungkap Friesa.

“Namun  karena  pandemi covid 19, sehingga pembangunan rujab bupati buol sampai saat tidak lanjut,” tuturnya.

Friesa juga mengatakan, bahwa penyelesaian rujab tersebut tetap akan dituntaskan hingga tahun 2024 mendatang.

“Mulai kita anggaran kelanjutan pembangunan rujab tersebut hingga selesai, termasuk bangunan sarana pendukung lainnya, agar  rujab dapat ditempat bupati selanjutnya,” pungkasnya.

Friesa pun turut menjelaskan bahwa pihaknya akan menambah estimasi anggaran rujab bupati  sekitar Rp, 18  milayar. Dan  baru Rp, 4,973 miliyar yang sudah digunakan untuk pembangunan rujab Bupati itu.

“Kita anggaran kembali  kelanjutan pembangunan rujab tersebut pada tahun 2023 dan 2024, agar  tuntas  pembangunannya sehingga dapat  ditempati bupati selanjutnya,” ucapnya dengan nada optimis.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *