EkonomiKotaPeristiwaUtama

Akhir Tahun Tinggal Menghitung Hari, Polresta Palu Pastikan Harga Jual Beras Sudah Stabil: Pengimbauan Tetap Berjalan

AKP Ismail: Stok Beras Kita Masih Banyak dan Melimpah

Ilong (detaknews.id) – Palu – Polresta Palu bersama Bulog dan Diaperindag Kota Palu lakukan aktivitas pengecekan harga jual beras di Pasar Tradisional di wilayah Hukum Polresta Palu, Minggu (21-12/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 10:00-16:00 WITA itu menyasar pasar tradisional masomba dengan tujuan untuk menekan serta menjaga kestabilan harga jualnya.

Adapun dalam pelaksanaan pengecekan harga jual tersebut, berdasarkan pelaporan yang diperoleh dari Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail, SH, MH melalui Kanit Eksus IPDA Ridho mengatakan bahwa harga jual beras di wilayah hukum Polresta Palu telah stabil sesuai ketetapan pemerintah.

“Alhamdulillah setelah kami lakukan pengecekan harga jual beras premium, medium dan SPHP di Pasar Masomba, kami dapatkan harganya telah stabil sesuai harga eceran tertinggi (HET)-nya. Yakni Rp. 14,900/kg (Premium), Rp. 13,500/kg (medium) dan Rp. 12,500/kg (SPHP),” ungkap Kanit Eksus itu

“Tentunya ini telah sesuai dengan regulasi pemerintah yang berlaku,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa mereka akan terus berkoordinasi dan mengimbau harga jual beras agar bisa di tekan dan dikendalikan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Selaras dengan hal itu, Kapolresta Palu Kombes Deny Abrahams melalui Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail mengatakan akan terus melakukan pengimbauan kepada para pedagang agar mematuhi regulasi yang berlaku.

“Kami mengimbau kepada pedagang, agar menjual beras tidak melebihi HETnya. Karena jika kedapatan, akan kami berikan sanksi,” imbuh AKP Ismail.

“Dan kami juga mengimbau agar pedagang segera mengurus izin berdagangnya jika belum ada,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail itu juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan panik buying agar situasi tetap terkendali dan tertap kondusif.

“Untuk masyarakat, kami mengimbau agar tidak melakukan panik buying karena stok beras kita masih sangat melimpah,” tegas AKP Ismail mengakhiri.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *