Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Hari Ini Beasiswa Berani Cerdas Disalurkan, 267 Dari 500 Mahasiswa Telah Melengkapi Berkas

    Hari Ini Beasiswa Berani Cerdas Disalurkan, 267 Dari 500 Mahasiswa Telah Melengkapi Berkas

    Kami akan terus informasikan nama-nama penerima setiap harinya

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Dari rencana awal penyaluran beasiswa untuk 500 mahasiswa berani Cerdas, hari kini yang dapat dilayani baru 267 mahasiswa. Sebab sisanya 223 mahasiswa berkasnya dikembalikan untuk dilengkapi.

    “Jadi yang bisa dibayarkan beasiswa hari ini baru 267 mahasiswa dan sisanya menyusul setelah berkasnya lengkap,” kata Kabag Adpim pemprov Sulteng Erwin setelah mendapatkan data dan informasi dari Biro Kesra, Senin (21/7-2025) di Palu.

    Berikut ini uraian data dari Biro Kesra Sekdaprov Sulteng :

    1. Tgl 17 Juli 2025, Biro Kesra sdh membayarkan ke rekening masing mahasiswa sejumlah 20 orang.
    2. Tgl 18 Juli 2025, Biro Kesra menerima hasil verifikasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng sebanyak 267 orang mahasiswa, untuk proses pencairan selanjutnya.

    Dari 267 orang, 4 orang belum melengkapi dokumen.

    Berarti tidak sampai 500 mahasiswa dibayarkan hari ini karena dokumen masih dikembalikan untuk dilengkapi.

    “Jadi 223 mahasiswa belum dibayarkan, infox dikembalikan dokumennya untuk dilengkapi,” jelas Erwin.

    Sebelumnya telah diberitakan kabar gembira bagi masyarakat Sulteng, Senin hari ini (21/7-2025), 500san mahasiswa mendapatkan beasiswa program berani Cerdas dari pemerintah provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng).

    Demikian dikatakan Gubernur Sulteng Anwar Hafid (AH) melalui Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulteng YUDIAWATI V. WINDARRUSLIANA, SKM.,M.Kes menjawab media ini Minggu malam (20/7-2025) via chat di aplikasi whatsAppnya.

    Menurut Yudiawati untuk program berani cerdas sebanyak 52.000an yang sudah terverifikasi di Dukcapil dan yang sudah unggah berkas calon pendaftar 10.000an.

    “Sedangkan yang dinyatakan sah berkasnya 6.700an dan yang sudah diproses pembayaran senin besok (21/7-2025) Inshaa Allah 500an mahasiswa,” jelas Yudiawati.

    Disinggung soal keterlambatan pembayaran beasiswa 500san mahasiswa itu, Yudiawati menjelaskan kenapa lambat pembayaran karena masih ada croscek dari biro kesra untuk memastikan yang kami usulkan benar-benar tidak ada masalah lagi untuk dibayarkannya.

    “Inshaa Allah kami akan kirimkan setiap hari nama2 yg berhak menerima beasiswa,” aku Yudiawati.

    Disinggung soal total anggaran yang disiapkan pemprov Sulteng untuk program berani cerdas dalam bentuk beasiswa bagi mahasiswa, Yudiawati mengatakan sekitar Rp, 150 miliyat.

    “Saya tidak hapal karena bukan di kami tapi di biro kesra anggarannya. Kecuali dana bosda, parkerin dan beasiswa anak sma, smk, slb, Sekolah swasta dengan kami sesuai kewenangan,” ungkap Yudiawati.

    Ia mengatakan untuk anggaran Bosda kurang lebih Rp,45 miliyar. Sedangkan prakerin dikisaran Rp, 39 miliyar dan beasiswa untuk siswa tidak mampu di sekolah swasta kurang lebih Rp, 42 miliyar.

    Kepala Biro Kesejahteraan (Kesra) Pemprov Sulteng Drs.Awaludin, MM yang dikonfirmasi soal besaran anggara beasiswa untuk 500san mahasiswa yang akan dibayarkan senin besok (21/7-2025), meminta waktu sampai besok untuk mendapatkan data akurannya.

    “Iya, besok baru bisa di infokan , supaya tdk salah,”kata Awaludin.***

  • Gubernur Sulteng Resmikan Dermaga Anca: Ini Bentuk Keadilan Pembangunan

    Gubernur Sulteng Resmikan Dermaga Anca: Ini Bentuk Keadilan Pembangunan

    Ilong (detaknews.id) – Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid meresmikan Dermaga Desa Anca di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Jumat (18/7/2025), sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja dan pembukaan Festival Danau Lindu 2025.

    Peresmian ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konektivitas antarwilayah di sekitar Danau Lindu dan membuka akses lebih luas bagi pengembangan pariwisata serta pelayanan masyarakat.

    Didampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Ketua TP-PKK Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan, serta Bupati dan Wakil Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae dan Samuel Yansen Pongi. Anwar disambut hangat masyarakat setempat dalam prosesi adat dan acara ramah tamah di dermaga baru yang terletak di tepi danau tersebut.

    “Pembangunan dermaga ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bagian dari upaya menghadirkan keadilan pembangunan. Lindu, dengan segala potensi alam dan kearifan lokalnya, patut mendapatkan perhatian khusus,” ungkap Gubernur.

    Gubernur berharap dermaga ini dapat menjadi simpul baru pergerakan ekonomi dan pariwisata, sekaligus mempermudah pelayanan antarwilayah dan antardesa di sekitar danau.

    Setelah meresmikan dermaga, Gubernur dan rombongan menuju Balai Adat Anca untuk makan adat bersama tokoh adat setempat.

    Ia menambahkan bahwa kawasan Lindu harus dijaga dari eksploitasi dan keserakahan manusia. Menurutnya, keindahan alam Danau Lindu hanya bisa dipertahankan bila manusia hidup bersahabat dengan alam.***

  • Gubernur Sulteng Sambangi Kabupaten Sigi, Resmikan Infrastruktur dan Buka Festival Budaya di Danau Lindu

    Gubernur Sulteng Sambangi Kabupaten Sigi, Resmikan Infrastruktur dan Buka Festival Budaya di Danau Lindu

    Ilong (detaknews.id) – Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, melakukan kunjungan kerja ke kawasan Danau Lindu, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Jumat (18/7/2025).

    Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur dasar, meningkatkan konektivitas, serta melestarikan budaya lokal di kawasan konservasi yang kaya nilai sejarah dan keindahan alam.

    Bersama rombongan yang terdiri dari Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr.Reny A.Lamadjido,Sp.PK,M.Kes, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos, Wakil Bupati Sigi, Dr. Samuel Yansen Pongi, SE, M.Si, General Manager PLN UID Suluttenggo, serta sejumlah pejabat pemprov dan pemkab, Gubernur bertolak dari kediaman pribadi pukul 06.08 WITA.

    Dalam perjalanan menuju Lindu, rombongan sempat singgah di Desa Sadaunta untuk menyapa warga dan menikmati secangkir teh hangat di warung sederhana, mencerminkan kedekatan pemimpin daerah dengan masyarakat.

    Setibanya di Desa Puroo, sambutan hangat datang dari siswa-siswi SD Puroo dan SD BK Puroo, serta masyarakat Lindu yang dikenal ramah dan menjunjung slogan, “Lindu Bikin Rindu.”

    Tiga agenda utama menjadi fokus kunjungan gubernur kali ini. Pertama, peresmian jaringan listrik desa di Desa Olu sebagai bagian dari program pemerataan energi untuk kawasan terpencil. Kedua, peresmian dermaga penyeberangan di Desa Anca untuk mendukung mobilitas antarwilayah dan pengembangan sektor pariwisata. Ketiga, pembukaan Festival Danau Lindu 2025 di Desa Tomado, yang menjadi ajang tahunan pelestarian budaya dan promosi ekowisata.

    Kehadiran Gubernur disambut secara adat dengan prosesi “Menpantodui”, yakni tradisi penghormatan bagi tamu kehormatan yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Lindu. Ia juga dikenakan pakaian adat Siga oleh Majelis Adat Lindu sebagai simbol penerimaan dan penghormatan.

    Upacara adat dibuka dengan tarian Raego, simbol syukur dan kegembiraan masyarakat atas kunjungan kepala daerah. Setelah prosesi adat, Gubernur bersama rombongan mengunjungi pasar lokal di sekitar Danau Lindu, sebelum melanjutkan perjalanan menyeberangi danau menuju sebuah pulau berjarak 17 menit dari Desa Anca untuk berziarah ke makam Maratenga – situs budaya yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya Provinsi Sulawesi Tengah.

    Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam penguatan pelayanan dasar, peningkatan infrastruktur desa, dan pelestarian warisan budaya masyarakat Lindu. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk menjadikan kawasan Danau Lindu sebagai salah satu poros pengembangan ekowisata dan kebudayaan daerah.***

  • Gubernur dan Wagub Sulteng Disambut Adat Menpantodui saat Tiba di FDL

    Gubernur dan Wagub Sulteng Disambut Adat Menpantodui saat Tiba di FDL

    Ilong (detaknews.id) – Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, M.Si bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Ketua TP PKK Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, serta Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi tiba di kawasan Danau Lindu, Kabupaten Sigi, Jumat (18/7/2025), untuk membuka Festival Danau Lindu Tahun 2025.

    Kedatangan Gubernur dan rombongan hangat tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga lima desa di Kecamatan Lindu. Prosesi penyambutan dilakukan secara adat, diawali dengan tarian Meaju dan dilanjutkan upacara sakral Menpantodui, yakni penghormatan adat tertinggi bagi tamu penting yang pertama kali menginjakkan kaki di Lindu.

    Tak hanya itu, masyarakat Lindu juga menggelar prosesi Mantimbe, yaitu penyembelihan kerbau yang diawali dengan Tarian Raego sebagai ungkapan syukur dan suka cita atas kehadiran pemimpin daerah mereka.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa kagum dan bangganya terhadap kekayaan budaya serta keasrian alam Lindu yang tetap terjaga.

    “Memang tidak salah taglinenya itu ‘Lindu Bikin Rindu’, karena masih jauh dari polusi. Alam ini memberi kita kehidupan, tentu ada timbal balik yang harus diberikan manusia kepada alam. Manusia itu tidak boleh serakah pada alam,” ujar Gubernur.

    Lebih lanjut, Anwar Hafid menegaskan pentingnya memperlakukan alam sebagai sahabat, bukan objek eksploitasi.

    “Kalau kita anggap alam sebagai sahabat, karena mereka juga makhluk Tuhan, maka mereka akan menjaga dan melindungi kita. Tapi kalau kita tidak bersahabat, mereka bisa jadi musuh dan melawan kita. Dan manusia tidak berdaya ketika alam melawan,” tandasnya.

    Ia juga mengapresiasi masyarakat Lindu yang selama ini hidup selaras dengan lingkungan, menjadikan Lindu sebagai contoh daerah yang bersahabat dengan alam.

    “Lindu adalah contoh di mana manusia bersahabat dengan alam. Kita jaga dengan baik, Lindu akan tetap lestari, tetap indah, dan menjadi laboratorium untuk kita mencintai serta bersahabat dengan alam. Jangan sampai ada manusia serakah yang datang mengobok-ngobok daerah ini,” tegasnya.

    Festival Danau Lindu Tahun 2025 merupakan bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf RI dan dirangkaikan dengan berbagai agenda penting seperti peresmian jaringan listrik di Desa Olu dan peresmian dermaga di Desa Anca.

    Festival ini sekaligus menjadi simbol komitmen bersama dalam membangun Lindu sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya dan kelestarian lingkungan.***

  • Sidak Kantor Sekretariat Daerah, Gubernur Sulteng Tinjau Fasilitas dan Kedisipinan ASN

    Sidak Kantor Sekretariat Daerah, Gubernur Sulteng Tinjau Fasilitas dan Kedisipinan ASN

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di lingkungan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (17/7/2025).

    Sidak tersebut bertujuan untuk memastikan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) serta meninjau secara langsung kondisi fasilitas penunjang kerja. Peninjauan dilakukan di sejumlah unit kerja, di antaranya : Biro Hukum, Biro Ekonomi, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, serta ruang kerja para asisten.

    Kesempatan itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menelusuri setiap ruangan kerja, mengecek kehadiran pegawai, sekaligus meninjau kelayakan fasilitas umum, seperti: kamar mandi dan perlengkapan pendukung aktivitas kerja ASN.

    Di sela kunjungannya, Gubernur Dr.Anwar Hafid berdialog dengan pegawai untuk menggali informasi terkait jumlah personel serta dinamika kerja masing-masing unit kerja.

    Ia juga memberikan motivasi kepada jajaran ASN agar terus berkomitmen memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

    Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk membangun tata kelola pemerintahan yang profesional. Selain mendorong kedisiplinan ASN, sidak juga ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui perbaikan lingkungan dan fasilitas kerja.***

  • BMKG Audiensi dengan Gubernur Sulteng, Bahas Kualitas Udara di Kawasan Industri

    BMKG Audiensi dengan Gubernur Sulteng, Bahas Kualitas Udara di Kawasan Industri

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan audiensi bersama Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, di ruang kerja gubernur, pada Kamis (17/7/2025).

    Pertemuan ini membahas kondisi kualitas udara di wilayah industri, khususnya di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara, merespons perhatian Komisi V DPR RI.

    Kepala Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW) BMKG, Asep Firman Ilahi, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengukuran kualitas udara di lima titik lokasi, yakni tiga di Morowali dan dua di Morowali Utara. Hasil pengamatan menunjukkan pentingnya pengawasan kualitas udara secara berkelanjutan di kawasan tersebut.

    Sebagai langkah konkret, BMKG mengusulkan pemasangan alat pemantau kualitas udara otomatis di lima titik tersebut. Alat ini beroperasi secara mandiri dan memungkinkan pengawasan udara secara real-time. Pemasangan alat hanya memerlukan shelter atau rumah pelindung sebagai tempat instalasi.

    Sementara, Gubernur Dr. Anwar Hafid menyambut baik usulan tersebut. Ia pun mendorong agar pemasangan alat pemantau kualitas udara diperluas ke seluruh kawasan industri di Sulawesi Tengah.

    Menurutnya, pemantauan lingkungan harus menjadi bagian dari kebijakan perlindungan masyarakat terhadap dampak aktivitas industri.

    “Ini penting untuk menjaga kesehatan warga dan memastikan aktivitas industri tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ujarnya.

    Selain membahas isu pencemaran udara, BMKG juga melaporkan kondisi cuaca terkini di Kota Palu dan sekitarnya, sebagai bagian dari tugas pelayanan meteorologi kepada pemerintah daerah.

    Audiensi ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara BMKG dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperkuat respons terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi dampak ekologis di masa mendatang.***

  • Pemprov Sulteng Bersama Kejati Sulteng Gelar Gala Dinner, Sambut Kajati Baru: Siap Bersinergi

    Pemprov Sulteng Bersama Kejati Sulteng Gelar Gala Dinner, Sambut Kajati Baru: Siap Bersinergi

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah menggelar ramah tamah/gala dinner dalam rangka menyambut kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah yang baru yakni bapak N. Rahmat R, SH. MH.

    Bertempat di Ballroom Hotel Santika, kegiatan ramah tamah/gala dinner Kejati berlangsung hikmad dan penuh dengan kehangatan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur & Wakil Gubernur  Sulawesi Tengah, Pemprov Sulteng, Stakeholder dan Forkopimda Sulteng.

    Lebih lanjut, kegiatan tersebut dibuka dengan persembahan tari boko-boko dan dilanjutkan dengan kegiatan santap malam bersama. Tak hanya itu, AH Home Band juga turut memeriahkan kegiatan gala dinner tersebut dengan membawakan beberapa lagu-lagu dari group band nasional.

    Adapun dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kajati Sulteng), N. Rahmat R, SH., MH mengungkapkan bahwa dirinya siap untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah khususnya untuk membersihkan kota Palu.

    “Terima Kasih banyak atas disambutnya saya di Kota Ini, saya menyampaikan bahwa saya siap bersinergi dengan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam khususnya untuk mengamankan Kota Palu dan Sulawesi Tengah,” ungkap Kajati Sulteng sambil mengakhiri sambutannya.

    Lebih lanjut, Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dalam sambutannya mengatakan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Mantan Kajati Sulteng dan Kajati Sulteng yang baru.

    “Saya beserta masyarakat Sulawesi Tengah mengapresiasi kinerja bapak mantan Kajati dan Wakajati Sulteng, karena banyajnya prestasi yang dilakukan,” ucap Gubernur itu.

    “Saya juga mengapresiasi dan menyambut kedatangan bapak Kajati Sulteng yang baru, dan juga akan melakukan sinergi dengan beliau agar Sulteng bisa jadi lebih baik lagi kedepannya,” pungkasnya.

    Tak hanya itu, Gubernur Anwar Hafid juga mengatakan ia meminta dukungan dari Kajati Sulteng yang baru untuk pembangunan Sulteng kedepannya.

    “Saat ini, saya dan ibu Reny sudah memasuki 5 bulan menjabat dari masa dilantik. Dan saat ini kami sedang membenahi Sulteng, kami mohon agar Pak Kajati yang baru mau membantu kami dalam pembangunan Sulteng kedepannya,” imbuh mantan Bupati Morowali 2 Periode itu.

    “Saya juga bersama wakil saya memiliki Nawacita yang dikemas dalam nama BERANI, yakni 9 Program BERsama Anwar-Reni/y. Kalau pak Presiden Punya Astacita, maka kami punya Nawacita,” tutur Gubernur Anwar Hafid Mengakhiri sambutan.

    Kemudian memasuki akhir dari kegiatan Gala Dinner Pemprov bersama Kajati Sulteng, kegiatan ditutup dengan pemberian tanda mata dengan menyanyikan beberapa lagu dari Kajati Sulteng yang baru, Bapak Gubernur Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido.***

  • Fokus Pulihkan Hutan Dari Cengkraman Tambang, Gubernur Anwar Hafid: Hutan Sangat Penting Bagi Ekosistem

    Fokus Pulihkan Hutan Dari Cengkraman Tambang, Gubernur Anwar Hafid: Hutan Sangat Penting Bagi Ekosistem

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyatakan komitmennya untuk mengatasi ketimpangan tata ruang hutan yang selama ini kerap tumpang tindih dengan izin usaha pertambangan (IUP). Dalam pertemuan dengan Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, Anwar Hafid menegaskan pentingnya penataan ulang tata kelola hutan agar lebih adil, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat.

    Anwar Hafid menjelaskan, bahwa Menhut juga memiliki pandangan yang sama dengan dirinya. Bahwa hutan harus dikembalikan dari cengkeraman tambang. Sebab hutan sangat penting bagi keberlangsungan ekosistem di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tengah.

    “Penataan tata kelola hutan sehubungan dengan pertambangan, Pak Menteri sangat concern untuk memberi perhatian khusus terhadap pengelolaan hutan,” kata Anwar Hafid, Rabu (16/7/2025).

    Gubernur menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial untuk menciptakan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan ekologi. Menurutnya, investasi di sektor pertambangan tetap dapat berjalan, namun harus dikawal dengan prinsip kelestarian alam.

    Bahwa Sulawesi Tengah tidak alergi terhadap investasi. Tetapi, investasi harus taat dan patuh pada aturan tata ruang hutan yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Aturan ini dibuat agar investasi tetap berjalan dan masyarakat masih bisa mengambil manfaat dari hutan.

    “Sehingga investasi bisa jalan dan hutan tetap lestari dengan baik sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat disekitarnya,” tegas Anwar Hafid.

    Langkah ini merupakan bagian dari upaya Gubernur Anwar Hafid dalam menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, sekaligus memastikan bahwa potensi sumber daya alam Sulawesi Tengah dapat dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab.

    Dengan dukungan Kementerian Kehutanan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan menindaklanjuti berbagai persoalan tata ruang dan perizinan melalui pendekatan kolaboratif serta evaluasi menyeluruh terhadap izin-izin yang ada, guna mencegah konflik sosial dan kerusakan lingkungan di masa mendatang.***

  • Paparkan Proyeksi Kenaikan Pendapatan Daerah, Gubernur: Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Pemicunya

    Paparkan Proyeksi Kenaikan Pendapatan Daerah, Gubernur: Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Pemicunya

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si memaparkan proyeksi kenaikan pendapatan daerah Provinsi Sulteng untuk tahun anggaran 2025.

    Hal ini disampaikan pada Rapat Paripurna Masa Persidangan ke-III Tahun Kesatu DPRD Provinsi Sulteng dalam agenda Penyampaian Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025, di ruang rapat utama DPRD, Senin (14/7).

    Pendapatan daerah diproyeksikan akan menyentuh angka 5,754 Triliun Rupiah dalam postur APBD 2025.

    Jika dibedah terdapat beberapa indikator yang memberikan sumbangsih signifikan, antara lain dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 2,537 Triliun Rupiah, pendapatan transfer sebesar 3,178 Triliun Rupiah, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 38,274 Miliar Rupiah.

    Kenaikan ini ungkap gubernur, erat kaitannya dengan beberapa faktor seperti pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah pada kuartal I yang mencapai 8,69 %.

    “Pada kuartal I 2025, (ekonomi) Sulawesi Tengah tumbuh sebesar 8,69 % dan memberikan kontribusi sebesar 1,6 % terhadap perekonomian nasional dan kontribusi sebesar 24 % terhadap perekonomian Pulau Sulawesi,” ujarnya tentang efek domino positif dari pertumbuhan ekonomi Sulteng terhadap nasional dan regional.

    Selain itu, sektor industri pengolahan, terutama hilirisasi nikel diakuinya, juga memberikan andil positif bagi pertumbuhan ekonomi Sulteng.

    Tak hanya itu, sektor-sektor penopang seperti sektor pertambangan dan penggalian, konstruksi, dan perdagangan, serta kinerja pembangunan lewat sinergitas pemda, pemerintah pusat investor dan dunia usaha, sambungnya turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Sulteng yang melesat tinggi.

    “Capaian pertumbuhan yang tinggi ini menjadi modal kuat dalam mencapai target sasaran pembangunan tahun 2025, khususnya target pertumbuhan ekonomi tahun 2025 pada kisaran 10 % sampai dengan 10,5 %,” ucapnya optimis.

    Rapat dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sulteng H. Arus Abdul Karim dengan dihadiri anggota legislatif dari fraksi-fraksi serta jajaran eksekutif pemerintah provinsi meliputi Sekprov Dra. Novalina, M.M, para staf ahli gubernur, asisten dan kepala perangkat daerah.

    (Ro Adpim Setdaprov Sulteng)

  • RPJMD Provinsi Sulteng Segera Disahkan, Gubernur: Sudah Sinkron Dengan RPJMN

    RPJMD Provinsi Sulteng Segera Disahkan, Gubernur: Sudah Sinkron Dengan RPJMN

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si memastikan bahwa rancangan RPJMD Provinsi Sulteng Tahun 2025-2029 yang akan disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), telah sinkron dengan RPJMN 2025-209.

    Penegasan ini disampaikan pada Rapat Paripurna Masa Persidangan ke-III Tahun Kesatu DPRD Provinsi Sulteng di ruang rapat utama DPRD, Senin (14/7).

    Di kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid juga menekankan pentingnya keterpaduan antara Asta Cita dengan Nawa Cita BERANI dalam rangka mencapai Trisula Pembangunan Nasional yang mencakup pertumbuhan ekonomi tinggi yang berkelanjutan, penurunan angka kemiskinan dan peningkatan kualitas SDM.

    “Langkah konkret untuk pencapaian Trisula Pembangunan tersebut, terdapat 83 Kegiatan Prioritas Utama yang memiliki daya ungkit tinggi terhadap pencapaian sasaran pembangunan nasional dalam RPJMN. Selanjutnya dari 83 Kegiatan Prioritas Utama tersebut, sebanyak 24 yang terdistribusi di Provinsi Sulawesi Tengah dan telah diintegrasikan dan diselaraskan dengan agenda prioritas pembangunan daerah 9 (Nawa Cita) BERANI dalam rancangan akhir RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah,” jelasnya memaparkan.

    Lima di antara 24 Kegiatan Prioritas Utama yang mencuat seperti upaya pemerintah provinsi dalam percepatan penurunan angka kematian ibu dan anak; revitalisasi sarana dan prasarana sekolah serta madrasah guna peningkatan kualitas pendidikan; pembangunan infrastruktur jaringan ketenagalistrikan beserta digitalisasinya; pengembangan kawasan sentra produksi pangan; dan pengembangan hilirisasi nikel sebagai salah satu sektor unggulan.

    Selain itu, rancangan perda RPJMD telah melalui serangkaian tahapan dengan mempedomani petunjuk teknis dari Kementerian Dalam Negeri.

    Secara kronologi, diawali dari penyusunan rancangan teknokratik RPJMD Provinsi Sulteng Tahun 2025-2029, lalu penyusunan rancangan awal RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029.

    Kemudian penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029 pada 17 Maret 2025.

    Berlanjut lagi dengan pembahasan bersama DPRD mengenai Rancangan Awal RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029 pada tanggal 14 hingga 22 Mei 2025.

    Sementara tahapan di tingkat pusat yang dilalui, antara lain: konsultasi Rancangan Awal RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029 di Ditjen Bina Bangda Kemendagri RI pada 2 Juni 2025 dan pendampingan penyelarasan RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029 dengan RPJMN Tahun 2025-2029 oleh Kementerian PPN/Bappenas yang rampung pada 1 Juli 2025.

    “Semoga rapat paripurna rancangan peraturan daerah tentang RPJMD Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2025-2029 ini dapat berjalan lancar sampai pada proses penetapan ranperda menjadi peraturan daerah,” harap Gubernur Anwar Hafid menutup sambutan.

    Rapat dibuka langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sulteng H. Arus Abdul Karim dengan dihadiri anggota legislatif dari fraksi-fraksi serta jajaran eksekutif pemerintah provinsi meliputi Sekprov Dra. Novalina, M.M, para staf ahli gubernur, asisten dan kepala perangkat daerah.***