Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Profesi Kesehatan Sulteng Kompak Lawan Stunting dan AKI-AKB, Wagub Sulteng: Harus Kompak dan Solid Demi Masyarakat

    Profesi Kesehatan Sulteng Kompak Lawan Stunting dan AKI-AKB, Wagub Sulteng: Harus Kompak dan Solid Demi Masyarakat

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wagub dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes mengapresiasi pengukuhan Forum Komunikasi Profesi Kesehatan Sulteng yang diketuai Dr. dr. Ketut Suarayasa, M.Kes., M.H.

    Forum kolaboratif ini menghimpun berbagai profesi kesehatan mulai dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, fisioterapis, psikolog, apoteker, ahli gizi, hingga sanitarian.

    Semua bersatu dalam semangat kolektif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya menekan angka stunting dan kematian bayi serta ibu melahirkan.

    “Jangan berhenti kompak, jangan berhenti solid untuk melayani masyarakat,” pesan wagub saat menghadiri acara di gedung pogombo, Sabtu (26/4).

    Pengukuhan pagi itu turut dirangkai dengan pelaksanaan seminar kesehatan, Berani Sehat : Bersinergi Cegah Stunting dan Turunkan AKI-AKB.

    Terkait upaya menekan AKI-AKB, Wagub dr. Reny Lamadjido menyodorkan ide Gubernur Dr.H. Anwar Hafid, M.Si yang mewajibkan keluarga memasang bendera di depan rumahnya sebagai penanda ada anggota keluarganya yang hamil.

    Dengan upaya ini, warga di lingkungan tersebut akan ikut bertanggungjawab dalam membantu dan menjaga keselamatan ibu hamil.

    Diharapnya juga lewat seminar ini dapat menghasilkan rekomendasi dan strategi inovatif menuju Sulteng Nol Stunting dan Nol Kematian Ibu-Bayi.

    “Semoga kita mendapat pola kolaborasi untuk bekerjasama dengan pemerintah provinsi,” tegasnya untuk mengatasi masalah kronis, stunting dan AKI-AKB.

    Sementara Ketua Forum dr. Ketut Suarayasa dalam sambutannya menuturkan 20 organisasi profesi kesehatan sudah resmi bergabung di wadah ini dan diprediksi akan bertambah lagi jumlahnya.

    “Mungkin akan ada lagi, OP (Organisasi Profesi) yang masuk,” sebutnya.

    Untuk program kegiatan terdekat lanjutnya, forum akan melakukan aksi intervensi penurunan stunting secara terfokus di Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala.

    Selain itu forum akan melaksanakan kegiatan Fun Run 5K dengan target 5000 peserta, 25 Mei nanti.

    Kegiatan pengukuhan dan seminar dihadiri perangkat daerah terkait, pengurus organisasi profesi kesehatan dan mahasiswa lintas ilmu kesehatan dari berbagai kampus negeri dan swasta di Sulteng.***

  • Lepas Ratusan Peserta Sulteng Tahura Trail Run 2025, Wagub Sulteng: Ini Bukan Hanya Tentang Olahraga, Tapi Rasa Kecintaan Alam

    Lepas Ratusan Peserta Sulteng Tahura Trail Run 2025, Wagub Sulteng: Ini Bukan Hanya Tentang Olahraga, Tapi Rasa Kecintaan Alam

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, secara resmi melepas ratusan peserta ajang lari alam bertajuk Sulteng Tahura Trail Run di kawasan wisata Bukit Soeharto, Desa Ngata Baru, Kabupaten Sigi, Sabtu (26/4/2025) pagi.

    Event olahraga berbasis alam ini menjadi wadah promosi wisata sekaligus sarana edukasi pelestarian lingkungan. Dalam sambutannya, Wagub Reny menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan yang memadukan aktivitas fisik dengan kesadaran ekologis.

    “Trail run bukan hanya tentang olahraga, tapi juga tentang mencintai alam dan memperkenalkan potensi wisata daerah,” ujarnya.

    Reny turut mengenang masa remajanya di era 90-an, ketika pertama kali mengunjungi lokasi yang kini menjadi arena trail run. Saat itu, ia datang bersama almarhum ayahnya, Abdul Azis Lamadjido (mantan Gubernur Sulteng) dalam rangka menyambut Presiden Soeharto. Momen tersebut menjadi bagian dari sejarah penamaan lokasi ini sebagai Bukit Soeharto.

    “Tempat ini punya kenangan tersendiri bagi saya. Dulu sebelum jadi apa-apa, saya pernah ke sini waktu masih SMA,” kenangnya.

    Sulteng Tahura Trail Run tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum untuk membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian kawasan konservasi. Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Sulteng, khususnya misi Berani Sehat dan Berani Harmoni dalam Program 9 Berani.

    Pemerintah daerah berharap event serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan guna memperkuat posisi Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto sebagai destinasi ekowisata unggulan di Sulawesi Tengah.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kehutanan Sulteng Muhammad Nenk, Kepala Balai Taman Nasional Lore Lindu Titik Wurdiningsih, Sekretaris Dinas ESDM Sulteng, perwakilan BKSDA, Balai PPI, Pemkab Sigi, serta kepala UPT KPH se-Sulteng.***

  • Gubernur Anwar Hafid Harap Kerjasama Makin Erat saat Mengantar Keberangkatan Dubes Ceko

    Gubernur Anwar Hafid Harap Kerjasama Makin Erat saat Mengantar Keberangkatan Dubes Ceko

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Pagi masih gelap saat Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, bersama Kepala Badan Kesbangpol Drs. Arfan, M.Si, tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri, Sabtu (26/4).

    Mereka datang bukan untuk kunjungan dinas biasa, melainkan mengantar keberangkatan tamu istimewa: Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Ceko untuk Indonesia, Mr. Jaroslav Dolecek, bersama istri, Madam Magdalena Doleckova.

    Tepat pukul 06.20 Wita, pesawat komersial yang ditumpangi pasangan diplomatik itu lepas landas menuju Jakarta, meninggalkan kesan mendalam atas kunjungan singkat mereka di Palu, Sulawesi Tengah.

    Dalam momen perpisahan itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan kehormatan Dubes Dolecek dalam rangka peresmian kantor diplomatik di Jln Kijang Palu.

    “Kunjungan ini sangat berarti bagi kami. Kami berharap kerjasama antara Republik Ceko dan Indonesia, khususnya Sulawesi Tengah, bisa memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah,”ujarnya.

    Kehadiran perwakilan diplomatik negara Eropa Tengah tersebut dinilai menjadi sinyal positif bagi upaya internasionalisasi daerah.

    Selain membuka peluang kerjasama disegala sektor, momen ini sekaligus memperkuat jalinan persahabatan antardua negara, khususnya Wilayah Sulawesi Tengah.***

  • Gubernur Anwar Hafid Ajak KKIG Sulteng Dukung Program 9 BERANI

    Gubernur Anwar Hafid Ajak KKIG Sulteng Dukung Program 9 BERANI

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Nuansa kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa dalam acara Halal Bihalal Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Provinsi Sulawesi Tengah 1446 H yang digelar di Hotel Santika Palu, Jumat malam (25/4/2025).

    Ratusan warga Sulawesi Tengah asal Gorontalo berkumpul dalam suasana penuh kehangatan, menjadikan Halal Bihalal KKIG malam itu bak reuni besar yang sarat makna.

    Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, hadir langsung dalam acara itu. Ia didampingi Kepala Badan Kesbangpol Sulteng, Drs. Arfan, M.Si.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Dr.Anwar Hafid mengajak seluruh warga KKIG Sulteng mendukung penuh Program 9 BERANI yang tengah digencarkan Pemprov Sulteng.

    Ia pun menilai bahwa Sulawesi Tengah dan Gorontalo memiliki banyak kesamaan, baik secara geografis maupun demografis, dan berharap hal itu dapat menjadi dasar untuk membangun kerja sama antardaerah yang lebih erat.

    Acara juga dihadiri Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, MM, beserta Ketua TP PKK Gorontalo Nani Ismail dan jajaran perangkat daerah Lingkup Pemprov Gorontalo.

    Selanjutnya, Gubernur Anwar Hafid menekankan dua program utama dari 9 BERANI, yaitu BERANI Cerdas dan BERANI Sehat.

    BERANI Cerdas meliputi program beasiswa untuk pelajar berprestasi dan kurang mampu di Sulteng.

    “Tadi pagi saya cek, sudah ada 32 ribu yang mendaftar,”ungkapnya.

    Selain itu, Sulawesi Tengah saat ini mencatat lompatan besar dalam bidang kesehatan melalui Program BERANI Sehat yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Program ini telah menjamin layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, membuka akses luas untuk berobat di seluruh Indonesia.

    Dengan pencapaian ini, Sulawesi Tengah menjadi salah satu provinsi prioritas dalam mencapai Universal Health Coverage (UHC).

    Ia pun juga memastikan, KKIG Sulteng dapat mengakses Program 9 BERANI asalkan telah memiliki KTP Sulteng.

    Sementara itu, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari masyarakat Sulteng. Ia juga mengucapkan permohonan maaf lahir dan batin dalam suasana Idul Fitri di bulan Syawal.

    Ia pun berharap Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Sulawesi Tengah dapat menjadi mitra strategis dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang dicanangkan di Sulawesi Tengah.

    Turut hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Palu, H. Usman, SH, MH, Ketua DPP KKIG Pusat Dr. H. Safrudin Mosii, dan Ketua DPD KKIG Sulteng, Ir. H. Syaifullah Djafar, M.Si.***

  • Dorong Peradilan Hubungan Industrial di Morowali dan Morut, Gubernur Sulteng Instruksikan Disnakertrans untuk Usulkan Lembaga Peradilan ke MA

    Dorong Peradilan Hubungan Industrial di Morowali dan Morut, Gubernur Sulteng Instruksikan Disnakertrans untuk Usulkan Lembaga Peradilan ke MA

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid,M.Si menerima audiensi perwakilan Federasi Nasional Pembela Buruh Indonesia (FNPBI) Sulawesi Tengah, Rizal, di ruang kerjanya, Jumat, (25/4/2025).

    Pertemuan tersebut membahas persoalan ketenagakerjaan yang mencuat di kawasan industri Morowali dan Morowali Utara.

    Turut hadir dalam audiensi itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulteng, Arnold Firdaus, serta Kabid PHIWASNAKER Firdaus Karim.

    Gubernur Dr.Anwar Hafid menyoroti maraknya insiden hubungan industrial yang membutuhkan penyelesaian hukum. Saat ini, proses penyelesaian masih bergantung pada Peradilan Hubungan Industrial di Palu, yang dinilai membutuhkan waktu dan sumber daya

    “Untuk memudahkan akses keadilan bagi para pekerja, saya minta agar Morowali dan Morowali Utara memiliki Peradilan Hubungan Industrial sendiri,” ujarnya.

    Sebagai langkah konkret, Ia pun menginstruksikan Kepala Dinas Nakertrans beserta jajaran untuk segera mengajukan surat resmi ke Mahkamah Agung, guna mengusulkan pembentukan lembaga peradilan dimaksud bagi dua kabupaten industri tersebut.

    Langkah ini, menurut Gubernur Anwar, merupakan bagian dari program BERANI Melindungi, sebagai bentuk perlindungan aktif terhadap hak-hak buruh di tengah pesatnya pertumbuhan industri di Sulawesi Tengah.

    Tak hanya itu, Beliau juga mengungkapkan rencana pembentukan kantor gabungan dinas atau perwakilan gubernur di setiap kabupaten.

    “Semua cabang dinas kita akan bergabung di sana nanti,” ucapnya.

    Untuk merealisasikan rencana tersebut, Ia akan menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk menyiapkan revisi peraturan daerah mengenai struktur organisasi perangkat daerah agar dapat dilaksanakan mulai tahun depan.***

    Sumber: Biro Administrasi Pimpinan

  • Kabar Gembira untuk Petani dan Nelayan Sulteng, Gubernur Resmikan SRC: Inovasi Pirolisis ‘Sulap’ Plastik Jadi BBM Untuk Petani dan Nelayan

    Kabar Gembira untuk Petani dan Nelayan Sulteng, Gubernur Resmikan SRC: Inovasi Pirolisis ‘Sulap’ Plastik Jadi BBM Untuk Petani dan Nelayan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Dr H. Anwar Hafid, M.Si meresmikan Sulteng Recycle Center (SRC), sebagai aktualisasi program BERANI Bersih yang dicetuskan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sulteng.

    SRC merupakan fasilitas pengolahan sampah berbasis teknologi pirolisis yang berlokasi di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) pada Jum’at siang (25/4).

    Pirolisis dapat mengubah sampah plastik yang sulit didaur ulang menjadi BBM lewat proses pemanasan bersuhu tinggi.

    Bayangkan saja, 10 kilogram sampah plastik dapat ‘disulap’ menjadi 10 liter BBM untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat khususnya petani dan nelayan.

    Gubernur dalam sambutannya mengapresiasi DLH dan pihak korporasi lewat penyerahan CSR berupa mesin pirolisis yang berguna menanggulangi limbah plastik sekaligus menghadirkan solusi energi alternatif ke masyarakat berbasis pemberdayaan.

    BBM hasil pirolisis nantinya dapat digunakan nelayan untuk mengoperasikan perahu dan bagi petani untuk menghidupkan mesin-mesin pertanian, dan hal tersebut akan berkontribusi dalam mendukung program BERANI Panen Raya dan BERANI Tangkap Banyak.

    “Bekali nelayan dan petani dengan mesin ini supaya bisa memproduksi bahan bakar sendiri sehingga bisa menekan biaya produksi,” harapnya.

    Dengan jalan ini, petani dan nelayan akan proaktif membersihkan lingkungan dengan mengumpulkan sampah-sampah plastik untuk dikonversi menjadi BBM sebagai upaya mewujudkan kemandirian energi berbasis komunitas.

    “Satu kelompok tani/nelayan satu mesin (pirolisis) nanti tinggal mereka sendiri cari sampahnya untuk dijadikan BBM,” terangnya untuk rencana memperluas penerapan inovasi yang bermanfaat ke lingkungan dan masyarakat.

    Menyertai gubernur, Kadis Lingkungan Hidup Dr. Yopie Morya Immanuel Patiro, S.H., M.H dan perwakilan korporasi CV Bumi Batuan Mandiri.***

    Sumber: Ro Adpim Setdaprov Sulteng

  • Ikuti Rapat Secara Daring, Wagub Sulteng Bahas Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Sulawesi Tengah

    Ikuti Rapat Secara Daring, Wagub Sulteng Bahas Pengembangan Perekonomian dan Pembangunan Sulawesi Tengah

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp. PK, M.Kes selaku Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah, mengikuti rapat awal pembentukan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) secara Daring di ruang kerja Wakil Gubernur. Jum’at, (25/25).

    Rapat tersebut membahas tentang pengembangan perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sulawesi Tengah, Pendampingan Penyelarasan Muatan Ekonomi Syariah (KNEKS) pada RPJPN dan RPJPD 2025-2029 yang membahas penyelarasan muatan ekonomi syariah dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD)

    Rapat ini merupakan bagian dari upaya untuk memperbaharui komitmen seluruh kepala daerah dalam melanjutkan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah masing-masing.

    “Selain itu, rapat ini juga bertujuan untuk memperkuat ketahanan perekonomian nasional dengan melihat ekonomi dan keuangan syariah sebagai arus baru yang dapat berjalan beriringan dengan ekonomi konvensional,” ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama, Ibu Yosita, Plt. Direktur Jasa Keuangan Syariah, KDEKS menyampaikan peran dalam memajukan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia memiliki tanggung jawab untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional melalui pengembangan ekonomi syariah.

    Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) hadir sebagai katalisator dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

    Hadir pada rapat tersebut diantaranya Manajemen Eksekutif KDEKS

    1. Direktur Eksekutif Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS);
    2. Kepala Sekretariat Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS);
    3. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi;
    4. Kepala Biro Perekonomian Provinsi.

    Pada rapat tersebut, Wakil Gubernur, Reny, di dampingi Kepala OPD terkait diantaranya, Kepala Biro Perekonomian Yuniarto Pasman, SH, Kabag kebijakan perekonomian, Riska Dwi Putri, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Sulteng. Serta Pejabat Tekhnis terkait lainya.***

  • Buol Terapkan BERANI Sehat, Bentuk Dukungan Terhadap Realisasi Program Pemerintah Provinsi Sulteng

    Buol Terapkan BERANI Sehat, Bentuk Dukungan Terhadap Realisasi Program Pemerintah Provinsi Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Buol – Bagai gayun bersambut, program Berani Sehat cukup dengan KTP dilayani berobat, kini mulai diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mokoyurli, Kabupaten Buol.

    Rumah Sakit Umum Buol ini, kini menghadirkan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan melalui Aplikasi Sehati.

    Cukup dengan menunjukkan KTP, masyarakat dapat memperoleh pelayanan medis tanpa perlu mengurus status kepesertaan BPJS terlebih dahulu.

    Inisiatif ini merupakan bagian dari Program “Berani Sehat” yang diinisiasi oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, dan dr. Reny Lamadjido yang resmi diluncurkan pada 13 April 2025.

    “Kami telah membuka layanan berbasis Aplikasi Sehati yang memudahkan masyarakat. Jika sebelumnya pasien harus mendatangi Dinas Sosial untuk mengurus BPJS, sekarang cukup menunjukkan KTP kepada petugas kami,” terang Direktur RSUD Mokoyurli Buol, dr. Hj. Mariati A. Ismail, pada Kamis (24/4/2025).

    Meski demikian, pasien rawat jalan tetap diwajibkan membawa surat rujukan dari Puskesmas.

    Sedangkan untuk pasien rawat inap, layanan dapat langsung diberikan apabila bersedia dirawat di kelas 3 sesuai ketentuan teknis Program Sehati.

    Bagi pasien dengan kondisi gawat darurat, bisa langsung ditangani di UGD.

    Program ini sangat membantu masyarakat, termasuk mereka yang berasal dari luar Kabupaten Buol.

    Asalkan menggunakan KTP yang beralamat di wilayah Sulawesi Tengah, pelayanan tetap bisa diakses di RSUD Mokoyurli. Sementara itu, peserta yang sudah memiliki layanan BPJS tetap akan dilayani melalui jalur BPJS seperti biasa.

    Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, dalam kegiatan sosialisasi Aplikasi Sehati menegaskan bahwa Program Berani Sehat membawa banyak kemudahan, termasuk aktivasi otomatis kartu BPJS yang sebelumnya nonaktif, tanpa harus menyelesaikan tunggakan terlebih dahulu.

    “Ini merupakan inisiatif strategis Pemprov Sulteng untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat,” tutup dr. Mariati.

    Sementara, menukil dari laman Sultengprov.go.id, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan tekadnya untuk meluncurkan program Berani Sehat guna memenuhi hak hidup masyarakat Sulawesi Tengah.

    Dalam sebuah rapat khusus yang membahas program Berani Sehat bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulteng dan para Bupati.

    Anwar Hafid menyatakan bahwa program tersebut bukan hanya sebuah program populis, tetapi merupakan tanggung jawabnya sebagai pemimpin untuk memastikan hak dasar rakyat terpenuhi.

    “Ini bukan hanya sekadar program populis; kesehatan dan pendidikan adalah hak asasi rakyat. Jika kita tidak menanganinya, maka akan menjadi beban dosa bagi pemimpin,” jelas Anwar Hafid.**

  • Terima Kunjungan Direktur PT. Poso Energy, Gubernur Sulteng Dorong Percepatan PLTA Sungai Laa

    Terima Kunjungan Direktur PT. Poso Energy, Gubernur Sulteng Dorong Percepatan PLTA Sungai Laa

    Gubernur Sulteng Terima Direktur PT. Poso Energy, Dorong Percepatan PLTA Sungai Laa

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid,M.Si menerima audience Direktur PT. Poso Energy, Ir. Alimuddin Sewang beserta rombongan di ruang kerjanya pada Jumat (25/4/2025).

    Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam pemenuhan kebutuhan energi di wilayah Sulteng, khususnya melalui pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

    Turut hadir mendampingi Gubernur, Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (Cikasda), Andi Rully Djanggola, Kasub Pendapatan Ryan Darmawan, serta Supardin.

    Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas peran PT. Poso Energy dalam menyediakan pasokan listrik yang andal melalui pembangkit eksisting serta menjaga transparansi dalam pemanfaatan sumber daya air.

    “Pembangunan PLTA sangat penting untuk mendukung ketersediaan energi dan percepatan pembangunan di Sulawesi Tengah,” ujarnya.

    Ia pun menaruh harapan besar pada proyek PLTA Sungai Laa agar segera terealisasi dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

    Tak hanya itu, Gubernur juga menyoroti perlunya distribusi listrik yang merata. Ia menyebut masih terdapat 89 desa di Sulteng yang belum teraliri listrik.

    “Kami akan mendorong PLN untuk mengoptimalkan distribusi,” katanya.

    Sementara itu, Direktur PT. Poso Energy, Ir. Alimuddin, mengatakan kunjungannya selain sebagai ajang silaturahmi juga untuk melaporkan kegiatan perusahaan yang dilakukan, terutama yang sejalan dengan Program 9 BERANI, di antaranya : BERANI Menyala.

    Ia menjelaskan, PLTA Sungai Laa masih memiliki izin aktif dan akan segera dilanjutkan. “Kami memohon dukungan dari Pemerintah Provinsi agar pembangunan ini berjalan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.***

    Sumber: Biro Administrasi Pimpinan

  • Pemprov Sulteng Gelar Upacara Hari Otda, Gubernur Sampaikan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah Pusat-Daerah

    Pemprov Sulteng Gelar Upacara Hari Otda, Gubernur Sampaikan Pentingnya Kolaborasi Pemerintah Pusat-Daerah

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXIX Tahun 2025 di Lapangan Pogombo, Palu, pada Jumat pagi (25/4).

    Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, Wagub dr.Hj.Reny A.Lamadjido,Sp.PK,M.Kes, Sekda Dra.Novalina,MM, para pejabat tinggi pratama, administrator, pengawas, dan ASN di lingkup Pemprov Sulteng. Dahri Saleh didapuk sebagai perwira upacara, sementara Kabag Pemerintahan Muhammad Husni menjabat sebagai komandan upacara.

    Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan sambutan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional.

    “Indonesia adalah negara besar, bukan hanya dari sisi jumlah penduduk dan luas wilayah, tetapi juga karena kekayaan budaya, sumber daya alam, dan potensi daerah,” sebutnya. Namun, lanjutnya, potensi itu tidak akan maksimal tanpa sinergi antartingkatan pemerintahan.

    Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini disebut sebagai refleksi atas pentingnya relasi yang harmonis dan produktif antara pusat dan daerah demi menyongsong satu abad Indonesia merdeka.

    Ia pun mendorong seluruh elemen pemerintahan, khususnya di daerah, untuk membangun tata kelola yang baik dan pelayanan publik yang lebih adaptif serta inovatif.

    “Semoga semangat otonomi daerah senantiasa menjadi motor penggerak bagi terwujudnya pemerintahan yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata,”ujar Gubernur Dr.Anwar Hafid mengutip pernyataan Mendagri Tito Karnavian.

    Usai pelaksanaan upacara, Gubernur bersama Forkopimda bergeser ke ruang kerja untuk mengikuti upacara peringatan secara virtual yang dipusatkan di Balikpapan, Kalimantan Timur.***

    Sumber: Biro Administrasi Pimpinan