Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Terima Audiensi Kepala BLKM, Gubernur Anwar Hafid Dukung Penuh Lepkes Expo 2025 di Sulawesi Tengah

    Terima Audiensi Kepala BLKM, Gubernur Anwar Hafid Dukung Penuh Lepkes Expo 2025 di Sulawesi Tengah

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menerima audiensi Kepala Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Makassar, Rustam, S.Si., M.Kes., di ruang kerjanya, Selasa (30/9/2025). Pertemuan berlangsung hangat dengan suasana kekeluargaan. Turut mendampingi gubernur, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, Wayan Apriani, SKM., M.Epid., serta Kepala UPT Lebkesda Provinsi Sulawesi Tengah, dr. Ryzqa, M.Kes.

    Dalam pertemuan itu, Kepala Balai Rustam menyampaikan undangan resmi kepada Gubernur Anwar Hafid untuk membuka Lepkes Expo 2025, yang akan dihadiri perwakilan Laboratorium Kesehatan Regional 8 meliputi Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

    Agenda expo yang dijadwalkan pada 30 Oktober hingga 31 Oktober 2025 itu mencakup pameran alat kesehatan lapangan, simposium, dan workshop. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia laboratorium kesehatan agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan di bidang kesehatan. Rangkaian expo juga akan dipadukan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional.

    Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyatakan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Lepkes Expo 2025 di Sulawesi Tengah.

    “Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan memberikan dukungan penuh. Saya berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah sudah bangkit pascagempa dan siap menjadi tuan rumah berbagai event nasional,” pungkasnya.***

  • Wagub Reny Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ke-60 di Sulteng

    Wagub Reny Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ke-60 di Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila ke-60 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang digelar di Lapangan Pogombo, Selasa (1/10/2025).

    Upacara yang mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya” berlangsung khidmat, dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, ASN, serta pelajar.

    Pada kesempatan itu, Andi Kamal Lembah, SH., M.Si., Kepala Dinas Kebudayaan, sebagai perwira upacara. Sedangkan komandan upacara dipimpin oleh Muh. Husni A.M.S Pettawali, S.STP., M.AP., Kepala Bagian Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tengah. Serta Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, HM Arus Abdul Karim, dipercaya membacakan naskah ikrar yang menjadi bagian penting dari rangkaian upacara. Pembacaan ikrar tersebut menegaskan komitmen bersama untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan perekat persatuan bangsa.

    Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam mempertahankan ideologi bangsa, sekaligus memperkokoh tekad bersama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Jalannya upacara penuh makna dan memberikan pesan moral bagi seluruh peserta untuk terus menanamkan semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.***

  • Gubernur Anwar Hafid Paparkan Komitmen Berani Sejahtera pada Program Gubernur Menyapa di RRI Palu

    Gubernur Anwar Hafid Paparkan Komitmen Berani Sejahtera pada Program Gubernur Menyapa di RRI Palu

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, hadir sebagai narasumber dalam program Gubernur Menyapa yang disiarkan RRI Palu, Rabu (1/10/2025). Dalam dialog tersebut, Gubernur memaparkan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program Berani Sejahtera, yang menjadi payung besar dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    Menurut Gubernur, kesejahteraan bukan sekadar terpenuhinya kebutuhan dasar, tetapi juga bagaimana masyarakat merasakan berkurangnya beban hidup sehari-hari sekaligus memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang.

    “Tugas pemerintah adalah memastikan masyarakat terbantu beban hidupnya, lalu diberi peluang untuk menambah pendapatan. Itulah semangat Berani Sejahtera,” jelasnya.

    Sejumlah program prioritas telah dijalankan untuk mendukung visi tersebut. Di bidang pendidikan, hadir Berani Cerdas yang memberikan beasiswa dan bantuan pendidikan agar anak-anak Sulawesi Tengah bisa menempuh sekolah hingga perguruan tinggi tanpa terkendala biaya. Di bidang kesehatan, melalui Berani Sehat, masyarakat cukup membawa KTP untuk mendapatkan layanan dasar di fasilitas kesehatan.

    Selain itu, program Berani Lancar diarahkan pada pembangunan infrastruktur, khususnya jalan produksi, guna memperlancar distribusi hasil pertanian, perikanan, dan usaha masyarakat.

    “Jika akses terbuka, biaya produksi berkurang, dan masyarakat bisa lebih mudah meningkatkan pendapatannya,” tegas Gubernur.

    Gubernur juga menekankan pentingnya membuka ruang investasi dan hilirisasi sektor unggulan seperti pertanian dan perikanan untuk menciptakan lapangan kerja baru. “Masyarakat kita punya semangat kerja yang tinggi. Pemerintah hadir untuk membuka akses dan peluang, sehingga mereka bisa mandiri dan berdaya,” ujarnya.

    Menutup dialog, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa program Berani Sejahtera adalah wujud komitmen nyata Pemprov Sulteng dalam membangun daerah secara inklusif. “Kami ingin seluruh masyarakat merasakan manfaat pembangunan, dengan pendidikan yang terjangkau, kesehatan yang terjamin, dan kesempatan kerja yang terbuka lebar,” pungkasnya.

    Gubernur Anwar Hafid juga berkesempatan melakukan dialog interaktif bersama sejumlah pendengar RRI Palu. Dalam sesi tersebut, Gubernur menerima langsung aspirasi, pertanyaan, dan masukan masyarakat mengenai berbagai program pembangunan, termasuk bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Dialog ini semakin menguatkan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk senantiasa hadir, mendengar, dan menindaklanjuti kebutuhan rakyat.***

  • Cek Seluruh Kendaraan Dinas Pemprov, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Tertib Penggunaan

    Cek Seluruh Kendaraan Dinas Pemprov, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Tertib Penggunaan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, didampingi Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Novalina, melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan terhadap seluruh kendaraan dinas lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Sidak berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Senin (29/9/2025).

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan bahwa pengecekan kendaraan dinas merupakan bagian dari upaya penataan aset daerah. Ada dua hal utama yang menjadi perhatian, yaitu kondisi fisik kendaraan dan kesesuaian penggunaannya dengan aturan yang berlaku.

    “Yang pertama, kami ingin mengecek fisik kendaraan apakah masih ada, berapa usianya, layak digunakan atau tidak, serta bagaimana perawatannya. Yang kedua, memastikan kendaraan tersebut digunakan sesuai dengan ketentuan, karena ada aturan yang jelas tentang siapa berhak menggunakan kendaraan dengan kapasitas mesin tertentu, baik untuk pimpinan, pejabat eselon II, III, maupun IV,” jelas Gubernur.

    Dari hasil sidak, ditemukan sejumlah kendaraan dinas yang telah berusia lebih dari tujuh tahun. Menyikapi hal itu, Gubernur menginstruksikan agar kendaraan yang sudah tidak layak pakai segera dilelang untuk mengurangi biaya pemeliharaan, sekaligus memungkinkan pengadaan unit baru yang lebih efisien dan efektif.

    “Penertiban peralatan ini adalah bagian dari pelaksanaan program Berani Berintegritas. Kita ingin memastikan bahwa aset pemerintah digunakan secara tertib, transparan, dan sesuai aturan,” tegasnya.

    Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintahan serta mengoptimalkan penggunaan anggaran daerah.***

  • Gubernur Sulteng Terima Audiensi Google for Education, Bahas Penguatan Sekolah Digital

    Gubernur Sulteng Terima Audiensi Google for Education, Bahas Penguatan Sekolah Digital

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menerima audiensi dari Country Lead Google for Education Indonesia di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (25/9/2025). Hadir dalam pertemuan tersebut Tifani dan Surya selaku perwakilan Google for Education serta perwakilan sekolah dan siswa SDN 5 Palu, bersama Yudiawati V. Windarrusliana dan Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah, Wahyu Agus Pratama.

    Dalam kesempatan itu, pihak Country Lead Google for Education Indonesia memaparkan program Sekolah Digital yang kini telah menjangkau 191 sekolah di 24 provinsi dan 62 kota/kabupaten di Indonesia. Menariknya, salah satu sekolah rujukan Google yang pertama di Indonesia berada di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Selain Buol, tercatat ada 11 sekolah di Morowali, satu sekolah di Kota Palu, serta beberapa sekolah di Poso dan Tolitoli yang telah bergabung dalam program ini.

    Tifani menjelaskan, sekolah yang terpilih dalam program tersebut akan memperoleh berbagai manfaat, mulai dari branding nasional, AI coding program, pertemuan antar sekolah digital, sertifikasi siswa, hingga komunitas belajar untuk saling menguatkan. “Ini forum yang membantu sekolah-sekolah naik kelas menjadi sekolah digital, dengan dukungan teknologi pendidikan terbaru,” ujarnya.

    Sementara Surya menambahkan, meski program ini telah berjalan di tingkat SD dan SMP, masih terbuka peluang untuk memperluas ke jenjang SMA dan SMK. “Harapan kami, siswa yang sudah terbiasa belajar digital sejak SD dan SMP, tidak kehilangan momentumnya ketika melanjutkan ke SMA dan SMK. Untuk itu, kami siap berdiskusi dengan pemerintah provinsi agar jenjang pendidikan atas juga dapat bertransformasi digital,” jelasnya.

    Audiensi ini turut menampilkan testimoni langsung dari siswa yang telah menggunakan Chromebook. Mereka menceritakan pengalaman membuat surat resmi melalui Google Docs, hingga menyusun presentasi interaktif di Google Slides tentang topik siklus air. Hal ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan kepercayaan diri siswa.

    Gubernur Anwar Hafid menyambut positif inisiatif ini. Ia menilai digitalisasi pendidikan menjadi kebutuhan mendesak untuk mencetak generasi muda yang siap bersaing di era teknologi. “Kami berkomitmen mendukung sekolah-sekolah di Sulawesi Tengah agar tidak tertinggal dalam transformasi digital. Dengan kolaborasi bersama Google for Education, kami yakin kualitas pendidikan kita akan semakin maju,” tegasnya.

    Dengan adanya dukungan teknologi ramah bandwidth seperti Chromebook dan layanan internet satelit Starlink, diharapkan sekolah-sekolah di daerah terpencil pun dapat menikmati akses pendidikan digital yang merata. **

  • Anwar Hafid, Gubernur Pendidikan yang Dorong Akses Belajar untuk Semua

    Anwar Hafid, Gubernur Pendidikan yang Dorong Akses Belajar untuk Semua

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si hadir sebagai narasumber dalam program Selamat Pagi Indonesia yang ditayangkan secara langsung dari Studio 1 Metro TV, pada Rabu (10/9/2025).

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperluas akses pendidikan melalui program Nawacita BERANI, khususnya BERANI Cerdas.

    Menurutnya, BERANI Cerdas dirancang untuk memberikan akses pendidikan gratis bagi siswa SMA/SMK/SLB di Sulawesi Tengah. Selain itu, program ini juga menyediakan beasiswa bagi mahasiswa melalui jalur afirmasi untuk keluarga kurang mampu serta jalur prestasi dengan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,0 atau bukti prestasi lain, seperti anggota Paskibraka maupun atlet berprestasi.

    Selain itu, Program BERANI Cerdas merupakan kebutuhan dasar masyarakat Sulawesi Tengah yang wajib dipenuhi pemerintah provinsi.

    Pemprov Sulawesi Tengah tahun ini mengalokasikan anggaran beasiswa bagi 80 ribu mahasiswa. Namun, setelah verifikasi, jumlah penerima yang memenuhi syarat tercatat 54 ribu mahasiswa. Dari jumlah itu, beasiswa telah tersalurkan kepada 13.555 mahasiswa.

    Ia juga menekankan, realisasi program ini membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota. Ia menilai Nawacita BERANI memiliki benang merah dengan program pendidikan di daerah, sehingga perlu dijalankan secara sinergis/selaras.

    Pemerintah provinsi juga mendorong kebijakan Wajib Belajar (WAJAR) 13 tahun, dimulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SMA.

    Dalam dialog yang dipandu Gadis Bianca, host Metro TV, ditayangkan pula testimoni Salsa, mahasiswa Universitas Tadulako, yang menjadi penerima manfaat BERANI Cerdas. Salsa berharap program ini terus berlanjut agar lebih banyak anak Sulawesi Tengah bisa melanjutkan kuliah.

    “Terima kasih kepada Bapak Gubernur Pendidikan Sulawesi Tengah atas adanya program ini. Kami sangat merasa terbantu,”kata Salsa.

    Menutup dialog, Gubernur Dr.Anwar Hafid mengajak masyarakat Sulawesi Tengah untuk memanfaatkan program pendidikan yang ada. Ia menegaskan, pendidikan adalah panglima dalam meningkatkan kualitas hidup.

    “Jangan lihat kendalanya, tapi lihat komitmen besar dari pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat,”pungkasnya.

    Biro Administrasi Pimpinan

  • Gubernur Sulteng Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan

    Gubernur Sulteng Dorong Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan

    Ilong (detaknews.id) – Poso – Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Staf Ahli Bidang SDM, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah Ihsan Basir, SH, LL.M menghadiri dies natalis dan wisuda Sekolah Tinggi Teologi (STT) GKST Tentena, pada Kamis (4/9/2025).

    Turut hadir, Perwakilan Bupati Poso, Unsur Forkopimda Poso, Pimpinan Perguruan Tinggi Kristen GKST STT Gereja Kristen Sulawesi Tengah, Para dosen dan segenap Civitas Akademika STT Tentena.

    Melalui Staf Ahli Bidang SDM, Pengembangan Kawasan, dan Wilayah, Gubernur Dr.Anwar Hafid menekankan pentingnya pendidikan inklusif yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, toleransi, dan keberagaman.

    Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademis, tetapi juga dari peranannya dalam menciptakan masyarakat yang adil, berkeadilan sosial, dan berkelanjutan.

    “Kita hidup di tengah masyarakat majemuk. Pendidikan harus menjadi alat pemberdayaan, menghilangkan diskriminasi, dan membangun solidaritas dalam bingkai keragaman,”terangnya.

    Ia juga menyinggung pentingnya pendidikan lingkungan di tengah tantangan kerusakan alam dan perubahan iklim. Pendidikan, ujarnya, perlu menanamkan kepedulian ekologis sejak dini agar generasi mendatang memiliki kesadaran menjaga keberlanjutan hidup.

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjutnya, terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan melalui program BERANI Cerdas, yang dirancang untuk memperluas akses dan layanan pendidikan bagi masyarakat. Selain itu, Pemprov juga mendorong program BERANI Sehat guna memperkuat layanan kesehatan masyarakat.

    “Kombinasi pendidikan dan kesehatan yang baik diharapkan melahirkan masyarakat Sulteng yang cerdas sekaligus sehat, sehingga mampu berkontribusi optimal bagi pembangunan daerah,” ucapnya.

    Terakhir Ia mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga untuk berkarya di masyarakat. “Generasi Sulteng harus cerdas intelektual, sekaligus kaya moral dan spiritual,” katanya.***

  • Gubernur: BERANI Cerdas Solusi Agar Anak Sulteng Tak Putus Kuliah

    Gubernur: BERANI Cerdas Solusi Agar Anak Sulteng Tak Putus Kuliah

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menepis anggapan pendaftaran program beasiswa BERANI Cerdas ‘ribet’ dan berbelit-belit.

    Justru persyaratan program telah banyak dilonggarkan untuk memudahkan dan meningkatkan jumlah pendaftar program.

    Misalnya saja, syarat IPK diturunkan dari 3,7 hingga 3,0 dan batas usia pendaftar ditambah hingga 25 tahun dari awalnya 20 tahun.

    Bahkan pendaftaran manual ke dinas pendidikan provinsi dapat dilakukan seumpama pendaftar terkendala jaringan internet karena tinggal di daerah pelosok.

    Terbaru, Pemprov Sulteng lanjutnya segera ber-MoU dengan berbagai universitas agar surat keterangan kuliah sebagai bukti validitas penerima beasiswa adalah mahasiswa aktif bisa dilakukan kolektif.

    Sehingga dekan atau pejabat kampus yang berwenang tak perlu lagi repot berkali-kali membubuhkan tanda tangan pada tiap surat keterangan yang diproses.

    “Ini usaha-usaha yang kita lakukan agar (BERANI Cerdas) dapat diakses masyarakat,” tutur gubernur dalam dialog interaktif ‘Gubernur Menyapa : BERANI Cerdas Untuk Siapa’ di Studio LPP RRI Palu, Kamis (4/9).

    Syarat dan prosedur administratif tadi tegasnya diberlakukan sebab beasiswa BERANI Cerdas bersumber dari APBD 2025 dan harus dipertanggungjawabkan penggunaannya secara akuntabel dan transparan.

    Termasuk memastikan tidak ada mahasiswa Sulteng yang menerima beasiswa dobel, artinya jika seorang mahasiswa sudah menerima beasiswa dari sumber lain di luar program Berani Cerdas, maka ia tidak berhak lagi menerima beasiswa ini.

    “Karena ini uang negara maka ada prosedur yang harus dipenuhi,” tegasnya untuk mencegah temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan.

    Gubernur Anwar Hafid menjelaskan bahwa program beasiswa ini hadir dengan dua jalur yang sudah ditetapkan.

    Pertama, jalur afirmasi, yang menyasar mahasiswa dari keluarga kurang mampu dan terkendala finansial.

    Kedua, jalur prestasi, bagi mahasiswa bukan dari keluarga kurang mampu dan dibuktikan dengan nilai IPK minimal 3.0 atau bukti lain seperti anggota paskibraka, atlet berprestasi dan sebagainya.

    “Tujuannya untuk men-sarjana-kan masyarakat dan mengurangi beban orangtua,” urainya bahwa beasiswa ini adalah solusi supaya tak ada lagi anak yang putus kuliah.

    Lebih jauh ia menyatakan bahwa dalam postur APBD 2025 sudah dianggarkan untuk meng-cover hingga 80 ribu peserta program Berani Cerdas dan saat ini saja sudah tersalurkan beasiswa ke 13,555 anak Sulteng dengan total anggaran yang diserap sebanyak Rp. 48 Miliar.

    Keseriusan pemprov dalam menggarap kualitas SDM lewat beasiswa BERANI Cerdas guna menyongsong Indonesia Emas 2045 lanjutnya telah dikuatkan dengan penyertaan program terkait dalam Perda RPJMD Sulteng 2025-2029.

    Gubernur berharap program populis ini dapat dilaksanakan berkelanjutan sebagai bagian integral dari pembangunan jangka panjang dan komitmen pemda terhadap pendidikan sebagai investasi masa depan, memajukan Sulteng.

    Dengan demikian, di akhir dialog ini, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa siapa pun kelak yang memimpin Sulteng wajib menomorsatukan pendidikan gratis bagi rakyat.

    “Kalau dia (pemimpin) cinta rakyat Sulawesi Tengah harus melanjutkan program ini,” tegasnya agar BERANI Cerdas dapat dijadikan legacy dalam membangun peradaban dan masa depan generasi emas Sulteng.***

  • Gubernur Anwar Hafid Bahas Isu Pertambangan dan Perlindungan Hak Masyarakat saat Terima Audiensi Ketua Komnas HAM Sulteng

    Gubernur Anwar Hafid Bahas Isu Pertambangan dan Perlindungan Hak Masyarakat saat Terima Audiensi Ketua Komnas HAM Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menerima audiensi Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulawesi Tengah, Livand Breemer, bersama jajaran di ruang kerja Gubernur, Rabu (3/9/2025).

    Pertemuan tersebut membahas isu-isu strategis terkait perlindungan hak masyarakat, terutama dalam persoalan pertambangan dan kriminalisasi warga.

    Dalam audiensi itu, Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmennya untuk menjaga hak-hak masyarakat yang terdampak oleh aktivitas pertambangan, baik legal maupun ilegal. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam jika masyarakat menjadi korban ketidakadilan.

    “Saya tidak ingin masyarakat dikriminalisasi hanya karena berusaha mencari nafkah. Jika ada perusahaan yang melanggar aturan dan merugikan rakyat, maka itu tidak boleh dibiarkan. Saya tegaskan, pemerintah daerah akan berdiri bersama rakyat,” ujar Anwar Hafid.

    Gubernur juga menyampaikan bahwa dirinya siap menggunakan segala upaya, termasuk mobilisasi masyarakat, jika pihak-pihak tertentu tetap mengabaikan aturan dan merugikan warga. “Kalau ada yang tidak mau mendengar, saya akan menggunakan kekuatan rakyat untuk melawan. Saya akan kumpulkan kepala desa dan masyarakat, agar tidak takut memperjuangkan hak mereka,” tegasnya.

    Sementara itu, Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng, Livand Breemer, mengapresiasi langkah cepat pemerintah provinsi dalam merespons berbagai kasus yang berpotensi menimbulkan pelanggaran HAM, khususnya di sektor pertambangan.

    “Kami melihat pemerintah provinsi bergerak cepat, dan itu sangat membantu kerja-kerja kami. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut, agar penanganan isu-isu HAM di Sulteng lebih efektif,” kata Livand.

    Dalam kesempatan tersebut, Livand juga menyampaikan permohonan agar aset gedung yang saat ini digunakan Komnas HAM Sulteng dapat segera dihibahkan menjadi milik lembaga, sehingga bisa direnovasi dan dikembangkan sebagai pusat pelayanan masyarakat.

    “Gedung yang kami tempati masih milik pemerintah provinsi. Jika bisa dihibahkan, tentu kami bisa melakukan renovasi dan menyediakan fasilitas yang lebih layak, termasuk untuk menampung masyarakat dari berbagai daerah yang datang mengadu ke Komnas HAM,” jelasnya.

    Menanggapi hal itu, Gubernur Anwar Hafid menyatakan kesepakatannya dan siap mendukung upaya penguatan kelembagaan Komnas HAM di Sulteng. “Saya sepakat, Komnas HAM adalah pilar penting yang selalu didengar oleh publik. Pemprov tentu akan mendukung agar Komnas HAM bisa bekerja lebih maksimal untuk rakyat,” ungkap Gubernur.***

  • Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Pentingnya PAD dan Disiplin Pengawasan Saat Pimpin Rapim Evaluasi APBD 2025

    Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Pentingnya PAD dan Disiplin Pengawasan Saat Pimpin Rapim Evaluasi APBD 2025

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid didampingi Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido dan Sekretaris Daerah Novalina memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBD Tahun Anggaran 2025 bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulteng, Rabu (3/9/2025) di Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur.

    Dalam arahannya, Gubernur menekankan pentingnya ketelitian dalam melaksanakan program yang sudah direncanakan. Ia meminta setiap OPD untuk segera mengevaluasi kegiatan, terutama paket pekerjaan yang rawan tidak terselesaikan sebelum akhir tahun anggaran.

    “Kalau memang tidak memungkinkan dilaksanakan, lebih baik ditunda daripada menimbulkan masalah. Segera laporkan apa adanya, jangan direkayasa. Yang bisa jalan, lanjutkan. Yang rawan, hentikan,” tegas Gubernur.

    Anwar juga menyoroti soal Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menurutnya harus menjadi fokus utama. Mengingat mulai tahun 2026 transfer dari pusat ke daerah akan berkurang 30 persen, setiap OPD diwajibkan kreatif membuka akses program ke kementerian terkait.

    “Kita perlu kembali seperti sebelum 2014, aktif mengejar program ke pusat. Setiap OPD harus punya jalur di kementerian, tidak boleh pulang dengan tangan kosong. Itulah yang saya sebut APBD bayangan, kegiatan yang bisa kita tarik dari pusat,” jelasnya.

    Gubernur memberi contoh keberhasilan dalam peningkatan pajak air permukaan. Ia menekankan bahwa pengawasan wajib pajak bukan hanya tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah, tetapi semua dinas harus berperan.

    “Bapenda itu ibarat striker. Tapi kalau tidak ada bola yang dioper dari OPD lain, bagaimana bisa cetak gol? Karena itu saya minta semua dinas melakukan pengawasan serius di bidang masing-masing,” ujarnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Anwar juga mengenang pengalamannya saat masih menjabat di daerah pada 2005. Saat itu, ia dipercaya memegang banyak jabatan sekaligus, termasuk mengoordinasikan proyek pembangunan dan menertibkan kawasan pesisir danau yang puluhan tahun tidak tersentuh.

    “Itu bukti bahwa saya tidak hanya bercerita, tapi benar-benar bekerja di lapangan. Pengalaman itu jadi bekal saya dalam mengawal pembangunan di Sulawesi Tengah,” katanya.

    Ke depan, Gubernur menegaskan pentingnya digitalisasi dan sistem pengawasan berbasis teknologi untuk memperkuat tata kelola pembangunan. Ia mencontohkan penggunaan CCTV dan command center sebagai instrumen kontrol publik yang efektif.

    “Target kita jelas, pembangunan harus selesai tepat waktu, PAD meningkat, dan tata kelola pemerintahan bertransformasi menuju digital. Semua OPD harus bekerja cepat, disiplin, dan transparan,” tutup Gubernur.***