• Ini Kata Kadis Sosial Palu soal BMU Fakir Miskin

    Ini Kata Kadis Sosial Palu soal BMU Fakir Miskin

    Anditas (detaknews.id)-Palusulteng-Kepala Dinas Sosial kota Palu Romi Sandi Agung menjawab deadline-news.com group detaknews.id di ruang kerjanya menjelaskan bahwa terkait bantuan modal usaha  (BMU)  di 46 kelurahan se kota Palu mendapat atensi dari badan pemeriksa keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulteng di Palu.

    Menurutnya BPK mendatangi satu persatu peneriman bantuan modal usaha  yang jumlahnya 493 orang itu.

    “Hasil temuan BPK RI terkait BMU di 46 kelurahan itu, sehingga BPK RI merekomendasikan agar peraturan walikota (Perwali) No.21 tahun 2021 tentang pedoman umum penyaluran bantuan pemerintah daerah kota Palu berupa bantuan modal usaha bagi keluarga fakir miskin,”ujar Romi.

    Ia mengatakan penerima bantuan modal usaha di 46 kelurahan sudah didata oleh tim pendamping.

    Karena syaratnya harus ada kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) bukti bahwa memang warga kota Palu.

    Kemudian surat keterangan ekonomi lemah dari kelurahan setempat. Sehingga termasuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) yang jumlahnya mencapai 378 orang. Dan sisanya masyarakat yang tidak mampu atau yang rentan masalah kemiskinan.

    Romi juga mengatakan bahwa dalam pemberian bantuan modal usaha itu semua benar dan tidak ada yang fiktif.

    “Kalaupun ada yang fiktif data usahanya, maka mereka yang penerima tidak jujur memberikan informasi terkait data mereka. Tapi memang bantuan modal usaha itu diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu baik yang sudah punya usaha maupun yang baru mau membuat usaha,”jelas Romi.

    Romi membenarkan setiap kelurahan penerima modal usaha jumlahnya variatif ada yang 15 orang, 11 orang dan 10 orang.

    Kata Romi tahap pertama besarannya Rp, 3 juta perorang. Kemudian  tahap ke 2 sebesar Rp 7 juta.

    “Tahap pertama dicak lagi oleh pendamping apakah penerima sudah membelanjakannya yakni membeli barang untuk usahanya (bantuan) modal usaha. Kalau tidak ada barang pendukung usahanya yang dibeli, maka pencairan tahap kedua sebesar Rp, 7 juta ditunda ditahan dulu,tutur Rami.

    Romi membenarkan total anggaran untuk bantuan modal usaha bagi keluarga fakir miskin di setiap kelurahan itu mencapai Rp, 5 miliyar pada tahun anggaran 2021.

    “Untuk tahun 2022 ini Dinas Sosial kota Palu menganggarkannya sebesar Rp, 3,8 miliyar. Dan penerimanya berbeda lagi. Artinya yang sudah pernah menerima bantuan modal usaha tidak lagi diberikan,”ucap Romi.

    Disinggung soal ada keluarga pegawai negeri sipil yang masuk daftar penerima bantuan modal usaha itu, Romi membenarkannya.

    Hanya saja keluarga PNS itu golongan 1 dan 2, sehingga boleh dikata juga layak menerima bantuan modal usaha.

    “Kasihan kan berapa juga gajinya kalau hanya golongan 1 dan 2 di PNS. Kemudian keluarganya mau berusaha sementara tidak punya modal. Dengan adanya bantuan modal usaha ini, saya pikir tidak ada salahnya,”ungkap Romi.

    Sebelumnya telah diberitakan bantuan sosial modal usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ternyata yang benar bantuan modam usaha (BMU) untuk keluarga fakir miskin di setiap kelurahan.
    ***

  • Proyek BMU Pemkot Palu Diduga Salah Sasaran

    Proyek BMU Pemkot Palu Diduga Salah Sasaran

    Anditas (detaknews.id)-Palusulteng-Proyek bantuan modal usaha (BMU) bagi masyarakat fakir miskin oleh pemerintah kota (Pemkot) Palu sebesar Rp, 10 juta perorang di setiap kelurahan diduga salah sasaran.

    Pasalnya proyek BMU Pemkot Palu itu diduga adalah janji Hadianto Rasyid terhadap tim 15 nya yang berada disetiap kelurahan saat menjadi calon walikota Palu tahun 2020 lalu.

    Jadi bukan mereka yang memiliki usaha mikro,  kecil dan menengah (UMKM). Tapi diduga mereka yang pernah membantu Hadianto Rasyid saat mencalonkan walikota Palu. Bahkan diduga ada rekayasa data yang menjadi syarat penerima manfaat, sehingga diduga fiktif.

    “Dulu saat pak Hadianto Rasyid menjadi calon walikota Palu tahun 2020, beliau ada bentuk tim namanya tim 15 disetiap kelurahan. Dan tim 15 ini diduga dijanjikan bantuan modal usaha (BMU)  sebesar Rp,10 juta perorang oleh pak Hadianto jika menang Pilwali. Dan Alhamdulillah beliau memang menang,”kata sumber itu.

    Hanya saja kata sumber itu lagi,  bantuan itu diduga melalui anggara pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2021 yang melekat di Dinas Sosial kota Palu.

    Padahal  BMU pemkot Palu itu dulunya diprogramkan Walikota Hidayat dalam bentuk barang, bukan uang tunai.

    “Jadi misalnya usaha perbengkelan diberikan dalam bentuk alat-akat bengkel. Begitupun usaha lainnya dalam bentuk barang, bukan uang tunai seperti yang ada saat ini,”tutur sumber lagi.

    Sumber itu menjelas walikota Hadianto Rasyid diduga merubah bentuk bantuan dari barang menjadi uang tunai melalui peraturan walikota (Perwali) untuk memenuhi janjinya kepada tim 15 bentukannya di kelurahan-kelurahan se Kota Palu.

    “Jadi tahap awal Dinsos Kota Palu telah menggelontorkan dana Bansos sebesar Rp, 5 miliyar untuk 500 orang penerima manfaat yang pencairannya melalui bank Sulteng akhir tahun 2021 dan awal tahun 2022,”ungkap Sumber itu.

    Sumber itu menyebutkan bahwa sebenarnya proyek Bansos dari barang menjadi uang tunai, sudah menjadi temuan BPK RI perwakilan Sulteng.

    Bahkan para penerima sudah didatangi satu persatu rumahnya oleh tim BPK RI didampingi Dinas Sosial kota Palu.

    Beberapa orang penerima manfaat BMU yang ditemui deadline-news.com group detaknews.id di kelurahan Tondo mengakui mendapatkan BMU pemkot Palu Rp, 10 juta perorang. Hanya saja mereka minta jangan ditulis namanya dalam berita.

    Alasannya bantuan itu adalah janji Hadianto Rasyid saat menjadi calon walikota Palu tahun 2020 lalu.

    “Benar kami penerima manfaat BMU sebesar Rp, 10 juta perorang, karena memang kami dijanjikan modal usaha oleh Pak Hadi saat menjadi calon walikota Palu. Bahkan gegara bantuan itu kami didatangi tim BPK RI di rumah masing-masing untuk memastikan bahwa kami benar penerima Bansos untuk modal usaha dari Pemkot Palu,”ujar beberapa orang mantan tim 15 di Kelurahan Tondo itu.

    Sementara itu Kadis Sosial Kota Palu Romi Sandi Agung menjawab konfirmasi detaknews.id group deadline-news.com via telepon selulernya membenarkan adanya bantuan modal usaha di setiap kelurahan yang besarnya Rp, 10 juta per kepala keluarga (KK).

    “Benar ada program pak Walikota memberikan bantuan modal usaha bagi keluarga fakir miskin di setiap kelurahan se kota Palu dengan besaran Rp, 10 juta per KK,”ujar Kadis Romi.

    Disinggung apakah program bantuan modal usaha walikota sebelumnya yakni Hidaya, dalam bentuk barang yang dirubah menjadi bantuan tunai oleh walikota Hadianto Rasyid?

    Jawab Kadis Sosial Romi bukan.

    “Kalau bantuan dalam bentuk barang tetap ada seperti tahun – tahun sebelumnya yakni bantuan kelompok usaha bersama (KUBE). Sementaran yang bantuan modal usaha bagi keluarga fakir miskin dan rentan miskin sebesar Rp 10 juta per KK merupakan program baru dari pak Walikota Hadianto yang juga melekat di Dinas Sosial,”tutur Romi

    Walikota Palu H.Hadianto Rasyid,SE yang dikonfirmasi via chat di whatsappnya Senin malam (23/5-2022), sampai berita ini naik tayang belum memberikan jawaban konfirmasi.

    Ketua Perindo Kota Palu Andrianto Gultom menjawab deadline-news.com grou detaknews.id di Palu Selasa sore (23/5-2022) meminta aparat penegah hukum (APH) menyelidiki dugaan bansos salah sasaran itu.

    Sehingga jelas, apakah sudah sesuai peruntukannya atau tidak?

    Apalagi jika ada dugaan data fiktif bagi UMKM penerima manfaat. ***

  • Tunaikan Janji Politik “Dibungkus BMU”

    Tunaikan Janji Politik “Dibungkus BMU”

    Walikota Palu H.Hadianto Rasyid,SE saat baru mencalonkan diri jadi walikota Palu tahun 2020, tim disetiap kelurahan se kota Palu.

    Adalah tim 15 nama bentukan Hadianto saat mencalonkan diri jadi walikota Palu 2020 itu. Mereka memastikan modal usaha sebesar Rp, 10 juta perorang oleh Hadianto.

    Tim 15 disetiap kelurahan ditugaskan mencari anggota sebanyak mungkin untuk mendukung dan memilih pasangan Hadianto – Renny.

    Dan benar saja strategi membentuk tim 15 setiap kelurahan itu jitu, mampu memberikan kemenangan bagi pasangan Hadianto – Renny.

    Pasangan Hadianto – Renny telah menjadi walikota dan wakil walikota, sehingga apa yang telah digunakan untuk mewujudkan itu.

    Janji politik yang ditunaikan Hadianto tim 15 di setiap kelurahan yang dibungkus dalam program bantuan modal usaha (BMU) bagi keluarga fakir miskin sebesar Rp, 10 juta per orang.

    Padahal sebenarnya yang mendapatkan bantuan modal usaha itu bukan yang benar-benar fakir miskin. Tapi mereka yang telah membantu Walikota Hadianto saat Pemilihan walikota Palu tahun 2020 itu.

    Hal itu diakui beberapa mantan tim 15 di kelurahan Tondo Kecamatan Mantikolore. Mantan tim 15 itu kepada deadline-news.com group detaknews.id mengaku saat pemilihan walikota Hadianto Rasyid berjanjinya modal usaha dan lapangan kerja jika berhasil menang.

    Dan janji itu benar-benar telah ditunaikan Hadianto Rasyid dalam program bantuan modal usaha yang dilabeli fakir miskin.

    “Sekitar bulan Desember 2021 kami telah mendapatkan bantuan modal usaha tahap pertama. Kemudian tahap kedua pada awal tahun 2022,”kata beberapa orang bekas tim 15 Hadianto Rasyid di kelurahan Tondo.

    Hanya saja bekas tim 15 itu meminta maaf namanya dimedia. Dia juga mengaku sudah datang dari tim pemeriksa keuangan (BPK) RI untuk dimintai keterangan terkait bantuan modal usaha itu.

    Ketika ditanya apa bidang usaha, berupa bekas tim 15 itu mengatakan belum ada, tapi hanya diminta berkasanya foto copy KTP dan KK dan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan.

    Tidak tanggng-tanggung Rp 5 miliyar walikota Palu Hadianto Rasyid untuk 46 kelurahan dan 493 penerima bantuan modal usaha itu.

    Dari total penerima BMU tahun 2021 itu, belum termasuk semua tim 15. Karena jika 15 orang kali 46 kelurahan, maka total tim itu sebanyak 690 orang. Dengan demikina maka masih tersisa 197 orang yang belum mendapatkan bantuan modal usaha itu.

    Dana BMU tahun anggaran 2022 sebesar Rp, 3,8 miliyar, jika besarannya setiap penerima Rp, 10 juta, maka dari total tim 15 sebanyak 197 yang belum mendapatkan jatah BMU itu harus mendapatkan tambahan 201 orang, sehingga mencapai 380 orang dengan nominal masing-masing Rp, 10 juta.

    Rp, 3.800.000.000 dibagi 380 orang maka hasilnya Rp, 10 juta perorang.

    Mungkin saja karena masih tersisa waktu 15 sebanyak 197 orang itu belum mendapatkan BMU, maka kembali dianggarkan tahun 2022 ini dengan menyisipkan orang di luar tim 15, agar tidak terkesan menunaikan janji politik yang “dibungkus” bantuan modal usaha bagi fakir miskin itu.

    Meski kemudian menimbulkan masalah sebagaimana temuan BPK RI. Hanya saja entah kenapa BPK RI justru merekomendasikan untuk perbaikan peraturan walikota (Perwali) No. 21 tahun 2021, sebagai payung hukum bantuan modal usaha itu.

    Padahal faktak di lapangan ada penerima yang data diduga fiktif. Bahkan ada keluarga pengusaha profesional dan pegawai negeri sipil yang ikut menerima BMU itu.

    Karena ternyata mereka adalah masuk dalam kelompok tim 15 saat Pilwali untuk memenangkan pasangan Hadianto – Renny.

    Aparat penegak hukum (APH) perlunya. Apakah BMU ala walikota Palu itu sudah tepat sasaran atau ada pelanggaran hukum.

    Kepala Dinas Sosial Kota Palu Romi Sandi Agung kepada deadline-news.com Selasa malam (24/5-2022), mengatakan bantuan modalan usaha (BMU) itu tercantum dalam RPJMD tahun 2021-2026.

    Dan BMU itu merupakan program prioritas dari 53 program pemerintah kota Palu. Sehingga setiap tahun dianggarkan dan tidak ada hubungannya dengan tim 15. Karena BMU diberikan kepada masyarakat kota Palu.

    “Wass.pak andi bantuan modal usaha ini tercantum dalam RPJMD thn 2021-2026, dan BMU merupakan prioritas 53 prog.pemkot. Sehingga dalam pelaksanannya setiap tahun dianggarkan. Tidak ada hubunggannya dengan Tim 15. Karena BMU diberikan kepada masyarakat di Kota Pallu,” jelas Kadis Sosial Romi Sandi Agung. ***

  • Ini Kata Pengamat Terkait Aspirasi DOB Tomini Raya

    Ini Kata Pengamat Terkait Aspirasi DOB Tomini Raya

    Ilong (detaknews.id)-Palusulteng-Aspirasi masyakat dan Elite Tomini Raya dan Moutong untuk mengusulkan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) patut di hargai.

    Sebab dalam perspektif kondisi geografis jarak antara ibu kota kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dengan wilayah lainnya, relatif cukup jauh.

    Sehingga tingkat aksesibilitas terhadap pelayanan publik tidak maksimal.

    “Harapan lainnya, dengan pembentukan DOB kesejahteraan masy akan mengalami peningkatan,” kata Dr.Slamet Riady Cante,M.Si menjawab deadline-news.com group detaknews.id di Palu Senin sore (23/5-2022).

    Kata pengamat kebijakan publik itu, hanya jika kita merujuk pada undang-undang (UU) No. 23 tahun 2014, mekanisme dan mekanisme pembentukan DOB itu cukup panjang.

    diawali dengan menetapkan daerah persiapan minimal 3 5 tahun, lalu kemudian ditentukan olehnya untuk menjadi DOB.

    “Lagi pula sampai saat ini kebijakan Moratorium untuk pembentukan DOB belum dibuka oleh pemerintah pusat dengan pertimbangan keterbatasan fiskal,”ujar akademisi Untad itu.

    Menurutnya hasil studi menunjukkan dari 225 DOB yang telah ditetapkan sebagai kecenderungan dari aspek kemampuan ekonomi khususnya PAD masih mengalami kesulitan, dalam artian transper dana dari pusat masih lebih dominan.

    “Khusus untuk pembentukan DOB Tomini Raya dan Moutong masih membutuhkan data. Karena kajiannya sudah cukup lama sejak tahun 2012,”jelas Slamet.

    Kata Slamet saat ini sedang digagas Naskah akademiknya oleh Tim Sekjend DPR. RI.

    Sebagai kesimpulan, tentunya kita berharap prosesnya tidak akan berlangsung lama, namun dengan regulasi yang lebih cepat, maka dibutuhkan waktu yang cukup lama,” tandasnya. ***

     

  • Dies Natalis Fisip Untad Ke 59, Sinergi Dalam Harmoni

    Dies Natalis Fisip Untad Ke 59, Sinergi Dalam Harmoni

    Aqsa (detaknews.id)-alusulteng- Perayaan Dies Natalis ke-59 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan dan digelar dengan mengusung tema “Sinergi Dalam Harmoni”.

    Dies Natalis ini Akan berlangsung selama 4 hari, dimulai dari tanggal 19 mei  sampai dengan tanggal 21 mei kemudian dilanjutkan pada tanggal 24 mei mendatang.

    Adapun Perayaan Dies Natalis kali ini di isi dengan beberapa acara seperti lomba Debat Ilmiah, lomba kesenian, Expo, Jalan santai, dan ramah tamah, Jum’at (20/5-022).

    Dekan Fisip, Prof. Dr. Muhammad Khairil, S.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Dies Natalis Fisip yang ke 59 dan bertujuan untuk mempublikasikan serta memamerkan berbagai karya mahasiswa dan dosen yang ada di Fisip.

    Kemudian pada kesempatan itu, Dekan Fisip juga menyampaikan apresiasinya kepada panitia dan sponsor yang telah membantu hingga kegiatan ini terselenggarakan.

    “keberhasilan yang kita raih sejauh ini adalah bentuk kerja sama Semua pihak di lingkungan Fisip. Jadi jika ada yang melihat Fisip berhasil maka itu bukan keberhasilan Tunggal atau hanya Dekan saja, tetapi itu adalah keberhasilan dari semua Masyarakat di lingkungan Fisip,”ungkapnya.

    Dekan Fisip Untad juga mengatakan, bahwa untuk acara puncak sekaligus penutupan Dari Dies Natalis ini Akan dilaksanakan Dengan Ramah Tama Di Hotel Swiss Bell pada Selasa 24 Mei.

    “Untuk puncak dan penutupan acaranya, akan kami selenggarakan di Swiss Bel-Hotel”Imbuhnya.

    Adapun acara ini Turut dihadiri ketua Ikatan Keluarga Alumni Fisip Untad, Bapak Irwan Lapatta  yang terpilih Secara aklamasi. Serta tamu kehormatan Dari Universitas Kebangsaan Malaysia.***

  • Saluran Irigasi Gumbasa Meluap, Material Pasir Menumpuk, Air Genangi Rumah Warga

    Saluran Irigasi Gumbasa Meluap, Material Pasir Menumpuk, Air Genangi Rumah Warga

     

    Foto tumpukan material di saluran irigasi gumbasa di tanggul selatan. Foto Rendi/detaknews.id

     

    Rendy (detaknews.id)-Palusulteng-Pasca diguyur hujan lebat pada Sabtu, (21/5-2022), saluran irigasi Gumbasa di Jalan Tanggul Selatan, Kelurahan Petobo, Palu Selatan kembali mengalami kenaikan debit air yang tinggi akibat material pasir dan lumpur di dasar irigasi yang kembali mengalami penumpukan.

    Hal ini mengakibatkan air irigasi meluap dan sempat menggenangi salah satu rumah di perumahan BTN Smart Properti, Jl. Tanggul Selatan yang tepat berlokasi di dekat irigasi gumbasa Tanggul Selatan.

    Tingginya kapasitas material pasir dan lumpur yang terbawa air sungai dari arah hulu menjadi penyebab utama masalah ini.

    Sebelumnya irigasi yang berada tepat di sisi jalan tersebut pernah dikeruk oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palu pada Oktober tahun lalu, namun penumpukan material didasar irigasi kembali meningkat saat tingginya curah hujan.

    “Sungainya dan irigasi sudah pernah dikeruk sebelumnya, sudah beberapa kali, cuma kalau hujan kan pasirnya mengendap ulang disungainya, akhirnya meluap lagi airnya,”tutur Surya (22) salah satu warga setempat.

    Agar tidak lagi menjadi masalah tahunan yang harus diantisipasi, warga berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait dapat segera menyelesaikan permasalahan material lumpur dan pasir di dasar sungai dengan metode yang lebih solutif lagi.

    “Kalau bisa pemerintah atau dinas terkait dapat memberikan solusi yang lebih baik lagi yah, kalau pengerukan sungai agak kurang tepat karena cuma mengatasi sementara menurut saya,”akunya.

    “Nanti ada hujan lagi, lumpur sama pasirnya numpuk lagi kan, tambah kerjaan lagi,”tutupnya.***

  • Sekum HPA Dukung Penyatuan KNPI

    Sekum HPA Dukung Penyatuan KNPI

    Ilong (detaknews.id)-Palusulteng-Sekeretaris Umum Himpunan Pemuda Alkhairaat (Sekum HPA), Habib Mohammad Sadig al-Habsyi, mendukung kepengurusan hasil Kongres XVI Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

    Dalam pernyataannya yang disampaikan kepada media ini, Jum’at (20/5-2022), Habib Sadig menyatakan bahwa dukungan tersebut didasari atas itikad baik bagi KNPI.

    “KNPI adalah mitra HPA. Olehnya, kami memberikan dukungan pada Kongres yang diselenggarakan di Jakarta. Adapun mandat yang dikeluarkan oleh Pengurus HPA saat ini untuk mengikuti Kongres KNPI di Maluku Utara pada prinsipnya adalah mandat yang cacat di mata AD/ART keorganisasian di HPA,” jelasnya.

    Habib Sadig turut menyayangkan sengkarut kepenguruan di tubuh HPA saat ini.

    “Kita mendorong agar HPA menjadi organisasi kepemudaan yang modern, taat pada aturan main, dan mekanisme yang disepakati. Selama tidak ada mekanisme, maka semua bentuk penugasan yang mengatasnamakan HPA tidak dapat dibenarkan,” imbuhnya.

    Pada kesempatan yang sama, Habib Sadig menegaskan, dukungannya terhadap hasil Kongres KNPI di Jakarta sah dan mewakili Dewan Pengurus Pusat (DPP) HPA.

    “Saya adalah Sekum HPA yang dipilih berdasarkan hasil Musyarawah Nasional HPA V di Kota Palu. Sedangkan kepengurusan HPA yang ada saat ini dipilih tidak melalui mekanisme organisasi, sehingga patut dianggap tidak legitimate,” tegasnya.***

  • Tak Ingin Terulang, UTBK Untad Tahun ini Dilengkapi Dengan Metal Detector

    Tak Ingin Terulang, UTBK Untad Tahun ini Dilengkapi Dengan Metal Detector

    Aqsa (detaknews.id) – Palusulteng – Tidak ingin terulang seperti tahun sebelumnya, pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Tadulako (UNTAD) dilengkapi dengan metal detector.

    Koordinator Pelaksana UTBK LTPMT Pusat Untad, Drs Samsumarlin M.Si, menjawab wartawan Rabu (18/5-2022), menyatakan dengan Tegas Bahwa pihaknya akan berupaya semaksimal Mungkin untuk mengantisipasi berbagai Bentuk Kecurangan Yang mungkin Terjadi dalam proses UTBK.

    Salah Satu bentuk kecurangan yang biasa Terjadi dalam  Ujian yaitu Adanya  pihak Ketiga yang ikut dalam Ujian (JOKI), sebagaimana UTBK tahun Lalu  ditemukan Seorang Peserta Menggunakan Joki.

    “Untuk mengantisipasi terulangnya kejadian Tahun Lalu, maka kami dari Pelaksana UTBK Untad tahun ini  memasang Metal Detector di setiap ruang Ujian,”tegasnya.

    “Jadi sebelum memasuki ruangan, Segala bentuk atribut Seperti jam tangan, kacamata Yang mungkin menggunakan kamera dan juga kancing-kancing baju dan celana akan diperiksa dengan Metal Detector,”Sambungnya.

    Adapun dari pihak panitia pelaksana UTBK Untad juga meningkatkan pengamanan dengan cara menambah jumlah tim keamanan yang mengawal UTBK tersebut.

    “Iya, untuk memaksimalkan kejujuran dalam ujian tersebut, pihak kami akan meningkatkan jumlah security yang turut andil dalam mengawal proses UTBK”, Ungkapnya.

    “Tapi jika Masih Ada yang ditemukan melakukan Kecurangan, maka sesuai SOP yang berlaku, proses ujian  peserta tersebut akan langsung dihentikan Dan kami akan menghubungi Pusat agar pusat Yang mengeluarkan kebijakan mengenai  pelanggaran tersebut,”utupnya.***

  • Penggelaran Pameran Karya Seni, Ramaikan Peringatan Hardiknas Kota Palu

    Penggelaran Pameran Karya Seni, Ramaikan Peringatan Hardiknas Kota Palu

    Aqsa (detaknews.id) – Palusulteng – Dalam rangka meramaikan Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tahun 2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu menggelar pameran karya seni.

    Peringatan Hardiknas di tempat itu dirangkaikan dengan pameran karya dari siswa-siswi sekota palu.

    Pameran seni rupa dan karya  Ini akan berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 17 mei hingga 19 mei 2022, dan berlangsung di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu di Jl Bantilan, Kota Palu. Rabu, (18/5-2022).

    Kordinator Perlengkapan Drs. Ambotuwo M.Pd Menjelaskan, Bahwa kegiatan pameran gelar karya Ini dilaksanakan perdana Di tahun ini serta diikuti Oleh Sekolah yang ada di kota Palu Mulai dari tingkatan PAUD, SD, dan SMP.

    “Dikarenakan Lokasi Yang Tidak cukup maka tidak semua sekolah bisa mendirikan Stand pameran, maka dari itu kami membatasi kemudian membagi sekolah sekolah Menjadi 4 kelompok berdasarkan wilayah yaitu Wilayah 1 palu Utara dengan Tawaeli, Wilayah 2  Palu timur mantikulore, Wilayah 3 palu Selatan dan tatanga dan Wilayah 4 palu barat dan ulujadi,”sambungnya.

    Adapun pada lokasi kegiatan pagelaran karya, telah berdiri sebanyak 17 stand tenda dengan berbagai macam karya yang dipamerkan oleh setiap sekolah. Hal ini telah di konfirmasi oleh tim detaknews.id di lokasi kegiatan berlangsung.

    “Kalau untuk pendirian stand tenda sendiri, kami mendirikan Sebanyak 17 Stand tenda dengan berbagai Macam karya yang dipamerkan dari berbagai sekolah  di kota palu, Pameran Ini juga sudah Dijadikan sebagai agenda Tahunan,”tutupnya. ***

  • 8.822 Peserta UTBK-SBMPTM Akan Ujian Di Pusat Pelaksana UTBK UNTAD

    8.822 Peserta UTBK-SBMPTM Akan Ujian Di Pusat Pelaksana UTBK UNTAD

    Aqsa (detaknews.id) – Palusulteng – Seperti tahun sebelumnya Universitas Tadulako (UNTAD) menjadi Salah satu Universitas Pelaksana Tes Ujian Tertulis Berbasis Komputer – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN).

    Pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2022 Dibagi menjadi Dua gelombang , gelombang pertama akan digelar mulai 17-23 Mei 2022 dan gelombang kedua pada 28 Mei-03 Juni 2022.

    Koordinator Humas UTBK LTMPT pusat Untad, Yutdam Mudim, S.Si, M.si, menjawab detaknews.id Rabu (18/5-2022), mengatakan, sebanyak 8.822 peserta akan mengikuti UTBK-SBMPTN di Pusat UTBK Untad mulai Selasa.

    “Kalau untuk peserta UTBK-SBMPTN tahun ini, jumlahnya ada peningkatan dari tahun sebelumnya, adapun jumlah pesertanya sebanyak 8.822 peserta”, terangnya.

    Yutdam juga menjelaskan, bahwa peserta UTBK tersebut terbagi dalam kelompok ujian Saintek sebanyak 3.328 orang, soshum 3.460 orang, dan campuran 2.034 orang.

    Pelaksanaan UTBK tersebut akan dilaksanakan dalam 23 sesi dengan pembagian dua gelombang.

    “untuk pelaksanaan ujiannya sendiri, akan dilakukan di tiga Lokasi. Lokasi yang dimaksud meliputi gedung IT Center Untad, SMK 1 Dan di SMK 2,”sambungnya.

    Adapun Peminat dari UTBK Untad tahun ini, menurut informasi yang didapatkan oleh tim detaknews.id mulai bertumbuh sebesar 15% dimana peserta UTBK 2021 tercatat sebanyak 7,746  sedangkan peserta di  Tahun 2022 ada sebanyak 8.824.

    “Tentunya pertumbuhan peserta UTBK di tahun ini menjadi suatu kebanggaan tersendiri Bagi Pihak pelaksana UTBK Untad,”tutupnya.***