• LS – ADI Minta Gubernur Usut Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan

    LS – ADI Minta Gubernur Usut Tuntas Dugaan Jual Beli Jabatan

    Ilong (detaknews.id)-Palusulteng-Ketua umum pengurus besar Lingkar Studi Aksi dan Demokrasi Indonesia (PB LS – ADI) Rowin Najamudin,S.Sos dalam rilisnya Minggu (8/5-2022), meminta Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H.Rusdy Mastura usut tuntas dugaan jual beli jabatan di Pemprob Sulteng.

    Pasalnya dugaan jual beli jabatan sejak kemarin hingga hari ini lagi ramai dalam pemberitaan diberbagai media di Sulteng, baik media online, cetak maupun media sosial.

    “Hal ini menunjukkan kurang integritasnya pejabat pemerintahan di Sulawesi Tengah,”tegas Riwin.

    Menurutnya perilaku suap menyuap dalam mendapatkan jabatan seperti ini, sangat disayangkan terjadi di daerah kita.

    “Sebab, akan menjadikan para pekerja yang tidak profesional di lingkungan pemerintahan provinsi Sulawesi Tengah,”ujarnya.

    Ia mengatakan dugaan jual beli jabatan di Pemerintahan Sulteng ini rupanya ada kolaborasi antara oknum yang mengaku kerabat Gubernur Rusdy Mastura dengan beberapa Kepala Dinas.

    “Sikap ini tentunya sangat merugikan rakyat sulteng, karena pejabat yang ada lahir daripada Cara-cara yang tidak profesional dan akhirnya pemerintahan yang bersih dan berintegritas akan susah diwujudkan,”tuturnya.

    Ia menegaskan ini merupakan bibit-bibit korupsi di Sulteng. Olehnya Gubernur Sulteng Rusdy Mastura harus segera mengusut tuntas hal ini.

    “Karena jika benar adanya ini akan menimbulkan citra buruk dalam pemerintahan Sulawesi Tengah dan para pelaku harus segera di proses sebagai mana hukum yang berlaku,”Riwin. ***

  • Sikapi Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemprov Ini Langkah Gubernur

    Sikapi Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemprov Ini Langkah Gubernur

    Anditas (detaknews.id)-Palusulte ng- Menyikapi perkembangan media mean stream dan media sosial beberapa hari ini, terkait dugaan jual beli jabatan, Gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdy Mastura melalui siaran persnya di beberapa group whatsapp Sabtu (7/5-2022) mengeluarkan 5 poin langkah yang akan diambilnya yakni.

    Sebagai kepala daerah Provinsi Sulawesi Tengah dapat saya tegaskan sebagai berikut:

    1. Saya Rusdy Mastura Memohon Maaf Lahir Batin Minal Aizin wal Faizin, dalam suasana Idul Fitri 1443 Hijriyah.

    2. Sekaitan dengan dugaan memperjual – belikan kotak jabatan pada eselon tiga dan empat pelantikan 28 April 2022 di pemberitaan media online dan media sosial maka akan _*Saya sikapi sebagai berikut_*

    3. Membentuk Tim Investigasi yang melibatkan Inspektorat Provinsi, Sekretaris Daerah, dan pejabat berwenang.

    Tujuannya untuk Segera Menjawab hal – hal yang berkembang dan dapat Menganggu Visi Misi Pemprov Sulteng Melakukan Reformasi Birokrasi.

    4. Tim Investigasi Akan Bekerja Gerak Cepat dan Siapapun Yang Terbukti Terlibat Nantinya akan Ditindak Tegas Sesuai dengan perundang – undangan Aparatur Sipil Negara dan ketentuan aturan lainnya.

    5. Dalam waktu tiga bulan ke depan akan kembali _*Dievaluasi_* kotak jabatan sesuai ketentuan perundang – undangan sesuai usulan dan kebutuhan organisasi perangkat daerah dan kebijakan pimpinan. ***

  • Diduga Sudah Nyetor Rp,33 Juta, Tapi Tidak Dilantik

    Diduga Sudah Nyetor Rp,33 Juta, Tapi Tidak Dilantik

    Anditas (detaknews.id)-Palusulteng-Isu-isu dugaan jual beli jabatan di Pemprov Sulteng makin harin makin mendekati kebenaran.

    Gara-garanya diduga sudah ada 3 orang calon pejabat yang menyetor ke koordinator BAPERJAKAT/badan kepegawaian daerah (BKD) bayangan diluar sistem tidak mendapatkan undangan pelantikan.

    Modus dugaan jual beli jabatan di Pemprov Sulteng ini rupanya ada kolaborasi antara oknum yang mengaku kerabat  Gubernur Rusdy Mastura dengan beberapa Kepala Dinas.

    “Jadi ada yang diduga bertindak sebagai pengumpul dan ada pihak semacam kurir yang mengambil dana itu lalu diberikan ke koordinator. Dan ada juga disetorkan via transfer dari rekening BCA ke BNI atas nama koordinator berinisial RM,”kata sumber detaknews.id group deadline-news.com yang dihubungi melalui chat di whatsappnya Sabtu pagi (7/5-2022).

    Dari 3 calon pejabat yang sudah menyetor itu, satu diantaranya perempuan.

    Inisial S diduga sudah menyetor Rp,33 juta dalam dua tahap. Dan tahap pertama S menyetor Rp,30 juta melalui pengumpul kemudian disetorkan langsung tunai melalui perantara (kurir berinisail H.I), selanjutnya tahap kedua via transfer Rp 3 juta, sehingga S sudah menyetor total Rp 33 juta.

    Kata sumber kemudian inisial  AB diduga sudah menyetor Rp,10 juta dalam dua tahap. Tahap pertama Rp, 5 juta via transfer dari rek BCA ke BNI atas nama RM. Begitupun tahap dua sebesar Rp,5 juta via transfer dari rek BCA ke BNI.

    Menurut sumber itu calon pejabat seorang wanita berinisial NS juga menyetor Rp, 10 juta dalam dua tahap. Tahap pertama sebesar Rp, 5 juta diterima  langsung dan sisanya tahap kedua Rp,5 juta via transfer dari rek BCA ke BNI atas nama RM.

    “Karena ke tiga orang calon pejabat itu tidak mendapat undangan pelantikan pada 28 April 2022 bersamaan dengan 361 pejabat lainnya, maka pihak pengumpul mendesak RM untuk segera mengembalikan dana-dana tersebut sebelum mereka yang dijanjikan jabatan dan sudah menyetor marah,”ujar sumber itu sembari mengirimkan tangkapan layar bukti transfer ke rek BNI RM.

    Sementara itu RM yang dikonfirmasi via chat di whatsappnya, menjawab konfirmasi detaknews.id group deadline-news.com melalui sambungan whatsappnya mengaku kaget dan meminta menghubungi H.I sembari mengatakan waktu akan berbicara.

    “Coba hubungi H.I saya berteman dengan beliau. Saya kaget dengan chat itu, biar H.I yang jelaskan,”kata RM.

    Kemudian H.I yang dihubungi di nomor telepone selulernya 08229048874X mengatakan isu setoran Rp,33 juta itu tidak benar.

    “Kalaupun ada setoran Rp,5 juta itu hanya tanda terima kasih. Masa jabatan hanya Rp,5 juta. Dan yang kirimkan bukti chat ke bapak jika kami telusuri kami bisa tuntut balik, saya kan juga pemain,”tandas H.I. ***

  • Siapa Dibalik Transaksi Jual Beli  Jabatan di Pemprov Rp, 250 Juta?

    Siapa Dibalik Transaksi Jual Beli Jabatan di Pemprov Rp, 250 Juta?

    Anditas (detaknews.id)-Palusulteng-Pemerintahan Gubernur dan wakil Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura – Ma’mun Amir diterpa isu-isu tidak sedap dipandang.

    Tidak tanggung-tanggung yang diduga ada transaksi jual beli jabatan. Diduga ada beberapa calon pejabat dimintai bayaran Rp, 20 juta sampai Rp,250 juta untuk posisi eselon 3 dan 2.

    “Benarkah harga jabatan eselon II di Pemprov Sulteng mencapai Rp.250 juta orang kursi? Lalu siapa yang bermain dibalik dugaan jual kursi jabatan itu?”

    Diduga ada beberapa calon pejabat eselon III dan II tidak jadi dilantik bersamaan 361 pejabat lainnya yang sudah dilantik Gubernur Rusdy Mastura baru – baru ini. Karena diduga tidak memberikan bayaran.

    Diduga ada oknum kelompok pejabat yang mengaku kerabat dekat Gubernur menjadi tim bayangan baperjakat yang lebih berpengaruh dari badan kepegawain daerah (BKD) yang menentukan siapa saja pejabat yang layak dilantik untuk ditempatkan pada suatu posisi tertentu di Pemprov Sulteng untuk membantu Gubernur Cudy sapaan akrab Rusdy Mastura.

    Ironisnya lagi pejabat itu diduga meminta bayaran ke calon pejabat untuk ditempatkan pada posisi tertentu.

    Lebih parah lagi 361 orang pejabat Pemprov yang dilantik 28 April 2022 baru-baru ini oleh Gubernur Rusdy Mastura diduga ada beberapa orang diantaranya pangkatnya belum memenuhi syarat.

    “Masa setingkat kepala biro eselon 2 B ditempati yang pangkatnya baru 3D. Sementara yang pangkatnya sudah IV B senior malah diparkir. Bahkan ada pejabat yang baru dilantik belum mengikuti PIM 4 sebagai syarat untuk jabatan kepala bidang,”kata sumber deadline-news.com Jum’at (6/5-2022) melalui whatsappnya.

    Menurut sumber itu pejabat yang diduga merusak sistem pemerintahan Gubernur Cudy – Ma’mun akan dinon jobkan Senin (9/5-2022).

    “Terkait adanya dugaan kerabat bapak Gubernur berperan dibalik jual beli jatan itu, membuat Bapak Gubernur Rusdy Mastura marah besar. Dan informasi yang kami peroleh dari oknum yang mengaku kerabat Gubernur Cudy itu akan diberhentikan dari jabatannya. Begitupun Kepala BKD Asri,”jelas sumber itu lagi.

    Kata sumber itu lagi, panggang pak Gubernur Cudy dirusak namanya oleh orang-orang terdekat sendiri. Padahal pak Gubernur Cudy tidak pernah meminta apapun untuk jabatannya kepada orang-orang yang akan membantunya.

    “Pak Gubernur Cudy harus membersihkan orang-orang disekelilingnya yang justru merusak nama baik, jika benar ada hubungan dekat menjual-jual nama beliau untuk keuntungan pribadinya,” kata sumber itu disarankan.

    Masih menurut sumber, ada dua Kadis yang terlupakan terlibat persekongkolan jahat jual beli jabat di Pemprov Sulteng.

    “Kedua Kadis itu dikunjungi bersama dengan kerabat dekat pak Gubernur dan mengunjungi masing-masing calon pejabat yang sudah ada kondisikan untuk jabatan tertentu,”terang sumber itu.

    Kepala BKD Pemprov Sulteng Asri yang dikonfirmasi terkait isu-isu tidak sedap itu melalui chat di whatsappnya Jum’at (6/5-2022), sampai berita ini naik tayang belum memberikan jawaban konfirmasi.

    Sementara itu Dr.Rohani Mastura yang merupakan kerabat dekat Gubernur Cudy menjawab konfirmasi deadline-news.com group detaknews.id via chat di whatsappnya Jum’at malam (6/5-2022), sekitar 20:55 wita itu mengatakan tugas BKD terkait mutasi jabatan. Dan tidak ada yang begitu.

    “Itu kewenangan BKD itu dinda itu mutasi 🙏 tidak ada yang begitu 🙏,” tulis Staf Ahli Gubernur Sulteng Rusdy Mastura itu.

    Mestinya belajar dari beberapa kasus yang kena OTT oleh KPK di atas dugaan harga jual jabatan. Sebut saja Bupati Bogor menjelang Idul Fitri kena OTT baru-baru ini. ***

  • Pasca Lebaran, Harga Tomat di Pasar Masomba Melambung Tinggi

    Pasca Lebaran, Harga Tomat di Pasar Masomba Melambung Tinggi

    Aqsa (detaknews.id) – Palusulteng – Pasca lebaran, harga sembilan bahan pokok (Sembako) seperti bumbu dapur  di pasar tradisional Masomba Palu telah mengalami ke naikan, terutama pada komoditas sayuran, tomat dan bawang.

    Kenaikan harga kebutuhan bumbu dampur Pasca Lebaran ini terjadi pada tomat, cabai merah, bawang putih, dan bawang merah.

    Pantauan tim detaknews.id pada hari Jum’at (6/5-2022), di beberapa pedagang yang ada di pasar masomba, Palu Sulawesi Tengah.

    “Kalau untuk tomat,  yang sebelumnya dijual Rp. 7.500/kg mengalami kenaikan harga Rp, 4500 sehingga menjadi Rp. 12.000/kg, kemudian untuk bawang merah dan bawang putih turut mengalami kenaikan,”ungkap Hj. Rusna, salah satu pedagang di pasar Masomba Palu.

    “Untuk harga bawang merah dan bawang putih, itu bervariasi. Mulai dari Rp. 35.000/kg hingga Rp. 37.000/kg,” sambungnya.

    Rusna juga menambahkan, bahwa kenaikan harga bahan pokok ini, disebabkan oleh kebutuhan masyarakat yang tinggi menjelang lebaran kemarin.

    “Sehingga harga bahan pokok belum terjadi penurunan setelah lebaran, ini juga karena pasokan sembako seperti bawang, tomat dan cabai merah belum masuk stoknya,”ungkapnya.

    “Kemungkinan harga sembako mulai turun setelah dua minggu mendatang,” sambungnya.

    Sementara harga beras dan gula tidak terjadi perubahan harga dari sebelum bulan ramadhan, kata Hj.Idah menjawab konfirmasi detaknews.id.

    Hj.Idah adalah salah seorang pedagang beras dan gula di pasar masomba.

    “Kalau untuk harga beras dan gula, itu masih diharga normal seperti sebelumnya,” akunya.***

  • KM Lambelu Terlambat, Calon Penumpang Menunggu Hingga Tengah Malam

    KM Lambelu Terlambat, Calon Penumpang Menunggu Hingga Tengah Malam

    Rendy (detaknews.id)-Palusulteng-Hari ke-3 Pasca Lebaran, suasana arus balik Idul Fitri di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu mengalami keterlambatan keberangkatan kapal dari yang telah dijadwalkan.

    Adalah Kapal KM Lambelu yang semula dijadwalkan tiba tanggal 5 Mei 2022, pukul 14:00 Wita di Pelabuhan Pantoloan dengan membawa penumpang dari Makassar mengalami keterlambatan dan baru tiba pukul 24:00 Wita.

    Akibatnya para calon penumpang tujuan Tarakan, Balikpapan dan Nunukan harus rela menunggu kapal hingga tengah malam, bahkan hingga terlantar  sampai kapal bersandar Kamis malam (5/5-2022).

    Detaknews.id sendiri belum mendapatkan informasi dari pihak terkait mengenai penyebab keterlambatan kapal ini, akibat keterbatasan akses informasi.

    Namun diduga salah satu penyebabnya ialah, keterlambatan keberangkatan dari perjalanan awal yang telah dijadwalkan.

    Marsi (54), salah satu calon penumpang kapal mengatakan, bahwa dirinya cukup kecewa dengan keterlambatan ini sebab tidak sesuai dengan jadwal yang ia peroleh sebelumnya.

    Ia juga mengatakan dirinya cukup cemas sebab ia sudah menunggu sejak pukul 13:00 Wita.

    “Saya sama keluarga rencana mau balik ke Tarakan, menunggu di sini dari jam satu, sengaja agak datang lebih awal kan. Tapi kapal lama sekali baru datang ternyata. Jujur kecewa sekali sebenarnya, apa tidak sesuai dengan jadwal yang diberitahukan sebelumnya,”ungkapnya.

    Sarman (23), salah satu penumpang lain turut memberikan tanggapannya perihal keterlambatan kapal kali ini.

    Ia menyesalkan kurangnya akses untuk mendapatkan informasinya mengenai keterlambatan kapal, sebab petugas baru ada di lokasi pelayanan penumpang menjelang malam.

    “Agak kecewa juga ya, kita mau tanya kapalnya kenapa telat tapi tidak ada petugasnya, dorang baru sampai pas mau malam. Kita dapat info kapal terlambat juga Cuma dari kertas yang ditempel depan loket itu,”terang Sarman.

    Meskipun terkendala keterlambatan kapal dan harus menunggu berjam-jam, para calon penumpang tetap antusias menunggu kapal hingga akhirnya bisa berangkat kembali ke tujuan.

    Diketahui, calon penumpang yang hendak berangkat pada gelombang pertama keberangkatan kali ini adalah, sebanyak 500 lebih penumpang, dan akan mencapai puncak arus balik pada tanggal 13 Mei 2022.

    Sampai berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi terkait rincian keterlambatan kapal KM. Lambelu dari pihak PELNI.***

  • Pasca Lebaran, Harga Isi Ulang  LPG Berbeda Setiap Toko

    Pasca Lebaran, Harga Isi Ulang LPG Berbeda Setiap Toko

    “Tabung 12 Kg Mencapai 225 Ribu/Tabung”

    Aqsa (detaknews.id) – Palusulteng – Harga tabung gas LPJ pasca lebaran, tidak mengalami kenaikan.

    Adapun harga tabung gas LPJ seberat 3kg, 5kg dan 12 kg tetap pada harga yang telah beredar dari bulan april yang lalu, Palu (5/5-2022).

    Seperti yang telah dikonfirmasi tim detaknews.id pada salah satu pengecer tabung gas yang tidak ingin disebutkan namanya, yang bertempat di jl.Untad 1.

    “Memang saat ini belum ada kenaikan harga tabung gas, tetapi masih di harga yang sama dari bulan april yang lalu,”terangnya.

    Kata dia, untuk tabung LPG 3 kg itu masih di kisaran Rp.18.000/tabung. Sedangkan kalau untuk tabung LPG yang 5 kg itu masih terpatok di harga Rp. 91.000/tabung dan untuk tabung yang 12 kg itu di harga Rp. 189.000/tabung dari bulan april yang lalu.

    Menurut pengecer tabung gas yang tidak ingin disebutkan namanya itu bahwa memang harga di setiap toko itu berbeda-beda.

    “Tetapi untuk di toko saya, sampai saat ini belum ada kenaikan,”akunya.

    Adapun pemilik toko tidak bersedia untuk di dokumentasi, karena isu soal tabung gas LPJ sedang memanas.

    “saya tidak ingin di dokumentasi, karena isu tabung gas ini lagi berada di isu yang panas. Jadi saya takut salah bicara,”ngkapnya.

    Sementara di salah satu toko penjual LPG isi ulang di jalan Dewi Sartika mematok harga Rp, 225,000pertabung gas ukuran 12 kilogram. Sedangkan yang ukuran 5 kg posisi harganya Rp, 150,000 pertabung dan tabung subsidi mencapai Rp,20,000 per tabung.

    Sampai berita ini naik tayang belum ada konfirmasi dari pihak depo Pertamina yang membidangi LPG yang berkantor di dekat bandara mutiara Sis Al Jufri Palu. ***

  • Lima Hari Pasca Lebaran Bandeng Dominasi di Pasar Bungi

    Lima Hari Pasca Lebaran Bandeng Dominasi di Pasar Bungi

    Anditas (detaknews.id)-Pinrangsulsel-Lima hari pasca lebaran idul fitri tepatnya Kamis (5/5-2022), ikan Bandeng dominasi di Pasar tradisional Bungi.

    Pasat tradisional Bungi ini berada diperbatasan Kecamatan Lembang dengan Duampanua Kabupaten Pinrang Provinsi Sulawesi Selatan. Dan di daerah ini terdapat ratusan hektar tambak ikan bandeng dan udang Sitto/vaneme.

    Pantauan detaknews.id group deadline-news.com Kamis pagi (5/5-2022), di pasar tradisional Bungi ini penjual dan pengunjung belum terlalu banyak seperti hari-hari pasar biasanya.

    Kemudian harga-harga sembilan bahan pokok (Sembako) juga variatif. Misalnya bawang merah berada pada harga Rp, 25 ribu/kg, tomat Rp, 8000/kg, bawang putih berada pada harga Rp,30 ribu perkg.

    Sementara Ikan bandeng lebih murah di Pasar Bungi jika di bandingkan di Pasar tradisional Pajalele Rabu kemari (4/5-2022).

    Ikan bandeng besar empat ekor harganya Rp,50,000. Sedangkan di Pasar Pajalele 3 ekor Rp,50,000. Kemudian ikan
    Ekor kuning diposisi harga Rp 65,000 perekor ukuran sedang (seukuran telapak tangan orang dewasa).

    Ikan kering lure (Mairo) kecil dibanroll Rp, 12,000 perliter. Sementara gula merah berada pada harga Rp, 35,000 satu bungkus dengan isi 4 biji ukuran tempurung kelapa.

    Kemudian harga ikan Mujair berada pada Rp, 25 ribu per empat ekor. Dan Ikan lajang ukuran 3 jari orang dewasa mencapai Rp, 20,000 per 4 ekor, kemudian udang vaname ukuran jari telunjuk orang dewasa harganya mencapai Rp, 20 ribu satu tempat atau berisi 30 ekor.

    Sementara harga ayam kampung jantan ukuran besar harganya mencapai Rp,125 ribu perekornya. Kemudian kunyit bubuk, harganya Rp,10 ribu ukuran gelas duralex.

    “Mungkin karena masih sepi penjual, sampai harganya diatas rata-rata harga norman jika dibandingkan saat belum idull fitri,”kata Nasaruddin menjawab detaknews.id group deadline-news.com di pasar Bungi.

    Nasaruddin seorang penjual minuman segar di depan pasar. Selain itu juga melayani pangkas rambut bersama beberapa orang karyawannya.

    Pasar Bungi imi dua kali sepekan yakni Kamis dan Minggu. Pasar ini sebelum idul Fitri ramai dikunjungi baik penjual maupun pembeli yang datang dari dua kecamatan yakni Lembang dan Duampanua. ***

  • Dua Hari Pasca Lebaran, Arus Balik Jalur Darat Mulai Alami Peningkatan

    Dua Hari Pasca Lebaran, Arus Balik Jalur Darat Mulai Alami Peningkatan

    Rendy (detaknews.id) – PaluSulteng – Memasuki hari ke-3 Lebaran, arus balik di jalur darat, Jalan Poros Parigi-Palu (Kebun Kopi) mulai mengalami peningkatan.

    Meski belum signifikan, peningkatan arus lalulintas di jalur ini bahkan mulai terasa sejak hari kedua Lebaran 2022, Rabu,(4/5-2022).

    “Memang sejak memasuki hari kedua lebaran, arus kendaraan di jalur Kebun Kopi ini mulai mengalami peningkatan, tapi belum sebanyak hari ini,”ujar Yusuf salah satu petugas Pos Pengamanan Nupabomba Jalur Palu-Parigi (Kebun Kopi) yang ditemui tim detaknews.id Rabu (4/5-2022) di Nupabomba.

    Untuk puncak arus balik di jalur Kebun Kopi sendiri, diperkirakan akan terjadi dua hari jelang berakhirnya masa cuti bersama tepatnya di tanggal 7-8 Mei 2022.

    Yusuf juga menambahkan, bahwa pengamanan arus balik mudik di jalur darat, situasi terbilang cukup kondusif.

    “Untuk jalur ini sendiri, selama pengamanan arus mudik berjalan cukup lancar dan kondusif ya, kemacetan dan penumpukan kendaraan juga nyaris tidak ada meskipun kondisi jalan sedang ramai-ramainya,”sambungnya.

    Adapun rekayasa lalulintas seperti buka-tutup jalur di lintasan Kebun Kopi, tidak diberlakukan seiring dengan terkendalinya kondisi ruas jalan yang sering mengalami longsor di sisi jalan ketika diguyur hujan yang cukup deras.

    “Kalau untuk buka-tutup jalan, belum kami lakukan. Karena melihat kondisi ruas jalan yang mengalami longsor saat hujan masih cukup terkendali,”terangnya.

    Bagi para pemudik yang hendak melakukan perjalanan arus balik, Yusuf menghimbau agar selalu memperhatikan segala persiapan sebelum melakukan perjalanan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta tetap berhati-hati ketika melintas di jalur Kebun Kopi jika sewaktu-waktu terjadi hujan.***

  • “Jangan Ganggu Kak Cudy”

    “Jangan Ganggu Kak Cudy”

    Jangan Ganggu Pemerintahan Kak Cudy”. Kak Cudy adalah panggilan akrab Rusdy Mastura Gubernur Sulawesi Tengah.

    Pernyataan bijak itu diungkapkan wakil ketua umum (Waketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) H.Ahmad Ali,SE dalam sebuah kesempatan berbuka puasa di sekretariat Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia Sulawesi Tengah (PW DMI Sulteng) ketika itu.

    Mat Ali menegaskan mari kita dukung dan berikan kesempatan Kak Cudy menyelesaikan program-progrma kerakyatannya yang menjadi visi dan missinya seperti yang diucapka dalam kampanyenya saat Pilkada 2020 lalu.

    “Biarkan kak Cudy menyelesaikan program-program kerakyatannya sesuai visi dan missi. Olehnya “jangan ganggu” konsentrasi kak Cudy membangun Sulteng dengan isu-isu rivalitas di Pilgub 2024,”ujar anggota DPR RI Fraksi Nasdem dua periode itu.

    Menurut Mat Ali Partai Nasdem terus memberikan dukungan terhadap pemerintahan Gubernur Cudy.

    “Bahkan saya sudah sampaikan ke ketua DPRD Sulteng kalau mengkritisi kebijakan Gubernur Kak Cudy jangan terbuka. Tapi diundang atau bertemu secara empat mata, biar lebih elegan,”tutur mantan ketua DPW Nasdem Sulteng itu.

    Pernyataan Mat Ali itu sebagai bentuk meluruskan isu-isu miring yang sedang liar di ranah publik bahwa hubungan Mat Ali dengan gubernur Cudy lagi tidak baik.

    Padahal sesungguhnya baik-baik saja. Apalagi Nasdemlah yang all out mendukung pasangan Cudy – Ma’mun di Pilgub 9 Desember 2020 silam.

    Nasdem sebagai pemimpin koalisi besar dalam mengusung Cudy – Ma’mun yang didukung oleh Partai Demokrat, PAN, PKB, Golkar dan sejumlah partai-partai Non parlemen (tidak punya kursi di DPRD Sulteng).

    Kecil besarnya kemenangan pasang Cudy – Ma’mun ada jasa Mat Ali bersama Nasdemnya. Namun dalam pratek politik memang terkadang jasa orang ataupun partai politik bisa saja dinapikkan ketika sudah tidak sejalan atau terlalu besar intervensi.

    Cudy dengan Mat Ali adakah dua tokoh putra daerah Sulteng yang memiliki kemampuan baik secara politik, massa dan financial.

    Cudy disukai rakyat kebanyakan karena kedermawannya. Dan pernah memimpin kota Palu dua perioden. Sedangkan Mat Ali memiliki kemampuan financial dan punya pengaruh di partai besara Nasdem dengan posisi sebagai wakil ketua umum.

    Menyatunya Cudy dengan Mat Ali di Pilgub 2020 melawan Hidayat – Bartho membuktika bahwa mereka terlalu tangguh untuk dilawan dengan perolehan suara kurang lebih 65 persen.

    Dilain sisi Cudy dan Mat Ali sama-sama kader Pemuda Pancasila (PP). Sehingga agak sulit memecah belah mereka berdua, sekalipun ada kekecewaan diantara mereka berdua.

    Apalagi sama-sama bernaung dibawah partai besutan Surya Paloh itu. Soal isu terpecah antara Cudy dengan Mat Ali adalah soal biasa dalam dunia politik praktis.

    Apalagi jika dilingkaran pemerintahan ada yang berusaha cari-cari “muka” yang merasa terganggu dengan kemesraan mereka berdua.

    Cudy – Mat Ali bersaudara dalam organisasi kepemudaan PP dan sama – sama kader Partai Nasdem. Selamat Idul Fitri minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir batin. ***