• Anwar : Sekda Firman “Lecehkan” Bupati Yaumil

    Anwar : Sekda Firman “Lecehkan” Bupati Yaumil

    Anditas (detaknews.id)-Pasangkayusulbar-Pegiat anti korupsi dan pemerhati Pemerintahan Anwar Hakim menilai Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu Sulbar “lecehkan” Bupati Yaumil Ambo Djiwa.

    “Pasalnya tanpa surat izin Cuti dari Bupati selaku atasan langsung, Sekretaris Daerah Kabupaten Pasangkayu Sulbar Dr.Firman,SP,MP berani meninggalkan tugas pokok dan fungsinya (Tufoksinya) selama berminggu-minggu,”tegas Anwar via chat di whatsappnya Rabu malam (27/4-2022).

    Kata Anwar bayangkan sejak tanggal 20 April 2022 Sekda Firman tidak lagi masuk kantor melaksanakan Tufoksinya. Padahal izin tugas luar hanya 3 hari diberikan oleh Bupati Pasangkayu H.Yaumil Ambo Djiwa terhitung sejak tanggal 17,18 dan 19 April 2022.

    “Ini adalah pembangkangan terhadap Pimpinan (Bupati selaku user). Masa seorang sekda yang sudah bergelar es tiga tidak faham etika dalam konteks tertib pemerintahan,”tulis Anwar.

    Sebelumnya Bupati yang dikonfirmasi membenarkan hanya memberikan izin tugas luar selama 3 hari, karena katanya ada kegiatan dinas di Makassar selama satu hari dan selebihnya berkunjung ke kampung halamannya di Kendari menegok Ibunya.

    “Namun sampai sekarang sudah tidak kembali. Padahal kami tidak pernah mengeluarkan izin cuti,”kata Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa menjawab konfirmasi deadline-news.com Senin (25/4-2022) di ruang kerjanya.

    Menurutnya akan melakukan evaluasi atas kinerja Sekda Firman setelah Idul Fitri.

    “Kita akan melakukan evaluasi dulu atas kinerja Sekda Firman. Kalau memang ada yang tidak sesuai kita akan mengusulkan ke Gubernur dan Gubernur meneruskan ke Mendagri untuk dilakukan penyegaran agar roda organisasi pemerintahan dapat berjalan optimal,”tegas Bupati Yaumil yang baru menjabat 17 bulan itu.

    Sementara itu Kadis BKPPD Pasangkayu Andi Baso yang dikonfirmasi terkait apakah ada surat izin Cuti sampai Sekda Firman berani meninggalkan tupoksinya dan memilih pulang Kampung kurang lebih 3 Mingguan, mengatakan secara tertulis tidak ada masuk ke BKPPD.

    “Dan kalau ada surat izin cuti mestinya ada masuk BKPPD. Hanya saja kami tidak tahu kalau secara lisan langsung ke Pimpinan (pak Bupati),”ujar Andi Baso via sambungan telepone selulernya Rabu (27/5-2022).

    Informasi yang diperoleh deadline-news.com di lingkungan kantor Bupati, Sekda Firman akan masuk kantor nanti tanggal 9 Mei 2022. Dan ironisnya lagi Sekda Firman tidak pernah menghubungi Bupati Yaumil.

    Malah Justru Bupati Yaumil yang mencoba menghubungi Sekda Firman untuk menanyakan keberadaannya.

    “Beliau tidak pernah menghuki saya, justru saya yang menghubungi dia,”ujar Bupati dengan nada lembut.

    Sebelumnya Ketua Fraksi PDIP DPRD Pasangkayu Sulbar H.Lukman Said, S.Pdi, M.Pdi menjawab detaknews.id group deadline-news.com via messenger Selasa petang (19/4-2022), mengatakan Bupati Pasangkayu Sulbar Yaumil Ambo Djiwa,SH harus bersikap tegas terhadap Sekretaris daerah Firman.

    Pasalnya kata ketua asosiali DPRD Kabupaten suluruh Indonesia (ADKASI) itu, kelihatannya pemerintah daerah kabupaten Pasangkayu sudah tidak kompak didalam memberikan pelayanan ke masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas pokok pemerintahan.

    “Sekda Firman jalan sendiri, bupati jalan sendiri. Olehnya agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik baik, maka antara Bupati, Wakil Bupati dan Sekda harus kompak,”kata politisi PDIP itu dengan nada menyarankan.

    Menurutnya Bupati, Wakil Bupati dan Sekda adalah tiga serangkai yang tidak boleh terpisah dan harus kompak dibawah komando Bupati.

    “Bupati Yaumil tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Harus segera mengganti Sekda dan menunjuk pejabat sekda yang loyal dan dapat bersinergi dengan bupati untuk menjalankan program-program pemerintahan sesuai visi dan missi Bupati,”jelas mantan ketua DPRD Pasangkayu itu.

    Sementara itu Sekda Pasangkayu Firman yang dikonfirmasi di kantornya belum ada ditempat. Kata seorang pegawai di kantornya itu nanti tanggal 9 Mei 2022, baru Sekda Firman masuk kantor. ***

  • Jelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Kota Palu Perlahan Merangkak Naik

    Jelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Kota Palu Perlahan Merangkak Naik

    Foto penjual ayam potong di pasar Tradisional Masomba. Foto Rendi/detaknews.id

    Rendi (detaknews.id)-Palusulteng-Enam hari jelang hari raya Idul Fitri, harga sembilan kebutuhan pokok ( Sembako) di pasar Masomba dan pasar Inpres Manonda Kota Palu secara perlahan mulai naik.

    Foto penjual daging di Pasar tradisional Inpres. Foto Rendi/detaknews.id

     

    Meski begitu kenaikan harga masih dalam rentang harga yang wajar dan cukup terkendali, meski beberapa harga bahan pokok sudah mulai naik sejak awal bulan Ramadhan.

    Yuliana maupun beberapa pedagang di Pasar Masomba dan Pasar Inpres Kota Palu kompak menyuarakan harga yang sama, Palu, Selasa (26/04/2022).

    “Kalau sekarang beberapa barang di sini memang sudah mulai naik pelan-pelan harganya. Selain yang sudah naik, harganya di awal-awal Ramadhan,” jelas Yuliana (19), salah satu pedagang di pasar Inpres Manonda Palu.

    Yuliana juga menjelaskan beberapa bahan yang menaikkan harganya cukup signifikan, seperti bawang merah dari harga Rp30.000 menjadi Rp40.000/kg, tomat dari harga Rp5.000 menjadi Rp10.000-Rp12.000/kg dan telur ayam dari harga rata-ratanya. Rp.45.000/rak naik menjadi Rp.50.000/rak, serta minyak goreng yang sebelumnya memang mengalami kenaikan.

    Kemudian untuk bahan pokok lain seperti bumbu dapur, gula, terigu, daun bawang, sayur-mayur, dan berapa jenis ikan juga mengalami kenaikan harga dari Rp.1.000 sampai Rp.4.000 untuk setiap satuan jualnya.

    Walau tidak menutup kemungkinan bahan-bahan tersebut juga akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan di hari-hari terakhir jelang Lebaran.

    Berbeda dengan bahan pokok lainnya, harga komoditas cabai rawit justru mengalami penurunan drastis yang semula berkisar antara Rp.60.000 – Rp.80.000 turun menjadi Rp.40.000/kg-nya.

    Adapun ayam potong juga mengalami kenaikan harga dari Rp26.000 naik menjadi Rp29.000/kg dan diperkirakan akan terus naik hingga di atas Rp30.000/kg.

    Selain itu, ada beberapa komoditas yang menjual dagangannya masih di harga normal dan belum mengalami kenaikan seperti daging sapi dan bawang putih.

    “Belum ada kenaikan kalau daging sapi, sekarang masih harga normal, naiknya mungkin dua hari atau hari terakhir puasa tapi tergantung dari penyuplai,”ungkap Risno (43), salah satu pedagang sapi di pasar Inpres Manonda Palu.

    Meski mengalami kenaikan bahan pokok, situasi pasar Masomba dan pasar Inpres Manonda Palu tetap ramai pengunjung bahkan terus mengalami peningkatan dalam sepekan sebelum Lebaran. Terlihat dari padatnya pengunjung saat berbuka puasa. ***

  • Gusman, Sahlan Bantilan dan Nurninsih Dituntut 6 Tahun Penjara

    Gusman, Sahlan Bantilan dan Nurninsih Dituntut 6 Tahun Penjara

    “Rekanan Mujahidin Dituntut Uang Pengganti Rp 1.137.241.000”

    Mahdi Rumi (detaknews.id)-Tolitolisulteng-Mantan Kadis Kelautan dan Perikanan Tolitoli Ir. Gusman penjara 6 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rustam Efendi,SH dalam kasus korupsi pengadaan 9 unit kapal tahun 2019 pada DKP Tolitoli.

    Selain Gusman, dalam agenda membaca yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Palu Sulteng Senin (25/4-2022), JPU Rustam juga menuntut PPK S. Bantilan yang notabene sebagai Kabid Tangkap dan Nurninsih sebagai PPTK dengan 6 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

    Sementara Mujahidin sebagai kontraktor pelaksana CV. Gultom dan CV.Generasi Pribumi penjara 5 tahun 6 bulan penjara subsider 6 bulan kurungan serta ditambah uang pengganti sebesar Rp 1.137.241.000 subsider 1 tahun penjara.

    Menurut JPU Rustam pada agenda 1 pembacaan lainnya di Pengadilan Tipikor Palu, diantaranya adalah 3 pegawai di Dinas Kelautan dan Perikan Tolitoli, dan pengadaan adalah pihak kontraktor pelaksana 9 unit Kapal itu. ***

  • Dugaan Pengancaman Mat Lahay 1-2 Hari Akan Dirilis Polda

    Dugaan Pengancaman Mat Lahay 1-2 Hari Akan Dirilis Polda

    Anditas (detaknews.id)-Palusulteng-Setelah penanganan kasus dugan pengancaman pembunuhan oleh Bupati Tojo Unauna Mohammad (Mat) Lahay terhadap Sitti Hajar (25), mengambil alih dari Ditreskrimsus ke Ditreskrimum, ternyata dilakukan lidik kembali.

    “Mohon tunggu ya pak, yang tangani perkara ini subdit III Ditreskrimum, settahu saya banyak kasus yang mereka tangani, bukan kasus itu. Setelah kemarin diinternal di gelar, akan investigasi kembali🙏🙏,” tulis Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto melalui Kompol Sugeng menjawab konfirmasi detaknews.id melalui chay di whatsappnya Selasa (26/4-2024).

    Menurut Sugeng dalam 1-2 hari kedepan kasus Mat Lahay itu segera diekspose.

    “1-2 hari kita rilis updatenya boss,” tulis Sugeng lagi.

    Sebelumnya Kasus dugaan pengancaman oleh Bupati Tojo Unauna Mohammad Lahay terhadap Sitti Hajar ditake Over (Dialihkan) dari Ditreskrimsus ke Ditreskrimum Pol Sulteng.

    Hal itu dilakukan penyidik ​​Ditreskrimsus setelah hasil gelar perkara kedua dimana penyidik ​​tidak dapat menemukan bukti elektronik lain.

    “Hasil gelar perkara di Ditreskrimsus, Penyidik ​​terkendala tidak dapat menemukan bukti elektronik lain. Yang ada hanya tangkapan layar kepada penyidik ​​dan harus dibuktikan dulu
    keasliannya,” demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto melalui Kompol Sugeng di chat whatsappnya menjawab konfirmasi deadline-news.com grup detaknews.id Kamis (21/4-2022).

    Kata kompol Sugeng, sementara korban sudah mengganti nomor dan akun WhatsApp nya dimana kejadiannya pada tahun 2020 dan database lama menurut ahli lab untuk kemungkinan-kemungkinan yang ada di database akun yang baru.Sehingga data sulit dilakukan.

    “Apalagi Korban/pelapor sudah tidak ingat nomor yang digunakannya, sehingg pasti dalam gelar perkara di Krimsus perkara dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Sulteng,”jelas perwira satu melati di pundaknya itu.

    Menurut Sugeng berkas perkara diterima di Ditreskrimum pada hari Selasa (19/4/2022), dan langkah yang diambil oleh Ditreskrimum setelah menerima berkas tersebut akan dipelajari dan kemudian dilakukan gelar perkara.

    Mohammad Natsir Said,SH Kuasa hukum pelapor (Sitti Hajar) yang dimintai tanggapannya terkait perkara ITE dari Ditreskrimsus ke Ditreskrimum mengaku belum mengetahuinya.

    “Saya belum tahu soal itu, saya baru mau ketemu pak Ditreskrimum,”Natsir melalui sambungan whatsappnya Kamis sore (21/4-2022).

    Sementara itu Ishak Adam,SH kuasa hukum Bupati Tojo Unauna Mohammad Lahay yang dikonfirmasi lewat sambungan whatsapp menolak panggilan masuk dari deadline-news.com.

    Kemudia pertanyaan konfirmasi di chat di whatsappnya terlihat centak biru pertanda sudah dibaca tapi tidak ditanggapi.

    Bupati Touan Mohammad Lahay Begitu, sampai berita ini ditayangkan belum memberikan tanggapan.***

  • Nilai Tukar Rupiah Naik Dari Rp,14.348 menjadi Rp14.361 per USD

    Nilai Tukar Rupiah Naik Dari Rp,14.348 menjadi Rp14.361 per USD

    Antasena (detaknews.id)-Jakarta-Nilai tukar rupiah di pasar spot exchange pada perdagangan, Senin Pagi (25/4-2022), melemah terhadap dolar Amerika Serikat (USD$-AS).

    Data Bloomberg pukul 09:12 WIB menunjukkan, mata uang Garuda mengalami depresiasi 94 poin atau 0,66 persen menjadi USD 14.456 per USD.

    Pada pembukaan perdagangan, rupiah ditransaksikan di Rp 14.491 dari sebelumnya Rp 14.361 per USD.

    Dalam zona koreksi itu, nilai tukar rupiah mengalami tekanan paling tinggi di Rp 14.493, sementara terendah Rp 14.456 per USD.

    Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), kurs rupiah ditransaksikan di Rp14.361 per USD dari sebelumnya Rp14.348.

    Analis pasar uang Ariston Tjendra memperkirakan rupiah mengalami tekanan terhadap dolar AS sepanjang perdagangan.

    Hal ini menyusul sikap hawkish Federal Reserve (The Fed) yang lebih agresif menghadapi inflasi.

    The Fed dalam pertemuan mendatang diproyeksikan menaikkan suku bunga acuan sebanyak 50 basis poin.

    Dengan begitu, dia memprediksi rupiah hari ini melemah di kisaran ke Rp 14.380 sampai Rp 14.400 per USD.

    Ditarik dari sepekan terakhir, nilai tukar rupiah melemah 0,52 persen.

    Dalam sebulan terakhir, mata uang Garuda terdepresiasi 0,38 persen, tiga bulan 0,54 persen dan transaksi setahun berjalan (year to date/ytd) 1,07 persen.
    Tak hanya rupiah, mayoritas mata uang kawasan Asia juga mencatatkan pelemahan.

    Di pasar spot exchange, Yuan China mengalami depresiasi 0,75 persen menjadi CNY 6,57 per USD, Dolar Hong Kong 0,01 persen ke HKD 7,84 per USD dan Won Korea 0,45 persen ke KRW 1.247 per USD.

    Selanjutnya Dolar Singapura juga melemah 0,20 persen menjadi SGD 1,37 per USD, Baht Thailand 0,12 persen ke THB 34 per USD dan Dolar Taiwan 0,17 persen ke TWD 29,35 per USD. Sumber GenPI.co.***

  • Lurah dan Seklur di Buol  Adu Jotos

    Lurah dan Seklur di Buol Adu Jotos

    Sabru (detaknews.id)-Buolsulteng-Berawal dari persiteruan hingga terjadi adu pisik (jotos), antara Lurah dan sekretaris lurah (Seklur) kelurahan Leok II, kecamatan Biau, kabupaten Buol, sehingga Lurah tersebut melaporkan sekretarisnya ke Disreskrim polres Buol.

    Kejadian yang tidak seharusnya terjadi antara Lurah dan seklurnya itu terjadi pada Senin sore (25/4-2022) di kantor Kelurahan Leok II, kecamatan Biau Kabupaten, kurang lebih pukul 15.00.wita.

    Erwin Mangge melaporkan sekretarisnya Sujiman Elan yang melakukan pemukulan terhadap dirinya.

    Tidak menerimah perlakuan dan tindakan oleh Sujiman yang merontak hingga melakukan pemukulan di dalam ruangan hingga mengakibatkan beberapa Aset Kantor dirusak Sujiman Elan.

    Adapun Kronologis kejadian saat di konfirmasi media ini, Erwin menjelaskan, sekitar kurang lebih pukul 15.00.wita saat saya pulang dari sholat dhuhur, sekretaris saya sudah memperlihatkan Amarahnya.

    “Dan merusak Aset kantor yang ada dikelurahan, Kemudian terlapor mendekati saya, hingga mengeluarkan sebilah pisau yang diacungkan kearah saya,”terangnya.

    Sekretaris Sujiman Elan memberikan keterangannya terkait tindakan yang dilakukan ini adalah bentuk kekesalannya atas lurah Erwin menyangkut tunjangan penghasilan pegawai yang menurut dirinya tidak sesuai besaran yang biasanya diterimah.

    Sementara Erwin membenarkan alasan Sujiman Elan, terkait Tunjangan Tambahan pegawai (TTP) tersebut.

    “Benar apa yang dikatakan Sujiman Elan, memang saya sebagai Pimpinan harus melakukan pemotongan dan ini saya lakukan sejak bulan januari 2022. Karena yang bersangkutan sering tidak melaksanakan tanggung jawabnya, utamanya kehadiran masuk kantor, dan apa yang saya lakukan sesuai prosedur yang tertuanng dalam Perbub nomor 3 pasal 34 Tahun 2021,”imbulnya.

    Hingga berita ini tayang pihak Reskrim Polres Buol yang dihubungi media ini,via WhatsApp masih mendalami laporan kejadian ini demi penyelidikan lebih lanjut. ***

  • Tak Ada Lagi  Kegiatan di Proyek Pengendalian Sediment di Sungai Paneki

    Tak Ada Lagi Kegiatan di Proyek Pengendalian Sediment di Sungai Paneki

    Nelwan (detaknews.id) SigiSulteng- PT. Karya Pembangunan Rizki (KPR) selama bulan ramadhan tidak ada lagi kegiatan di siklop pengendalian sedimant Sungai Paneki di Kabupaten Sigi Sulteng.

    Padahal perusahaan itu, masih banyak menyisahkan pekerjaan temasuk penimbunan siklop atau penahan sedimen material sungai.

    Proyek normalisasi dan pengendalian sedimen sungai paneki yang di garap oleh PT. KPR itu melekat di kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) leding sektor balai wilayah sungai sulawesi (BWSS) lll Palu.

    Dalam item pekerjaan penimbunan material di sepanjang bibir siklop yang total panjangnya dari hulu ke hilir mencapai 8 km.

    Namun pengerukan material timbunan di sepanjang siklop terlihat relatif tidak sesuai volume kerja.

    Bagaimana tidak disepanjang siklop dari hulu sampai hilir di beberapa titik, timbunan dipinggir dinding espos atau siklop itu, tidak ditimbun secara sinifikan, dan terkesan diabaikan.

    Belum lagi item pembuatan gorong-gorong untuk saluran sekunder air buangan dari rumah – rumah warga yang bermukim di pinggir bantaran sungai Paneki.

    Dan antisipasi rembesan air hujan ketika lagi musim penghujan tiba, di beberapa titik belum juga dilakukan plasteran, bahkan masih tampak terlihat mal masih menempel di boks coran itu.

    PT. KPR mulai kontrak kerja 5 oktober sampai awal pelakasanaan 19 oktober 2020 hingga masa 485 kalender kerja dan berakhir Ferbuari 2022.

    River inprovement and sedimen control atau pengendalian sedimen control material sungai, proyek berskala multy years yang di garap PT. KPR mendapat kucuran dana LOAN JICA dari Jepang senilai Rp,49, 943, 876, 000, 00 (miliar), hingga masa tiga kali adendum untuk akumulasi penambahan anggaran 10% senila Rp,53, 838, 253, 000, 00 (miliar).

    Masa perpanjangan waktu 50 hari untuk proyek berskala multy years yang di kelolah oleh PT. KPR itu, di progres 100% persen justru mendapat dispensasi kelonggaran waktu selama sebulan 20 hari oleh pihak BWSS III Palu.

    Dan belum lagi untuk masa retensi dalam jangka waktu 6 bulan pemeliharaan.

    Kepala proyek (kapro) PT. KPR Ir. Syahril menjawab detaknews.id group deadline – news.com Senin (25/4-2022) via telephon selulular menjelaskan, secara volume sudah sesuai dengan standar kerja.

    “Pihak perusahaan PT. KPR kata dia, telah menyelesaikan peritem pekerjaan proyek itu dengan baik juga secara progres dan bobot 100% (persen) pekerjaan sudah sesuai dengan rencana anggaran pebelanjaan (RAP) bahkan sudah melebihi volume kerja yang ditentukan, “bebernya.

    Terhitung dari 1 April 2022, limit ketambahan waktu 50 hari yang ditentukan oleh pihak kementrian PUPR leding sektor BWSS lll Palu tersebut sudah finish di bulan ini.

    Makanya semua aktifitas pekerjaan para pekerja proyek ditiadakan, namun sesekali pihak perusahaan masih mengadakan control lapangan, guna membenahi ulang sisa pekerjaan yang tertinggal.

    “Memang gorong-gorong di beberapa titik semua telah rampung pengecorannya, akat tetapi masih tersisa satu unit belum dibuka malnya, namun pihak perusahaan tetap akan mengkondisikan melakukan plasteran kembali gorong-gorong itu di beberapa titik yang mana belum sempat di kerjakan,”jelasanya.

    Selain itu sambung Syahril, kini pihak perusahaan fokus dan masih konsentasi dalam penyelesaian kontrak masa provesional head over (PHO), walau secara tehknis proyek itu progresnya sudah rampung, agar tidak menimbulkan asumsi akan penimbunan siklop ke parapet.

    “Makanya pihak perusahaan selalu koordinasi dengan kepala desa (kades) Kabobona, prihal penimbunan dari hulu ke hilir. Adapun yang belum dilakukan penimbunan, itu atas permintaan warga setempat,”tuturnya.

    Ia menambahakan mengingat siklop mengikuti sepanjang aliran sungai disitu banyak terdapat area kebun masyarakat juga pemukiman warga, sehingga secara kode etik pihak perusahaan mengikuti saran dan permintaan warga desa setempat.

    Kata Syahrir terutama dinding siklop yang berdekatan dengan hunian warga, mereka juga melarang untuk dilakukan penimbinan, sebab menghidari akan bahaya buat anak-anak mereka.

    “Takut kalau-kalau anak-anak itu bermain disitu, lalu jatuh teperosok ke dasar sungai, karena diding espos itu tingginya mencapai 4,5 meter,”pungkas Syahril mengakhiri pembicaraannya.

    Sementara itu General Manajer (GM) PT.KPR Oni Marundu yang dikonfirmasi via chat di whatsappnya, sampai berita ini naik tayang belum memberikan jawaban. ***

  • Penularan Covid19 Sudah Zero, Namun Tetap Patuhi Protkes

    Penularan Covid19 Sudah Zero, Namun Tetap Patuhi Protkes

    Fredi (detaknews.id)-Palusulteng-Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdy Mastura mengharapkan masyarakatnya harus mematuhi kebijakan Pemerintah Dalam Penanggulangan Penularan Covid-19.

    Hal itu dikatakan Gubernur Rusdy Mastura di Kantornya Senin (25/4-2022).

    Gubernur yang akrab disapa Cudy itu mengungkapkan melihat perkembangan Klkasus penularan Covid – 19 di Sulawesi Tengah sesuai dengan laporan Pusdatina Covid -19, beberapa hari terakhir menunjukkan arah yang sungguh baik.

    “Bahkan beberapa hari terakhir terdapat Zero Penularan di Sulawesi Tengah,”ucap Gubernur Cudy.

    Ia menambahkan bahwa kondisi ini menjadi Apresiasi atas kerja keras semua pihak, terutama kepada masyarakat yang patuh terhadap Protokol Kesehatan dan patuh terhadap seluruh kebijakan pemerintah.

    “Demikian juga satgas covid -19, TNI dan Polri telah menunjukkan kerjasama yang baik dalam penanganan Covid – 19,”jelas Cudy.

    Menurutnya kondisi ini atas kerja keras semua pihak terimakasih atas semua peran yang baik tersebut.

    Lebih jauh Gubernur menyampaikan lewat juru bicara Pusdatina Covid -19, bahwa kondisi yang ada belum memberikan jaminan bahwa kondisi saat ini sudah bebas dari ancaman penularan Covid -19.

    “Untuk itu diharapkan kepada Masyarakat agar terus mematuhi Protokol Kesehatan jelang dan sesudah hari raya Idul Fitri 1443 H,”Imbunya.

    Cudy meminta agar Semua Pejabat Pemerintah secara berjenjang untuk mematuhi dan melaksanakan dengan baik Menpan RB yang tertua dalam Surat Menteri PANRB No. B/123/M.KT.02/2022 yang ditujukan untuk Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Panglima TNI , Kapolri, Jaksa Agung, dan Kepala Badan/Lembaga.

    Selain itu juga untuk seluruh Gubernur, Wali Kota, dan Bupati yang tercantum dalam surat Menteri PANRB No. B/124/M.KT.02/2022 itu.

    Gubernur Cudy menjelaskan bahwa surat tersebut merupakan penegasan kembali Arahan Presiden Joko Widodo dan tindak lanjut SE Menteri PANRB Nomor 13/2022 tentang Cuti Pegawai Negeri Sipil (PNS) selama periode hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah. (Sumber biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulteng).***

  • Izin 3 Hari, Sekda Firman Tidak Ngantor Sampai Saat Ini

    Izin 3 Hari, Sekda Firman Tidak Ngantor Sampai Saat Ini

    Anditas (detaknews.id)-Rupanya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasangkayu Dr.H.Firman, SP,MP hanya diberikan izin melaksanakan tugas 3 hari di Makassar Minggu pekan lalu (17/4-2022), oleh Bupati Yaumil Ambo Djiwa.

    Namun sampai saat ini, sudah memasuki minggu kedua sejak izin melaksanakan tugas keluar daerah belum juga kembali melaksanakan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi).

    “Sehingga banyak kegiatan terbengkalai. Apalagi dia ketua tim TPAD. Mestinya sudah kembali bekerja setelah menjalankan tugas luar beberapa hari,”kata Bupati Yaumil Ambo Djiwa menjawab konfirmasi deadline-news.com di ruang kerjanya Senin (25/4-2022) di Pasangkayu.

    Pantauan deadline-news.com Senin (25/4-2022), di Kantor Bupati Pasangkayu Sekda Firman tidak berada ditempat. Katanya masih pulang kampung setelah mengikuti kegiatan dinas di Makassar.

    “Pak Sekda Firman pulang ke Kendara setelah tugas luar terkait ke Dinasan. Namun sudah memasuki minggu kedua belum juga kembali. Padahal izinnya hanya 3 hari,”kata seorang sumber di kantor Bupati Pasangkayu.

    Sebelumnya Ketua Fraksi PDIP DPRD Pasangkayu Sulbar H.Lukman Said, S.Pdi, M.Pdi menjawab detaknews.id group deadline-news.com via messenger Selasa petang (19/4-2022), mengatakan Bupati Pasangkayu Sulbar Yaumil Ambo Djiwa,SH harus bersikap tegas terhadap Sekretaris daerah Firman.

    Pasalnya kata ketua asosiali DPRD Kabupaten suluruh Indonesia (ADKASI) itu, kelihatannya pemerintah daerah kabupaten Pasangkayu sudah tidak kompak didalam memberikan pelayanan ke masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas pokok pemerintahan.

    “Sekda Firman jalan sendiri, bupati jalan sendiri. Olehnya agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik baik, maka antara Bupati, Wakil Bupati dan Sekda harus kompak,”kata politisi PDIP itu dengan nada menyarankan.

    Menurutnya Bupati, Wakil Bupati dan Sekda adalah tiga serangkai yang tidak boleh terpisah dan harus kompak dibawah komando Bupati.

    “Bupati Yaumil tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Harus segera mengganti Sekda dan menunjuk pejabat sekda yang loyal dan dapat bersinergi dengan bupati untuk menjalankan program-program pemerintahan sesuai visi dan missi Bupati,”jelas mantan ketua DPRD Pasangkayu itu.

    Sementara itu Sekda Pasangkayu Firman yang dikonfirmasi di kantornya belum ada ditempat. Kata seorang pegawai di kantornya itu nanti tanggal 9 Mei 2022, baru Sekda Firman masuk kantor. ***

  • Anwar Hakim : Perlu Penyegara Ditubuh Pemerintahan Yaumil – Herny

    Anwar Hakim : Perlu Penyegara Ditubuh Pemerintahan Yaumil – Herny

    “Sudah 1 tahun 5 Bulan Belum Ada Gebrakan. Bahkan Terkesan Mundur”

    Bang Doel (detaknews.id)-Palusulteng-Pegiat masyarakat anti korupsi dan pemerhati pemerintahan Anwar Hakim kepada detaknews.id group deadline-news.com Minggu (24/4-2022) via chat di whatsappnya menegaskan sudah perlu penyegaran ditubuh pemerintahan Bupati Pasangkayu Sulbar H. Yaumil Ambo Djiwa – Hj.Herny Agus.

    Pasalnya sudah ada kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang tiga periode menduduki jabatan yang sama.

    “Bayangkan mulai periode pertama dan kedua Bupati Agus Ambo Djiwa sampai Bupati baru H.Yaumil masih disitu bercokol kepala OPDnya, sehingga sudah perlu penyegaran, termasuk Sekretaris daerah Firman sudah selayaknya diganti,”tegas Anwar.

    Ia mengaku heran dengan pemerintahan Bupati Yaumil – Herny, sudah memasuki satu tahun lima bulan, tapi belum nampak gebrakan yang dilakukan. Bahkan terkesan mengalami kemunduran.

    “Saya heran ini pemerintahannya Yaumil sudah 1 tahuh 5 bulan, tapi tidak ada gebrakan yang dilakukan. Malah pada saat pelantikan atau penyegaran eselon kepala dinas malah ada kadis yang sudah 3 priode bupati (2priode bupati sebelumnya) masih dipertahankan. Sebut saja kadis pu Pasangkayu. Ada apa ini?,”kata Anwar dengan nada tanya.

    Kata Anwar ada pula yang jabatannya semenjak mamuju utara sekarang Pasangkayi diresmikan sebagai kabupaten masih dia terus yang menjadi pptk didinas kesehatan, sebut saja Rahim Tagaru).

    Anwar menduga bahwa kalau demikian dalam faktanya adalah modus koruptif benturan kepentingan.

    “Bahwa KPK kepada seluruh kepala daerah di NKRI mewanti – wanti, jangan teringat daerah rawan korupsi dengan sebelas modus, antara lain benturan kepentingan pada proyek pengadaan barang dan jasa, yang dimainkan oleh cukong tertentu,”tanda Anwar.

    Ketua Fraksi PDIP DPRD Pasangkayu Sulbar H.Lukman Said, S.Pdi, M.Pdi menjawab detaknews.id group deadline-news.com via messenger Selasa petang (19/4-2022), mengatakan Bupati Pasangkayu Sulbar Yaumil Ambo Djiwa,SH harus bersikap tegas terhadap Sekretaris daerah Firman.

    Pasalnya kata ketua asosiali DPRD Kabupaten suluruh Indonesia (ADKASI) itu, kelihatannya pemerintah daerah kabupaten Pasangkayu sudah tidak kompak didalam memberikan pelayanan ke masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas pokok pemerintahan.

    “Sekda Firman jalan sendiri, bupati jalan sendiri. Olehnya agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik baik, maka antara Bupati, Wakil Bupati dan Sekda harus kompak,”kata politisi PDIP itu dengan nada menyarankan.

    Menurutnya Bupati, Wakil Bupati dan Sekda adalah tiga serangkai yang tidak boleh terpisah dan harus kompak dibawah komando Bupati.

    “Bupati Yaumil tidak boleh membiarkan kondisi ini berlarut-larut. Harus segera mengganti Sekda dan menunjuk pejabat sekda yang loyal dan dapat bersinergi dengan bupati untuk menjalankan program-program pemerintahan sesuai visi dan missi Bupati,”jelas mantan ketua DPRD Pasangkayu itu. ***