Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Disdikbud Sulteng Klarifikasi Terkait Pemberitaan Sistem Pendaftaran Online Berani Cerdas

    Disdikbud Sulteng Klarifikasi Terkait Pemberitaan Sistem Pendaftaran Online Berani Cerdas

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana, memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan salah satu media daring yang menyebutkan adanya kelemahan dalam sistem pendaftaran online siswa baru dalam Program Berani Cerdas.

    Klarifikasi ini disampaikan menyusul keluhan dari orang tua calon siswa asal Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, yang mengalami kendala saat melakukan proses pendaftaran online ke dua sekolah berbeda, yakni SMAN 1 Bahodopi dan SMAN 5 Palu.

    Menurut Yudiawati, secara teknis, proses sistem penerimaan siswa baru (SPMB) tahun 2025 sudah berjalan sesuai prosedur. Dalam sistem ini, setiap calon siswa hanya diperbolehkan mendaftar di satu sekolah negeri secara online. Jika ingin mendaftar ke sekolah lain, maka pendaftaran sebelumnya harus dibatalkan terlebih dahulu di sekolah asal melalui mekanisme resmi.

    “Dalam kasus ini, calon siswa mendaftar terlebih dahulu di SMAN 1 Bahodopi, namun kemudian langsung mencoba mendaftar ke SMAN 5 Palu tanpa membatalkan pendaftaran sebelumnya. Akibatnya, sistem masih mencatat siswa tersebut di SMAN 1 Bahodopi, sehingga pendaftaran di SMAN 5 tidak dapat diproses,” jelas Kadisdikbud, Sabtu (14/6/2025).

    Terkait jalur domisili, Yudiawati juga menegaskan bahwa sesuai petunjuk teknis, calon siswa harus telah berdomisili minimal satu tahun di wilayah sekolah yang dituju. Bukti domisili harus sah secara administratif, yaitu berupa KTP atau surat keterangan yang sesuai regulasi. Dalam kasus yang diberitakan, terdapat miskomunikasi soal persyaratan domisili dari pihak orang tua.

    Lebih lanjut, Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa apabila pendaftaran online sudah ditutup, siswa tetap memiliki kesempatan melalui jalur SPMB Lite berbasis offline, yang disediakan khusus untuk sekolah dengan kuota tersisa. Dengan demikian, tidak ada siswa yang akan kehilangan hak bersekolah.

    Menanggapi informasi bahwa nomor kontak layanan Berani Cerdas tidak merespons, Yudiawati menyebutkan bahwa nomor yang dihubungi oleh pihak keluarga adalah narahubung Program Beasiswa Kuliah Berani Cerdas, bukan bagian dari layanan teknis pendaftaran siswa baru. “Jadi, wajar jika tidak mendapat jawaban yang sesuai harapan karena memang bukan ranahnya,” ujarnya.

    Sebagai penutup, Yudiawati menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen melakukan evaluasi dan peningkatan sistem pendaftaran, termasuk integrasi online dan offline, agar proses penerimaan peserta didik baru di Sulawesi Tengah semakin inklusif, informatif, dan akuntabel.

    “Kami terbuka terhadap masukan masyarakat. Dan tentu, akan terus menyempurnakan sistem agar lebih ramah bagi semua calon siswa dan orang tua,” pungkasnya.***

  • Gubernur Anwar Hafid Paparkan Potensi Daerah di Hadapan KADIN Pusat

    Gubernur Anwar Hafid Paparkan Potensi Daerah di Hadapan KADIN Pusat

    Ilong (detaknews.id) – Jakarta – Gubernur Sulawesi Tengah Dr.Anwar Hafid, M.Si memaparkan potensi daerahnya di hadapan ratusan pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Pusat Jumat pagi (13/6-2025) di hotel Aryadhuta Jakarta.

    Gubernur Anwar Hafid dalam pemaparannya di hadapan puluhan pengurus KADIN se Indonesia mengajak para pengusaha Nasional dan lokal berinvestasi dibidang Kesehatan, Pendidikan, Pertambakan, pertanian, perkebunan, peternakan (pangan Nasional) dan Perumahan.

    “Jika ada investor di KADIN ini mau berinvestasi di Sulteng dibidang, infrastruktur kesehatan, pendidikan dan dibidang pertambakan, penyediaan pakan, benur serta Cold storage ikan dan undang, pertanian, perkebunan dan peternakan (pangan nasional) kami pemerintah daerah siap mempermudah perizinannya kalau perlu diantarkan ke kantornya atau ke kediamannya,” aku gubernur mantan bupati Morowali dua periode itu.

    Adalah James Riady pengusaha terkemuka Indonesia yang tergabung dalam Lippo Group dengan bidang bisnis antara lain Bank Lippo, Lippo Karawaci, Lippo Cikarang, Matahari Department Store, Siloam Hospitals, dan First Media yang memfasilitasi dialog breakfast bersama bidang luar negeri Kadin itu.

    “Forum ini diselenggarakan oleh Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Luar Negeri Kadin Indonesia James Riady dan dihadiri juga oleh Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Taufan Eko Nugroho yang mewakili Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novian Bakrie,” demikian dikatakan ketua umum KADIN Sulteng Muhammad Nur Rahmatu,SE kepada media ini Sabtu (14/6-2025) via aplikasi whatsAppnya.

    Menurut mantan anggota DPRD Sulteng fraksi Demokrat itu, sebenarnya ada beberapa Gubernur yang diundang Kadit pusat untuk memaparkan potensi daerahnya, namun hanya Gubernur Sulteng Anwar Hafid yang sempat hadir.

    “Pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto menggandeng KADIN dalam setiap kegiatan pengembangan ekonomi, industri dan investasi. Karena di Kadin itu banyak jaringan bisnis dan investasi baik nasional maupun Luar Negeri,”jelas pengusaha asal Sulteng itu.

    Nur mengatakan dalam acara KADIN pusat itu, Jems Riady menyatakan kesiapannya berinvestasi di Sulteng dengan catatan semua perizinan dipermudah dan tidak ada lagi konflik-konflik mengenai lahan.

    “Dalam waktu dekat ini pak Jems Riady akan mengunjungi Morowali dengan rencana investasi perumahan 1000 rumah murah untuk kebutuhan karyawan maupun masyarakat Morowali.

    Sementara itu Gubernur Anwar Hafid dalam forum KADIN itu mengaku siap membereskan birokrasi yang berbelit-belit yang menjadi hambatan dan keluhan investor yang datang ke Sulteng.

    “Kami siap membenahi dan memangkas birokrasi yang dianggap menghambat dan menyulitkan investor,” tegas Gubernur Anwar Hafid yang mantan anggota DPR RI 20192024 itu.***

  • Buka Turnamen Domino Nambaso Cup 2025, Wagub Sulteng: Ini Salah Satu Bentuk Nyata Pelaksanaan Program BERANI HARMONI

    Buka Turnamen Domino Nambaso Cup 2025, Wagub Sulteng: Ini Salah Satu Bentuk Nyata Pelaksanaan Program BERANI HARMONI

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., secara resmi membuka Turnamen Domino Gaple Nambaso Cup 2025 yang digelar di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (12/6/2025). Turnamen ini diikuti oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai perusahaan, OPD, dan komunitas pekerja di Kota Palu dan sekitarnya.

    Turnamen ini sejatinya dijadwalkan dibuka langsung oleh Gubernur Anwar Hafid. Namun, karena mendadak mendapat undangan dari Presiden RI ke Jakarta, Gubernur menugaskan Wakil Gubernur untuk mewakili pemerintah provinsi membuka acara tersebut.

    Dalam sambutannya, dr. Reny menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, serta perusahaan yang turut mendukung turnamen ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan program BERANI HARMONI, yakni menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan antara pekerja dan perusahaan.

    “Hubungan industrial yang harmonis adalah ikatan antara pekerja dan perusahaan yang dibangun di atas nilai-nilai Pancasila. Ikatan kekeluargaan ini harus terus kita rawat agar tercipta iklim investasi yang kondusif di Sulawesi Tengah,” ujar dr. Reny di hadapan para peserta dan tamu undangan.

    Ia juga mengingatkan bahwa beberapa waktu lalu, Pemprov Sulteng melalui Disnakertrans telah melaksanakan program “Ngobrol Produktif Bersama Perusahaan dan Pekerja” sebagai wujud nyata dari upaya membangun komunikasi yang baik antara pemerintah, pengusaha, dan buruh.

    Turnamen ini, menurutnya, tidak hanya menjadi ajang hiburan atau rekreasi semata, namun bisa menjadi ruang santai yang tetap produktif. “Kegiatan seperti ini seharusnya menjadi sarana diskusi ringan, tempat lahirnya ide-ide baru, sekaligus membangun sinergi untuk masa depan Sulawesi Tengah,” tambahnya.

    Menutup sambutannya, dr. Reny mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menikmati pertandingan dengan santai namun penuh semangat. “Mari kita bertanding dengan hati yang senang. Bukan soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita merawat kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi,” tutupnya.***

  • Hadir di Acara Dialog Kebudayaan, Wagub Sulteng Tegaskan Fondasi Penting Dalam Membangun Sulteng

    Hadir di Acara Dialog Kebudayaan, Wagub Sulteng Tegaskan Fondasi Penting Dalam Membangun Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menghadiri acara Dialog Kebudayaan Program Tadulako Folk Art Tahun 2025 yang diselenggarakan pada Jumat (13/6/2025) di Gedung Kesenian Kota Palu. Dalam pidatonya, dr. Reny menegaskan bahwa kebudayaan merupakan fondasi penting dalam membangun Sulawesi Tengah yang berdaya saing, berkarakter, dan berkelanjutan.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan RI, Dr. Restu Gunawan, M.Hum., Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sulteng, serta Direktur Yayasan Tadulakota’, Hapri Ika Poigi, M.A. Turut hadir pula para tokoh budaya, pegiat seni, akademisi, organisasi komunitas, dan perwakilan etnis dari berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.

    Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi merupakan hasil karya manusia dan kelompok yang terus hidup, berkembang, dan membentuk jati diri masyarakat. “Budaya adalah keseluruhan gagasan, perilaku, dan hasil karya manusia yang berfungsi sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar dr. Reny.

    Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya meningkatkan indeks pembangunan kebudayaan di Sulawesi Tengah yang saat ini berada di peringkat 28 dari 36 provinsi di Indonesia. Menurutnya, perlu strategi dan kerja kolektif untuk memperkuat peran budaya dalam pembangunan daerah. Salah satu indikatornya, tambah dr. Reny, dapat diukur dari seberapa banyak agenda seni dan budaya yang terselenggara secara aktif dan merata di masyarakat.

    Sulawesi Tengah sendiri dikenal memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, dengan keberagaman lebih dari 19 etnis yang tersebar di 12 kabupaten/kota. “Jika potensi ini dikelola dengan baik, maka budaya bisa menjadi kekuatan ekonomi baru melalui festival, pertunjukan seni, pameran, karnaval budaya, dan kegiatan kreatif lainnya yang menghasilkan pendapatan daerah,” jelasnya.

    Selain sisi ekonomi, dr. Reny juga menekankan nilai-nilai luhur dalam budaya lokal yang dapat membentuk karakter masyarakat. Menurutnya, pembangunan kebudayaan juga mencakup penguatan jati diri, pelestarian warisan budaya, peningkatan apresiasi seni, pertukaran budaya, hingga diplomasi budaya yang membangun citra positif daerah.

    Pidato Wakil Gubernur juga menegaskan bahwa program kebudayaan terintegrasi dalam visi pembangunan Sulawesi Tengah 2025–2029 melalui sembilan cita-cita besar BERANI, Berani Cerdas, Sehat, Lancar, Menyala, Sejahtera, Berkah, Makmur, Integritas, dan Budaya. Ia menjelaskan bahwa setiap prinsip BERANI dirancang untuk menciptakan masyarakat yang sehat, sejahtera, produktif, dan berkarakter.

    “Melalui BERANI Budaya, kita dorong promosi nilai-nilai lokal yang mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta memastikan pembangunan berjalan secara transparan dan akuntabel dengan partisipasi aktif masyarakat,” jelas dr. Reny.

    Wakil Gubernur menutup sambutannya dengan harapan agar gerakan pemajuan budaya tidak hanya berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi gerakan bersama yang mengakar dari sekolah hingga komunitas, dari desa hingga kota.***

  • Pemprov Sulteng Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan di Hadapan 1.107 Wisudawan Untad

    Pemprov Sulteng Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan di Hadapan 1.107 Wisudawan Untad

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Sebanyak 1.107 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) resmi diwisuda dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa ke-130 yang digelar di Auditorium Untad, Palu, Kamis (12/6/2025).

    Prosesi tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten Administrasi Umum M. Sadly Lesnusa, yang hadir mewakili Gubernur Sulteng Dr.H.Anwar Hafid,M.Si.

    Turut hadir dalam acara tersebut unsur Forkopimda Sulteng, Anggota DPRD Provinsi Sulteng, pimpinan perbankan, Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, ST, MT, IPU, ASEAN Eng beserta jajaran.

    Dalam sambutannya yang dibacakan oleh M. Sadly Lesnusa, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi dan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati atas pencapaian mereka menyelesaikan pendidikan tinggi.

    “Perjalanan akademik yang telah dilalui bukanlah hal mudah. Tantangan dan pengorbanan telah membentuk ketangguhan dan karakter para lulusan,” ujar Asisten Sadly membacakan sambutan Gubernur.

    Lebih lanjut, ia menyebut para lulusan sebagai agen perubahan yang memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi bagi kemajuan masyarakat.

    “Kita membutuhkan pemimpin dan inovator yang berpikir kritis dan kreatif. Jadilah pendorong perubahan yang hadir di tengah masyarakat,” ucapnya.

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, tambahnya, berkomitmen penuh untuk mendukung pengembangan generasi muda melalui program pembangunan yang inklusif dan merata. Hal ini diwujudkan dalam Program 9 Berani, yang terdiri dari: Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Lancar, Berani Menyala, Berani Sejahtera, Berani Berkah, Berani Makmur, Berani Harmonis, dan Berani Berintegritas.

    Ia juga menegaskan komitmen Pemprov Sulteng dalam mendukung pembiayaan pendidikan sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

    “Kami berani memberikan dukungan pendidikan demi menciptakan generasi yang cendekia, kreatif, dan mandiri,” tegasnya.

    Kerjasama lintas sektor, termasuk dengan Universitas Tadulako, menurutnya menjadi kunci dalam mewujudkan generasi unggul yang mampu membawa Sulawesi Tengah menuju masa depan yang lebih baik.***

  • Wagub Apresiasi GIZ: Bantu Kakao dan Kopi Sulteng Mendunia

    Wagub Apresiasi GIZ: Bantu Kakao dan Kopi Sulteng Mendunia

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wagub dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada GIZ, badan kerjasama global Pemerintah Jerman dalam memberikan dampak luar biasa bagi kemajuan pertanian Sulteng.

    “Terima kasih kepada GIZ yang membersamai kami dalam mengelola potensi-potensi alam kami,” tutur wagub dalam pertemuan dengan jajaran GIZ di polibu kantor gubernur pada Rabu siang (11/6).

    Pendampingan GIZ sebut wagub telah menjadi jembatan bagi petani lokal untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan mereka.

    Wagub mengatakan dedikasi dan kontribusi GIZ sangat nyata dalam membantu sertifikasi bagi 1550 petani kakao dan kopi Sulteng, sehingga kedua produk hortikultura ini merajai pasar dunia.

    Praktek baik tersebut sejalan dengan program strategis BERANI Panen Raya yang fokusnya pada peningkatan produktivitas pertanian.

    Wagub Reny yang ternyata hobi bertani dan menanam, juga mengusulkan perhatian khusus dari GIZ dan OPD mitranya untuk program peremajaan kakao dan peningkatan infrastruktur seperti jalan-jalan kantong produksi.

    “GIZ sudah memberi program jadi mari kita sambut supaya makin maju pertanian kita,” suntiknya agar partisipasi perangkat daerah selaku mitra GIZ lebih meningkat lagi.

    Di penghujung arahan, Wagub berharap intervensi program GIZ di Sulteng hinggaa akhir tahun 2028 berjalan dengan sukses tanpa hambatan, dengan sasaran utama mencapai keseimbangan antara pembangunan ekonomi, konservasi sumber daya alam dan keadilan sosial, khususnya di wilayah Cagar Biosfer Lore Lindu.

    “Saya harap kerjasama ini lebih ditingkatkan lagi hasil-hasilnya sampai 2028,” pungkasnya di hadapan jajaran GIZ.

    Hadir siang itu, Country Director GIZ Indonesia & ASEAN Mr. Hans Ludwig Bruns, Koordinator GIZ Sulteng Ismed Khairuddin, Kadis Bina Marga dan Penataan Ruang Dr. Faidul Keteng, S.T., M.Si., M.T, Kadis TPH Nelson Metubun, SP, dan Kadis Perindag Richard Arnaldo Djanggola, S.E., M.S.A.***

  • Gubernur Sulteng dan Danlanal Palu Siap Sinergi Lindungi Laut dari Pengeboman

    Gubernur Sulteng dan Danlanal Palu Siap Sinergi Lindungi Laut dari Pengeboman

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menerima audiensi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Palu, Kolonel Laut (P) Marthinus Sir, berserat rombongan di ruang kerjanya pada Rabu (11/6/2025).

    Pertemuan tersebut membahas komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi dan TNI AL untuk melindungi wilayah pesisir Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong, dari praktik ilegal fishing seperti pengeboman ikan yang masih marak terjadi.

    Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Anwar menyampaikan keprihatinannya atas kerusakan ekosistem laut akibat aktivitas pemboman, terutama di kawasan yang sejatinya sangat potensial untuk perikanan berkelanjutan.

    “Di beberapa titik, hanya 20 meter dari bibir pantai sudah ditemukan ikan. Tapi kalau dibom terus, semuanya rusak. Kita harus hentikan,” tegas Gubernur.

    Gubernur juga menegaskan bahwa Pemprov Sulteng siap menanggung biaya operasional patroli laut dan memfasilitasi kerja sama strategis dengan Lanal Palu. Menurutnya, dukungan penuh pemerintah daerah penting untuk memperkuat kehadiran negara di laut, terutama di wilayah-wilayah rawan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

    “Waktu masa kampanye, keluhan soal pengeboman ikan ini sangat kuat disuarakan oleh masyarakat Parigi Moutong. Sekarang saatnya kita jawab dengan tindakan nyata,” ujar Anwar Hafid.

    Danlanal Palu, Kolonel Marthinus, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai perlindungan laut tidak bisa dilakukan sepihak, tetapi memerlukan sinergi lintas sektor, termasuk peran serta aktif dari pemerintah daerah dan masyarakat.

    Gubernur juga mengajak agar Pemerintah Provinsi dan Lanal Palu bisa melakukan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai dasar pelaksanaan kerja sama patroli laut dan edukasi masyarakat pesisir. Kawasan Parigi Moutong menjadi fokus awal karena tingkat kerawanannya yang tinggi serta potensi lautnya yang luar biasa.

    “Kalau kita bisa jaga laut kita, bukan hanya ekosistem yang selamat, tapi juga kesejahteraan nelayan akan meningkat. Ini bukan soal pengawasan saja, tapi soal keberlanjutan hidup bersama,” tutup Gubernur.***

  • Audiensi dengan Gubernur Sulteng, FPK Tegaskan Komitmen Dukung Keputusan Penutupan Tambang Membahayakan

    Audiensi dengan Gubernur Sulteng, FPK Tegaskan Komitmen Dukung Keputusan Penutupan Tambang Membahayakan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Front Pemuda Kaili (FPK) Sulawesi Tengah Erwin Lamporo kepada media ini Rabu (11/6-2025), menegaskan mendukung penuh kebijakan Gubernur Sulteng Anwar Hafid menutup perusahaan tambang galian C yang membahayakan pemukiman masyarakat.

    “Kami dari FPK mendukung penuh dan membackup kebijakan tegas bapak Gubernur Anwar Hafid untuk melakukan penutupan perusahaan tambang galian C dibawah kewenangan beliau yang ada di daerah ini,” tegas mantan anggota DPRD Sulteng itu.

    Penutupan dua perusahaan tambang galian C diatas kelurahan Tipo kecamaatan Ulujadi yang berbatasan dengan desa Kalora Kecamatan Kinoparo.

    Penutupan dua perusahaan tambang galian C itu setelah aksi Damai Jilid 2 oleh masyarakat Kelurahan Tipo Kecamatan Ukujadi Senin (10/6-2025).

    Memang sejak awal masyarakat Tipo menolak keberadaan tambang galian C dibawa bendara PT. Bumi Alpha Mandiri dan PT. Tambang Watu Kalora.

    Penegasan moratorim tambang galian C di Kelurahan Tipo kota Palu itu sampaikan Gubernur Anwar Hafid dihadapan ratusan masyarakat Tipo. Dan disaksikan Ketua DPRD Sulteng Muhammad Arus Abdul Karim, Bupati Sigi Muhammad Rijal Intjenai dan Sekretaris pemerintah kota Palu Irmayanti Pattalolo.

    Adalah aliansi pemerhati lingkungan, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan masyarakat adat Kelurahan Tipo kec. Ulujadi dengan masyarakat desa Kalora Kec. Kinovaro Sigi menyatu menolak keberadaan tambang galian C itu.

    Faisal koordinator lapangan Aliansi gerakan damai jilid 2 menolak keras tambang itu. Kepada Gubernur Anwar Hafid mengatakan bahwa mereka telah melakukan segala hal yang diminta oleh pemprov Sulteng secara administratif, tetapi tak kunjung mendapatkan hasil yang di inginkan.

    “Kami aliansi masyarakat yang tergabung dari pemerhati lingkungan dan masyarakat adat kec. Ulujadi – kec. Kinovaro telah melakukan permintaan asisten II untuk melakukan penolakan tambang secara damai, tetapi hingga kini kami tak kunjung mendapatkan keadilan,” ungkap Faisal.

    “Dengan hadirnya pak Gubernur Anwar Hafid hari ini, maka kami meminta agar tambang galian c diatas pemukiman kami segera ditutup karena meresahkan masyarakat,” tegasnya.

    Ia juga mengatakan bahwa perjuangan mereka selama ini terus melakukan penolakan tambang tersebut, karena selama ini masyarakat sangat dirugikan.

    “Kalau memang hari ini tidak ada solusi dan kami tidak diperhatikan lagi oleh pemerintah, maka kami akan terus melakukan perlawanan dan penolakan. Karena masyarakat dari dulu sudah tertindas,” ucap Faisal dengan nada penuh semangat.

    “Dan jika tidak diindahkan aduan kami pak Gub, jangan sampai kita pecah kongsi dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka hari ini, kami aliansi masyarakat menyatakan tutup tambang galian c oleh PT. Bumi Alpha Mandiri dan PT. Tambang Watu Kalora,” paparnya.

    Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua DPRD Sulteng, perwakilan Pemerintah Kota Palu, Bupati Sigi, dan seluruh masyarakat adat dan juga Forkopimda Sulteng-Palu.

    Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid mengatakan bahwa ia telah melakukan koordinasi dengan Bupati sigi dan juga Wali Kota Palu.

    “Kami telah berkoordinasi dengan Bupati Sigi dan Wali Kota Palu, mereka mengatakan kalau memang tambang tersebut membahayakan bagi masyarakat, maka perlu penindakan secara tegas,”ungkapnya.

    “Maka dengan itu kami menegaskan menutup tambang galian C yang meresahkan, dan mulai hari ini kami menyatakan memoratorium terkait dengan izin pertambangan yang ada di Sulawesi Tengah yang berada dekat pemukiman warga dan membahayakan masyarakat,”tandas Gubernur Anwar Hafid yang disambut pekikan ratusa warga.

    Anwar Hafid juga meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan masalah ini kepada dirinya.

    “Percayakan permasalahan tambang ini kepada saya, kalau gubernur pak Cudy menyatakan ditutup sementara, maka saya menyatakan bahwa tambang tersebut akan di tutup permanen mulai hari ini,” tegas Anwar Hafid.

    Tak hanya itu, Gubernur Anwar Hafid juga meminta masyarakat untuk terus mendoakan dirinya dalam mengemban tugas sebagai Pemegang kepentingan.

    “Teman-teman semua khususnya masyarakat Tipo, doakan saya dalam menjalankan tugas saya. Untuk masalah ini, itu menjadi urusan saya,” tegas Mantan Bupati morowali 2 Periode itu.***

  • Tertarik Kembangkan Investasi Properti di Sulteng, Alfaland Group Bertemu Gubernur Sulteng

    Tertarik Kembangkan Investasi Properti di Sulteng, Alfaland Group Bertemu Gubernur Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menerima audiensi Presiden Direktur Alfaland Group, Hanto Djoko Susanto, bersama Willy A Prianto dan Lanang, untuk membahas potensi kerja sama dan investasi strategis di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu dan kawasan potensial lainnya di Sulteng.

    Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Hanto Djoko menyampaikan bahwa Alfaland Group melihat peluang besar di Sulawesi Tengah, terutama di sektor properti dan pariwisata. Ia menjelaskan bahwa Alfaland saat ini tengah melakukan ekspansi ke berbagai wilayah di Indonesia dan Asia Tenggara, termasuk Malaysia.

    “Kami ingin memahami lebih dalam potensi Sulawesi Tengah. Bukan hanya di Palu, tapi juga di kawasan-kawasan lain yang mungkin belum tergarap maksimal,” ujarnya.

    Gubernur Anwar Hafid menyambut baik rencana tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kota Palu berada di posisi strategis, dikelilingi oleh Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong, serta memiliki infrastruktur penunjang seperti bandara di hampir semua kabupaten/kota. Ia juga menyoroti bahwa selama ini investasi banyak terfokus di bagian timur provinsi seperti Morowali, sementara kawasan barat justru memiliki potensi besar di sektor pariwisata, pendidikan, dan layanan kesehatan.

    “Saya ingin investasi mulai bergerak ke wilayah barat. Kita punya kawasan pantai yang indah, perbukitan dengan pemandangan laut langsung, bahkan beberapa titik sudah mulai dikembangkan sebagai destinasi wisata,” ungkap Anwar.

    Alfaland Group juga menyampaikan minat untuk mengembangkan sektor pendidikan melalui jejaring sekolah dan universitas yang sudah mereka kelola di beberapa daerah. Mereka menyatakan siap bersinergi membangun ekosistem pendidikan bertaraf internasional di Palu dan sekitarnya.

    Gubernur turut menekankan pentingnya revitalisasi kawasan terdampak likuifaksi dan potensi pengembangan edukasi kebencanaan sebagai daya tarik wisata baru, seperti yang telah dilakukan di Aceh. “Kita punya cerita yang kuat, tinggal bagaimana mengemasnya secara edukatif dan berkelanjutan,” kata Anwar.

    Pertemuan ini ditutup dengan semangat untuk menindaklanjuti potensi kerja sama melalui survei langsung ke lapangan dan pembahasan teknis lebih lanjut. “Kami siap memfasilitasi. Yang penting, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat Sulawesi Tengah,” tegas Gubernur.***

  • Gubernur Sulteng Dorong Investasi Tambak Udang, Bentuk Satgas Khusus

    Gubernur Sulteng Dorong Investasi Tambak Udang, Bentuk Satgas Khusus

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid,M.Si memimpin rapat pembahasan peluang investasi di sektor kelautan dan perikanan, Selasa (10/6/2025), di ruang kerjanya.

    Fokus utama rapat adalah pengembangan budidaya tambak udang vaname sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi kelautan daerah.

    Rapat yang merupakan bagian dari Program 9 Berani subprogram Berani Tangkap Banyak ini dihadiri sejumlah pejabat terkait, antara lain Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rudi Dewanto, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Arif Latjuba, serta perwakilan Badan Karantina dan ATR/BPN Sulawesi Tengah.

    “Potensi laut kita sangat besar. Jika dimanfaatkan secara maksimal, ini bisa menjadi jalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Anwar Hafid.

    Untuk mengakselerasi realisasi investasi, Pemerintah Provinsi akan membentuk Satgas Berani Tangkap. Satgas ini bertugas mengawal dan mempercepat proses investasi, sekaligus memastikan sinergi antara pemerintah, investor, pengusaha lokal, dan masyarakat.

    Gubernur juga mendorong penyusunan blueprint investasi tambak udang yang komprehensif, sebagai peta jalan pengembangan sektor budidaya perikanan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.

    Namun, ia tak menutup mata terhadap sejumlah tantangan, salah satunya adalah ketiadaan industri pakan perikanan di wilayahnya.

    “Saat ini kita belum memiliki industri pakan sendiri. Ini menjadi hambatan dalam membangun ekosistem budidaya yang kuat. Karena itu, kami membuka peluang bagi investor yang ingin membangun industri pakan di sini,” tegasnya.

    Ia pun menegaskan komitmennya menciptakan iklim usaha yang kondusif di sektor maritim. Investasi diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis potensi lokal, terutama dari sektor perikanan dan kelautan.***