Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Sambut Musim Kemarau 2025, Gubernur Sulteng Ikuti Rakor Percepatan Swasembada Pangan

    Sambut Musim Kemarau 2025, Gubernur Sulteng Ikuti Rakor Percepatan Swasembada Pangan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid,M.Si mengikuti Rapat Koordinasi bertajuk Percepatan Swasembada Pangan Menghadapi Musim Kemarau 2025 secara virtual dari ruang kerjanya, Selasa (3/6/2025).

    Rakor tersebut dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti sejumlah kepala daerah se-Indonesia.

    Rakor berlangsung secara hybrid dari Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta. Hadir pula Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.

    Dalam arahannya, Mendagri Tito meminta pemerintah daerah mempercepat langkah konkret menuju swasembada pangan. Menurutnya, ketahanan pangan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan menjaga stabilitas inflasi.

    “Pangan bukan hanya soal ketersediaan, tapi juga menyangkut inflasi, daya beli, dan ekonomi daerah,”katanya.

    Data BPS per Mei 2025 menunjukkan inflasi berada di angka 1,60 persen (yoy), yang menunjukkan stabilitas harga pangan masih terjaga. Meski begitu, risiko musim kemarau tetap jadi perhatian utama.

    BMKG memprediksi kemarau tahun ini bersifat basah, namun Presiden Prabowo Subianto menargetkan produksi pertanian tetap optimal, bahkan mendorong ekspor beras.

    “Selama ini kita importir, tapi kalau bisa swasembada dan mengekspor, posisi kita akan sangat berpengaruh di pasar dunia,”tegasnya.

    Bidang lain, Menteri Pertanian Andi Amran melaporkan bahwa stok beras nasional mencapai 4 juta ton, tertinggi dalam 57 tahun terakhir. Namun, menurut dia, masa kritis produksi padi akan berlangsung antara Juni – September.

    Ia pun menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dan memprioritaskan program pompanisasi, perbaikan irigasi, dan distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan). Pemerintah juga akan mendistribusikan 80.000 unit pompa ke daerah.

    “Pompanisasi dan irigasi adalah kunci agar sawah tetap produktif meski hujan minim,”ujarnya.

    Ia juga menyoroti hambatan sistem irigasi yang belum terintegrasi antarlevel pemerintahan. Banyak proyek tidak berdampak karena saluran irigasi tidak tersambung dari hulu ke hilir. Untuk itu, Presiden menerbitkan Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan pengelolaan jaringan irigasi nasional.

    Terpisah, Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid,M.Si memastikan akan menindaklanjuti hasil rakor terkait ketahanan pangan yang baru saja diikutinya.

    Dalam rakor tersebut, Gubernur Anwar didampingi sejumlah pejabat terkait, antara lain : Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Nelson Metubun, S.P, Plt Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Dr. Hj. Rohani Mastura, M.Si, Kepala Dinas Pangan Iskandar Nongtji, ST,MM, serta Kepala Dinas Cikasda Dr. Andy Ruly Djanggola.

    “Kami akan memastikan program irigasi, alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pompanisasi di Sulawesi Tengah berjalan optimal. Ini penting untuk menjaga ketahanan pangan daerah,”tegasnya.

    Lebih lanjut, Ia menyampaikan berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, bahwa ketersediaan beras di Provinsi Sulawesi Tengah dari Januari hingga Mei 2025 mencapai 208.851 ton. Sementara kebutuhan masyarakat pada periode yang sama diperkirakan sebesar 133.658 ton. Dengan demikian, Sulawesi Tengah mengalami surplus beras sebanyak 75.194 ton.

    Biro Administrasi Pimpinan

  • Menteri Transmigrasi Kunjungi Sulteng, Tinjau Program Petik Kopi hingga Serahkan Hewan Kurban

    Menteri Transmigrasi Kunjungi Sulteng, Tinjau Program Petik Kopi hingga Serahkan Hewan Kurban

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, M.Iftitah Sulaiman Suryanagara, tiba di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis pagi (5/6/2025), dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Sigi.

    Kehadiran Menteri Transmigrasi disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, dan Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, M.Kes di Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie.

    Menteri Transmigrasi datang menggunakan pesawat komersial, didampingi oleh Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (Dirjen PPKTrans) Darmawasyah, ST, M.Si.

    Dalam agenda kunjungan, Menteri dijadwalkan mengunjungi Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, untuk menghadiri kegiatan Petik Kopi, serta meninjau pengembangan komoditas cokelat dan durian di Desa Sejahtera.

    Selain agenda kerja, Menteri Transmigrasi juga dijadwalkan melaksanakan shalat Idul Adha di Masjid Raudhatul Jannah, SP 2 Bolupountu, Kabupaten Sigi. Usai pelaksanaan shalat, ia akan menyerahkan satu ekor sapi kurban kepada masyarakat setempat.

    “Kami menyambut hangat kedatangan Bapak Menteri di Sulawesi Tengah. Ini merupakan bentuk sinergi antara pusat dan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujar Gubernur Anwar Hafid.

    Menteri M.Iftitah Sulaiman Suryanagara diketahui merupakan alumnus Akademi Militer (Akmil) tahun 1999 dan penerima Adhi Makayasa, penghargaan bagi lulusan terbaik.

    Turut hadir dalam penyambutan di bandara, unsur Forkopimda Sulawesi Tengah, Bupati Sigi, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.***

  • Hadiri FGD Durian Parimo, Gubernur Berikan Tantangan Parigi Moutong Jadi Lumbung Durian Dunia

    Hadiri FGD Durian Parimo, Gubernur Berikan Tantangan Parigi Moutong Jadi Lumbung Durian Dunia

    Ilong (detaknews.id) – Parimo – Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si memberikan tantangan terbuka kepada Bupati Erwin Burase menjadikan Parigi Moutong lumbung durian dunia dalam lima tahun ke depan.

    Tantangan disampaikannya dalam pembukaan Focus Group Discussion (FGD) Durian Parigi Moutong Tembus Tiongkok: Transformasi Ekonomi Durian Menuju Indonesia Emas 2045, di Aula Kantor Bupati, Rabu (4/6).

    “Mari kita semua bersama-sama jadikan Parigi Moutong lumbung durian dunia,” dorongnya menginstruksikan.

    Ditambahkan gubernur, peluang Indonesia khususnya Sulteng untuk menyalip dominasi penghasil durian dunia terbesar, yang kini dipegang Laos sangat terbuka lebar.

    Laos ungkapnya memegang rekor kebun durian terbesar dunia dengan luas lahan 3.000 hektare.

    “Kalau mau jadi lumbung durian dunia, harus punya lahan di atas 3000 hektar dan Parigi punya peluang (memperluas lahan) 2 sampai 3 kali lipat dari Laos,” imbuhnya.

    Untuk itu, ia mendorong pemerintah kabupaten melakukan langkah-langkah konkret dalam bingkai program BERANI Panen Raya seperti memperluas lahan tanam durian dari 3.000 menjadi 5.000 hektare lewat skema perhutanan sosial, menyediakan bibit unggul dan pupuk secara gratis kepada masyarakat, serta menjaga mutu dan kualitas buah durian secara konsisten.

    Gubernur Anwar Hafid optimis Parigi Moutong akan menjadi raksasa penghasil durian dunia sebab duriannya punya karakteristik rasa yang unik.

    “Durian boleh tumbuh di negeri lain tapi beda rasanya dengan kita,” pungkasnya.

    Untuk memberi semangat bertanam durian maka gubernur menciptakan tagline khusus ‘EMAS BERDURI’ alias ‘Erwin Sahid Bersama Durian’

    Pembukaan acara ditandai pemukulan gimba oleh Gubernur Anwar Hafid bersama Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati Abdul Sahid, Sekjen Asosiasi Perkebunan Durian dan Ketua KADIN Sulteng.***

  • Hadiri Paripurna Sertijab, Gubernur ke Bupati Parigi Moutong: Jangan Lagi Jalan Sendiri-sendiri

    Hadiri Paripurna Sertijab, Gubernur ke Bupati Parigi Moutong: Jangan Lagi Jalan Sendiri-sendiri

    Ilong (detaknews.id) – Parimo – Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si menekankan pentingnya sinergitas antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

    Demikian pesan gubernur dalam Rapat Paripurna Sertijab Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong masa jabatan 2025-2030 di ruang rapat utama DPRD Parigi Moutong, Rabu (4/6).

    “Semoga dengan kehadiran saya akan menambah semangat bupati wakil bupati sebagai baterai baru dalam menyalakan Parigi Moutong,” ujarnya.

    Menurut Gubernur Anwar Hafid, pola kerja yang berjalan sendiri-sendiri sudah saatnya ditinggalkan pemerintah daerah, dan harus digantikan dengan pola kolaborasi.

    Untuk itu, ia berencana membawa kembali rombongan kepala perangkat daerah provinsi ke Parigi Moutong agar dapat dilakukan desk langsung dengan perangkat daerah setempat, seperti di Buol belum lama ini.

    Dengan pendekatan ini, ia yakin bahwa program-program yang dikerjakan pemerintah kabupaten maupun provinsi tidak akan lagi tumpang tindih dan bisa saling menguatkan bahkan mempercepat teratasinya masalah-masalah di kabupaten.

    “Fokus kita membantu bupati, mensupport kegiatan mereka sesuai visi besar kita,” tegasnya.

    Gubernur juga menyampaikan optimismenya bahwa visi dan program unggulan BERANI yang diusung provinsi bersifat inklusif dan merakyat, sehingga akan ‘konek’ dengan arah kebijakan dan program-program strategis Bupati Erwin Burase.

    “Semua bupati pasti ada cantolannya di BERANI karena visi misi BERANI ini umum,” tandasnya.

    Turut hadir di acara, Pj Bupati Parigi Moutong Richard A. Djanggola, S.E., M.S.A, bersama kepala OPD Provinsi yang mendampingi gubernur diantaranya, Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Farid R. Yotolembah, S.Sos, M.Si, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesra merangkap Plt Kadis Perkebunan Dr. Rohani Mastura, S.Sos, M.Si, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Nelson Metubun dan Kaban Kesbangpol Drs. Arfan, M.Si.***

  • Dorong Peningkatan RSUD Undata, Gubernur: Jangan Mau Kalah Dengan Rumah Sakit Elit!!

    Dorong Peningkatan RSUD Undata, Gubernur: Jangan Mau Kalah Dengan Rumah Sakit Elit!!

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si mendorong Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata segera meningkatkan kualitas pelayanan demi kepuasan masyarakat.

    Hal ini ditegaskan saat rapat bersama jajaran Undata di ruang kerja Direktur Undata drg. Herry Mulyadi, M.Kes pada Selasa siang (3/6).

    Turut mendampingi gubernur, Wagub dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes.

    Penataan ulang sistem pelayanan jadi sorotan gubernur terutama di spot-spot krusial seperti loket antrian, ruang tunggu poliklinik hingga IGD.

    “Dari sejak pertama datang di loket sudah harus bagus,” instruksinya.

    Ke depan, diharapnya pula jangan ada lagi pemandangan pasien yang kepanasan sampai harus mengipas-ngipas saat menunggu panggilan di loket maupun di ruang tunggu poliklinik.

    “Jangan ada lagi yang kipas-kipas,” tegasnya supaya ruang tunggu dipasangi pendingin ruangan agar pasien tidak kepanasan.

    Begitu pula dengan kebersihan dan kenyamanan di seluruh area Undata imbuhnya harus jadi prioritas agar lingkungan rumah sakit steril dan kondusif.

    Lebih lanjut, Gubernur Anwar Hafid siap mendukung pembenahan Undata secara total mulai dari perencanaan, penataan ulang hingga penambahan alat-alat dan infrastruktur medis terbaru melalui dukungan anggaran.

    “Saya dukung dengan kebijakan anggaran,” ujarnya memastikan.

    Sikap ini tak lepas dari komitmennya yang besar dalam menempatkan kesehatan dan pendidikan sebagai prioritas pembangunan hingga lima tahun ke depan, apalagi keduanya merupakan hajat hidup orang banyak yang harus dipenuhi.

    Dengan upaya-upaya tersebut, gubernur menaruh harapan yang besar agar Undata dapat bertransformasi menjadi rumah sakit terbaik dan kualitas pelayanan setara dengan rumah sakit swasta terkemuka.

    “Semoga Undata jadi rumah sakit yang kita banggakan,” pungkasnya.

    Setelahnya, gubernur dan wagub bersama direktur melanjutkan pengecekan ruangan pelayanan dan rawat inap di Undata.***

  • Wagub Sulteng Dorong Akselerasi Serapan APBD di Pra-Rapim TEPRA

    Wagub Sulteng Dorong Akselerasi Serapan APBD di Pra-Rapim TEPRA

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr.Reny A.Lamadjido, Sp.PK., M.Kes memimpin Pra-Rapat Pimpinan (Pra-Rapim) Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) T.A 2025, yang digelar di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (4/6/2025).

    Kegiatan ini merupakan tahapan awal menjelang Rapat Pimpinan Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) secara menyeluruh. Fokus utamanya adalah mengevaluasi progres serapan anggaran, baik secara fisik maupun keuangan, oleh seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

    Dalam laporan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Sulteng, Drs. Abdul Raaf Malik, M.Si terungkap bahwa hingga 31 Mei 2025, realisasi keuangan APBD Provinsi baru mencapai Rp1,07 triliun atau 20,46 % dari total anggaran sebesar Rp5,24 triliun. Angka ini masih berada di bawah target triwulan, yakni 27 % , dengan deviasi sebesar -6,54 %.

    Adapun rincian serapan anggaran terdiri atas belanja operasi sebesar Rp762,9 miliar (19,28 %), belanja modal Rp80,8 miliar (17,39 %), dan belanja transfer Rp229,4 miliar (27,9 %). Sementara itu, belanja bantuan sosial dan belanja tidak terduga belum terealisasi.

    “Semoga dengan kolaborasi dan saling memberikan dukungan, target serapan masing-masing perangkat daerah dapat tercapai,” ujarnya.

    Wakil Gubernur dr.Reny dalam arahannya menegaskan bahwa percepatan realisasi belanja daerah harus menjadi komitmen bersama. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga, kedisiplinan anggaran, serta keseriusan seluruh perangkat daerah dalam menjalankan tanggung jawab pengelolaan keuangan daerah.

    “Realisasi anggaran bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi merupakan cerminan nyata komitmen kita terhadap pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

    Ia juga menginstruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk segera menginput data realisasi ke dalam sistem e-MEP dan e-Katalog, tanpa menunggu agenda Rapim berikutnya.

    “Jangan tarik ulur. Ini soal akuntabilitas kita bersama. Semuanya harus berani bertindak cepat,” tegasnya.

    Kegiatan pra-rapim ini turut dihadiri oleh Plt. Kepala BPKAD Provinsi Sulteng Dr. Rudy Dewanto, SE, MM, para kepala/sekretaris perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.***

  • BNI Kenalkan Wondr, Siap Dukung Program 9 BERANI di Sulteng

    BNI Kenalkan Wondr, Siap Dukung Program 9 BERANI di Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menerima audiensi Kepala Cabang Bank Negara Indonesia (BNI) Palu Rommy bersama jajaran di ruang kerjanya pada Senin (2/6/2025).

    Dalam pertemuan tersebut, BNI memperkenalkan solusi digital terbaru sekaligus menyatakan komitmen untuk mendukung program prioritas daerah.

    Kacab Rommy menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan bentuk silaturahmi sekaligus memperkenalkan Wondr by BNI, sebuah platform digital yang dirancang untuk membantu masyarakat mengelola keuangan secara terencana dan sesuai dengan kebutuhan finansial masing-masing.

    “Wondr by BNI hadir sebagai solusi digital yang memudahkan masyarakat dalam mengatur dan mengoptimalkan keuangannya,”ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Ia juga melaporkan bahwa BNI telah memiliki kehadiran di seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah, kecuali Kabupaten Banggai Kepulauan yang masih tergolong blankspot. Untuk menjangkau wilayah tersebut, BNI telah menyiapkan mobil layanan keliling guna memastikan akses keuangan tetap tersedia bagi masyarakat.

    Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas kemitraan yang telah terjalin setiap tahunnya. Ia pun berharap BNI dapat terus dilibatkan dalam berbagai program strategis, khususnya dalam menyukseskan Program 9 BERANI yang dicanangkan Pemprov Sulteng.

    Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas peran aktif dan pelayanan BNI yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulawesi Tengah.

    “Kami berterima kasih atas sinergi yang telah dibangun selama ini. BNI telah menjadi bagian penting dalam mendorong literasi dan inklusi keuangan di daerah,”ujarnya.

    Ia pun menambahkan, Pemerintah Provinsi akan menjajaki peluang kerjasama lebih lanjut dengan BNI, khususnya melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), guna memperkuat sistem keuangan daerah dan memperluas layanan perbankan yang inklusif.

    Langkah ini diharapkan mampu mendukung percepatan transformasi digital di sektor pemerintahan dan layanan publik, serta memperkuat ekosistem ekonomi daerah yang berkelanjutan.

    Biro Administrasi Pimpinan

  • Gubernur Sulteng Dukung Program Rumah Subsidi BTN untuk ASN

    Gubernur Sulteng Dukung Program Rumah Subsidi BTN untuk ASN

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menerima audiensi Kepala Cabang Bank Tabungan Negara (BTN) Palu, Sigit Sulistiyo, beserta jajaran di ruang kerjanya, Senin (2/6/2025).

    Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dalam penyediaan perumahan subsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari dukungan terhadap Program 9 BERANI, khususnya BERANI Sejahtera.

    Dalam pertemuan itu, Kacab BTN Palu Sigit Sulistiyo menjelaskan bahwa kunjungannya bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus melaporkan program unggulan BTN berupa kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi.

    Ia pun menawarkan skema kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi ASN yang belum memiliki hunian tetap.

    “BTN menawarkan kemudahan bagi ASN melalui suku bunga tetap 5 % dan cicilan mulai dari Rp1,1 juta per bulan dengan tenor hingga 20 tahun,”ujarnya.

    Program ini, lanjutnya, sejalan dengan visi BTN sebagai bank milik negara yang fokus pada pembiayaan sektor perumahan, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri.

    Menanggapi hal tersebut, Gubernur Dr.Anwar Hafid menyambut baik tawaran kerja sama dari BTN Cabang Palu. Ia pun menilai skema perumahan subsidi selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan pembangunan tiga juta rumah di Indonesia.

    Pemenuhan rumah bagi ASN bukan hanya bagian dari tanggung jawab sosial pemerintah, tetapi juga bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

    Sebagai langkah awal, Gubernur Anwar Hafid akan menginstruksikan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) untuk menginventarisir ASN Pemprov Sulteng yang belum memiliki rumah. Data tersebut akan menjadi dasar pelaksanaan program agar tepat sasaran.

    Program rumah subsidi ini diharapkan menjadi salah satu motor penggerak kesejahteraan di Sulawesi Tengah, sekaligus menciptakan ekosistem perumahan yang lebih terjangkau dan berkelanjutan.***

  • Gubernur Sulteng Terima Audiensi Bank Mandiri, Bahas Sinergi Program dan Dukungan Industri

    Gubernur Sulteng Terima Audiensi Bank Mandiri, Bahas Sinergi Program dan Dukungan Industri

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menerima audiensi Pejabat Sementara (Pjs) Area Head Bank Mandiri Palu, Andi Dewi, bersama jajaran di ruang kerjanya, Senin (2/6/2025).

    Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Bank Mandiri dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk dukungan terhadap program prioritas daerah dan sektor industri.

    Dalam pertemuan itu, Pjs Area Head Andi Dewi menyampaikan maksud kunjungannya sebagai ajang silaturahmi sekaligus melaporkan sejumlah program Bank Mandiri di wilayah Palu. Salah satu fokus pembahasannya adalah kelanjutan kerjasama pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui UPTB Samsat Wilayah I Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulteng.

    “Kami telah menempatkan dua teller khusus di Samsat untuk mempermudah layanan pembayaran pajak,”ujarnya.

    Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap Program 9 BERANI yang digagas Pemprov Sulteng. Bank Mandiri, kata Pjs Area Head Andi, siap menjalin kerjasama untuk mendukung implementasi program tersebut.

    Tak hanya itu, Bank Mandiri Palu juga memberikan dukungan terhadap langkah Gubernur Anwar Hafid yang mendorong perusahaan-perusahaan di kawasan industri untuk membuka kantor perwakilan di Sulawesi Tengah. Ia pun berharap perusahaan-perusahaan tersebut turut membuka rekening perusahaan di bank daerah, termasuk Bank Mandiri.

    Menanggapi hal itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menyatakan komitmennya untuk terus mendorong perusahaan industri agar memperkuat keterlibatan ekonomi di daerah, termasuk dalam hal perbankan.

    “Saya akan menyuarakan itu,”tegasnya.

    Ia juga mengapresiasi kolaborasi Bank Mandiri selama ini. Ia pun mengungkapkan bahwa saat menjabat sebagai Bupati Morowali, dirinya membentuk forum perbankan sebagai sarana diskusi bulanan bersama pimpinan bank untuk memantau perputaran ekonomi daerah.

    “Forum seperti ini akan saya hidupkan kembali di tingkat provinsi agar sinergi dengan perbankan semakin kuat,”katanya.

    Terkait tawaran kerjasama lanjutan, Gubernur Anwar Hafid menyebut akan menginstruksikan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan penjajakan lebih lanjut guna memetakan peluang kerjasama strategis ke depan.***

  • Gubernur Anwar Hafid Bahas Peningkatan Status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Jadi Bandara Internasional

    Gubernur Anwar Hafid Bahas Peningkatan Status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Jadi Bandara Internasional

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memimpin langsung rapat koordinasi bersama sejumlah instansi vertikal dan perangkat daerah pada Selasa (3/6/2025), guna membahas langkah percepatan peningkatan status Bandara Mutiara Sis Al-Jufri menjadi bandara internasional.

    Rapat yang digelar di Ruang Kerja Kantor Gubernur Sulteng ini turut dihadiri oleh Kepala Bandara Mutiara Sis Al-Jufri, perwakilan Bea Cukai, Imigrasi, Balai Karantina, Dinas Perhubungan Provinsi Sulteng, Dinas Perkebunan dan Peternakan, Camat Palu Selatan, serta perwakilan Pemerintah Kota Palu.

    Dalam keterangannya usai rapat, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa upaya ini merupakan langkah strategis untuk membuka konektivitas Sulawesi Tengah dengan negara lain, sekaligus mendukung pelayanan keberangkatan jamaah haji langsung dari Palu.

    “Alhamdulillah, saya baru saja selesai memimpin rapat dengan instansi terkait. Kita membicarakan bagaimana supaya Bandara Sis Al-Jufri ini bisa kita tingkatkan statusnya menjadi bandara internasional,” ujar Gubernur.

    Ia menambahkan, selain mendorong kelancaran aktivitas penerbangan internasional, tujuan utama dari peningkatan status ini adalah agar jamaah haji dari Sulawesi Tengah dapat berangkat langsung dari Bandara Mutiara Sis Al-Jufri tanpa harus transit di daerah lain.

    “Mohon doa seluruh warga Sulawesi Tengah, mudah-mudahan niat dan kerja keras yang telah kita rencanakan ini dimudahkan. Semua tim yang hadir hari ini luar biasa dan saya percaya kita bisa wujudkan ini bersama-sama,” imbuhnya.

    Rapat tersebut juga menjadi momentum penyamaan persepsi dan kesiapan teknis dari setiap instansi yang terlibat agar rencana ini dapat segera diusulkan dan ditindaklanjuti ke tingkat nasional.***