Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Aksi Damai Jilid 2 Penolakan Tambang Galian C Dapat Respon Positif, Gubernur Anwar Hafid Akan Tutup Permanen Tambang di Tipo

    Aksi Damai Jilid 2 Penolakan Tambang Galian C Dapat Respon Positif, Gubernur Anwar Hafid Akan Tutup Permanen Tambang di Tipo

    Kalau Meresahkan Masyarakat, Harus di Tutup

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Aksi Damai Jilid 2 dalam rangka penolakan tambang galian c oleh PT. Bumi Alpha Mandiri dan PT. Tambang Watu Kalora yang digelar oleh aliansi pemerhati lingkungan dan masyarakat adat Kelurahan Tipo kec. Ulujadi – Kec. Kinovaro menggelar pertemuan dengan Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si.

    Dalam penyampaiannya, Faisal selaku pemuda yang tergabung dalam Aliansi gerakan damai jilid 2 penolakan tambang mengatakan kepada Gubernur bahwa mereka telah melakukan segala hal yang diminta oleh pemprov secara administratif tetapi tak kunjung mendapatkan hasil yang di inginkan.

    “Kami aliansi masyarakat yang tergabung dari pemerhati lingkungan dan masyarakat adat kec. Ulujadi – kec. Kinovaro telah melakukan permintaan asisten II untuk melakukan penolakan tambang secara damai, tetapi hingga kini kami tak kunjung mendapatkan keadilan,” ungkap Faisal.

    “Maka dengan hadirnya pak Gubernur Hari ini, maka kami menyatakan tutup tambang galian c yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

    Ia juga mengatakan bahwa perjuangan mereka selama ini terus melakukan penolakan tambang tersebut, karena selama ini hanya masyarakat yang dirugikan.

    “Kalau memang hari ini tidak ada solusi dan kami tidak diperhatikan lagi oleh pemerintah, maka kami akan terus melakukan perlawanan dan penolakan. Karena masyarakat dari dulu sudah tertindas,” ucap Faisal dengan nada penuh semangat.

    “Dan jika tidak diindahkan aduan kami pak Gub, jangan sampai kita pecah kongsi dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Maka hari ini, kami aliansi masyarakat menyatakan tutup tambang galian c oleh PT. Bumi Alpha Mandiri dan PT. Tambang Watu Kalora,” paparnya.

    Turut hadir dalam pertemuan itu Ketua DPRD Sulteng, perwakilan Pemerintah Kota Palu, Bupati Sigi, dan seluruh masyarakat adat dan juga Forkopimda Sulteng-Palu.

    Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid mengatakan bahwa ia telah melakukan koordinasi dengan Bupati sigi dan juga Wali Kota Palu.

    “Kami telah berkoordinasi dengan Bupati Sigi dan Wali Kota Palu, mereka mengatakan kalau memang tambang tersebut membahayakan masyarakat, maka perlu penindakan secara tegas,” ungkapnya.

    “Maka dengan itu kami akan menutup tambang yang meresahkan, dan akan melakukan memoratorium terkait dengan izin pertambangan yang ada di Kota Palu dan membahayakan masyarakat,” pungkas Gubernur Sulteng itu.

    “Sepanjang saya menjabat, tidak akan ada IUP yang keluar di atas pemukiman Rakyat,” tegas Anwar Hafid.

    Anwar Hafid juga meminta kepada masyarakat untuk mempercayakan masalah ini kepada dirinya.

    “Percayakan permasalahan tambang ini kepada saya, maka hari ini kalau pak Cudy menyatakan ditutup sementara, saya menyatakan bahwa tambang tersebut akan di tutup permanen,” tegas Anwar Hafid.

    Tak hanya itu, Gubernur Anwar Hafid juga meminta masyarakat untuk terus mendoakan dirinya dalam mengemban tugas sebagai Pemegang kepentingan.

    “Teman-teman semua khususnya masyarakat Tipo, doakan saya dalam menjalankan tugas saya. Untuk masalah ini, itu menjadi urusan saya,” tegas Mantan Bupati 2 Periode itu.***

  • Rombongan Gubernur Sulteng Disambut Hangat Wakil Bupati Banggai Saat Tiba di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk

    Rombongan Gubernur Sulteng Disambut Hangat Wakil Bupati Banggai Saat Tiba di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk

    Ilong (detaknews.id) – Banggai – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi, Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, tiba di Kabupaten Banggai dalam rangka menghadiri Tabliq Akbar Majelis Hubbul Wathan Al-Mawaddah yang digelar di Lapangan Desa Piondo, Kecamatan Toili Jaya.

    Setibanya di Bandara Syukuran Aminuddin Amir Luwuk, Sabtu (8/6/2025), rombongan Gubernur disambut hangat oleh Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, MM. Kehadiran orang nomor satu di Sulawesi Tengah itu menandai dukungan penuh Pemerintah Provinsi terhadap kegiatan keagamaan yang menjadi bagian dari penguatan spiritual masyarakat.

    Sebelum menuju lokasi acara, Gubernur Anwar Hafid terlebih dahulu berkunjung ke kediaman Bupati Banggai, H. Amiruddin Tamoreka, di Kecamatan Moilong. Di sana, Gubernur dan Bupati Banggai melangsungkan silaturahmi dan makan siang bersama, mempererat koordinasi serta kekompakan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

    Puncak kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Desa Piondo, Kecamatan Toili Jaya, yang dipadati oleh ribuan jamaah dari berbagai penjuru wilayah Banggai. Tabliq Akbar Majelis Hubbul Wathan Al-Mawaddah ini menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah serta mempererat ikatan antara pemimpin dan masyarakat.

    Gubernur Anwar Hafid dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas antusias masyarakat dan pengurus majelis dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang mampu menjadi perekat sosial di tengah keberagaman. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang memperkuat fondasi moral dan spiritual masyarakat Sulawesi Tengah.***

  • Pemprov Sulteng Salurkan 37 Ekor Hewan Qurban ke 12 Kabupaten – 1 Kota

    Pemprov Sulteng Salurkan 37 Ekor Hewan Qurban ke 12 Kabupaten – 1 Kota

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Pemerintah provinsi Sulawesi Tengah menyalurkan 18 ekor hewan (sapi) qurban bantuan presiden RI Prabowo Subianto dan 19 ekor sumbangan Gubernur Anwar Hafid, jadi total 37 ekor untuk ke 12 kabupaten, satu kota dan provinsi.

    “Ke 18 ekor sapi qurban sumbangan presiden Prabowo itu disalurkan di 12 kabupaten, 1 kota tambah provinsi dengan rincian 2 ekor untuk pemprov dan 16 ekor di 13 kab/kota,” kata PLT Kadis Perkebunan dan Peternakan Dr.Rohani Mastura,”M.Si menjawab media ini Sabtu (7/6-2025).

    Menurutnya total daging qurban tahun ini untuk Sulteng sumbangan Presiden Prabowo yang dibagi ke 12 kabupaten dan 1 kota tambah provinsi mencapai 1 ton.

    “Dua ekor Sapi untuk provinsi merupakan persilangan simental 1040 Kg di masjid Nurul Yaqin Talise. Dan Peranakan PO 812 kg di Majelis Asybaahul Khairat di Kabonena,” terang mantan staf ahli Gubernur Sulteng ke 11 Rusdy Mastura itu.

    Ia mengatan jenis di kabupaten kota bervariasi ada Limosin, simental dan PO persilangan.

    “Bantuan sapi qurban presiden Prabowo tahun lalu hanya untuk provinsi, tapi tahun ini semua provinsi, kab/Kota dapat,” terang Rohani.

    Rohani menjelaskan penyaluran daging qurban baik sumbangan presiden Prabowo maupu Gubernur Anwar Hafid untuk masyarakat lingkungan masjid, fakir miskin, kaum dhuafa, yatim, janda tua, utamanya penyintas bencana tsunami di Talise.

    Sedangkan untuk Majlis Asybaahul Khairat diperuntukkan bagi masyarakat sekitar majelis, guru ngaji, guru honor di pesantren Alkhairat.***

  • Kolaborasi dengan Mentrans, Gubernur Anwar Hafid siap Realisasikan Program BERANI Lancar

    Kolaborasi dengan Mentrans, Gubernur Anwar Hafid siap Realisasikan Program BERANI Lancar

    Ilong (detaknews.id) – Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid berkolaborasi dengan menteri transmigrasi (Mentras) dan Pemerintah Daerah Sigi dan Parigi Moutong (Parimo) untuk mewujudkan program BERANI (bersama Anwar – Reni/y) lancar.

    Hal itu terungkap dalam dialog antara masyarakat transmigrasi di wilayah Sigi diantaranya Lembantongoa dan Palolo dengan Mentras RI Muhammad Iftita Sulaiman Suryanagara dan Gubernur Anwar Hafid Kamis (5/6-2025).

    Kondisi ruas jalan ke wilayah transmigrasi Palolo dan Lembantongoa sangat memprihatinkan, rusak tak beraspal dan berlubang-lubang serta kurang lebar.

    “Olehnya pemerintah pusat melalui Mentrans, Pemprov Sulteng, Kabupaten Sigi dan Parimo kolaborasi mengurusi perbaikan ruas jalan dari Sigi tembus ke Parigi itu. Sehingga dapat membantu masyarakat meningkatkan potensi pertanian dan perkebunannya,” tegas Gubernur Anwar Hafid.

    Ia mengatakan program berani lancar itu untuk akses dalam mengolah peningkatan potensi pemanfaatan sumber daya khususnya sektor ketahanan pangan, diperlukan perluasan lahan pertanian dan perkebunan produktif dilokasi potensional seperti di Palolo dan Lembantongoa dan Salubanga Parigi.

    Menurut Gubernur, potensi kekayaan alam yang dimiliki Sulawesi Tengah sangat banyak dan memiliki nilai ekonomis yang punya daya saing, sayangnya akses transportasi menjadi salah satu kendala khususnya di daerah pelosok.

    Untuk itulah, Gubernur Anwar Hafid berencana segera mengembangkan wilayah potensi pertanian dan perkebunan disekitar dataran tinggi Palolo dan Parimo yakni lembantogoa-Manggalapi hingga Salubanga.

    Hal tersebut diungkapkan Anwar Hafid kepada media ini saat mendampingi Menteri Transmigrasi memetik buah kopi di lahan masyarakat di dusun Tokelemo desa Lembantogoa Kabupaten Sigi.

    Ketika ditanyakan akan rencana pembukaan akses jalan penghubung di desa Sausu Salubanga, kecamatan Sausu tembus ke Dusun Manggalapi desa Rejeki Kecamatan Palolo Kabupeten Sigi, Gubernur Anwar Hafid menegaskan segera dieksekusi tahun ini juga.

    Anwar Hafid antusias menjadikan akses tersebut sebagai akses alternatif pengembangan wilayah pertanian dan perkebunan.

    “Itu dia, sudah masuk perencanaan kami, saya sudah bicara dengan bupati Parimo bapak Erwin Burase dan bupati Sigi bapak Muhammad Rijal Intjenai untuk membangun ruas jalan alternatif itu, tahun ini juga kita bikin perencanaanya,” ujar Anwar Hafid.

    Ia menjelaskan bahwa harapanya, pembukaan akses jalan Lembantogoa- Manggalapi- Salubanga ini akan menjadi jalan alternatif untuk pembukaan lahan pertanian dan perkebunan potensial.

    Di wilayah ini, luasan lokasi pertanian dan perkebunan sangat luas dan potensial untuk dikembangkan mengingat kultur tanah dan kondisi alam yang sangat cocok untuk pengembangan sektor ketahanan pangan.

    Salah satu Program Sulteng NAMBASO adalah BERANI LANCAR, maka rencana pembukaan akses jalan tersebut bentuk implementasi program BERANI Lancar yang terus digaungkan Pemerintahan Anwar Hafid- Reny Lamadjido.

    “Kalau untuk jalan tadi saya sudah bilang, kan 5 kilometer kemari ini, pak Menteri janji 2 kilometer, saya 2 kilometer, pak bupati 1 kilometer, kita usahakan 2025 ini dibangun, karena ini dulu harus mulus bagus, kalo mulus ini dekat ini jaraknya,” kata anggota DPR RI Periode 2019-2024 itu.

    Selaku Gubernur, Anwar Hafid juga menyadari bahwa disekitar akses jalan yang direncanakan akan dibuka, statusnya masih kawasan hutan negara, sehingga perlu diturunkan statusnya untuk kedepannya dapat diolah masyarakat.

    “Perlu diusulkan penurunan status hutan dari hutan negara menjadi hutan produksi denga status Area Penggunaan Lain ( APL), sehingga kelak dapat diolah masyarakat ” pungkasnya. Sumber tim media patner gubernur berani.***

  • Salurkan Sapi Bantuan Presiden, Gubernur Anwar: Ini Wujud Kepedulian Presiden Prabowo Untuk Masyarakat

    Salurkan Sapi Bantuan Presiden, Gubernur Anwar: Ini Wujud Kepedulian Presiden Prabowo Untuk Masyarakat

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyerahkan secara langsung bantuan sapi kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kepada warga Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Sabtu (7/6/2025) di pelataran Masjid Nurul Yaqin, Jalan Onta, dan menjadi bagian dari penyaluran bantuan masyarakat di Hari Raya Iduladha.

    Sapi kurban berbobot 1.040 kilogram yang dinamai Baron ini disembelih di lokasi penyerahan sekitar pukul 09.30 WITA, disaksikan langsung oleh Gubernur bersama warga dan panitia pelaksana kurban.

    Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa penyaluran bantuan hewan kurban ini merupakan wujud kepedulian Presiden kepada masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya warga kurang mampu yang masih terdampak bencana.

    “Ini adalah bentuk perhatian dari Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat Sulteng ikut merasakan kebahagiaan Iduladha. Alhamdulillah tahun ini kita mendapat dua ekor sapi kurban dari beliau,” ujar Gubernur Anwar.

    Ia juga menjelaskan bahwa lokasi penyaluran di Kelurahan Talise dipilih karena wilayah ini masih menjadi tempat tinggal bagi ratusan penyintas gempa dan likuefaksi 2018 yang belum mendapatkan hunian tetap (Huntap).

    “Di sini masih ada sekitar 100 kepala keluarga yang tinggal di Huntara. Kami ingin mereka juga bisa merasakan perhatian negara, karena itu kami salurkan bantuan ini di Talise,” ucapnya.

    Sementara itu, panitia kurban Masjid Nurul Yaqin menyebutkan bahwa daging sapi akan dibagikan dalam 300 paket kepada penerima manfaat yang telah terdaftar. Kelompok penerima terdiri dari mustahiq miskin, fakir, mualaf, fisabilillah, serta panitia dan Majelis Taklim.

    Selain di Talise, satu ekor sapi kurban lainnya juga disalurkan pada Jumat (6/6/2025) di Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi. Sapi berbobot 812 kilogram tersebut diserahkan kepada Majelis Asybaahul Khairat.***

  • Mentrans dan Gubernur Sholat Idul Adha di Sigi, Dirangkai dengan Penyerahan Sapi Kurban

    Mentrans dan Gubernur Sholat Idul Adha di Sigi, Dirangkai dengan Penyerahan Sapi Kurban

    Ilong (detaknews.id) – Sigi – Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara melaksanakan sholat Idul Adha 1446 Hijriah bersama Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dan Ketua TP PKK Ny. Sry Nirwanti Bahasoan Anwar di Masjid Raudhatul Jannah, Kabupaten Sigi pada Jum’at (6/6/2025).

    Turut serta, Wagub dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenai, Sekprov Sulteng Dra. Novalina, M.M dan pejabat perangkat daerah provinsi dan kabupaten Sigi serta forkopimda Sigi.

    Ketua MUI Sigi Habib Ali bin Hasan Aljufri dalam khutbahnya mengupas tentang sejarah ibadah kurban yang berakar dari kisah Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail.

    Kunjungan kerja Mentrans M. Iftitah ke Sigi selama 2 hari bertujuan meninjau dan menguatkan program ekonomi dan kesejahteraan rakyat di kawasan transmigrasi yang sejalan dengan upaya Pemprov Sulteng dalam visi besar Sulteng NAMBASO dan nawacita BERANI.

    Usai sholat, Menteri Iftitah menyerahkan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk disembelih, dilanjutkan silaturahmi dan dialog bersama warga transmigran serta peninjauan ke lokasi industri bawang goreng dan penggemukan sapi.***

  • Gubernur Anwar Hafid Jadi Ajudan Dadakan Menteri Transmigrasi

    Gubernur Anwar Hafid Jadi Ajudan Dadakan Menteri Transmigrasi

    Ilong (detaknews.id) – Sigi – Hari Raya Idul Adha di Desa Olobojo, Kecamatan Sigi Kota, Kabupaten Sigi Jumat (6/6/2025), menjadi momen yang penuh kehangatan, tak hanya bagi masyarakat transmigran, tapi juga bagi jajaran pemerintah pusat dan daerah.

    Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, tampak duduk di kursi penumpang depan, mendampingi langsung Menteri Transmigrasi, Iftitah Sulaiman Suryanagara, yang menyetir sendiri menuju lokasi salat Idul Adha.

    Tanpa pengawalan ketat, perjalanan pagi itu berlangsung sederhana. Menteri memilih menyetir sendiri mulai dari hotel menuju lokasi salat Idul Adha hingga kembali lagi ke Palu, sementara Gubernur dengan santai menemaninya sepanjang jalan. Suasana penuh keakraban pun tercipta sejak di dalam mobil.

    “Saya kira awalnya beliau nyetir cuma sebentar. Saya duduk di samping sambil ngobrol santai, ya kayak ajudan dadakan,” ujar Anwar Hafid sambil tertawa ringan.

    Menurut Gubernur, sikap sederhana Menteri Iftitah mencerminkan sosok pemimpin yang rendah hati dan tidak berjarak dengan siapa pun.

    “Beliau ini orangnya tulus, nggak ribet, langsung turun ke lapangan. Saya senang bisa mendampingi beliau hari ini,” tambahnya.

    Kebersamaan keduanya juga terlihat saat berdialog dengan warga transmigran. Menteri dan Gubernur terlihat kompak menyoroti potensi ekonomi lokal, mulai dari bawang goreng khas Sigi hingga peluang peternakan rakyat.***

  • Menteri Transmigrasi Tinjau Potensi Cokelat dan Durian di Sigi, Dorong Transformasi Kawasan Ekonomi

    Menteri Transmigrasi Tinjau Potensi Cokelat dan Durian di Sigi, Dorong Transformasi Kawasan Ekonomi

    Ilong (detaknews.id) – Sigi – Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Sigi dengan meninjau pengembangan komoditas cokelat dan durian di Desa Sejahtera, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Kamis (5/6/2025).

    Kunjungan ini merupakan bagian dari transformasi besar program transmigrasi ke arah pembangunan kawasan ekonomi yang terintegrasi.

    Didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Dr. Anwar Hafid dan Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae, Menteri Transmigrasi berdialog langsung dengan warga transmigrasi dan meninjau perkembangan sektor pertanian, khususnya di bidang perkebunan.

    “Kementerian Transmigrasi tengah melakukan transformasi besar guna mendukung pembangunan kawasan ekonomi berbasis transmigrasi yang lebih modern dan berkelanjutan,”ujar Menteri M. Iftitah di hadapan warga dan jajaran pemerintah daerah.

    Ia memaparkan lima program unggulan yang kini menjadi fokus kementerian, yakni Transmigrasi Tuntas, Transmigrasi Lokal, Transmigrasi Patriot, Transmigrasi Karya Nusantara, dan Transmigrasi Gotong Royong.

    Program-program tersebut bertujuan untuk memperkuat kepastian hukum, mempererat hubungan dengan masyarakat lokal, menghadirkan tenaga profesional, serta membangun kawasan transmigrasi melalui kolaborasi lintas sektor.

    “Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui program ini,”ungkapnya.

    Ia juga menginstruksikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Dr. Velix Vernando Wanggai dan Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Dr.Sigit Mustofa untuk menginventarisasi berbagai keluhan dan aspirasi warga Desa Sejahtera, sebagai bagian dari langkah perbaikan berkelanjutan.

    Sementara itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi melalui program Berani Panen Raya. Pemprov berencana menyalurkan bibit unggul kepada petani guna meningkatkan produktivitas.

    “Yang menanam kita, yang memetik kita, yang mengolah dan menjual juga kita. Inilah semangat membangun kawasan ekonomi dari hulu hingga hilir,” kata Gubernur Dr.Anwar Hafid menegaskan pentingnya integrasi sektor hulu-hilir dalam pembangunan ekonomi desa.

    Gubernur juga menekankan pentingnya peran penyuluh pertanian lapangan (PPL) dalam peningkatan hasil perkebunan. Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten Sigi dapat memberikan dukungan operasional bagi para penyuluh agar pendampingan terhadap petani berjalan optimal.

    Kegiatan di Desa Sejahtera ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan Menteri Transmigrasi di Sulawesi Tengah. Sebelumnya, ia meninjau potensi kopi dan berdialog dengan warga transmigran di Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo.

    Turut hadir dalam kunjungan tersebut, sejumlah pejabat dari pusat dan daerah, antara lain : Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Staf Ahli Gubernur Ihsan Basir, Kepala Dinas Nakertrans Provinsi Arnold Firdaus, Kepala Dinas Bimatarung Faidul Keteng, serta unsur Forkopimda Sigi dan OPD Kabupaten Sigi.***

  • Menteri Transmigrasi Tinjau Kawasan Transmigrasi dan Sentra Kopi di Sigi

    Menteri Transmigrasi Tinjau Kawasan Transmigrasi dan Sentra Kopi di Sigi

    Ilong (detaknews.id) – Sigi – Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara melakukan kunjungan kerja ke Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Kamis (5/6/2025).

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk berdialog dengan warga transmigrasi sekaligus meninjau potensi ekonomi lokal, terutama pengolahan kopi khas Sigi yang mulai berkembang.

    Menteri Iftitah hadir bersama Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si dan Bupati Sigi Moh. Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si.

    Dalam kegiatan tersebut, Menteri Iftitah menyampaikan apresiasi atas komitmen warga transmigrasi yang secara sukarela menetap dan membangun kehidupan baru di kawasan tersebut.

    Ia menyampaikan bahwa proses adaptasi di daerah baru bukan hal mudah. Namun, semangat warga transmigrasi dalam membangun daerah menunjukkan peran vital dalam pengembangan kawasan. Merujuk pada UU Nomor 15 Tahun 1997, transmigrasi merupakan upaya sukarela untuk meningkatkan kesejahteraan dengan berpindah dan bermukim di wilayah baru.

    Dalam rangka mendukung pembangunan kawasan transmigrasi yang lebih terintegrasi, Kementerian Transmigrasi saat ini mengedepankan lima program unggulan, yaitu : 1). Program Transmigrasi Tuntas ditujukan untuk memberikan kepastian hukum atas hak tanah warga, 2). Transmigrasi Lokal bertujuan untuk menjalin harmoni dengan masyarakat lokal, 3). Transmigrasi Patriot menghadirkan tenaga profesional guna mendampingi pengembangan kawasan secara sistematis, 4). Transmigrasi Karya Nusantara, dan 5). Transmigrasi Gotong Royong mendorong kolaborasi antara kementerian, lembaga, TNI, Polri, hingga sektor swasta dalam membangun kawasan transmigrasi secara berkelanjutan.

    Melalui pendekatan terintegrasi, Kementerian Transmigrasi menargetkan terciptanya hilirisasi di dalam satu kawasan ekonomi yang berdaya saing. Dukungan terhadap infrastruktur juga menjadi prioritas.

    Menanggapi kondisi jalan masuk ke Desa Lembantongoa yang rusak, Menteri Iftitah berkomitmen mengalokasikan bantuan untuk pengaspalan jalan sepanjang 2 km .

    Selain infrastruktur, Menteri Iftitah juga menginventarisasi sejumlah kebutuhan mendesak warga, seperti jaringan komunikasi (pembangunan tower), pasokan listrik dari PLN, perbaikan fasilitas sekolah, dan sertifikasi kepemilikan lahan.

    Sementara, Gubernur Dr. Anwar Hafid, menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif pusat dan menyambut baik perhatian yang diberikan kepada kawasan transmigrasi di Sigi.

    Ia juga berkomitmen memperkuat sektor ekonomi lokal. Dalam hal ini, kopi Sigi yang dikenal sebagai “Emas Hitam” menjadi fokus pengembangan.

    Sebagai bentuk konkret, Ia akan mendirikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) khusus kopi di Desa Lembantongoa. Langkah ini bertujuan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang terampil dalam pengelolaan dan pengembangan industri kopi.

    Di sektor infrastruktur, pemerintah provinsi akan menambah dukungan untuk mengaspal 2 km jalan, sementara Pemerintah Kabupaten Sigi diharapkan dapat menambah satu kilometer lagi, sehingga total 5 km akses jalan menuju desa dapat diselesaikan.

    Lebih lanjut, Gubernur juga mengajak masyarakat transmigran untuk memanfaatkan Program 9 Berani, seperti Berani Beasiswa yang menyediakan bantuan pendidikan, serta Berani Sehat.

    Sebagai upaya mendorong produktivitas, pemerintah provinsi akan menyalurkan bantuan bibit kopi kepada masyarakat. Pemerintah pusat pun diharapkan mendukung pengembangan industri hilir kopi di daerah ini untuk memperkuat ekonomi lokal berbasis sumber daya alam unggulan.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyinggung potensi lain di Sulawesi Tengah, seperti komoditas durian unggul di Parigi Moutong yang kini dikenal sebagai “Emas Berduri”, serta rencana pembukaan akses jalan baru dari Salubana di Kabupaten Sigi menuju Kabupaten Parigi Moutong untuk mendukung konektivitas dan distribusi hasil produksi antarwilayah.

    Turut hadir, Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Dr.Velix Vernando Wangai,S.IP,M.P.A, Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Dr.Sigit Mustofa, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Staf Ahli Gubernur Bidang SDM, Pengembangan Kawasan dan Wilayah Ihsan Basir,SH,LLM, Kadis Nakertrans Provinsi Sulawesi Tengah Drs.Arnold Firdaus,MT, Kadis Bimatarung Dr.Ir.Faidul Keteng,MT, Kepala Bidang Produksi Perkebunan dan Perlindungan Tanaman Simpra U. Tajang, Kabid Jalan Budi, Unsur Forkopimda Sigi, Para Kepala OPD Kab.Sigi, Kades Lembantongoa.***

  • Wagub Sulteng Tegaskan Penanganan Stunting Tak Boleh Tertinggal di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

    Wagub Sulteng Tegaskan Penanganan Stunting Tak Boleh Tertinggal di Tengah Pertumbuhan Ekonomi

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, tampil sebagai narasumber utama dalam dialog publik Fokus Kita yang digelar oleh Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Palu, Kamis (5/6/2025).

    Dialog yang mengangkat tema “Ekonomi Meningkat, Penanganan Stunting Terabaikan?” ini menjadi ruang refleksi penting atas ketimpangan antara pertumbuhan ekonomi dan kondisi kesehatan masyarakat di Sulawesi Tengah.

    Kegiatan yang berlangsung di Studio RRI Palu ini turut menghadirkan Wakil Bupati Sigi, Dr. Samuel Yansen Pongi, SE., M.Si, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala, dr. Syahriar, M.Kes sebagai narasumber pendamping.

    Pada kesempatan itu, dr. Reny menyampaikan keprihatinannya terkait masih tingginya angka stunting di tengah tren positif pertumbuhan ekonomi daerah.

    “Kalau kita melihat dari data yang ada, pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan ini berjalan simetris. Ekonomi meningkat, tetapi angka kemiskinan tidak menurun. Itu sebabnya saya dan Pak Gubernur menggagas program Berani Sehat dan Berani Cerdas sebagai bentuk intervensi langsung untuk membantu masyarakat,” ungkap dr. Reny.

    Program Berani Sehat dan Berani Cerdas merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui akses layanan dasar yang lebih baik di bidang kesehatan dan pendidikan. Kedua program ini ditujukan sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

    Lebih lanjut, dr. Reny memaparkan bahwa berbagai langkah strategis telah dilakukan dalam upaya penanggulangan stunting, mulai dari pemberian tablet tambah darah kepada ibu hamil, penyediaan makanan tambahan bergizi bagi balita, hingga edukasi masyarakat melalui program Duta 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Namun, efektivitas program-program tersebut dinilainya masih belum maksimal.

    “Mungkin ada metode yang belum tepat sasaran. Karena itu kita perlu evaluasi menyeluruh agar program yang sudah berjalan benar-benar memberi dampak signifikan,” jelasnya.

    Wagub juga menekankan bahwa stunting bukan hanya persoalan kesehatan, melainkan isu pembangunan jangka panjang yang menyangkut kualitas generasi masa depan.

    “Stunting adalah ancaman masa depan. Jika kita tidak serius hari ini, kita sedang merusak kualitas sumber daya manusia kita dalam jangka panjang,” tegas dr. Reny.

    Menutup sesi dialog, dr. Reny mengajak seluruh komponen masyarakat, pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat, dan dunia usaha untuk bersinergi dan konsisten dalam menanggulangi stunting.

    “Mari kita bergandengan tangan dan bersinergi bersama-sama fokus untuk menurunkan angka stunting sesuai dengan standar nasional yang diinginkan. Jangan fluktuatif tahun ini giat, tahun depan kendor. Ini bukan semata tugas dinas kesehatan, tapi semua elemen masyarakat harus ambil bagian,” pungkasnya.***