Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Gubernur Sulteng Dukung KNPI dan IMM Gagas Program Inovatif Kepemudaan

    Gubernur Sulteng Dukung KNPI dan IMM Gagas Program Inovatif Kepemudaan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H. Anwar Hafid,M.Si, menerima audiensi jajaran Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Senin (2/6/2025).

    Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan pemuda melalui program-program inovatif.

    Audiensi dipimpin oleh Ketua KNPI Sulteng, Widya Ponulele, didampingi Ketua DPD IMM Sulteng, Adityawarman, serta sejumlah pengurus lainnya.

    Dalam diskusi, kedua organisasi menyatakan komitmennya untuk turut berkontribusi dalam mendorong kemajuan pemuda melalui kolaborasi dengan pemerintah provinsi, khususnya dalam kerangka Program 9 BERANI yang saat ini menjadi prioritas pembangunan daerah.

    Gubernur Anwar Hafid menyambut baik aspirasi dan semangat kolaboratif dari kalangan muda tersebut. Ia menilai peran pemuda sangat penting dalam menciptakan perubahan dan inovasi di tingkat lokal maupun nasional.

    “Saya sangat mengapresiasi inisiatif KNPI dan IMM Sulteng. Saya berharap pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober mendatang, KNPI dapat menjadi penggerak program-program inspiratif seperti kemah pemuda, jambore pemuda, atau kegiatan lain berskala nasional yang mengangkat nama Sulawesi Tengah,”ujarnya.

    Ia juga menekankan pentingnya mendorong peran strategis pemuda dalam pembangunan, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun pendidikan.

    Menurutnya, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kegiatan kepemudaan di kawasan timur Indonesia.

    Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari sinergi berkelanjutan antara pemerintah provinsi dan organisasi kepemudaan.

    KNPI dan IMM menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra aktif dalam menjalankan program-program yang mampu memberdayakan generasi muda dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.***

  • Gubernur Anwar Hafid Lantik Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong dan Banggai

    Gubernur Anwar Hafid Lantik Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong dan Banggai

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, M.Si., secara resmi melantik dua pasangan kepala daerah terpilih, yakni Erwin Burase, S.Kom., dan Abdul Sahid, S.Pd., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, serta Ir. H. Amiruddin Tamoreka, M.M., dan Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M., sebagai Bupati dan Wakil Bupati Banggai. Pelantikan dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (2/6/2025).

    Prosesi diawali pembacaan Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia dan dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan oleh Gubernur, yang dalam pernyataannya menekankan bahwa pelantikan ini bukan hanya momen administratif, tetapi titik awal tanggung jawab besar dalam menjawab amanah rakyat.

    Pelantikan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Parigi Moutong serta Kabupaten Banggai oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulteng, Sry Nirwanti Bahasoan.

    Dalam sambutannya, Gubernur menyebut Parigi Moutong dan Banggai sebagai dua daerah strategis, yang ia sebut sebagai “raksasa” Sulawesi Tengah karena luas wilayah dan jumlah penduduk yang besar. Ia meyakini pelantikan ini merupakan bagian dari momentum penting untuk mendorong percepatan pembangunan di kedua kabupaten tersebut.

    “Saya yakin ini bukan kebetulan, tetapi bagian dari skenario Tuhan. Dua daerah ini adalah andalan Sulawesi Tengah. Pelantikan ini adalah awal dari tanggung jawab besar untuk menjawab harapan masyarakat,” ujar Anwar.

    Ia menyampaikan rasa syukur karena diberikan kepercayaan langsung oleh Presiden RI melalui Menteri Dalam Negeri untuk melantik para kepala daerah di dua kabupaten terbesar di Sulteng.

    Gubernur Anwar Hafid juga menyampaikan harapan agar kepala daerah yang baru dilantik segera bekerja cepat dan efektif, terutama dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Ia menggambarkan para pemimpin baru ini sebagai “baterai baru yang penuh daya”, yang harus segera dimanfaatkan untuk berlari membawa perubahan.

    “100 hari pertama bukan sekadar simbol. Itu adalah energi baru, semangat baru. Gunakan momentum ini untuk menghadirkan dampak nyata bagi rakyat,” tegasnya.

    Selain itu, Anwar juga menitipkan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar tidak terjadi tumpang tindih program dan anggaran. Ia menegaskan bahwa Gubernur hadir sebagai mitra kerja dan tenaga bantu bagi para Bupati dan Wali Kota.

    Pelantikan ini turut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, Gubernur periode 2016-2021 dan Anggota DPR RI Longki Djanggola, Gubernur periode 2021–2025 Rusdy Mastura, anggota MPR RI Muhidin M. Said, serta jajaran Bupati dan wakil Wali Kota se-Sulteng, unsur Forkopimda, dan anggota DPR RI dari dapil Sulawesi Tengah.***

  • Sry Nirwanti Bahasoan Lantik Ketua TP-PKK dan Ketua Pembina Posyandu Parigi Moutong dan Banggai

    Sry Nirwanti Bahasoan Lantik Ketua TP-PKK dan Ketua Pembina Posyandu Parigi Moutong dan Banggai

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ny. Sry Nirwanti Bahasoan Anwar Hafid, resmi melantik Ketua TP-PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Parigi Moutong, Hestiwati Nanga Erwin serta Kabupaten Banggai, Syamsuarni Amirudin, dalam sebuah prosesi yang berlangsung usai pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati dari kedua daerah tersebut oleh Gubernur Sulteng, H. Anwar Hafid, Senin (2/6/2025).

    Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, namun menjadi tonggak awal bagi langkah pengabdian baru dalam membangun keluarga dan masyarakat di tingkat daerah. Dalam sambutannya, Sry Nirwanti menekankan bahwa keberadaan PKK dan Posyandu merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan nasional 2025–2029 sebagaimana digariskan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

    “PKK dengan 10 program pokoknya harus mengambil peran nyata, salah satunya dalam mendukung program makan bergizi bagi anak usia dini, ibu hamil, menyusui, serta anak sekolah. Ini adalah wujud komitmen kita dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat sejak dari keluarga,” ujar Sry Nirwanti.

    Ia menyoroti sejumlah persoalan yang masih menjadi tantangan serius di Sulawesi Tengah, seperti tingginya angka stunting, kemiskinan, dan rendahnya derajat kesehatan ibu dan anak. Oleh karena itu, ia meminta Tim Penggerak PKK dan Pembina Posyandu yang baru dilantik untuk segera bergerak dan menjadikan 10 program pokok PKK sebagai bagian integral dari solusi di lapangan.

    Sry Nirwanti juga menyampaikan bahwa penguatan program PKK dan Posyandu harus sejalan dengan enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni, pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, serta sosial.

    “Implementasi enam bidang ini di Posyandu bertujuan memperluas cakupan layanan dasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Di sinilah peran kader menjadi sangat penting sebagai ujung tombak yang hadir langsung di tengah masyarakat,” tegasnya.

    Ia juga menegaskan bahwa pengurus TP-PKK dan Posyandu bukanlah perwakilan partai atau golongan, melainkan relawan yang bekerja dengan dedikasi dan keteladanan, demi menghadirkan perubahan positif.

    “Segera susun program kerja yang unggul dan berkelanjutan. Jadikan gerakan PKK sebagai pendorong utama pembangunan daerah dan ketahanan keluarga yang kuat,” tutup Sry Nirwanti.***

  • Gubernur Anwar Hafid Instruksikan Bupati Parigi Moutong Berantas Tambang Ilegal dalam 100 Hari

    Gubernur Anwar Hafid Instruksikan Bupati Parigi Moutong Berantas Tambang Ilegal dalam 100 Hari

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, M.Si., menegaskan sikap tegas terhadap maraknya praktik pertambangan ilegal (PETI) di sejumlah wilayah, khususnya di Kabupaten Parigi Moutong. Dalam sambutannya saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, Senin (2/6/2025), Anwar menyampaikan perintah langsung agar pemberantasan tambang ilegal menjadi prioritas kerja utama dalam 100 hari pertama kepemimpinan.

    Gubernur menyampaikan keprihatinan atas kondisi air sungai yang tercemar akibat aktivitas tambang ilegal dan meminta langkah konkret segera diambil oleh kepala daerah setempat untuk melindungi petani dan lingkungan.

    “Saya minta kepada Bupati Parigi Moutong untuk menjadikan prioritas pertama, kerja utama. Bagaimana kita memberikan perlindungan sebesar-besarnya kepada petani kita atas tercemarnya air-air sungai yang menyebabkan pengairan dan sebagainya menjadi merah dan sebagainya,” ujar Gubernur.

    Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah siap memberikan dukungan penuh dalam penanganan tambang ilegal di wilayah tersebut. Komitmen ini termasuk dukungan kebijakan, koordinasi, hingga bantuan operasional bila dibutuhkan.

    “Insya Allah apapun kebutuhannya Pak Bupati akan kami support, sehingga kegiatan penambangan ilegal ini bisa segera berakhir, sehingga pertanian kita bisa lebih maju di masa yang akan datang,” lanjutnya.

    Anwar Hafid juga menyinggung pentingnya peran kepala daerah sebagai pengawas utama di wilayah masing-masing, meskipun kewenangan perizinan tambang kini berada di tingkat pusat. Ia menekankan bahwa keberanian kepala daerah dalam bertindak adalah kunci perlindungan terhadap masyarakat.

    “Jangan pernah takut, jangan pernah ragu. Kalau untuk melindungi masyarakat kita, saya minta para Bupati, Wali Kota untuk tegas terhadap setiap apa yang menjadi keluhan masyarakat di daerah,” tegas Gubernur.

    Ia memberikan contoh nyata keberanian Bupati Sigi yang telah menutup aktivitas tambang ilegal di Lindu. Anwar menyebut langkah tersebut sebagai tindakan inspiratif yang patut diikuti.

    “Saya juga berharap apa yang dilakukan oleh Bupati Sigi dengan menutup kegiatan pertambangan ilegal di Lindu itu bisa menjadi salah satu contoh. Semoga kita semua berani melakukan apa yang dilakukan oleh Bupati Sigi sehingga pertambangan ini tidak mengganggu hajat hidup orang banyak,” ungkapnya.

    Gubernur menutup pernyataannya dengan harapan agar agenda pemberantasan PETI tidak hanya menjadi formalitas dalam rencana kerja, melainkan sebuah langkah nyata dan berdampak bagi masyarakat. Ia optimis bahwa kepemimpinan baru di Parigi Moutong mampu membawa perubahan besar dalam waktu singkat.

    “Sekali lagi, saya sangat berharap Pak Bupati menjadikan ini menjadi program 100 hari kerja. Insya Allah saya yakin, dengan kepemimpinan Pak Irwin Burase dan Pak Sahid, 100 hari kerja ke depan, Parimo bebas PETI,” pungkas Anwar Hafid.***

  • Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Gubernur Anwar Hafid Tekankan Pentingnya Perkokoh Ideologi Pancasila

    Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Gubernur Anwar Hafid Tekankan Pentingnya Perkokoh Ideologi Pancasila

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, M.Si., menjadi Inspektur Upacara dalam peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulteng, Senin (2/6/2025).

    Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Ketua DPRD Sulteng Arus Abdul Karim, serta para pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang menekankan pentingnya memperkokoh ideologi Pancasila sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

    “Pancasila bukan sekadar dokumen historis, tetapi jiwa bangsa yang menjadi pedoman dalam mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur,” tegas Anwar Hafid dalam pidatonya.

    Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan bahwa di tengah tantangan globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dalam berbagai aspek kehidupan: pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital.

    “Sekolah dan universitas harus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh secara karakter. Pemerintahan dan birokrasi harus mencerminkan keadilan sosial dan pelayanan publik yang berpihak pada rakyat,” ungkapnya.

    Ia juga menegaskan pentingnya pemberdayaan UMKM, koperasi, dan ekonomi kerakyatan agar keadilan sosial tidak hanya menjadi wacana, tetapi dirasakan nyata oleh seluruh masyarakat. Termasuk, menjadikan ruang digital sebagai wadah interaksi yang menjunjung etika, toleransi, dan semangat gotong-royong.

    Anwar Hafid menutup pidatonya dengan ajakan untuk menjadikan Pancasila sebagai inspirasi dalam setiap tindakan dan kebijakan, serta menjadikannya sebagai fondasi utama dalam membangun masa depan Indonesia.

    “Jika kita ingin Indonesia yang dihormati, maka kita harus memastikan Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut pembangunan. Mari terus bergotong-royong, menjaga persatuan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tandasnya.***

  • 100 Hari Kerja, Anwar-Reny Komitmen Hadirkan Kesejahteraan Rakyat Sulteng: Banyak Masyarakat Rasakan Dampak Positifnya

    100 Hari Kerja, Anwar-Reny Komitmen Hadirkan Kesejahteraan Rakyat Sulteng: Banyak Masyarakat Rasakan Dampak Positifnya

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Memasuki 100 hari masa kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid dan Wakil Gubernur Reny Lamadjido, berbagai capaian positif mulai dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Tengah.

    Melalui program unggulan mereka, “Berani Cerdas dan Berani Sehat” pasangan Anwar-Reny berhasil membuktikan janji dengan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat.

    Program-program pro rakyat yang digagas duet BERANI ini tidak hanya menjadi slogan semata, melainkan telah nyata diimplementasikan dalam berbagai sektor, terutama pendidikan dan kesehatan.

    Masyarakat Sulawesi Tengah kini merasakan langsung manfaat dari pendidikan gratis, layanan kesehatan gratis yang semakin mudah diakses hanya dengan KTP.

    Pengamat politik Universitas Tadulako, Muhammad Khairil menilai, bahwa Anwar Hafid dan Reny Lamadjido menunjukkan komitmen kuat sebagai pemimpin yang mengutamakan kepentingan rakyat.

    Menurutnya, dalam waktu singkat, keduanya mampu meletakkan fondasi pemerintahan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah.

    Pernyataan Khairil ini didasari atas fakta berbagai program pro rakyat telah bisa dinikmati oleh semua masyarakat tanpa terkecuali.

    “Terkait dengan fakta atau hasil kerja yang telah beliau lakukan dalam 100 hari kerja berjalan sesuai dengan targetnya,” ujar Khairil saat dihubungi pada Jumat (30/5-2025).

    Ia menambahkan, kecepatan dan ketepatan Anwar-Reny dalam merealisasikan program kerja patut diapresiasi karena berhasil menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

    Khairil juga menyoroti bagaimana Anwar Hafid secara pribadi menunjukkan keseriusan dalam memimpin provinsi ini.

    “Menurut saya, Pak Anwar menunjukkan komitmen yang kuat sesuai dengan visi dan misi yang diembannya,” tuturnya.

    Hal ini tercermin dari langkah-langkah strategis yang diambil untuk mempercepat pelayanan publik dan memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.

    Lebih jauh, ia meyakini bahwa capaian 100 hari ini bisa menjadi batu loncatan bagi keberhasilan jangka panjang pemerintahan Anwar-Reny.

    Dengan fondasi yang sudah dibangun sejak awal, Khairil optimistis Sulawesi Tengah akan semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera ke depan.

    Pemerintahan Anwar-Reny telah memberikan dampak positif bagi Sulawesi Tengah.

    Keduanya membuktikan bahwa janji bukan sekadar ucapan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata untuk rakyat. Dengan tekad yang kuat, Anwar-Reny dipastikan terus membawa perubahan demi masa depan yang lebih cerah bagi seluruh warga Sulawesi Tengah.***

  • Gubernur – Wakil Gubernur dan Seluruh Kepala OPD Prov. Sulteng Gelar Raker Dengan Pemda Buol, Ini Pembahasannya !!

    Gubernur – Wakil Gubernur dan Seluruh Kepala OPD Prov. Sulteng Gelar Raker Dengan Pemda Buol, Ini Pembahasannya !!

    Ilong (detaknews.id) – Buol – Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan dr. Reny Lamadjido, bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam lingkup Pemerintah Provinsi melaksanakan rapat kerja dengan Pemerintah Kabupaten Buol yang juga dengan seluruh kepala OPD dalam lingkup pemerintah Kabupaten Buol.

    Kegiatan rapat tersebut berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Buol, Rabu (28/5).

    Rapat kerja ini turut menghadirkan seluruh kepala desa, camat, serta sejumlah unsur pimpinan instansi vertikal dan stakeholder di lingkup Kabupaten Buol.

    Agenda utama dalam rapat kerja ini adalah penguatan sinergi  dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, khususnya dalam mendukung keselarasan percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

    “Kita mau datang menyamakan persepsi kita, antar Gubernur dan Bupati,” kata Anwar Hafid dalam arahannya.

    Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya kerja sama yang erat dan saling mendukung antara berbagai tingkatan pemerintahan dan lembaga.

    “Kalau tidak satu persepsi, kita masing-masing jalan,” katanya.

    Ia menyampaikan bahwa saat ini tidak ada ruang bagi tiap tingkatan pemerintah untuk berjalan sendiri-sendiri dalam menghadapi tantangan pembangunan.

    Karena itu, ia menggaungkan semangat kerjasama yang harmonis dan kolaboratif antar pemerintah daerah, yang menurutnya hanya memiliki tujuan yang satu – “kesejahteraan rakyat”.

    “Kalau dulu sama sama bekerja, sekarang kita ubah, bekerja sama. Gubernur dan bupati harus bekerja sama karena yang dituju sama,” seru Anwar diikuti riuh tepuk tangan seluruh peserta rapat.

    Berkaca dari pengalamannya yang pernah menjadi kepala desa, camat, bupati, hingga anggota DPR RI, Anwar Hafid mengaku paham betul bagaimana keadaan dalam pemerintahan yang tidak mampu bersinergi dan saling meng-cover dengan instansi dan tingkat pemerintah lain.

    “Sekarang tidak bisa pemerintah jalan sendiri-sendiri, kita harus bersinergi, berkolaborasi. Saya ini pernah jadi kepala desa, camat, bupati, bahkan anggota DPR, jadi saya paham betul arti pentingnya kolaborasi,” ujar Anwar Hafid di hadapan para peserta rapat.

    Karena itu, Gubernur Anwar menekankan bahwa seluruh pihak, mulai dari kepala desa, camat, bupati, hingga instansi vertikal harus duduk bersama untuk menyamakan persepsi dan arah pembangunan.

    Menurutnya, penyamaan persepsi antara pemerintah daerah seperti gubernur dan bupati sangat penting agar kebijakan yang dijalankan nantinya tidak berjalan sendiri-sendiri.

    Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid juga memaparkan program unggulan yang menjadi prioritas kepemimpinannya bersama Wagub dr. Reny, yang terangkum dalam kerangka 9 Berani (Bersama Anwar-Reny).

    Ia menyampaikan keyakinan besarnya bahwa program 9 Berani sangat relevan dan cocok diterapkan di Kabupaten Buol, mengingat potensi dan kebutuhan daerah tersebut.

    “Saya yakin 9 Berani ini cocok di buol,” kata Anwar Hafid.

    Ia juga menekankan bahwa visi dan misi pemerintah provinsi yang saat ini dijalankannya merupakan hasil penyaringan dari visi dan misi para kepala daerah di Sulawesi Tengah.

    “Visi misi Gubernur itu disalin dari visi dan misi semua bupati/walikota di Sulawesi Tengah,” tegas Anwar.

    Rapat kerja ini diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi antar pemerintah provinsi dan kabupaten, serta langkah konkret menuju pembangunan daerah yang lebih merata dan berkeadilan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.***

  • Kepala BPBD Prov. Sulteng Dapat Instruksi untuk Lakukan Langkah Penanganan Darurat Bencana Banjir di Wombo Kalonggo

    Kepala BPBD Prov. Sulteng Dapat Instruksi untuk Lakukan Langkah Penanganan Darurat Bencana Banjir di Wombo Kalonggo

    Ilong (detaknews.id) – Buol – Sejak kejadian bencana tgl 27 mei, kepala BPBD Prov. Sulteng Dr.Akris Fattayunus intes melaporkan kejadian bencana banjir bandang di desa wombo kalonggo ke gubernur Sulteng Dr.Anwar Hafid, M.Si.

    Laporan Akris itu langsung mendapat tanggapan positif Gubernur Anwar dengan memberikan arahan serta instruksi untuk mengambil langkah – langkah penanganan darurat di lapangan serta segera berkoordinasi dengan pemkab. Donggala dan instansi terkait lainnya.

    Menurut Kaban Akris pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) III Sulten, sehingga mendapatkan bantuan Alat berat (Excavator) untuk penanganan pasca bencana di Desa Wombo Kalonggo.

    Selain itu berkoordinasi dengan balai pelaksana jalan nasional (BPJN) XIV Sulteng dengan dipertegas mendapat Surat dukungan dari Kepala BPJN Sulteng Dadi Murdadi untuk pembangunan Jembatan Darurat Rangka Baja Bailey di Desa Wombo Kalonggo Kec. Tanantovea Kab. Donggala.

    “Syukur Alhamdulillah, berkat arahan dan instruksi bapak Gubernur Sulteng Anwar Hafid kami telah berkoordinasi dengan pihak BWSS III Palu dan BPJN Sulteng, dan hasilnya kita dibantu alat berat untuk penanganan pasca bencana dan pembangunan jembatan darurat rangka besi,” jelas Akris.

    Mantan Kadis Pekerjaan Umum (PU) Donggala itu mengatakan sejak Selasa, (27/5-2025 pukul 15.30 wita pihaknya telah memerintahkan:

    1. TRC BPBD Prov. Sulteng segera turun ke lokasi bencana. Sejak hari itu juga mereka sudah berada dilokasi melakukan evakuasi dan pencarian dua orang warga masyarakat yang dinyatakan hilang.
    2. Pada hari rabu, tgl 28 Mei 2025 telah ditemukan 2 orang korban hilang dan meninggal dunia yaitu : pada pukul 06.00 wita ditemukan (Wanita/70 thn) dan pukul 10.00 Wita (Wanita/55 thn) oleh tim Basarnas, BPBD Sulteng dan Donggala bersama aparat TNI/Polri dan masyarakat.
    3. Pada hari selasa, 27 Mei 2025 BPBD Prov. Sulteng telah menyurat kepada Kepala BWSS III Palu, terkait permohonan bantuan alat excavator dan keranjang kawat bronjong bencana alam donggala, dan sejak hari selasa alat sudah berkerja normalisasi sungai.
    4. Pada hari selasa, 27 Mei 2025 BPBD Prov. Sulteng telah menyurat kepada Kepala BPJN Sulteng terkait permohonan bantuan jembatan darurat rangka baja bailey, dan hari itu juga telah disetujui serta dalam proses pengangkutan menuju lokasi.

    “Untuk sementara proses darurat masih berlangsung dan kami tetap memantau setiap saat perkembangan lapangan,” jelas Akris.***

  • Gubernur Anwar Hafid Instruksikan peninjauan dan Penanganan Cepat Banjir Bandang di Wombo Kalonggo

    Gubernur Anwar Hafid Instruksikan peninjauan dan Penanganan Cepat Banjir Bandang di Wombo Kalonggo

    Ilong (detaknews.id) – Donggala – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menginstruksikan langsung Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, untuk meninjau dan menangani banjir bandang yang terjadi di Desa Wombo Kalonggo, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Selasa (27/5/2025).

    Meski sedang melakukan kunjungan kerja bersama Wakil Gubernur dan jajaran OPD Pemprov Sulteng di Kabupaten Buol, Gubernur Anwar tetap memantau situasi bencana dan memastikan pemerintah daerah hadir di tengah masyarakat yang terdampak.

    “Saya memang tidak bisa hadir langsung karena sedang berada di Buol. Tapi saya sudah menghubungi Ibu Bupati untuk segera turun dan melihat langsung kebutuhan warga,” ujar Anwar Hafid.

    Bupati Donggala, Vera Laruni, membenarkan bahwa dirinya menerima telepon langsung dari Gubernur Anwar Hafid tak lama setelah mengetahui informasi banjir.

    “Pak Gubernur menelpon saya dan menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir. Beliau minta saya untuk segera meninjau lokasi dan memastikan apa saja yang dibutuhkan masyarakat,” kata Vera.

    Menurut Bupati, kebutuhan mendesak di lapangan saat ini antara lain tenda darurat (gonjong) dan normalisasi aliran sungai. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mulai mengupayakan alat berat ke lokasi dalam waktu dekat.

    “Saya sudah laporkan ke Pak Gubernur, dan mudah-mudahan mulai besok (hari ini, red) kita bisa turunkan alat berat,” ucap Bupati Vera.***

  • Ekonomi Syariah Tumbuh Sejak Dini, Provinsi Sulawesi Tengah Diganjar Penghargaan Nasional

    Ekonomi Syariah Tumbuh Sejak Dini, Provinsi Sulawesi Tengah Diganjar Penghargaan Nasional

    Ilong (detaknews.id) – Jakarta – Provinsi Sulawesi Tengah meraih penghargaan bergengsi dalam bidang pengembangan ekonomi syariah, setelah keluar sebagai Juara 3 dalam kategori Sekolah Pelopor Dalam Ekonomi Syariah.

    Penghargaan ini diberikan oleh harian Republika bekerja sama dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Senin (26/5/2025), di Hotel Le Meridien, Jakarta.

    Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Drs. Arfan, M.Si, yang menerima penghargaan dari Direktur KNEKS di Sasono Mulyo Ballroom.

    Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas inisiatif dan inovasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendorong literasi dan praktik ekonomi syariah di kalangan pelajar. Melalui berbagai program edukasi dan pelatihan, sejumlah sekolah di Sulteng telah menunjukkan peran aktif sebagai pelopor dalam pengembangan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.

    “Kami menyambut baik penghargaan ini sebagai bukti bahwa semangat untuk membangun ekonomi syariah telah tumbuh sejak dini di Sulawesi Tengah. Ini akan terus kami dorong dalam skala yang lebih luas,” ujar Kaban Arfan usai menerima penghargaan.

    Penghargaan ini juga sejalan dengan komitmen Gubernur Dr.H.Anwar Hafid,M.Si dalam menjadikan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pembangunan daerah, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap sistem ekonomi yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.

    Dengan capaian ini, terang Kaban Arfan, Sulawesi Tengah semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu provinsi yang progresif dalam mendukung program ekonomi syariah nasional, sekaligus memberi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan potensi serupa melalui pendekatan pendidikan dan pelibatan generasi muda.***