Tag: Gubernur – Wakil Gubernur Sulteng

  • Tumpah Ruah, Penutupan HUT ke – 22 Touna Dipadati Warga: Gubernur Anwar Hafid Sampaikan Dukungan Pembangunan

    Tumpah Ruah, Penutupan HUT ke – 22 Touna Dipadati Warga: Gubernur Anwar Hafid Sampaikan Dukungan Pembangunan

    Ilong (detaknews.id) – Ampana – Ribuan masyarakat memadati Lapangan Eks STQH Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Kamis malam (18/12/2025), untuk mengikuti Gebyar Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Tojo Una-Una. Kegiatan tersebut ditutup secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si.

    Selain menutup rangkaian perayaan, Gubernur Anwar Hafid turut menghibur masyarakat dengan menyumbangkan sejumlah lagu duet bersama Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah Ir.Hj. Sry Nirwanti Bahasoan. Salah satu lagu yang dibawakan berjudul Kamu Ngga Sendirian, yang disambut antusias oleh warga.

    Gebyar HUT ke-22 Tojo Una-Una juga dimeriahkan penampilan sejumlah artis nasional dan daerah, antara lain : Coconut Treez, Sri Rahayu, dan Jakson Zeram, sehingga semakin menambah semarak suasana perayaan.

    Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahim dengan masyarakat Tojo Una-Una dalam momentum peringatan hari jadi kabupaten tersebut. Ia pun berharap Tojo Una-Una terus berkembang dan masyarakatnya semakin sejahtera.

    “Insya Allah Tojo Una-Una semakin maju dan masyarakatnya semakin bahagia,”ujarnya.

    Beliau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam upaya mempercepat pembangunan. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan memberikan perhatian khusus kepada Kabupaten Tojo Una-Una karena masih membutuhkan dukungan dalam berbagai sektor pembangunan.

    Ia juga mengapresiasi kepemimpinan Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, S.H., yang dinilai mampu melanjutkan program-program pembangunan dari periode sebelumnya serta menghadirkan berbagai terobosan melalui sinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

    Pada kesempatan tersebut, Ia juga memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, di antaranya Program Berani Cerdas yang telah memberikan beasiswa kepada sekitar 23.000 mahasiswa. Ia berharap masyarakat Tojo Una-Una dapat semakin banyak memanfaatkan program tersebut pada tahun mendatang.

    Selain itu, Program Berani Sehat diharapkan dapat meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat, sementara Program Berani Lancar diarahkan pada pembangunan jalan lingkar di wilayah kepulauan guna memperlancar akses transportasi dan konektivitas antarwilayah.

    Acara penutupan HUT ke-22 Tojo Una-Una turut dihadiri Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, S.H., Wakil Bupati Surya, S.Sos., M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Tojo Una-Una, para bupati se Sulawesi Tengah, unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tojo Una-Una, unsur forkopimda serta para kepala perangkat daerah.***

  • Gubernur Anwar Hafid Apresiasi Pencalonan Ketua Asprov PSSI Provinsi, tapi serahkan pada Askab dan Klub?

    Gubernur Anwar Hafid Apresiasi Pencalonan Ketua Asprov PSSI Provinsi, tapi serahkan pada Askab dan Klub?

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Dr.H.Anwar Hafid,M.Si lewat press release resmi humas provinsi menjelaskan secara resmi atas polemik pencalonan dirinya sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (ASPROV) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Tengah.

    Gubernur Anwar Hafid menyampaikan, dirinya tidak berambisi sama sekali menjadi ketua ASPROV PSSI Sulteng. Namun, mengapresiasi dukungan yang berkembang untuk maju membenahi organisasi sepak bola Sulawesi Tengah.

    Menurutnya, kalaupun dirinya ingin maju maka prasyarat itu adalah dukungan minimal 4 Askab kabupaten dan 5 klub yang ada. Ia menyampaikan, jika dukungan 4 asosiasi kabupaten lengkap dan 5 klub sebagai prasyarat pencalonan telah lengkap, baru Anwar Hafid akan bersikap resmi.

    “Saya tidak berambisi sama sekali untuk urusan sepak bola ini, saya hanya ingin daerah Sulawesi Tengah melahirkan 1 atau 2 klub yang memiliki nama secara nasional. Contohnya di Provinsi Sulawesi Selatan memiliki PSM, Jawa Timur memiliki Persebaya, Jawa barat punya Persib, Sulawesi Tengah punya kebanggaan apa di kancah Nasional ? Inilah yang harus di evaluasi secara menyeluruh ada apa dengan persepakbolaan Sulteng selama ini ?” terangnya di tengah kunjungan kerja menuju Kabupaten Banggai Laut, pada Sabtu (13/12/2025).

    Karena alasan perbaikan inilah hati saya tergerak untuk ikut memperbaiki dunia sepak bola Sulawesi Tengah. Jikapun ada dalam proses dinamika menuju pemilihan ASPROV Sulteng pihak yang lebih mampu memajukan dunia sepak bola Sulteng, akan kami dorong jika tidak kami pastikan kami punya visi memajukan Asprov PSSI dengan 3 arah BERANI, antara lain :

    1. BERANI Bina dari bawah yakni pembinaaan atlet dari level bawah, desa-desa yang punya potensi atlet sepak bola yang bagus kita didik secara baik, begitu juga dari kelas prestasi sekolah dasar dan menengah, pembinaan kelas prestasi sepak bola mesti di benahi dari desa dan sekolah.
    2. BERANI Profesional. Kita harus berani, membenahi asosisi kabupaten yang profesional dimana talenta atlet kita mesti punya managemen klub yang baik dan didukung oleh infrastruktur 1 kabupaten satu pusat olehraga stadion yang baik, agar setiap klub yang ada di setiap kabupaten memiliki stadion sepak bola yang representatif sebagai pusat olahraga masyarakat sekaligus aset daerah dan saya bisa meminta setiap pemerintah kabupaten memprogramkan hal ini, agar ASKAB kita punya kehormatan.
    3. kita harus BERANI menjadikan klub-klub sepak bola di Sulawesi Tengah menjadi industri kreatif bukan lagi bergantung pada pemda. Saya, membayangkan jika klub sepak bola memiliki industri jersey club, merchandise berkembang akan banyak industri kreatif yang berkembang menghidupi ASKAB dan perputaran ekonomi rakyat.

    “3 hal ini, jika kita kelola dengan baik, Insya Allah akan membuat Sepak Bola Sulteng maju dan terdepan dan semakin dicintai oleh rakyat,” pungkasnya.***

  • Program Berani Cerdas Untuk S2 Tetap Dilanjutkan di Tahun 2026

    Program Berani Cerdas Untuk S2 Tetap Dilanjutkan di Tahun 2026

    Khusus S2 difokuskan pada keahlian strategis pembangunan daerah

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mengatakan program beasiswa Berani Cerdas yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng tetap dilanjutkan pada tahun 2026 dengan perluasan jenjang pendidikan magister atau S2.

    “Khusus S2 difokuskan pada keahlian strategis pembangunan daerah,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Tengah Yudiawati V Windarualina di Palu, Selasa.

    Ia mengemukakan, program berani cerdas merupakan salah satu program strategis Pemprov Sulteng sebagai upaya pemerataan akses pendidikan.

    Program itu mencakup tiga hal utama yakni memastikan seluruh anak usia sekolah menempuh pendidikan menengah, menjadikan sekolah bebas pungutan, dan memberikan beasiswa kuliah bagi mahasiswa tidak mampu namun berprestasi.

    “Program ini sudah berjalan sekitar delapan bulan. Khusus perluasan tahun 2026 pemerintah memprioritaskan bantuan beasiswa kuliah S2 di bidang kedokteran spesial, pertambangan, dan profesi tenaga ahli lainnya,” ujarnya.***

  • Pemprov Sulteng Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025

    Pemprov Sulteng Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025

    ​Ilong (detaknews.id) – Palu – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Bidang Pendidikan Khusus, Pendidikan Layanan Khusus, dan Inovasi Pendidikan (PKPLK & IP) sukses menggelar rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025 di Kantor Dinas Pendidikan Sulteng, Palu.

    ​Acara puncak yang diselenggarakan pada Rabu, 3 Desember 2025, ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido. Peringatan tahun ini mengusung tema global “Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

    ​Rangkaian Kegiatan dan Apresiasi

    ​Rangkaian kegiatan HDI 2025 berlangsung selama empat hari, terhitung sejak 30 November 2025, dengan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa, pendidik, dan tenaga kependidikan. Beberapa kegiatan yang menarik perhatian antara lain:

    • ​Berbagai Lomba: Termasuk lomba senam anak sehat SLB, lomba nyanyi bagi pendidik dan tenaga kependidikan, hingga lomba fashion show SLB.
    • Pameran Karya: Lomba pameran karya siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Sulteng.
    • Dero Kreasi: Lomba dero kreasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan lingkup Dinas Pendidikan Sulteng.

    ​Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Reny A Lamadjido memberikan motivasi kepada para siswa berkebutuhan khusus, menekankan agar mereka tidak merasa minder dan menganggap disabilitas sebagai anugerah.

    ​Dukungan Program “Berani Cerdas”

    ​Acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sebagai bagian dari program unggulan Pemerintah Sulawesi Tengah, “Berani Cerdas”, yang berfokus pada perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan inklusif.

    ​Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup:

    • ​Peralatan Bantu: Sebanyak 60 unit alat bantu, termasuk 20 kursi roda, 20 kruk/tongkat, dan 20 alat bantu dengar.
    • Seragam Sekolah: Penyerahan 309 buah seragam sekolah untuk SLB Negeri di sejumlah Kabupaten.

    ​Selain itu, Pemprov Sulteng juga telah menetapkan seluruh SLB negeri maupun swasta sebagai penerima BOSDA pada tahun anggaran 2025, menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin hak pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Peringatan HDI ini diharapkan dapat terus mendorong sinergi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif dan bebas diskriminasi.***

  • Pengurus KONI Sulteng Dilantik, Gubernur Anwar Hafid: KONI Harus Bisa Membina Atletnya Agar Berprestasi

    Pengurus KONI Sulteng Dilantik, Gubernur Anwar Hafid: KONI Harus Bisa Membina Atletnya Agar Berprestasi

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Hari ini Ketum KONI Pusat lantik Pengurus KONI Sulteng, bertempat di ballroom hotel Best Western and Coco Palu, Selasa (02-12/2025).

    Dalam sambutannya Gubernur Anwar Hafid mengatakan harapannya agar bisa masuk 10 besar di PON 2028 mendatang.

    “Jangan hanya namanya besar, tapi prestasinya kecil. Tapi saya yakin dengan tenaga-tenaga muda penuh semangat, dapat meraih prestasi besar yakni sesuatu hal yang kita bisa raih, paling tidak masuk 10 besar pada PON 2028 mendatang dari 38 provinsi,”ujar mantan bupati Morowali dua periode itu dalam sambutannya pada acara pelantikan ketum dan Pengurus KONI Sulteng Selasa (2/12-2025) di salah satu hotel di Palu.

    Menurut mantan anggota DPR RI Fraksi Demokrat itu, anggaran adalah urusan pemerintah. Sementara KONI harus membina atlet-atletnya, sehingga berprestasi. Dan atlet-atlet berprestasi harus dirangkul semua dan dibina.

    “Pola perekrutan dan pembinaan atle-atlet oleh KONI, harus transparan, profesional dan gunakan database yang berbasis digitalisasi, KONI harus tinggalkan pola lama, bagi atlet yang berprestasi diutamakan pembinaannya, jangan lagi ada praktek karena atletnya ada orang dalam (Ordal) itu yang diloloskan dan dibina,  sementara yang berprestasi dibiarkan,” tandas gubernur Sulteng yang mantan Kades itu.

    Gubernur Anwar yang mantan Sekcam dan Camat itu mengikaskan bagaimana putranya Muhammad Fathur Razaq mau maju jadi ketum KONI Sulteng.

    “Dia dua kali datang minta izin ke saya, nantinkedua kalinya baru saya izinkan, itupun setelah ada beberapa pengurus KONI datang menghadap minta izin agar Fathur bisa maju jadi Ketum KONI,” ujarnya.

    Selain itu kata Gubernur  Anwar Hafid yang juga ketua DPD Partai Demokrat Sulteng, ada juga pejabat birokrasi datang minta ijin mau maju jadi Ketum KONI Sulteng, saya juga mengizinkannya.

    Fathur Razaq adalah  Alumni Taruna Nusantara dan pernah menjadi ketua himpunan pengusaha muda Indonesia  (Hipmi) Universotas Gajah Mada (UGM).

    “Mari kita bersama-sama berkolaborasi dan mendukung KONI agar dapat memajukan olahraga, baik ditingkat nasional maupun dunia,” kata Gubernur Anwar Hafid menyemangati pengurus KONI yang baru dilantik.

    Sementara itu ketum KONI Sulteng terpilih yang baru dilantik bersama Kabinetnya Fathur Razaq menegaskan kembali taglinenua “Temponamo Juara”.

    “Sudah saatnya kita juara jangan lagi kita hanya menjadi kuda hutam, jaman teknologi, sinergi dan kolaborasi kita utamakan dalam membina para atlet kita, sehingga bisa juara meraih prestasi. KONI adalah rumah besar yang kita jadikan energi pendorong, untuk memajukan olahraga di Sulteng,”tegas putra sulung Anwar Hafid itu.

    Fathur menegaskan bahwa dirinya memimpin koni dengan lurus, bersih, bukan untuk alat politik. Koni sulteng bertekad merebut emas sebanyak-banyak dan atlet berprestasi kita masukkan ke platda dan platnas.

    Sementara itu Ketum KONI pusat Letjen amarciano Norman memuji ketum KONI Sulteng Fathur Razaq, sebagai sosok pemuda yang punya semangat luar biasa.

    Ia mengatakan prestasi KONI Sulteng,  meningkat lebih baik dari waktu-waktu.  Sebelumnya, prestasi koni Sulteng berada pada peringkat 18 dari ke 38 Provinsi di Indonesia.

    “Ketum koni yang baru, anak kita Fathur Razaq bertekad masuk peringkat 10 besar pada PON 2028. Olehnya kita patut mendukungnya, khususnya pemerintah provinsin. Karena tanpa dukungan pemprov Sulteng prestasi atlet tidak akan  diraih,”tuturnya.

    Ia menjelaskan pada PON mendatang, hanya cabor yang dipertandingkan di olimpiade yang juga dipertandingkan.

    Sedangkan cabor-cabor lainnya akan dipertandingkan sesuai event masiangi-masing, salah satunya PON Beladiri.

    Hadir dalam pelantikan Ketum dan Pengurus KONI Sulteng itu diantaranya Panglima Palaka Wira XXIII Mayor Jenderal TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar bersama Istri, para pejabat yang tergabung dalam Forkopinda Sulteng, Wakil Walikota Palu Imelda Liliana Muhidin, Para Bupati se Sulteng dan sejumlah pejabat OPD.***

  • Gelar Rapat Maraton & Peninjauan Lapangan, Pakar ITB Tinjau Batuan Geologi di PT. Poso Energy

    Gelar Rapat Maraton & Peninjauan Lapangan, Pakar ITB Tinjau Batuan Geologi di PT. Poso Energy

    Ilong (detaknews.id) – Poso – TIGA pakar dari Institut Teknologi Bandung (ITB), didampingi Ketua Satuan Tugas Penyelesaian Konflik Agraria (Satgas PKA), Eva Susanti Bande, menggelar rapat maraton dan peninjauan lapangan bersama perwakilan PT Poso Energy.

    Rangkaian kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 18 November 2025, dimulai pukul 09.30 hingga 16.00 Wita di Kantor PT Poso Energy, Desa Sulewana, Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso – Sulawesi Tengah.

    Pertemuan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama adalah rapat yang menyita waktu hingga delapan jam di kantor PT Poso Energy untuk mencocokkan dan memverifikasi data.

    Kemudian, sesi dilanjutkan dengan peninjauan lapangan untuk memeriksa batuan geologi di sekitar kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso 1 dan Poso 2.

    Sebelum pertemuan teknis dimulai, Ketua Satgas Eva Susanti Bande mengatakan kedatangan tim ahli ITB adalah bentuk respons Gubernur atas pengaduan 25 warga Desa Sulewana, yang rumahnya retak diduga akibat aktivitas PLTA milik PT Poso Energy.

    Eva mengingatkan kembali salah satu rekomendasi kepada PT Poso Energy yang belum dijalankan. Salah satu rekomendasi yang disorot adalah perbaikan rumah warga Sulewana yang rusak tanpa harus menunggu hasil penelitian dari Tim Ahli ITB rampung.

    “Ayolah Pak. Anda ini beroperasi di dekat kampung mereka. Tolong rumahnya diperbaiki, jangan dibiarkan warga seperti itu terus,” cecar Eva di depan para petinggi perusahaan, merujuk pada 25 rumah warga yang mengalami keretakan.

    Eva mengatakan, Gubernur berharap PT Poso Energy dapat memprioritaskan penyelesaian masalah rumah warga yang mengalami kerusakan.

    Posisi operasional perusahaan yang sangat dekat dengan permukiman mestinya masalah ini menjadi perhatian mendesak.

    Sikap petinggi PT Poso Energy masih seperti pada pertemuan sebelumnya. Perwakilan perusahaan mengaku tidak bisa menjalankan perbaikan/bedah rumah dengan alasan PT Poso Energy bukan yang menyebabkan kerusakan rumah warga.

    TIM AHLI GALI DATA DAN DOKUMEN

    Rapat maraton selama delapan jam tersebut melibatkan tiga anggota Tim Ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang memiliki spesialisasi berbeda-beda.

    Ketiga ahli tersebut adalah, Dr. Teguh Purnama Sidiq, S.T, M.T (Tenaga Ahli Geodesi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian/FITB), Dr. Rendy Dwi Kartiko, S.T, M.T (Tenaga Ahli Geologi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian/FITB) dan Inzagi Suhendar, S.T, M.T (Asisten Tenaga Ahli Tambang, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan/FTTM) ITB.

    Selama waktu tersebut, ketiga ilmuwan terapan tersebut secara intensif menganalisis dokumen dan mencocokkan data terkait aspek Power Plant Engineering (Rekayasa Pembangkit Listrik) yang disajikan dan didiskusikan secara detail oleh tim ahli dari PT Poso Energy.

    Salah satu tim pakar, Teguh Purnama Sidiq, mengatakan, keterlibatan timnya adalah untuk mencari kebenaran berdasarkan fakta di lapangan. Bukan mencari pembenaran terhadap asumsi di balik mencuatnya kasus ini.

    Sebagai ilmuwan, mereka bekerja sesuai kaidah metodologi ilmiah dan objektivitas akademik, memastikan setiap temuan dan kesimpulan didukung oleh data empiris dan prinsip-prinsip teknik yang berlaku.

    Mengenai hasil akhir, Ketua Satgas Eva Susanti Bande menjelaskan bahwa belum ada kesimpulan yang bisa diperoleh dari kunjungan lapangan yang dilakukan tim ahli ITB hari ini. Para pakar baru sebatas mengumpulkan data awal, mencocokkan dokumen dan meninjau lokasi.

    Eva Susanti Bande menegaskan, pihaknya menjamin tim ahli yang dilibatkan bekerja sesuai kaidah akademik dan objektivitas ilmiah murni.

    Hasil penelitian ini jauh dari afiliasi politik dan kepentingan pihak manapun, baik perusahaan maupun kelompok tertentu.

    Dengan integritas yang terjamin ini, ia optimistis laporan akhir dari tim ITB dapat menjadi pijakan yang kuat dan adil bagi Gubernur dalam mengambil keputusan terbaik untuk semua pihak. Sumber rilis PKA Sulteng. ***

  • Gubernur Anwar Hafid Resmikan Gedung Baru SMK Negeri 1 Luwuk

    Gubernur Anwar Hafid Resmikan Gedung Baru SMK Negeri 1 Luwuk

    Ilong (detaknews.id) – Luwuk – Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si meresmikan gedung belajar baru SMK Negeri 1 Luwuk, Selasa (18/11/2025). Peresmian ini menandai pemulihan menyeluruh fasilitas pendidikan yang sempat rusak berat akibat kebakaran pada 2021.

    Acara peresmian turut dihadiri Bupati Banggai Ir. Amirudin Tamoreka, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng Yudiawati V. Windarrusliana, SKM., M.Kes., Wakapolres Banggai Kompol Pino Ary, SH., SIK., MH., jajaran guru, Unsur Forkopimda Banggai serta ratusan siswa yang menyambut langsung pengoperasian gedung baru tersebut.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Dr.Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan gedung baru ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam meningkatkan kualitas sekolah menengah kejuruan. Program tersebut selaras dengan Program 9 BERANI, khususnya pilar BERANI Cerdas, yang menempatkan pendidikan sebagai fondasi pembentukan generasi unggul dan kompetitif.

    Menurutnya, penyediaan fasilitas literasi dan ruang belajar yang modern akan terus menjadi prioritas. “Kami ingin memastikan setiap peserta didik mendapatkan lingkungan belajar yang layak, nyaman, dan adaptif terhadap perkembangan pendidikan vokasi,” ujarnya.

    Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembangunan, termasuk pemerintah daerah dan tenaga pendidik. Ia pun berharap fasilitas baru ini dapat meningkatkan mutu pembelajaran, memperluas akses pendidikan vokasi, dan mempersiapkan siswa menghadapi kebutuhan dunia kerja maupun wirausaha.

    Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana, dalam laporannya menjelaskan bahwa pembangunan gedung SMK Negeri 1 Luwuk dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2025 senilai Rp12,5 miliar. Proyek tersebut menjadi salah satu program strategis daerah pada 2024 dan mendapatkan supervisi langsung dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Pembangunan yang menjadi prioritas meliputi sepuluh ruang kelas, satu ruang praktik pariwisata, lima laboratorium, satu perpustakaan, serta satu unit toilet dengan empat bilik. SMK Negeri 1 Luwuk mendapat alokasi besar karena bangunan lamanya mengalami kerusakan total akibat kebakaran pada 24 Mei 2021.

    Pada 2024, Dinas Pendidikan melakukan intervensi dengan metode swakelola tipe satu. Hasil uji mutu menunjukkan seluruh bangunan lama tidak layak direhabilitasi, sehingga harus dibongkar total. Peletakan batu pertama dilakukan pada Oktober 2024. Meski proyek sempat mengalami tiga kali perpanjangan waktu, seluruh tahap pembangunan akhirnya rampung sesuai target sehingga bisa diresmikan pada hari ini.

    Optimalisasi anggaran swakelola membuat jumlah ruang yang awalnya direncanakan sepuluh unit meningkat menjadi empat belas unit. Fasilitas toilet pun bertambah signifikan menjadi enam unit dengan total dua puluh satu bilik, tanpa mengurangi standar konstruksi.

    Pengendalian mutu diterapkan secara ketat, mulai dari tahap perencanaan, pemilihan material, uji beton, hingga penataan administrasi teknis. Seluruh gedung telah dinyatakan memenuhi standar dan siap digunakan, meski beberapa titik masih memerlukan penyelesaian minor.

    Saat ini SMK Negeri 1 Luwuk memiliki tiga gedung berlantai dua dengan warna berbeda sebagai identitas baru. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan memperkuat layanan pendidikan vokasi di Kabupaten Banggai sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mewujudkan sistem pendidikan yang modern, berkelanjutan dan berdaya saing.

    Biro Administrasi Pimpinan

  • Wagub Sulteng Tutup PATRICS 2025: Dorong Dokter Umum Ambil Spesialis Lewat Program Berani Cerdas

    Wagub Sulteng Tutup PATRICS 2025: Dorong Dokter Umum Ambil Spesialis Lewat Program Berani Cerdas

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mendorong para dokter umum di Sulawesi Tengah untuk melanjutkan pendidikan dokter spesialis melalui Program Beasiswa Berani Cerdas. Ajakan ini disampaikan saat menutup Palu Pediatric Symposium (PATRICS) ke-2 Tahun 2025 yang diselenggarakan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Sulawesi Tengah, di Hotel Santika Palu, Jl. Moh. Hatta, Minggu (16/11).

    Wagub menilai kebutuhan akan dokter spesialis di seluruh kabupaten di Sulawesi Tengah masih sangat besar. Banyak rumah sakit, terutama kelas C, belum mampu memenuhi standar pelayanan karena minimnya ketersediaan dokter spesialis.
    “Kami ingin jumlah dokter spesialis bertambah di semua kabupaten. Silakan mendaftar, kami biayai UKT nya melalui Berani Cerdas,” ujarnya.

    Ia mencontohkan salah satunya kebutuhan dokter patologi klinik yang hingga kini masih belum mencukupi kebutuhan rumah sakit di daerah.

    Menurut Wagub dr. Reny, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membuka kesempatan luas bagi para dokter umum yang ingin menjadi dokter spesialis serta tenaga kesehatan untuk melanjutkan pendidikan Strata 2 (S2), dimana seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Berani Cerdas mulai tahun 2026.
    “Dokter yang ingin mengambil spesialis, subspesialis, atau fellowship. UKT nya akan kami biayai sampai selesai, dan tidak ada batasan usia bagi peserta S2, kecuali aturan masuk universitas tertentu,” tegasnya.

    Selain mendorong peningkatan kompetensi tenaga medis, Wagub dr. Reny juga menyampaikan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memfasilitasi penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional di Kota Palu, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan.
    “Kalau ada event nasional, saya siap memfasilitasi agar bisa terlaksana di Kota Palu. Kita dorong semua bidang spesialisasi untuk melakukan kegiatan di sini,” katanya.

    Wagub turut menegaskan kembali implementasi Program Berani Sehat, layanan kesehatan gratis menggunakan KTP Sulawesi Tengah guna menjawab persoalan warga yang kesulitan berobat karena tidak memiliki jaminan kesehatan atau BPJS nonaktif.

    Menutup PATRICS ke-2 Tahun 2025, Wagub menyampaikan apresiasi kepada IDAI Sulteng dan para tenaga medis yang hadir. Ia menyampaikan kedekatannya dengan komunitas dokter anak.
    “Saya selalu bersama teman-teman IDAI. IDAI selalu di hatiku,” ungkapnya disambut tepuk tangan peserta.

    Kegiatan berlangsung selama dua hari, 15–16 November 2025, dengan tema “Nurturing Future Generations: Integrating Nutrition and Child Development in Primary Care” diikuti ratusan tenaga medis terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, bidan, dan perawat dari Kota Palu dan berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah.

    PATRICS 2025 ditutup dengan komitmen untuk membangun kolaborasi lebih kuat, meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, dan memperkuat layanan kesehatan demi masa depan generasi Sulawesi Tengah.***

  • Jadi Panggung Seleksi Menuju Kejuaraan Asian (AFC) 2026, Gubernur Anwar Hafid Membuka Kejurnas Anggar 2025

    Jadi Panggung Seleksi Menuju Kejuaraan Asian (AFC) 2026, Gubernur Anwar Hafid Membuka Kejurnas Anggar 2025

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Untuk pertama kalinya, Provinsi Sulawesi Tengah dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Anggar. Penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum penting karena turut berperan dalam proses seleksi atlet menuju Kejuaraan Asia 2026, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.

    Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng, Hj. Sry Nirwanti Bahasoan, secara resmi membuka Kejurnas Anggar 2025 di Gedung Olahraga Gelora Bumi Kaktus Andi Raga Pettalolo (GBK) Palu.Sulawesi Tengah, Sabtu (15/11/2025).

    Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan ucapan selamat datang kepada jajaran PB IKASI (Ikatan Anggar Seluruh Indonesia) serta seluruh kontingen dari 16 provinsi, yaitu Banten, Bangka Belitung, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

    Gubernur menegaskan bahwa penyelenggaraan Kejurnas Anggar di Sulteng merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya anggar yang dikenal memiliki tradisi panjang, teknik tinggi, serta menjunjung nilai sportivitas dan disiplin.

    “Kehadiran para atlet dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Sulawesi Tengah bukan hanya kaya akan alam dan budaya, tetapi juga memiliki semangat olahraga serta persaudaraan yang kuat,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Gubernur menilai bahwa kejuaraan berskala nasional juga membawa manfaat ekonomi bagi daerah, mulai dari meningkatnya okupansi hotel hingga perputaran ekonomi pada pelaku UMKM.

    “Olahraga bukan hanya menyehatkan tubuh, tapi juga dapat menggerakkan perekonomian rakyat,” tambahnya.

    Kejurnas Anggar 2025 ini sekaligus menjadi ajang seleksi menuju Kejuaraan Asian Fencing Championships (AFC) 2026. Gubernur menyampaikan harapan agar Sulawesi Tengah kembali dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan event nasional maupun internasional berikutnya.

    Mengakhiri sambutannya, Gubernur berpesan kepada para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas, tetap rendah hati, dan memberikan kemampuan terbaik di arena. Ia juga mengingatkan para wasit dan juri agar menjalankan tugas secara adil, objektif, dan profesional demi menjaga kehormatan olahraga anggar.

    Tidak lupa gubernur turut mengajak masyarakat untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup, dimulai dari aktivitas sederhana demi meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup.

    Selaras dengan gubernur, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tengah yang juga Ketua Panitia, Nuzul Rahmat R., SH., MH., menyampaikan bahwa kesempatan bagi Sulawesi Tengah menjadi tuan rumah merupakan momentum berharga sekaligus langkah bersejarah, karena untuk pertama kalinya Kejurnas Anggar digelar di daerah tersebut. Pada Kejurnas 2025, tercatat 154 peserta dari 16 provinsi berpartisipasi, termasuk 39 atlet asal Sulawesi Tengah.

    “Saya berharap melalui ajang ini lahir atlet-atlet anggar Sulawesi Tengah yang berani, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

    Turut hadir Sekjen Umum PB Ikasi, Firtian Judiswantara; Ketua Pemprov Ikasi Sulteng, Dr. Ir. Christina Shandra Tobondo, M.T.; Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae; Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, MM.; para kepala perangkat daerah; Kepala Bandara Sis Al-Jufri; para ketua kontingen; official; serta seluruh atlet anggar dari berbagai provinsi di Indonesia dan Masyarakat Sulteng.***

  • Malam Kebersamaan di Tojo Una-Una, Pemprov dan Pemkab Sepakat Perkuat Kolaborasi

    Malam Kebersamaan di Tojo Una-Una, Pemprov dan Pemkab Sepakat Perkuat Kolaborasi

    Ilong (detaknews.id) – Tojo Una-Una – Dalam suasana penuh keakraban, Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, menghadiri acara gala dinner bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una di Hotel Lawaka, Ampana, pada Kamis malam (13/11/2025).

    Acara santai namun hangat tersebut menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, sekaligus momentum memperkuat sinergi dalam membangun daerah.

    Turut hadir dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes, Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, SH, serta para kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una. Kehadiran para pejabat ini semakin menambah kehangatan suasana malam kebersamaan tersebut.

    Gubernur Dr.Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat Pemkab Tojo Una-Una dan masyarakat setempat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendorong kemajuan daerah, khususnya di sektor pariwisata, pendidikan, dan pelayanan publik.

    Ia pun menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar gala dinner, melainkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan dan Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan demi kemajuan Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Tojo Una-Una.

    Suasana semakin meriah ketika Gubernur Anwar Hafid naik ke panggung dan menyumbangkan beberapa lagu. Tak hanya itu, Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido turut bergabung bernyanyi bersama Gubernur, menambah keceriaan dan kekompakan suasana malam tersebut. Aksi keduanya disambut tepuk tangan dan sorakan gembira dari seluruh tamu undangan.

    Gala dinner yang diwarnai canda tawa, hiburan, serta kebersamaan itu berlangsung penuh kekeluargaan, menutup hari dengan suasana yang akrab dan berkesan.***