Tag: Pemprov Sulteng

  • Antisipasi Aksi Massa, Dinas Pendidikan Sulteng Umumkan Libur 1 September

    Antisipasi Aksi Massa, Dinas Pendidikan Sulteng Umumkan Libur 1 September

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah mengeluarkan surat edaran resmi terkait kegiatan belajar mengajar untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Tengah. Dalam surat yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Sulteng, Yudiwadi V. Windarussalima, pada 31 Agustus 2025 itu, ditetapkan bahwa seluruh peserta didik akan diliburkan pada Senin, 1 September 2025.

    Kebijakan ini diambil menyusul adanya informasi rencana aksi yang diperkirakan berdampak pada aktivitas masyarakat di beberapa titik wilayah Sulawesi Tengah. Dinas Pendidikan menegaskan keputusan tersebut demi menjaga keselamatan para peserta didik.

    “Libur hanya berlangsung satu hari, yakni 1 September 2025. Jika pada tanggal 2 September kondisi sudah kondusif, maka kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan seperti biasa,” demikian bunyi edaran tersebut.

    Kepala sekolah juga diminta untuk mengimbau siswa agar tetap berada di rumah, memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif, serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Selain itu, Dinas Pendidikan menegaskan agar kebijakan ini tidak dimaknai sebagai libur berkepanjangan, mengingat batas maksimal libur hanya tiga hari ke depan jika kondisi masih belum memungkinkan.

    Kepala Cabang Dinas Pendidikan di tiap wilayah juga diinstruksikan untuk melaporkan pelaksanaan surat edaran ini sesuai wilayah kerja masing-masing kepada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah.

    Surat edaran tersebut ditembuskan kepada Gubernur Sulteng, Wakil Gubernur Sulteng, Bupati/Wali Kota se-Sulawesi Tengah, Kapolda Sulteng, serta Kapolres se-Sulawesi Tengah.

    Dengan keputusan ini, diharapkan seluruh pihak, baik sekolah maupun orang tua, dapat bersama-sama menjaga keselamatan dan memastikan peserta didik tetap fokus pada kegiatan positif selama libur sementara berlangsung. **

  • Dari SLB Salakan hingga SMA 1 Tinangkung, Gubernur Sulteng Pastikan Pendidikan Jadi Prioritas

    Dari SLB Salakan hingga SMA 1 Tinangkung, Gubernur Sulteng Pastikan Pendidikan Jadi Prioritas

    Ilong (detaknews.id) – Banggai Kepulauan – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menegaskan komitmennya untuk memajukan pendidikan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Banggai Kepulauan. Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke dua sekolah, yaitu Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Salakan dan SMA Negeri 1 Tinangkung, Selasa (26/8).

    Kunjungan diawali dengan peletakan batu pertama pembangunan tiga ruang kelas baru SLB Negeri Salakan yang berlokasi di Jalan Trans Peling Kautu, Kecamatan Tinangkung. SLB ini dengan konsep boarding school (asrama), dilengkapi fasilitas ruang musik, serta pembinaan keagamaan dengan shalat lima waktu berjamaah. Kepala sekolah SLB, Hartati H. Dj. Monggilo, S.Pd.I., menuturkan bahwa siswa SLB rutin mengikuti pameran untuk menunjukkan kreativitas dan keterampilan mereka.

    Usai dari SLB, Gubernur melanjutkan kunjungan ke SMA Negeri 1 Tinangkung, sekolah tertua di Banggai Kepulauan yang berdiri di Jalan KRI Teluk Bayur.

    Kepala sekolah SMA Negeri 1 Tinangkung,, Alwia, S.Pd., M.Pd., melaporkan bahwa sekolah mempunyai 17 ruang kelas, Ruang Perpustakaan, dan Ruang Laboratorium , serta memiliki 38 guru, dan 590 siswa.

    Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap pendidikan di daerah.
    “Ini tanggung jawab seorang Gubernur. Tidak boleh ada alasan anak-anak Sulawesi Tengah tidak sekolah, baik SMA, SMK, maupun SLB. Tidak ada lagi pungutan, jangan halangi anak sekolah hanya karena tidak punya seragam. Pemerintah wajib memfasilitasi rakyatnya untuk belajar,” tegasnya.

    Gubernur juga menyampaikan komitmennya mendukung akses pendidikan tinggi melalui beasiswa, baik jalur prestasi maupun afirmasi bagi keluarga kurang mampu. Ia menargetkan setiap desa di Sulawesi Tengah kelak memiliki minimal satu dokter.

    Selain itu, pemerintah provinsi telah menjalin kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam bidang teknik metalurgi industri untuk membuka peluang kerja bagi lulusan di kawasan industri besar seperti Morowali.
    “Mensarjanakan anak-anak Sulawesi Tengah adalah cita-cita kita. Jangan berpikir tidak bisa kuliah. Pemerintah akan mendukung, bahkan hingga ke luar negeri dengan skema kuliah sambil bekerja,” tambahnya.

    Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Anwar Hafid turut didampingi Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, ST., MT., serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng, Yudiawati V. Windarrusliana, SKM., M.Kes.

    Momentum ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan mutu pendidikan di Banggai Kepulauan, sekaligus mempertegas arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mewujudkan generasi cerdas, berdaya saing, dan berkarakter.***

  • Lakukan MoU Dengan Kadarisman Foundation, Gubernur: Anak Sulteng Siap Dikirim ke Jerman

    Lakukan MoU Dengan Kadarisman Foundation, Gubernur: Anak Sulteng Siap Dikirim ke Jerman

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Dr. H. Anwar Hafid, M.Si merealisasikan komitmen jangka panjang dalam meningkatkan mutu SDM Sulteng dengan membuka gerbang kuliah ke luar negeri.

    Bertepatan dengan Peringatan HUT ke-80 Proklamasi Kemerdekaan, Minggu (17/8) di ruang polibu, Pemprov Sulteng resmi menandatangani MoU dengan Kadarisman Foundation yang bekerjasama dengan Global Katalis.

    Lewat kolaborasi ini, generasi muda Sulteng yang berprestasi akan difasilitasi kuliah sambil bekerja di Jerman.

    Sulteng adalah provinsi terakhir yang mendapat fasilitas ini dan merupakan kebanggaan tersendiri di tengah peringatan ulang tahun kemerdekaan tahun 2025.

    “Tujuan kerjasama ini untuk menyiapkan generasi muda Sulawesi Tengah bisa berkuliah dan bekerja di Jerman yang sejalan dengan Berani Cerdas,” tuturnya menjelaskan inisiatif kerjasama dengan Kadarisman Foundation.

    Selain Jerman, Gubernur Anwar Hafid juga melirik Tiongkok sebagai salah satu destinasi pendidikan bagi putra-putri terbaik Sulteng yang ingin menguasai spesialisasi ilmu teknik.

    “Target kita tiap tahun mengirim minimal 50 orang,” terangnya agar dalam 5 tahun Sulteng memiliki 250 lulusan luar negeri sebagai aset intelektual daerah.

    Di kesempatan yang sama turut diserahkan sertifikat aset Pemerintah Provinsi dari Kanwil BPN Sulteng sebanyak 11 bidang lahan, di antaranya lahan Sekolah Rakyat seluas 8 hektare.

    Lalu penyerahan penghargaan Sekolah Siaga Kependudukan yang diterima Kadis Pendidikan, sertifikat assesor kepariwisataan, satyalencana 10, 20 dan 30 tahun serta penghargaan lomba desa dan kelurahan se Sulteng.

    Turut menyertai gubernur, Ketua TP-PKK Sulteng Ir. Sri Nirwanty Bahasoan, forkopimda, pejabat perangkat daerah dan mitra terkait.**

  • Syarifuddin Hafid Dorong Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Percepatan Pengentasan Kemiskinan

    Syarifuddin Hafid Dorong Pemprov Sulteng Bentuk Satgas Percepatan Pengentasan Kemiskinan

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Ketua II DPRD Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

    “Saya sangat mendorong Pemprov Sulteng supaya sesegera mungkin membentuk Satgas Pengentasan Kemiskinan Sulteng. Ini adalah tawaran yang maju. Pengentasan kemiskinan harus diseriusi dengan tindakan yang konkret,” ujar Syarifudin, Minggu (17/8-2025).

    Menurut Syarifudin, pembentukan Satgas perlu dilakukan untuk merespons isu dan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng.

    BPS mencatat persentase jumlah penduduk miskin Sulawesi Tengah pada Maret 2025 sebesar 10,92 persen atau setara 356,19 ribu jiwa.

    Angka ini turun 0,12 poin persentase dibandingkan September 2024.

    Data BPS juga menunjukkan penurunan kemiskinan di wilayah perkotaan dari 7,34 persen menjadi 6,98 persen.

    Rekomendasi Untuk Kemiskinan di Kota Turun, Tapi Naik Tipis di Desa: Tantangan Baru bagi Sulteng.

    Parimo, Donggala dan Banggai Catat Jumlah Penduduk Miskin Tertinggi Sulteng. Namun, di perdesaan justru naik tipis dari 12,90 persen menjadi 12,93 persen.

    “Dengan keluarnya data jumlah penduduk miskin di Sulteng, maka sudah sepatutnya ini direspons secara bijak oleh pemerintah Sulteng. Hal ini tentu sangat sinkron dengan sembilan pilar utama pembangunan prioritas Pemerintahan Berani (Bersama Anwar-Reny),” ujar Syarifudin.

    Ia menambahkan, sembilan pilar prioritas tersebut meliputi Berani Cerdas, Berani Sehat, Berani Sejahtera, Berani Lancar, Berani Menyala, Berani Makmur, Berani Berkah, Berani Harmoni, dan Berani Berintegritas.

    Syarifudin juga mengapresiasi kritik dan gagasan masyarakat yang mendorong inisiatif pembentukan Satgas.

    Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

    “Ini momentum untuk berkoordinasi dengan semua pihak agar percepatan pengentasan kemiskinan dapat berjalan efektif,” tutup Syarifudin.

    Sebelumnya, Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulteng, Azis, menilai meski jumlah penduduk miskin berkurang, tingkat kedalaman dan keparahan kemiskinan meningkat.

    “Kedalaman dan keparahan kemiskinan justru meningkat. Artinya, meski jumlah penduduk miskin berkurang, beban rumah tangga miskin semakin berat,” kata Azis, Kamis (14/8-2025).

    Data Dinas Sosial Sulteng per Desember 2024 menunjukkan jumlah penduduk miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) mencapai 1.633.552 jiwa.

    Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan data BPS. Kabupaten dengan penerima DTKS terbanyak yakni Parigi Moutong (278.668 jiwa), Donggala (165.007 jiwa), dan Banggai (161.573 jiwa).

    Angka kemiskinan di Sulteng menunjukkan tren penurunan. Berikut adalah data terbaru per Maret 2025:

    Persentase Penduduk Miskin: 10,92 persen dari total populasi Sulawesi Tengah.

    Jumlah Penduduk Miskin: Sebanyak 356,19 ribu orang. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 0,12 % poin dibandingkan dengan kondisi September 2024, di mana persentase kemiskinan tercatat sebesar 11,04 %.

    Kemiskinan di Kota Turun, Tapi Naik Tipis di Desa: Tantangan Baru bagi Sulteng
    Parimo, Donggala dan Banggai Catat Jumlah Penduduk Miskin Tertinggi di Sulteng.

    Ini berarti ada sekitar 2.140 orang yang berhasil keluar dari garis kemiskinan dalam periode tersebut.

    Meskipun demikian, BPS juga mencatat bahwa tingkat kemiskinan di wilayah perdesaan masih lebih tinggi (12,93 % ) dibandingkan dengan di wilayah perkotaan (6,98 % ).

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus berupaya menekan angka kemiskinan melalui berbagai program prioritas di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.**

  • Wakil Gubernur Buka MPLS Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso Tahun Akademik 2025/2026

    Wakil Gubernur Buka MPLS Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso Tahun Akademik 2025/2026

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso Tahun Akademik 2025/2026, yang digelar di Aula Sinergitas BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah, Jumat (15/8/2025) siang.

    Kegiatan MPLS ini berlangsung selama dua minggu, diikuti 200 peserta didik yang terdiri dari 75 siswa tingkat SMP dan 125 siswa tingkat SMA, terbagi ke dalam 8 rombongan belajar.

    Dalam sambutannya, Wagub dr.Reny menyampaikan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terhadap instruksi Presiden Republik Indonesia untuk memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak miskin di seluruh Indonesia.

    “Bapak Presiden telah memberikan perhatian luar biasa terhadap pendidikan anak-anak kita. Di Sulawesi Tengah, kami menyambut perintah tersebut dengan penuh kesungguhan,”tegasnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa beberapa waktu lalu, Pemprov Sulteng bersama BPN Sulawesi Tengah telah melakukan percepatan sertifikasi lahan seluas 8 hektar yang akan menjadi lokasi Sekolah Rakya, berlokasi di kawasan STQ, Jalan Soekarno Hatta, dekat hunian tetap (huntap) Talise. Targetnya, tahun depan pembangunan sekolah akan rampung dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

    “Sekolah rakyat ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi rumah kedua bagi anak-anak kita. Di sini mereka mendapat ilmu pengetahuan, pembinaan karakter, keterampilan hidup, dan nilai-nilai kebersamaan,”ujarnya.

    Ia juga berpesan kepada siswa peserta MPLS untuk berani menjalani pendidikan, tidak takut menghadapi tantangan, serta tetap sabar dan tekun dalam proses belajar. Kepada para orang tua, Wagub mengimbau agar terus memberikan dukungan dan semangat kepada anak-anak yang mengikuti program ini.

    Seluruh fasilitas di Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso ditanggung oleh pemerintah, mulai dari seragam, asrama, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Pemerintah Pusat. Untuk sementara waktu, sebelum pembangunan sekolah selesai, para siswa akan menempati fasilitas asrama dan ruang belajar di BPSDM Provinsi Sulawesi Tengah.

    Ia juga mengingatkan bahwa sebelumnya model sekolah rakyat ini telah berdiri di Kabupaten Sigi dengan nama Sentra Nipotove, yang menampung 50 siswa dalam dua rombongan belajar, dan kini konsep tersebut dikembangkan menjadi lebih besar dan modern di Tadulako Nambaso.

    Turut hadir, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr. Fahrudin Yambas, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Sosial Dra. Siti Hasbiah N. Zaenong, M.Si, Kepala Dinas PU Dr. Ir. Faidul Keteng, ST., M.Si., M.T, Kepala BPSDM Dr. Moh. Yasin Baculu, S.Sos., MT, serta Kepala Sekolah Rakyat Sentra Nipotove Dian Rini Lesmawan, S.Spi., M.Si.

    Dengan dimulainya MPLS ini, diharapkan Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda Sulawesi Tengah yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi, sejalan dengan visi SULTENG NAMBASO Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.***

  • Gubernur Anwar Hafid Hadiri Wisuda ke-131 dan Dies Natalis ke-44 Untad, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Sulteng

    Gubernur Anwar Hafid Hadiri Wisuda ke-131 dan Dies Natalis ke-44 Untad, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Sulteng

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Auditorium Universitas Tadulako (Untad) Palu, Kamis (14/8/2025), menjadi saksi momen bersejarah ketika 803 wisudawan dari berbagai jenjang sarjana, magister, dan doktor resmi dilantik dalam Wisuda ke-131 sekaligus Sidang Senat Terbuka memperingati Dies Natalis ke-44. Acara yang penuh khidmat ini dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, yang juga menjabat sebagai Ketua Kehormatan Dewan Penyantun Untad.

    Dalam sambutannya, Rektor Universitas Tadulako menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh wisudawan, khususnya Mahira, wisudawan terbaik Universitas Tadulako angkatan 131 dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang meraih IPK 3,98 dengan masa studi 3 tahun 7 bulan 17 hari.

    “Hari ini kita melepas para generasi emas bangsa yang unggul, tangguh, dan adaptif. Kami percaya, alumni Universitas Tadulako akan membawa nilai-nilai ketadolakoan: semangat juang dalam berinovasi, keberanian berbuat untuk kebaikan, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman,” tegas Rektor.

    Rektor juga mempersembahkan buku sejarah lengkap pendirian Universitas Tadulako kepada Gubernur secara simbolis, sekaligus mengumumkan penamaan sejumlah gedung di kampus ini dengan nama para pendiri universitas sebagai bentuk penghormatan. Ia menegaskan bahwa perjalanan 44 tahun Untad adalah buah dari kerja keras, tekad, dan dedikasi para pendiri yang patut dijaga dan dilanjutkan oleh seluruh sivitas akademika.

    Gubernur Anwar Hafid dalam sambutannya membagikan kisah pribadinya tentang makna wisuda dalam hidupnya.

    “Bagi saya, ada dua kebahagiaan besar dalam hidup: diwisuda dan menjadi pengantin. Wisuda adalah puncak dari perjuangan menuntut ilmu, bahkan saya merasa lebih bahagia diwisuda daripada dilantik menjadi bupati atau gubernur,” ungkapnya disambut tepuk tangan hadirin.

    Gubernur juga menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan pendidikan di Sulawesi Tengah melalui program beasiswa.

    “Saat ini sudah tersalurkan beasiswa untuk sekitar 7.300 mahasiswa, dengan 16.000 yang sudah terverifikasi, dan 57.000 masih melengkapi berkas. Total anggaran mencapai Rp230 miliar. Kami melakukan efisiensi anggaran, memangkas biaya perjalanan dinas, konsumsi, dan rapat, demi memastikan mahasiswa dari keluarga tidak mampu dan berprestasi mendapatkan dukungan penuh,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa tantangan lulusan ke depan tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja.

    “Saya berharap para wisudawan dapat menjadi pelaku usaha yang membuka lapangan kerja baru, di samping memanfaatkan fasilitas pelatihan kerja yang disiapkan pemerintah,” ujarnya.

    Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan harapan besar agar Untad terus berkembang menjadi universitas terkemuka di Indonesia.

    “Saya bangga, ulang tahun Untad kini menjadi bagian dari hari bersejarah saya. Mari kita bersama-sama wujudkan Sulawesi Tengah NAMBASO, salah satunya dengan mendorong Untad dan perguruan tinggi lainnya menjadi yang terbaik di tanah air,” tutupnya.***

  • Wagub Sulteng Koordinasi dengan BPN, Percepat Sertifikasi Lahan Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso

    Wagub Sulteng Koordinasi dengan BPN, Percepat Sertifikasi Lahan Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., memimpin rapat bersama pihak Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Selasa (12/8). Pertemuan ini membahas percepatan sertifikasi lahan seluas 8 hektar untuk pembangunan Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso.

    Wagub menargetkan sertifikat lahan tersebut dapat diserahkan pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025 mendatang.

    “Apabila semua proses selesai, kami akan melanjutkan pengurusan ke Sekretaris Jenderal. Pemisahan sertifikat jangan terlalu lama, karena ini untuk kepentingan pendidikan anak-anak miskin. Kita wujudkan perintah Presiden yang luar biasa ini,” tegasnya.

    Sekolah rakyat ini akan dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan berlokasi di sekitar area STQ, Jalan Soekarno Hatta, serta dekat hunian tetap (huntap) Talise. Proses administrasi pemisahan sertifikat diupayakan selesai hari ini.

    Wagub menambahkan, Sekolah Rakyat Tadulako Nambaso nantinya akan melibatkan tenaga pendidik dan peserta didik dari Sulawesi Tengah, dengan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

    Perwakilan Kanwil BPN, Tyo, menyatakan pihaknya siap mempercepat proses sertifikasi.

    “Sebanyak 30 hektar aset tanah Pemprov di kawasan STQ sudah selesai hari ini. Untuk pemecahan 8 hektar lahan sekolah rakyat, kita usahakan bisa rampung juga,” jelasnya.

    Pertemuan ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt. Kepala BPKAD Provinsi Sulteng, Dr. H. Rudi Dewanto, SE., MM., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulteng, Drs. Irvan Aryanto, M.Si., serta perwakilan kepala dinas terkait.***

  • Hadiri Pesta Rakyat, Wagub dr. Reny Lamadjido Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Donggala di HUT ke-73

    Hadiri Pesta Rakyat, Wagub dr. Reny Lamadjido Ajak Masyarakat Bersatu Bangun Donggala di HUT ke-73

    Ilong (detaknews.id) – Donggala – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, menghadiri Pesta Rakyat Donggala dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Donggala ke-73, Minggu (10/8/2025). Turut hadir tuan rumah Bupati Donggala, Vera Laruni, Wakil Bupati, Taufik M. Burhan dan Gubernur Sulteng ke-11, Rusdy Mastura, serta pejabat lingkup Kabupaten Donggala.

    Di hadapan ribuan warga, dr. Reny mengajak semua elemen masyarakat memperkuat komitmen membangun Donggala agar semakin maju. Ia memberi apresiasi kepada Bupati, Wakil Bupati, DPRD, Forkopimda, pelaku budaya, UMKM, dan seluruh masyarakat yang bekerja keras menyukseskan perayaan tersebut.

    “Tema Donggala Bangkit Berjaya bukan sekadar slogan. Kita harus bergerak bersama, keluar dari keterpurukan, dan meraih kemajuan yang nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

    dr. Reny menekankan bahwa Donggala memiliki posisi strategis, sumber daya alam melimpah, potensi wisata luar biasa, serta warisan budaya yang menjadi kebanggaan. Potensi ini, menurutnya, harus dikelola secara bijak dan inklusif untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh warga.

    Ia juga mendorong warga menjaga persatuan, toleransi, dan gotong royong. “Cintai dan banggakan produk UMKM Donggala, dorong generasi muda menjadi pelaku ekonomi kreatif, dan lestarikan warisan budaya serta lingkungan untuk anak cucu kita,” katanya.

    Wagub optimistis, jika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, Donggala bisa bangkit dan berjaya, bahkan menorehkan prestasi di tingkat nasional. “Momentum HUT ini saatnya kita bersatu, bangkit, dan melangkah menuju kejayaan yang sesungguhnya,” tutupnya.***

  • Gubernur Merinci Program Berani Cerdas Saat Bahas Sinergi Membangun Sulteng dengan Ketum PB IKA PMII

    Gubernur Merinci Program Berani Cerdas Saat Bahas Sinergi Membangun Sulteng dengan Ketum PB IKA PMII

    Ilong (detaknews.id) – Palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur, dr. Reny A. Lamadjido, menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) I Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Sulawesi Tengah tahun 2025, Minggu (10/8/2025) di Hotel Aston Palu. Acara ini mengangkat tema Optimalisasi dan Penguatan SDM Alumni Pergerakan Mewujudkan Nawa Cita Sulteng Nambaso Menuju Indonesia Emas 2045.

    Hadir langsung Ketua Umum PB IKA PMII sekaligus Anggota VI BPK RI, Fathan Subchi, dan Sekretaris Jenderal PB IKA PMII yang juga Anggota DPR RI, Nur Purnomosidi. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Wakil Ketua DPRD Sulteng, Syarifudin Hafid, Ketua PW IKA PMII Sulteng Rahmawati M. Nur, Bupati Buol Risharyudi Triwibowo, serta jajaran pengurus daerah. Muswil ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus cabang PMII Kota Palu dan Kabupaten Donggala periode 2025–2030.

    Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menegaskan komitmennya untuk hadir dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga besar IKA PMII. Ia memaparkan visi besar “Sulteng Nambaso” melalui sembilan program unggulan BERANI, singkatan dari Bersama Anwar-Reny. “Nambaso artinya besar, dan kami ingin Sulawesi Tengah menjadi besar namanya, besar prestasinya, serta besar harkat dan martabatnya. Dan itu hanya bisa dicapai melalui pendidikan,” tegasnya.

    Anwar Hafid merinci program BERANI Cerdas yang telah menyalurkan beasiswa kepada ribuan mahasiswa dan membebaskan biaya sekolah di SMA/SMK/SLB. Ia juga mengungkap progres BERANI Sehat dengan cakupan jaminan kesehatan 86% penduduk Sulteng, yang langsung aktif hanya dengan KTP. Program lainnya meliputi pembangunan infrastruktur jalan, pemerataan listrik dan internet, peningkatan produksi pertanian, hingga pemberdayaan nelayan dengan kapal dan alat tangkap modern.

    “Tidak ada lagi cerita bekerja sendiri-sendiri. Kesuksesan hanya lahir dari kolaborasi. Karena itu, saya berharap IKA PMII dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah ini,” ujarnya, sembari memaparkan capaian peningkatan PAD Sulteng dan tantangan pengelolaan sumber daya alam agar memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat.

    Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi, mengapresiasi visi besar Gubernur Anwar Hafid yang menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas utama. “Apa yang disampaikan Pak Gubernur sangat tepat. Tidak ada kemajuan tanpa pendidikan. Jepang dan Korea membuktikan, transformasi besar dimulai dari sana. Sulteng punya potensi luar biasa, dan IKA PMII siap bersinergi mendukung program BERANI,” ungkapnya.

    Fathan juga menyoroti pentingnya optimalisasi pajak daerah dan kontribusi perusahaan besar agar kekayaan alam Sulteng benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga. Ia memastikan PB IKA PMII akan membackup langkah-langkah strategis Gubernur demi kemajuan daerah.

    Muswil ini diharapkan melahirkan kepemimpinan organisasi yang progresif, berintegritas, dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah.

    “IKA PMII bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi harus hadir sebagai solusi,” tegas Fathan.***

  • Sulteng – DKI Jalin Kerjasama, Gubernur Anwar Hafid Buka Akses Pasar Bagi Nelayan dan Petani

    Sulteng – DKI Jalin Kerjasama, Gubernur Anwar Hafid Buka Akses Pasar Bagi Nelayan dan Petani

    Ilong (detaknews.id) – Jakarta – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menjalin sinergi dan kolaborasi strategis dengan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Pramono Anung, dalam rangka memperkuat agenda pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terkhusus para nelayan dan petani di Sulawesi Tengah.

    Pertemuan kedua pemimpin daerah ini berlangsung di Balaikota DKI Jakarta, di mana Gubernur Anwar Hafid secara langsung menyampaikan ketertarikannya terhadap berbagai kemajuan yang telah dicapai Jakarta sebagai kota metropolitan berstandar internasional.

    “Utamanya kedatangan kami di sini adalah untuk belajar dari Pemprov DKI Jakarta. Sekaligus membuka pasar bagi komoditas unggulan kami di Sulawesi Tengah yakni pertanian dan Perikanan,” ucap Anwar Hafid, Rabu (7/8/2025).

    Karena menurut Anwar Hafid, keterbukaan pasar adalah fokus utamanya untuk menbuat para petani dan nelayan sejahtera. Gubernur Pramono pun berkomitmen membuka peluang tersebut sebesar-besarnya bagi Sulawesi Tengah.

    “Untuk itu kami persilakan Pak Gubernur melanjutkan kerjasama yang ada. Saya membuka diri untuk bisa menjadi salah satu pasar utama pertanian dan perikanan dari Sulawesi Tengah,” ungkap Pramono Anung.

    Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Gubernur Anwar untuk membuka ruang kerja sama lintas daerah yang berbasis solusi dan saling memperkuat, terutama dalam pelayanan publik, transformasi digital, dan pembangunan infrastruktur.

    Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menilai, dengan mempererat hubungan antarprovinsi, potensi akselerasi pembangunan daerah dapat tercapai lebih cepat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.***